Wednesday, August 02, 2006

The Best Part of Berlin-the history

Gue jatuh cinta setengah mati sama Amsterdam, tapi mantan gue bilang, wait until you see Berlin! Yeah right, I do not like Berlin that much. But this is the city of history, of course. You will respect life more after you see this city. The city of the holocaust.

Respect life and peace from the Nazi-victim memorial.



Di ruang bawah tanah ada sebuah museum untuk mengenang para korban nazi. Berisi diary kesaksian para korban, surat-surat dan lokasi pembantaian kaum yahudi yang ga Cuma ada di Jerman tapi hampir diseluruh wilayah eropa. Gue sempat nangis inget betapa murahnya harga nyawa manusia saat itu. God please jangan sampe ada lagi orang setolol Hitler di kemudian hari.

Kemudian kita ke gedung parlemen.



Parlemen ini dijadikan salah satu asset tourism yang sehariannya butuh waktu 20 menit buat ngantri masuk ke gedung ini. Beruntung kita udah janjian sama tour guide disitu walhasil bisa langsung muter-muter di gedung parlemen ini.



Pasti tau tembok berlin. Gue ga ke temboknya memang, Cuma melangkah disisa batas antara jerman barat dan timur persis di depan gedung parlemen. Nah yang lewat batas ini mati lah!! Di tembak tentara.

Masih banyak yang bisa dipelajari dari kota Berlin yang mengajarkan tentang sejarah hidup manusia. Ada yang namanya Check Point Charlie tempat orang pertama yang ditembak mati pasca pemisahan wilayah barat dan timur. Aduh mudah-mudahan gue tak salah menyebutkan nama itu. Yang pasti kota ini punya sejarah yang amat-sangat menakjubkan.

Wartawan non FIFA

Maaf kalau baru bisa cerita sekarang tentang perjalanan enam minggu di Jerman. Baru sempat menceritakan diblog, kenangan yang tak terlupakan seumur hidup deh.

Tapi biarpun ada di negara penyelenggara piala dunia, Jerman, tetap aja gue tak sekalipun berkesempatan masuk ke dalam stadion. Padahal seumur hidup bercita cita liat stadion berskala internasional selain tentu saja istora senayan Jakarta. Yah namanya nasib, tanpa ID Card resmi dari FIFA, gue Cuma mejeng diluaran stadion.

Inilah Westfallen Stadion milik klub Borrusia Dortmund. Kita ada di atap westfallenhallen, ruangan konferensi sekaligus pengelola stadion yang ada diseberang stadion.



Dan satu lagi ini adalah Olympia Stadion yang legendaris. Adanya di Berlin, naik satu kali S-75 alias tram dari Berlin Hauphtbahnhof alias Central Station, maka kita akan diantarkan ke stadion yang letaknya di perbukitan itu. Ah sayang sekali, gue dan Eva-sobat gue yang tinggal di Denmark- kita Cuma bisa mejeng di luar pagar. Bodo deh, yang penting kita pernah ke sini :P



Nah kalau bicara Olympiastadion tentu kita tak lupa pada satu nama ini. Jesse Owen!!
Dia adalah pelari asal Amerika yang memecahkan rekor olimpiade tahun 1936, yang sekaligus meruntuhkan harapan pemimpin Nazi, Hitler bahwa bangsa Arya adalah yang terbaik di seluruh dunia. Nama Jessy Owen diabadikan jadi nama sebuah jalan di depan stadion Olympia.



Jadi begitu saja teman, catat Nita Roshita tak pernah menyaksikan langsung pertandingan piala dunia Jerman 2006 dari stadion . Cuma sampai di pagar stadion.

Sunday, July 30, 2006

All I Want Is Just A Man

I've been with an angel, I've been with an evil
But all I want is just a man, a person and a human being.
Not somekind of angel who demand a perfection of love,
Not somekind of evil who only left pain across my heart.

Just a man who is not a shame to say sorry for his fault,
a man who is not afraid to show his weakness,
a man who can accept me as a person.

Is it really hard to find a human now?
Or is just too many men try to be an angel or even worst than an evil.
I hope I can find love who will make a man just to be a man.

Monday, July 24, 2006

Today A Year Ago

An angel came to my life; his wore white pantaloon and t-shirt. He was waiting for me at the Café Bean, Plaza Indonesia. He smiled with his very best one. I knew by then, that this man in white has touching my heart. Love came to us at Fatahillah Museum as we were sit together and try to get to know each other.

Today a year ago, he was showing me that there is still love for me after years of hurt, a day that full of laugh, love and happiness. That there was no barrier between us; not culture, not ages not even distance. He was here, sitting next to me, talking to me, holding my hands and kissing me. Yes he was.

Today, an angel has flown away. But I can still see his face, his smile and feel his warm heart, in my mind. Please let me keep these memories until they fade out by themselves.

Until the next love come and touch my heart again. Until now, yes I still love you.

Saturday, July 22, 2006

Remembering Indonesia’s Golden Child Nita Roshita with ‘Sabtu-Minggu’

by Joshua Anny-a friend from Ghana

At first sight you might be tempted to take her to be a girl-child in one of the primary schools in your village. But she can equally be your elder sister or better still a fresh virgin girl from the alter. She naturally has long and silky hair. Her face is Asia-Indonesia. She is in her late twenties. Larger part of that age has been under former president Suharto. But she tells me ‘‘I hate that chap’’. She does not walk on pencil-heel shoes though not of much height. Her ambition as a child was to step into the long and polished shoes of her late father –policing. But had to divert because the policemen in her country love the word ‘bribery’. She once told me ‘‘they are even ready to take a lady’s kiss as a form of bribery. I hate them’’.
She has a degree in criminology to her name. But instead of joining the police force to arrest criminal gangs pretending to be smart guys, she is rather chasing sports stories on the streets of her country’s capital, Jakarta

She is today a member of the world-wide gossiping club-journalism. The microphone is her main gossip tool. She loves her jeans trousers to fit perfectly with her mid-frame body. She reports from anything fussball (thanks to Germany) to corrupt politicians lavishing huge sums of Indonesian currency on the bed-spread of University Sweet-Queens.

She speaks and writes Bahasa-the language from her home region. She loves to walk down the beaches in her country holding the hand of any guy who is just handsome. Beauty according to her some lies in the eyes of the beholder. I once remember her kind words for the East Timorese President Xanana Gusmao. ‘‘that man is really handsome, trust me’’. For once I thought she had ever fallen in love with President Gusmao. Perhaps you might describe that as lovers on the screens and newsprints.
The last few days that irk participants close to the end of the workshop, she gave me some Indonesian music as part of saying ‘‘auf wiedersehen’’ (good-bye). Her favourite was a new artist Sandy whose song ‘Sabtu-Minggu’ or Saturday and Sunday, warms her heart gently. The content of the song is simply re-echoing the worries of most love birds. Sandy’s girl friend wants more attention but Sandy says he gives his Saturdays and Sundays to her and it seems that is not enough.

I have returned to Cape Coast to complete my last days by sharing the small knowledge I have acquired from DW-Akademie with colleagues. As a step, I decided to take things slowly by sitting in the sand at the beach because the sun has been blazing hot since I came back home. It is always cool and nice to sweat it out at the beach especially during this ‘‘difficult moments’’ (thanks to Ex-UNITA rebel Mario ‘gentleman’ afonso). The song was a perfect companion for such a time. I have fallen in love with the song so much so that I listen to it 24/7. I sat in the sand and decided to reflect on the words. It was like a crest ripping off the Berlin Wall. Here I was, sitting at the beach and listening to a song meant for ladies complaining bitterly about their boyfriends not giving them enough attention. The situation is much more like a Roman Catholic priest advising married couples as to how they should conduct affairs in their matrimonial homes. Amazing! For my case I have never experimented love not because I’m too scared. The reason is simple-I’m too busy sniffing around materials for my last feature production at Radio Valco. Or maybe I’m still looking through the flames from the burning candles and once that is done such concern will come up. So why not brace yourself for the song than wait till it grows cold-Sabtu-Minggu.

I also remember Nita with fond memories. I have been reading in the papers the latest Tsunami that hits her Country. Sometimes I wish I could stretch my hands and hand over to her a rose flower, to show my support for the hard times. Perhaps the best thing will be to use her as a persona in my yet to be completed poem ‘Memories.’ That will be the best way of saying ‘dich kennen gelernt zu haben.’

Friday, July 21, 2006

Reuni SMA...iiihhh

Lo tau kenangan buruk apa yang gue punya seumur hidup? SMA...
Jadi orang yang ga dikenal siapapun, jadi orang paling minder sedunia. Merasa paling kuper dan paling ga cantik, ga punya kemampuan buat hedon..

Gue cuma dikenal sama temen sekelas, oleh bekas temen sd atau smp, selebihnya, gue cuma orang asing yang kumel, gendut, jelek. tapi kalau lagi mau ulangan, bah semua orang langsung berlagak kenal dan bersahabat sama gue... kesel!!

Gue cuma cewek tomboy dan galak. temen cewek gue minim, sebut aja cuma Ari, Tika, Astrid dan Lia. Cuma dua orang sahabat cowok gue, Bambang dan AA Rafi. Cuma mereka sahabat-sahabat terbaik gue. Selebihnya? ah...

Gue suka ga tau diri, naksir cowok cowok ganteng dan gaul di sekolah sementara mereka ga sebelah mata pun mandang gue.. who the hell am I? ahh... bodohnya.

Setelah nyadar gue bukan siapa-siapa dulu, sekarang berani-berani nya gue ngajak Tika buat pergi reunian bulan besok. Tika bilang, LO YAKIN?
Gue ga pernah jadi bagian indahnya masa SMA... buat gue SMA was SUCK!!!

bodohnya Ka, kita ga usah dateng lah...

Thursday, June 29, 2006

Amsterdam for real!!

Setelah 5 minggu tinggal di Jerman, baru akhir pekan lalu kami berkesempatan untuk jadi turis beneran. Amsterdam!! Itu lah tujuan kami, harus mesti dan kudu kesitu.
Begitu keluar dari Amsterdam central station, gue langsung jatuh cinta sama kota ini. Gila gue jatuh cinta sama tanah kompeni, musuh Indonesia dalam sejarah hehehehe.



Oh iya, kalau gue nyebut “kami” itu artinya banyakan orang kan. Nah ini dia “kami” itu, paling kiri adalah cewek asal Brasil, namanya Sheilla, kemudian Nadia dari Afrika Selatan, gue dan paling kanan adalah cewek dari Ukraina, namanya Elena. Cerita tentang gimana kami ketemu, lain waktu aja kalee…



Ah namanya juga orang baru di kota asing, maklumkan saja kalau kami kesasar meski masing-masing dari kita punya peta he he he. Kemana sajakah kami sepanjang sabtu 24 Juni lalu. Hmmm, pertama kami ke SEX MUSEUM. Bayar 3 euro kami keliling liat berbagai seni dan pornografi di gedung bertingkat 3 ini. Kalau liat karya seni berbentuk patung atau porcelain, itu keren. Tapi kalau liat foto-foto orang ML dengan berbagai gaya… maaf aja, gue geli dan jijik. Sex jadi ga indah dan sacral, tapi jadi sesuatu yang oooeeekkk….

Terus kita naik boat keliling Amsterdam seharga 7 euro, MAHAL!! Tapi ga apa deh, ketimbang betis bengkak karena jalan kaki.

Hari berikutnya kita kembali ke Bonn, Jerman. None of us yang mau pulang sebenernya, gue juga. Kami terlanjur cinta sama kota indah ini. Amsterdam will be back!!!

Sunday, May 21, 2006

Otak Kotor Si Sok SUCI!!

Ah susahnya berbeda pendapat dengan orang yang isi kepalanya sudah bulukan dengan doktrin doktrin tak masuk akal. Manusia itu diberi anugrah otak yang berpikir maju dan hati yang harusnya bersih.

Berbeda pendapat bukan dosa. Dan dosa bukan tanggungjawab negara!! Susah sekali membuat kalian itu sadar bahwa urusan dosa adalah urusan vertikal manusia dengan Allah.. Urusan anda dengan saya adalah urusan Horizontal, sosial, setara tanpa menjadikan anda lebih suci dari saya atau sebaliknya. Ih susah bener sih menerima hal itu. Allah sudah mengatur hal itu bukan?

Bersikap menolak RUU paling konyol sedunia "RUU PORNO" koq dianggap berdosa? kafir? bahkan monyet!!. mari simak pertanyan tolol dari pendengar Radio Utan kayu berikut pesan pendek yang saya terima. Menghina!!! tebak siapa yang paling sinting, saya atau mereka?

NITA R. KM MUNAPIK BANGET, KATANYA KAMU NGAJI, BERIMAN KPD 4JJI, BERIMAN KPD QUR'AN, TETAPI ADA PERINTAH DARI 4JJI DAN QUR'AN UNTUK PAKE JILBAB, MENUTUP AURAT, KAMU BERPALING, MELANGGAR PERINTAH 4JJI & QUR'AN, RENUNGKAN SODARAKU. SADARLAH!. (IR.TIO, SDR MU DI JLN 4JJI). +628135903515

Zaenal di Citeureup : 87901725 : Kenapa radio utan kayu tidak meliput demo mendukung RUU POrno
Saya : Karena sikap redaksi kami menolak. jadi meski memberikan ruang untuk pendukung RUU Porno, tapi porsinya tidak terlalu besar. Anda sudah baca isi RUU itu?
Zaenal : bukan masalah sudah baca atau belum, tapi RUU itu untuk melindungi anda.Kenapa menolak? anda punya ibu?
Saya : ya, ada ibu saya, dan adik saya juga perempuan.
Zaenal : Bagaimana jika satu ketika, ibu anda PAKAI CELANA DALAM DAN KUTANG KE MALL? APA ANDA DIAM AJA?
Saya : PERTAMA, ANDA TELAH MENGHINA IBU SAYA, SAYA DAN ADIK SAYA JUGA PEREMPUAN LAIN. KAMI BUKAN ORANG GILA YANG TELANJANG BERADA DI JALANAN DAN TEMPAT PUBLIK. MOHON RALAT CONTOH KONYOL ANDA ITU!! KEDUA. SAYA TIDAK BUTUH ANDA, ATAU SIAPAPUN, BAHKAN NEGARA UNTUK MENGATUR CARA KAMI BERPAKAIAN!!! KARENA KAMI, PEREMPUAN BERPENDIDIKAN, BERMORAL DAN BERAGAMA, KAMI TAHU BAGAIMANA CARA MEMATUT DIRI.TAK USAH REPOT2 MENGATUR!!

Alhamdulillah Alm. ayah saya bukan jenis laki-laki TOLOL semacam itu, yang otaknya cuma dua hal : SELANGKANGAN DAN DADA. Kasian laki-laki diluar sana yang punya pikiran dan hati yang terbuka.

SEKALI LAGI, KAMI PEREMPUAN TAK BUTUH LAKI-LAKI MENGATUR MORAL KAMI. BARANGKALI CUCI OTAK KALIAN YANG KOTOR DENGAN SAMPAH PORNOGRAFI.

Sunday, April 23, 2006

HAPPY BIRTHDAY

Met Ulang Tahun untuk aku....
ah sudah 28 tahun, tak terasa hidupku tinggal sebentar lagi.
sementara masih terlalu banyak hal yang belum aku kerjakan,
1. get my master
2. rumah buat bunda biar ga nomaden terus
3. jalan-jalan keliling dunia
4. be a good journalist
5. yang paling sulit.... tetap menjadi diri sendiri.

28 tahun yang menyenangkan karena :
1. punya keluarga yang sehat, hati, pikiran dan perbuatan, really a great family... miss you dad. mudah-mudahan aku sudah menjaga dengan baik keluarga ini selama 28 tahun ini.
2. punya sahabat-sahabat terbaik yang pernah ada, dewi, citra, eci. Thank you girls.
3. punya cinta penuh gairah, untuk semua yang pernah menapak tilas dihatiku, makasih banyak ya... kalian memberikan warna dalam hidupku.
4. punya bos paling asik yang bisa dimiliki siapapun, alif dan ade, bu cay... ah kalian memberikan begitu banyak kesempatan dan pelajaran, maacih yaa...
5. punya eric.... meski yang kupunya hanya hati dan bukan fisiknya...
6. punya ambisi dan mimpi... ah tanpa kalian, hidupku pasti ga ada artinya...

Allah yang baik, terima kasih banyak atas semua hidup, nafas, akal dan celah yang masih Kau berikan padaku sampai seumur ini.
Jika masih boleh meminta, ijinkan aku melihat lagi mentari esok hari.
Semua perjalanan baru dimulai, entah sampai kapan Kau beri aku waktu tapi sampai disaat itu, biarkan aku tetap menjadi aku. Semoga...

Saturday, April 01, 2006

Kembali

Kita pernah bicara dekat sangat dekat hingga hidungmu menabrak pipiku, nafasmu menggelikan kupingku.
Kita pernah berpelukan dekat sangat dekat hingga tubuh menjadi satu.

Masihkah terlintas aku yang menari, tertawa dan menangis dibenakmu?
Masihkah hatimu berdegup saat mengingatku?

Cinta itu tak berlalu bagiku, mungkin hilang didirimu
Taman Suropati itu tetap sama, hanya patung Diponegoro gagah bertengger diatas kudanya.
Bangku dibawah kandang burung itu tetap sama, hanya mereka yang berciuman dibawahnya bukan lagi kita.

Tentang kita terus membayangiku seperti gelombang yang datang silih berganti tanpa henti.
Tentang kita yang tak bisa menyatu dan takluk atas semua perbedaan.
Jika masih ada asa menghampiri, maukah kamu kembali?

Monday, March 27, 2006

Senin pukul 2

Ah hari baru dalam minggu ini. When everybody hate monday... i love it. Senin itu memberikan harapan baru. Apa surat dari Jerman dateng lagi buat ngasih jadwal pesawat atau jadwal kegiatan disana Mei nanti. Apa paket kartu pos dari Jimmy besok nyampe? Apa uang koperasi gue besok di-oke-in dan bisa cair buat beli laptop? huhuhu

First thing to do in monday morning adalah cek email. Sudah enam minggu terakhir, email gue penuh kata-kata cinta dari Eric dudududu... Dia bisa memberikan gue alasan tersenyum lagi.

Eric bikin gue percaya pada kekuatan hati dan imaginasi. I never met him in real life. Gue cuma liat fotonya dan kita bicara setiap hari, tiap menit dan jam. wow... dia lebih hebat dari lelaki nyata sekalipun. Tidak ada yang tahu bagaimana akhir kekuatan hati dan imajinasi kami bakal bertahan. Yang kita punya hanya kesenangan dan kebersamaan.. bersama kami senang... cie kaya slogan SBY JK hoeekkk...

ah senin pukul 2 dinihari, gue masih juga ngoceh yang ga jelas. tapi hidup ini memang jadi menyenangkan kalau tiap malam begini gue memulai dengan, Wah hari ini bakal ada apa yak? kejutan-kejutan itu bikin gue merasa hidup aja. Lebih seru sebenarnya daripada gue harus hidup terjadwal dan terjebak rutinitas.

udah ah, gue mau pacaran.. cybersex with eric.

Tuesday, March 14, 2006

Menjadi Perempuan

Adalah anugrah buat gue, tapi ga mudah menikmatinya. Semua masih terpasung sama "norma" tae kucing, dan peraturan yang dibuat untuk membelenggu kebebasan perempuan.
Sayangnya, ga sedikit perempuan yang membelenggu dirinya sendiri karena ingin memenuhi tuntutan sosial akan diri perempuan... kasian banget seh.

Perempuan sukses, cantik dan pintar. orang akan bilang, jelas aja semua gampang didapat karena dia cantik... ah mereka lupa kalau ada bagian tubuh yang namanya otak yang menempel di kepala perempuan yang juga berfungsi untuk berpikir dan jalan berpikir itu bisa jauh lebih pandai dari isi kepala laki-laki.

Perempuan seksi, adalah nista.. istilah my body my life, itu ga pernah berlaku bagi perempuan. Tubuh perempuan menjadi milik ayahnya, milik suami, milik masyarakat bahkan milik negara. Kasian ya... Jangan pake pakaian minim kalau ga mau diperkosa,ga mau dilecehkan... Ah... bahkan berpakaian pun perempuan tak pernah bebas. Tiap kali berangkat kantor, di kepala perempuan bukan lagi pekerjaan apa yang harus diselesaikan, tapi pakaian apa yang harus dipakai hari ini, supaya mata bos tak melirik dibelahan dada, supaya teman tak melongok di benjolan pantat... kasian, perempuan selalu dipersalahkan atas syahwat pria.

mestinya kalau laki-laki takut dosa... butakan saja mata kalian, jangan liat kami yang berpakaian seksi... kalau tak ingin mendengar suara seksi kami, tulikan saja kuping kalian. kalau tak ingin mencium bau parfum kami, bikin pilek aja hidung kalian seumur hidup...

Susahnya jadi perempuan... bahkan moral kami pun kalian yang atur. Rasanya tuhan tak pernah mengirimkan wahyu bagi kalian untuk menghakimi kami. Tak ada wakil tuhan yag berhak mengutuk pakaian, tingkah laku, maupun tutur bahasa kami.

kapan sih, perempuan bisa dianggap manusia? bukan lagi boneka barbie yang harus dipakaikan jilbab...

Saturday, March 11, 2006

Inget ga?

waktu kamu menangis terisak karena tak ingin meninggalkan indonesia, teman-temanmu dan aku?
aku me-lap ingusmu, mencium bibirmu, matamu, memelukmu erat?
kamu selalu punya tempat dihatiku untuk kembali, bisikku.

waktu aku menangis di hari terakhirmu disini.
aku menangis... katamu... menangislah agar aku tahu rasanya dibutuhkan olehmu.
aku menangis terisak didadamu sampai basah kaosmu.
kamu memelukku erat, mencium keningku dan bibirku lamaaa sampai aku tak bisa bernapas..

aku hanya sedang teringat..

Sunday, March 05, 2006

Belum saatnya

Gue dengan mantap akan menghapus semua sms Ramy di handphone. SMS sejak awal kami kenal 14 Juli 2005 sampai terakhir... ntah kapan. dengan berbesar hati, satu persatu sms itu tanpa dibaca gue hapus sampai pada satu sms :" sayang, believe in me, you r in my heart always. I'll miss you a lot back home."

oh well, perasaan sedih itu muncul lagi. Gue ga sanggup meneruskan penghapusan sms Ramy dari handphone itu...

ternyata memang gue belum siap meski kepala ini berpikir dengan logika, tapi hati ini terlanjur menang, gue masih menyimpan cinta.

Maaf untuk eric yang berusaha keras memasuki kehidupan gue, mewarnai hati gue, memanjakan gue dengan kata-kata penuh cinta. Maaf karena gue ternyata belum bisa sepenuh hati memberikan rasa yang sama.

Maaf untuk citra, thanks for your support. hati gue masih cemen neng. ramy masih menguasai hati dan kepala gue. Dia persis narkoba hihihi.. biar katanya gue udah recover, ada satu hal yang mengingatkan gue sama dia, gue langsung relaps... DAMN.

Maaf buat Ramy, email gue penuh ketegaran kemarin ternyata palsu.. tapi gue ga bisa menarik kembali ucapan itu. Gue ga bisa kembali mengharapkan lo. Ada orang-orang yang bakal kecewa kalau gue terus-terusan memikirkan lo.. Tapi gue juga ga bisa nyangkal perasaan sendiri, bahwa cinta itu masih ada.. somewhere in my heart. DAMN.

Tuesday, February 28, 2006

NIRENTICA

A new name for passionate loving
A feeling,a moment of bliss
As two people sharing each other
Unite in a beautiful kiss

Can anything ever compare
To the thrill that is all consuming
The coming together of bodies
In a moment that is ever endurin?

The need to comfort each other
By every possible means
We two have made NIRENTICA
The answer to all our dreams.

Eric Macaree for me... isn't sweet??

Saturday, February 25, 2006

IRENTICA

through this word shall we meet
through this word shall we get in
to the new world, the new chapter of life.

Irentica

if there is love between us,
let it last forever,
if there is only passion connected us,
let it be mine now and then,

Irentica

word that make me know you,
word that make me seeing new,
word if only for real.

Irentica

beautiful as you can be,
even it's only lay on the theatre of my mind,
melt me to happiness,
that I don't want to be end.

Jika....

Telat 2 minggu
Laki-laki itu menghilang tepat di malam usai menebar benih,
bingung dimana harus mencari

Telat 2 minggu,
ketika karir berada di puncak,
kehidupan mapan baru saja dimulai.

Telat 2 minggu,
ketika tak mungkin bercerita pada mama
tak mungkin bersuara pada papa
tak mungkin mengungkap pada teman,
bingung.

Telat 2 minggu,
cuma dia dan Dia yang tahu,
segumpal darah mulai menempel ketat di dinding rahim,
bunda jangan buang aku,
bingung.

Jackpot di toilet cafe, terkapar di kamar, tersungkur di dashboard mobil.
Bundamu bingung nak,
Hidup hanya akan jadi buruk bagi berdua.

"tuk temanku yang belum jadi sahabat, andai aku bisa membantumu."

Thursday, February 23, 2006

Ciuman Pertama

Kapan ciuman pertama terjadi? sama siapa? bagaimana rasanya?
Pertanyaan itu muncul ditengah percakapan gue dengan tiga temen cowok.
ah pertanyaan sederhana yang membawa kenangan kembali.. pada diri kami semua

gue ; ciuman terjadi dengan bayang, 23 maret 2002... itu hadiah terbaik dalam hidup gue yang sebulan berikutnya ulang tahun... ya ampun di usia 24 tahun akhirnya gue ngerasain ciuman pertama... tak ada kata terlambat untuk itu kan.

teman 1 ; wah itu kejadian di samping kulkas di rumah cewe gue dan ketahuan sama nyokapnya... eh kalian ngapain gelap-gelapan di situ..

teman 2 : waktu baru lulus sma dengan orang asing di dalam satu bis dalam sebuah perjalanan jauh. lampu gelap dan tangan bermain, udah gitu ciuman.

teman 3 ; waktu smp sama pacar pertama. dia cantik banget.

kemana ya orang-orang yang pernah memberikan kita pelajaran pertama tentang seks itu ya? masih ingatkah mereka? masihkah ada keinginan mencari mereka? sekedar bertanya pernahkah sekali waktu kenangan itu juga muncul di kepala mereka? mungkin ga suratan berkata lain, kamu yang pertama dan menjadi akhir dari perjalanan cinta?

Monday, February 20, 2006

Menikah? Not on my list

Tiap tahun usia ku bertambah, bunda tiap tahun makin berisik nyuruh nikah. Alasannya nanti keburu tua kalau punya anak? ga pengen apa hidup tenang, punya suami, keluarga sendiri? dan berakhir dengan menyebutnya... IBadah.

Untuk terakhir itu aku ga mau kasih komentar. Tapi bunda, aku ini belum ingin menikah mesti pengen punya anak. Nah lo? andai bunda tahu, aku bersedia mengandung seorang anak dari orang yang paling aku cintai tanpa menikahinya.

ah bunda, jangan khawatir yang itu tak akan terjadi dalam waktu dekat. Punya anak, menikah dan berkeluarga just not on my list right now.

Me, yang dua bulan lagi genap 28 tahun, masih menyimpan satu obsesi. Aku ga akan menikah sampai aku sandang gelar master. Why? karena aku tahu pendidikan itu tak pernah datang mudah buatku. Dari SD-Universitas, aku selalu berhadapan dengan banyak hambatan meski akhirnya terlewati. Ya bunda, menikah saat ini buatku adalah hambatan terhadap obsesi itu. Maaf, menikah bukan prioritas hidupku.

KECUALI, ada seseorang yang mencintai aku tanpa membatasi wilayah berpikir, kebebasan menjadi diri sendiri dan cita-citaku.
KECUALI, dia adalah orang yang sama berpikir tentang masa depan bukan melulu bicara soal status di atas surat nikah dan anak.
KECUALI, dia berhasil menyakinkan diriku akan cintanya...

Bunda, makin besar jumlah angka di usia ku, semakin besar tanggungjawabku pada diri sendiri.
Bunda, aku tak butuh laki-laki untuk menyantuniku, memberiku perlindungan, memberiku status sosial.
Bunda, lihat aku. Aku punya pekerjaan yang kusuka, sahabat-sahabatku yang menakjubkan, serta bunda dan adik-adikku yang membahagiakanku. Aku punya segalanya..
kecuali cinta ya.... tapi cinta itu tak harus berakhir di KUA bunda...
Bunda, doa kan saja agar kutemukan cinta tanpa harus kehilangan cita-cita.

Saturday, February 18, 2006

Cyber Sex-me

Ini pertama kalinya mencoba, pertama kalinya tercengang, betapa fantasi dan imajinasi bisa begitu dahsyat mengubah pribadi dalam sesaat.
Semua yang dianggap tabu, bahkan untuk sekedar dibayangkan bisa terbuka, bisa keluar dari hati gue. Semua bisa diluar bayangan... beyond my imagination.
Ini lebih menarik dari sekedar melihat film biru yang melulu menyajikan adegan yang sama di tiap episode.
Dari untaian kata mengantarkan gue ke hal yang sama sekali baru.
Sebuah kenikmatan menikmati hasrat dan diri sendiri.

Dia disana, gue disini. Kami tak saling kenal, tak perlu fisik, tak penlu judgment apapun, tak dipaksa jujur.
Gue bisa menjadi siapapun yang gue suka. tapi hey, gue jujur. Sekedar mengukur benarkah gue mampu menikmatinya...
well, I did...
Gue hanya perlu membayangkan making love to the most gorgeous and sexiest man ever...

Tapi ketika kembali dalam nyata... I am just a lonely girl... and I miss you Ramy.

Wednesday, February 15, 2006

Target? Mimpi? Kenyataan?

Oh well, manusia cuma bisa berencana, Tuhan yang menentukan, bukan?
sebagus apapun target yang disusun, cita yang digantung, usaha dilakukan,
kenyataan tak selalu menyenangkan, malah menyakitkan.
ketika itu terjadi, gue bisa apa?

Gue tak pernah pamrih melakukan hal untuk semua,
just once in my life, gue punya keinginan sendiri,
sebuah obsesi, cita-cita setinggi langit yang ternyata hanya akan jadi angan.

menikah lah gue pada sebuah cita, tak akan membagi isi otak memikirkan hal lain
selama cita tak tercapai, selama itu hati menutup.
maaf untuk semua, untuk cinta yang akan datang, untuk sebuah akad yang tak akan terucap.

sekali lagi gue cuma manusia, bercita berharap.
tuhan setelah cinta, apa cita ini masih cuma jadi angan?

Saturday, February 11, 2006

Semoga

Yang hilang ini bisa kembali suatu saat nanti.
Jika pun tidak, biarlah tetap satu dalam kenangan yang tak pernah mati.

Tuesday, February 07, 2006

Tuhan, Aku Sayang Kamu

Aku tak pernah takut dosa sehingga getol mengejar pahala,
karena beragama buatku bukan paksaan bukan sebuah ketakutan,
karena beribadah bukan sebuah keharusan,
tapi sebuah bentuk dari cinta.

Seperti mencintai seorang kekasih, kamu akan melakukan apapun untuk membahagiakannya,
kamu akan melakukan apa yang menurutmu terbaik,
menurut Dia? yah kamu baca pada surat-surat cintanya di kitab suci..
tapi sayang yang pandai menerjemahkan surat cinta itu menafsirkan seenaknya, sekehendaknya, sampai tak jarang menyudutkan kekasihNya yang lain.

dan Dia adalah kekasih terbaik,
bahwa yang diinginkannya adalah aku dan kamu bahagia,
cuma itu,
berbagi senang, berbagi duka denganNya,
menghabiskan 5x5 waktu dalam sehari bersamaNya.

sebagaimana dalam sebuah hubungan akupun pernah marah padaNya,
saat Dia memanggil ayahku,
saat Dia memisahkan ku dengan kekasih duniaku,
Mungkin saat itu Dia cemburu, karena aku sangat mencintai kekasih duniaku,
Dia cemburu karena kuhabiskan 24 jam bersama kekasih duniaku,
sekalipun Dia yang mewujudkan doa ku untuk bertemu kekasih duniaku.

Sometime, aku percaya saking cintanya Dia padaku,
suatu saat nanti, Dia akan mengembalikan kekasih duniaku,
ketika aku sudah pandai membagi cinta, antara Dia dan kekasih duniaku.
itu nanti, karena sekarang pun waktu yang dia minta 5x5 itu masih sering aku lewatkan...

maaf sayang.. meski terlewat waktu pertemuan kita, Kamu tetap dihatiku sampai mati
sampai Kamu memanggilku disisiMu.

Thursday, January 26, 2006

Cinta Cemen

Kalau ditanya pernah ngga menemukan cinta sejati?
Gue ngga akan pernah tahu kriteria cinta sejati,
Tapi bila ditanya pernah ngga jatuh cinta setengah mati, sampai bersedia melakukan apapun untuk cinta?
hmm...

Gue nyaris tak pernah melakukan apapun yang berat untuk cinta,
yang gue lakukan adalah berbuat semampu gue mempertahankan sesuatu yang gue cinta,
bukan meniadakan atau merusaknya.
sayang, apa yang gue lakukan ternyata tak bisa membuatnya bertahan,
cinta perlahan meninggalkan gue...terbang

I'm a fighter, nyaris tak ada satu pun masalah dalam hidup yang membuat gue terpuruk,
kecuali cinta...
I'm a strong woman, tapi takluk di depan cinta.
Gue tak bisa menikmati cinta karena takut kecewa,
No Bravery for love..
I'm a chicken shit of love.

mungkin gue ga bisa lagi belajar mencinta
Gue menutup hati untuk cinta yang tak pernah kembali...
Gue menyimpan hati sampai mati..

Sunday, January 15, 2006

Playboy dan Moral Anak...ooeekkk!!!

Baru akan terbit Maret 2006, tapi semua sudah ribut. Asikkan tim marketing dan promosi Playboy Indonesia ga perlu kerja keras karena tiba-tiba semua orang jadi penasaran, kayak apa sih bentuknya, ada cewek telanjangnya ga sih? huhuu pembicaraan seru. semua tiba-tiba teringat pada bobroknya moral masyarakat sekitar, bobroknya orang yang membiarkan anak-anak remaja keluar masuk hotel jam-jam-an, mereka yang membeli majalah dan tabloid yang cuma mengumbar pusar dan pinggul molek. Orang tua tiba-tiba ingat betapa beratnya tugas mereka sekarang mengajarkan dan menjaga moral anak-anak mereka. Di luar sana segala akses terbuka luas, internet cuma 5 ribu perjam bisa buka situs porno, vcd dan dvd porno pun cuma seharga 5-8 ribu perak, mahalan dikit adalah majalah mulai FHM, ME, X, Matra. Bapak pengkonsumsi barang porno itu pasti sibuk, dimana yah mengumpetin barang-barang ini dari jamahan anak-anak mreka dirumah. Ibu-ibu nya jadi panik, bagaimana supaya anak-anak perempuan mereka ga salah bergaul, anak-anak laki-laki??? ah mereka bilang, biar lah anak laki-laki, mereka toh akan bergaul dan menemukan hal hal itu seperti itu...

gue cuma mau bilang.... MUNAFIK...

kita hidup di dalam dunia yang penuh ke munafikan. Hasrat dan nafsu adalah barang milik umum, setiap orang punya. seperti kata Zaenuddin M-emang-Zainuddin, koncinya adalah pengendalian diri. semua tiba-tiba berkoar kalau ada hal baru seperti Playboy ini muncul. Padahal bukan barang baru kalau kita bisa menemukan vcd dan dvd porno, bukan hal aneh kalau nemu tabloid bergambar perempuan ber payudara segede balon malah cuma jadi bungkus kacang, laki-laki dan perempuan berkeliaran bebas sambil bermesraan bahkan di negeri yang bertajuk "serambi mekkah" sekalipun... munafik.

Gue adalah orang yang paling beruntung, punya orang tua yang tidak munafik.

Bokap pengoleksi video porno. Gue udah tau sejak jaman SD. Dia menyebutnya sebagai "film Unyil," dan meski diumpetin di dalam lemari, gue masih bisa nemu... gue tidak menonton video porno itu sampai dia berbentuk kepingan vcd dan baru gue tonton sekitar 3 tahun lalu... Bokap?? tau.. tapi dia tidak marah, dia tidak memperlakukan gue sebagai anak kurang ajar atau anak ga tau diri. Bokap malah bilang... biar kamu belajar, bahwa di sekeliling kamu itu ya begitu kelakuannya, laki dan perempuan seperti halnya jantan dan betina pada binatang. supaya kamu beda,kamu disekolahin, diajarin agama.. nyantol ga? kalau ga nyantol, kamu akan sama dnegan binatang itu, kalau nyantol, kamu akan selamat dari predikat binatang itu...

Gue bahagia buat bokap yang pergi meninggalkan dunia munafik ini sekitar 2 tahun lalu...

Nyokap, perempuan demokrat. dia yang selalu mendampingi gue untuk setiap hal baru, termasuk nonton blue film. Kemarin kita sempet nonton film gay dan porno lainnya, full adegan ML, pantat cowok dan cewek... nyokap cuma komentar," kamu koq ga bisa cari film kartun biasa apa.." huhuhu cuma segitu komentarnya, setelah itu dia tetap ada disamping gue nonton film sampe abis.. Dia cuma pesen, kamu sudah dewasa, berpikir dewasa bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya..

SO KENAPA MESTI TAKUT PADA KEHADIRAN PLAYBOY? Kenapa kita baru...jeggeerrr... nghe sama yang berbau pornografi, padahal setiap hari, tiap menit, itu ada di dekat kita. Bapak,Ibu, kalau ML, yakin suara teriakan anda atau derit ranjang ga kedengeran sama anak kalian? yang mebuat mereka bertanya-tanya apa yang kalian kerjakan dikamar? kenapa sih mesti menilai sex itu tabu dibicarakan di meja makan bersama anak-anak.
Kenapa anda mesti umpet-umpetan kalau bicara sex dengan keluarga... Kenapa mesti membuat anak-anak anda belajar tentang sex di luar rumah, di warnet, di kamar temen, di vcd porno, di pacar sendiri...

ah, miss my dad and mom... mereka orang tua terbaik yang pernah ada..

Tuesday, December 13, 2005

Goodbye My Lover

James Blunt - Goodbye My Lover

Did I disappoint you or let you down?
Should I be feeling guilty or let the judges frown?
'Cause I saw the end before we'd begun,
Yes I saw you were blinded and I knew I had won.
So I took what's mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it won't stop there,
I am here for you if you'd only care.
You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind and that I knew when,
My heart was blinded by you.
I've kissed your lips and held your head.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I've been addicted to you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

I am a dreamer but when I wake,
You can't break my spirit - it's my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be
I've seen you cry, I've seen you smile.
I've watched you sleeping for a while.
I'd be the father of your child.
I'd spend a lifetime with you.
I know your fears and you know mine.
We've had our doubts but now we're fine,
And I love you, I swear that's true.
I cannot live without you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

And I still hold your hand in mine.
In mine when I'm asleep.
And I will bear my soul in time,
When I'm kneeling at your feet.
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.
I'm so hollow, baby, I'm so hollow.
I'm so, I'm so, I'm so hollow.

Sunday, December 11, 2005

Mengenangmu

Di kumpulan lagu Radiohead, "Blackstar",
Di lagu Blur,"boys and girls",
Di film Malena dan life is beautiful,
Di tenda-tenda kafe di Taman Ismail Marzuki.
Kamu...pernah disana.

Dibayang tubuhmu yang kurus dengan tinggi 189cm, aku yang selalu bisa sembunyi dibawah ketiakmu.
Di rambutmu yang kribo dan menyesatkan jariku saat mengelusnya.
Di hidungmu yang besar dan jangkung..huhu tak pernah sulit menciumku yang berhidung pesek.
Aku afal semua lekuk tubuhmu, bibirmu dan binar matamu yang coklat.
Sekali saja tenggelamkanku kembali dalam hangatmu.
Sekali dan untuk selamanya dikenang,
cuma untuk dikenang.

Saturday, November 05, 2005

Mimpi Lagi

Maaf ada yang tak bisa gue tulis kali ini. Biasanya cuma sakit hati yang bisa membuat gue rajin curhat. Itu mestinya berarti gue belakangan sedang senang. Tapi ga juga. Entah lah...

Gue aja ga bisa nebak apa yang sebenernya gue rasa saat ini. Sedih? Senang? bingung jika lo harus mengkategorikan perasaan dalam dua jenis itu. karena sebenarnya perasaan itu selalu bercampur. bingungkan? sama.. ah entahlah, gue membuat pusing diri sendiri..

Tapi barangkali itulah gue. Semuanya jadi gamang. Barangkali gue cuma bisa jadi pemimpi. Mau bahagia aja, susahnya minta ampun. Mau ngerasain jatuh cinta, cuma dikasih waktu sebentar. well bukannya tidak bersyukur, tapi kenapa sih gue ga pernah bisa merasakan hal itu selamanya? seperti gue bilang tadi, hidup gue cuma mimpi, waktunya 1x24 jam, besok terbangun selalu untuk menjalani mimpi baru. sebulan sebelum ketemu Ramy, gue pengen punya pacar yang fisiknya begitu. ternyata Ramy pun cuma bisa gue pegang seumur mimpi.. setelah itu hilang. Sampai sekarang gue masih mengejar agar mimpi itu tak hilang, Ramy yang gue ingin selalu nyata.. tapi... entahlah. Mungkin kamu, seperti juga cinta kita, cuma mimpi. Jarak dan waktu ga pernah berpihak sama gue seperti cinta yang cuma singgah sesaat. Buat membuka hati pada sebuah hubungan baru, itu butuh waktu tiga tahun, setelah itu.. entahlah, barangkali yang salah adalah gue.

Gue cape bermimpi seperti gue cape berusaha membuatnya nyata. Aneh rasanya mendengar diri sendiri putus asa. Kata orang dokter memang ga bisa menyembuhkan sakitnya sendiri hehehe...

Sudah lah. semoga saja perasaan gamang ini juga cuma mimpi. Bangunkan gue besok pagi di sisi mu ya Ram, cuma itu yang bisa buat gue tersenyum lagi. Andai bukan mimpi..

Friday, October 21, 2005

Perawan

Tiap kali kumpul sama gank cewe, ini adalah diskusi panjang, tentang ke perawanan perempuan. seorang teman yang hendak menikah dalam pengurusan tetek bengek surat nikah salah satunya menghadapi pertanyaan tertulis begini

Untuk perempuan : pilihanya; Perawan menurut pengakuannya...

Diskriminatif banget sih.. bahkan negara mau ikut campur dalam keperawanan seorang perempuan.

itu baru satu contoh. berikutnya satu teman, merasa diri sudah tak suci, sampah masyarakat, tak akan ada laki-laki "baik-baik" yang mau sama perempuan yang sudah ga perawan..

Perempuan, bahkan tak pernah punya hak atas vagina-nya sendiri. selaput dara yang tipis itu menjadi penentuan harga diri, kehormatan dan akhirat perempuan. Vagina perempuan menjadi urusan orang tua, tetangga, masyarakat luas, bahkan negara dan agama. Harga diri perempuan tak lagi dinilai dari personaliti dia, kepandaian, pribadi, tapi turun kebawah ke urusan selangkangan perempuan dan jatuh di selaput tipis itu... rendah banget. Di mata laki-laki, cinta itu cuma sebatas urusan perawan atau tidak, pernikahan suci kalau malam pertama itu perempuan mengeluarkan darah.. picik..bayangkan berapa banyak sperma yang dia tebar di banyak vagina perempuan lain?
siapa yang sebenarnya menentukan kesucian? siapa yang menentukan harga diri?

Perempuan, yang menentukan harga dirimu adalah dirimu sendiri. vagina mu adalah milikmu, nikmatilah. Setiap orang berhak melakukan apa yang dia mau asal itu dipikirkan dengan matang-terlepas dari urusan tetek bengek masyarakat, dirimu adalah milikmu. Harga dirimu ga hilang hanya karena selaput daramu terkoyak.
dan negara, please deh, ada banyak urusan dari sekedar mengurusi keperawanan perempuan...

kemarin mulut jail seorang teman bertanya pada gue ; siapa yang bisa menjamin kalau lo juga masih perawan?
Ya ampyun... cuma gue dan TUHAN yang tau...

pertanyaan konyol atas dasar kebersamaan gue dengan laki-laki asing.. yang katanya anu-nya gede dan stigma buruk bahwa kami pasti akan melakukan seks bebas..

GOBLOK!!!

bahwa cinta tak mengenal bangsa dan warna kulit dan demikian juga seks..
bahwa dia bisa jadi lebih tau bagaimana menghormati perempuan secara pribadi, ketimbang kalian yang mengaku pribumi.
Pribumi pun tak berarti bermartabat..

Jangan masuki urusan pribadi perempuan dan keperawanannya..

Thursday, September 29, 2005

Saat..

Senyumku tak pernah semanis saat bersamamu,
wajahku tak pernah bersinar selain bersamamu,
tawaku tak pernah seriang bila tak bersamamu,
jadi semua yang indah tentang ku ada saat kamu disini,
bersama meniti hari.

terpikir menyudahi semuanya,
bila cuma kenangan yang akan tersisa,
tapi kenapa menepis cinta bila rasa itu masih ada,
jadi biarkan saja sampai saatnya jumpa di lain masa.

Cinta akan temukan jalannya, bila masih ada rasa diantara kita.

to my ramy... semoga rasa itu tak padam ditengah jalan.

Friday, September 09, 2005

Stay in My Heart Forever

I cried on your arms last night, when you said that you love me.
I cried when I said I'll miss you a lot.
If you ever notice, I cried for you.

I never want this to be end,
and you were there looking at me without saying any word,
trully love, I know you really don't want to leave me.

If the best way to forget is run away, then run
but the memories will remain for you and me
till we meet again, somewhere somehow someday,
please note, you always have a place in my heart.

Friday, August 26, 2005

Menghitung Hari

Dia ga akan mengerti apa yang kutulis kali ini.
Barang kali dia juga ga akan mengerti bahwa tak ada yang mudah dari sebuah kisah yang singkat. Teramat singkat, 48 hari setelah itu semuanya selesai.

Semua kisah, tawa dan ketenangan dan damai itu akan pergi bersamanya.
semua akan jadi kenangan.
Ga, ga akan mudah melepasnya. setiap detik bersamanya akan jadi semua kenangan terindah dalam hidupku.
Barangkali dia ga akan mengerti bahwa semua bukan hal yang sederhana, cinta itu sudah tumbuh dalam.
Meski tahu semua akan berakhir begitu cepat, tak pernah ingin rasanya berucap selamat tinggal. Bisakah kita anggap ini sebagai semua perpisahan sesaat sampai satu waktu dan di lain tempat kita bertemu.
Ga, ga ingin membuat rasa ini terlampau jauh, it just happenned.
Mungkin ini akan jadi akhir dari kisah cintaku, tak akan ada selanjutnya.
Karena yang ada cuma kamu, cinta kita dan kenangan itu.

Ketika hanya ada 48 hari berbagi, kamu takkan terganti.

Monday, August 15, 2005

My Dream

To have love to the one who loved me for real,
To enjoying love without fear of losing,
To feel comfort anytime we close, talk, touch, hold and kiss
To have you....

You, the gift from above
The gift that soon will be taken away from me,
The gift that would not last for long,
The best gift that I ever had..

So soon, so little time so much things I want to share
Let the love decide,
Let the God intervier,
Till time makes us one.

Yes, I do love you that much,
Just don't ask why,
all I know love is not meant for me
even you, tough I love you so...

You making good bye is the hardest thing to say...

(maaf jika bahasa Inggrisnya buntut, karena ini hanya untuknya my gift, my best, my blessing)

Wednesday, July 27, 2005

The Gift

The Gift
The Best
The Blessing
The Dream Come True

God, Love him so..

Saturday, July 16, 2005

Lewat 10 Malam

Aku pernah bilang lewat 10 malam, mata ini sulit terpejam.
Bila disatu waktu aku membenci hariku, maka malam begitu riang kusambut untuk akhiri hari.
Tapi bila di satu hari kutemukan bahagia, maka akan kubiarkan mataku terbuka karena tak ingin sedikitpun malam berlalu.

Maka sudah dua malam, lewat 10 malam, aku tak juga terpejam.
Tak ingin sedikit lewat waktu tanpa mengkhayalmu, menatapmu semu senyum dan tawa riangmu. Semu merah pipiku karenamu.

Aku takut tidur, takut hari berlalu dan kamu tak hadir dalam mimpiku.
Ketika kamu bilang tidurlah yang nyenyak, itu cuma ada bila kamu pastikan hadirmu, esok hari.Will you?

Lewat 10 malam, mata tak juga terpejam.
Untuk malam ini, biarkan gelapnya tenggelamkan angan, khayal bila cuma itu yang kubisa.
Memandang senyum, mendengar tawa, menatap mata, bicara kata semoga semua bermakna,
terkesan tertaut tertinggal di satu sisi keping hati.
Biarkan satu hari menghias mimpi dan hati. Andai masih ku diberi hadirmu dilain hari.

Thursday, June 30, 2005

Cuma Kamu

Pernahkah kamu menengok kebelakang dan sadar bahwa pernah ada yang terbaik singgah di hidupmu? Bagiku, itu adalah kamu. Cuma kamu.

Tahukah kamu mencinta berarti menerima semua hal yang buruk darinya?
Bagiku, itu cuma kejadian sama kamu.

Pernahkah kamu merasa mencintanya adalah sebuah kesalahan tapi tak pernah kuasa kamu menahannya? Bagiku, itu kamu, my favorite mistake. Tak pernah ada sesal mencintaimu.

Mencintaimu adalah hidup, senyum, bernyanyi, tertawa, ceria.
Bring me so much joy, the meaning of life itself.

Tanpa harap karena menyakitkan. Tak pernah bisa bilang "Aku cinta Kamu"
Karena selamanya Kamu tak akan pernah jadi milikku.

Thursday, June 23, 2005

Aku Ingin

Kembalikan papi dalam kehidupan nyata,
agar aku tak separuh nyawa jalani hidup, terlindungi dari semua hal buruk dan kejam
agar aku tak bimbang melangkah,
agar bisa menangis dipundaknya, rebahkan segala lelah.

Putar waktu dan menuruti keinginannya bila itu bisa membuatnya bahagia dan bangga,
berhenti menentangnya jika itu bisa membuatnya bertahan hidup,

Berhenti mengkhayalkan sesuatu yang tak mungkin terjadi...

Miss you so pap... waktu tak akan pernah abadi, tapi kita kekal selamanya..

Jakarta Ultah Euy

Sepanjang hari ini cuaca mendung. Aku senang karena tak perlu berpanas panasan saat harus mengelilingi pelabuhan Tanjung priok.
tapi kenapa mentari tak mau bersinar, ataukah sinarnya tertutup asap kotor dari knalpot, cerobong pabrik atau asap rokok jutaan penduduknya.
Jakarta Mendung di Hari Ulang Tahun...

Aku naik ojek sepeda hari ini, untuk kedua kalinya seumur hidup.
Kalau semua ojek diganti pake sepeda, barangkali udara tak sekotor ini, sinar mentari bakal menyengat sehat, nafas tak sesak.
Jakarta punya udara bersih yang tak cuma 7 hari dalam setahun.

Tapi, kalau ojeknya diganti sepeda, bagaimana bisa pergi liputan dengan cepat ya hmmm.. ternyata aku sama egoisnya dengan jutaan penduduk jakarta yang terbiasa hidup dengan ritme cepat dan membuat orang jadi kejam pada orang lain dan lingkungan.

Jakarta di ulang tahunnya yang mendung. Jangan bersedih, karena hari ini Jakarta masih punya orang baik, tukang ojek sepeda itu, tukang ojek motor itu dan pak satpam pengadilan. Barangkali hanya orang kecil yang berhati besar dan ikhlas menolong sesama, Kamu? Aku???

Wednesday, June 22, 2005

Untaian Kata Tanpa Rupa

Judul ini diambil dari novel berjudul sama... lupa nama pengarangnya :P

Bukan tanpa rupa aku mengenalmu,
Fotomu bertebar di folder my pics komputerku,
Lucu, hadirmu dalam bentuk mati terjebak dalam foto yang memberi arti,
sebuah tawaran kebaikan hati yang lebih.

Barangkali lebih baik kita tak pernah jumpa dalam arti nyata,
Barangkali akan lebih mudah semuanya berjalan dalam untaian kata,
hanya dalam kata..

Kamu ada dan selalu ada menjawab semua resah hati,
menjadi pembaca setia setiap curahan marah, sedih dan cinta,
Kamu hanya akan menyambutnya dalam senyum yang terwakili dengan :), sedih :(, atau ciuman dan pelukan dalam xxxx oooo
Kamu akan menjawab tanpa berusaha menghakimi, karena kamu tak kenal aku..
Kamu memujiku dalam setiap kesempatan, karena kamu tak kenal aku...
Kamu jalinan kata tanpa rupa nyata..

Jangan kenal aku jika hanya membuatmu lari dariku..

to james "jimmy" harlon junior, sahabat mayaku...

Friday, June 17, 2005

Bunda

Perempuan pertama yang mengajarkanku pada kesetaraan, perjuangan hak yang seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Perempuan paling sabar yang pernah kutahu sekaligus terbodoh yang bertahan pada laki-laki yang telah mengkhianatinya demi anak-anak..katanya..
demi aku yang belum pernah bisa membalas semua pengorbananmu.

Sahabat yang pertama kuberitahu tentang cintaku,
Sahabat yang ada saat airmataku mengalir,
Sahabat yang paling tahu mana eyeshadow paling cocok untukku,
Sahabat tercantik, terbaik, tercintaku.

My mom my soulmate, sebelah jiwaku setelah yang lain pergi.

Tuesday, June 14, 2005

Dance With My Father

The only song that could make me cry...


Back when I was a child, before life removed all the innocence
My father would lift me high and dance with my mother and me and then
Spin me around 'til I fell asleep
Then up the stairs he would carry me
And I knew for sure I was loved
If I could get another chance, another walk, another dance with him
I'd play a song that would never, ever end
How I'd love, love, love
To dance with my father again
When I and my mother would disagree
To get my way, I would run from her to him
He'd make me laugh just to comfort me
Then finally make me do just what my mama said
Later that night when I was asleep
He left a dollar under my sheet
Never dreamed that he would be gone from me
If I could steal one final glance, one final step, one final dance with him
I'd play a song that would never, ever end
'Cause I'd love, love, love
To dance with my father again
Sometimes I'd listen outside her door
And I'd hear how my mother cried for him
I pray for her even more than me
I pray for her even more than me
I know I'm praying for much too much
But could you send back the only man she loved
I know you don't do it usually
But dear Lord she's dying
To dance with my father again
Every night I fall asleep and this is all I ever dream

Sunday, June 12, 2005

MTV

Today on MTV Indonesia yang numpang lewat Global :
MTV Makeover: sebenarnya acara yang menarik, baru kali ini gue liat cewek yang di make over jadi beneran berubah cantik.. hidungnya jadi terlihat mancung, pipinya yang tembem jadi ga keliatan... salut ama yang ngedandanin deh
wait sampai VJ Cathy nanya ke temennya yang dimake over begini :" biasanya dia dandan seperti apa?."
temen tuh cewek : biasa aja sih... temen gue itu sebenarnya agak2 lemot.
Cathy said : kalau lemot, itu berarti dia agak-agak feminin gitu?

Teeeiiilaaahhhh.... mba'e LEMOT koq=FEMINIM?
bagaimana ini, kita bisa mengandalkan public figure untuk memberikan pencerahan, pendidikan pada generasi ABG... everybody made mistake, tapi kalau itu kesalahan mendasar? ga pernah ada kata terlambat untuk selalu belajar lohhhh....

kemudian, MTV 100 base Africa... correct me if I m wrong.
Nelson Mandela said something about stigma untuk orang yang hidup dengan AIDS alias ODHA.
Dalam terjemahan MTV, Stigma=Noda.... NO NO NO.... stigma bukan noda.. stigma adalah istilah untuk LABEL atau CAP BURUK..always BAD LABEL..Noda itu artinya bercak, sementara stigma adalah label buruk yang mengakibatkan orang lain memperlakukan orang berstigma itu dengan sangat buruk dan diskriminatif.. atau perlu gue kasih penjelasan lagi tentang diskriminatif???

Guys on MTV.. kalian adalah bagian dari globalisasi, semua menonton, walaupun tadinya cuma denger musik, jangan dipikir kami tak memperhatikan kata-kata lisan maupun tulisan yang kalian buat... ada jutaan anak ABG yang butuh panduan diluar sana. Jangan sesatkan mereka yaaa...

Lain kali lebih baik...

Saturday, June 11, 2005

Bagaimana Jika Bosan Kerja?

Pertanyaan itu sebenarnya yang menghantuiku beberapa minggu terakhir.

Pertama : kapan kamu bisa memastikan inilah karir yang akan kujalani seumur hidup? jawabnya dua, karena kamu merasa matang dengan karir mu itu atau karena kamu hanya merasa tak mampu lagi pindah ke lain ladang pencaharian.

Kedua : Jika kamu matang dengan profesi ini, mampukah bertahan di satu tempat sama selama, let's say 15 tahun?
jawabnya dua, karena kamu merasa ini adalah tempat terbaik untuk menjalankan profesi pilihanmu, atau karena kamu merasa tak mampu pindah ke kantor lain, kembali pasrah meski terasa berat, merasa terkukung, kebutuhan memaksamu bertahan.

Ketiga : jika ditengah jalan menemukan titik jenuh, apa yang mestinya dilakukan?
Jawabnya, lakukan penyegaran, mengembangkan diri sendiri jika kantor tak bisa mengembangkanmu. atau jika titik jenuh itu sudah kumulatif dan tak tertahankan, pindah saja... tapi itu semua akan kembali ke jawaban atas pertanyaan kedua.

Huhuhu... hidup jadi orang dewasa dengan semua kebutuhan hidup ternyata berat... hilanglah semua kesenangan diri... dan aku... orang yang selalu penuh pertanyaan dan tahu jawabnya tapi selalu merasa sukar melaksanakannya.

After all, my best friend Jimmy Bule akan bilang "some days are better than others, but they're all good in their ownspecial way. nothing worthwhile is ever easy. you have to keep trying and keep smiling. "

Aduh ayah bunda, ternyata menjadi orang tua tak pernah mudah yaa. Salutku untuk kalian yang membesarkanku hingga kini dengan penuh kasih dan sayang.

Thursday, June 09, 2005

Di Akhir Jalan

Setiap jalan ada akhir, tepian dan terjalan. Kurasa, jalanku berakhir disini. Sabarku mencapai tepian sebelum dia terperosok dalam jurang. Jalanku yang tak pernah mulus.

Setiap gunung berpuncak, maka kusampai di puncak dakianku. Lelah, biarkan aku beristirahat. Melupakan keringat sepanjang tebing, sakit tergores batu. Aku lelah.

Setiap hal punya waktu untuk berhenti. Maka kurasa ini waktunya aku berhenti berharap, bercita dan bermimpi. Ketika berharap ternyata menyakitkan, bermimpi selalu menyeramkan dan bercita tak lebih dari sebuah gantungan yang tak bisa kucapai.

Maaf untuk semua yang tak bisa kusisipkan bahagia diantara keberadaanku. Maaf untuk cinta yang tak pernah bisa kusentuh dan kumiliki, selamanya hadirmu dihatiku. Dan maaf untuk -E- karena aku tak pernah bisa jadi "somebody" seperti yang selalu kamu katakan.

Aku tak bisa lagi setegar saat kakiku punya pijakan. Aku tak sekuat saat memiliki gantungan. Ketika aku seharusnya menjadi beringin, ternyata aku rapuh dan kerdil. Maaf telah mengecewakan...

Sunday, June 05, 2005

Percakapan Cinta Tak Terkata

Dua teman, aku dan dia. Sama merasa, sama memendam rasa. Dia dengan kasih dan aku dengan sang bayang.

Aku : Hahaha...cinta tak terkata, cinta tak berupa
Teman : Satu kata tanpa suara. Terdengar dalam nadamu. Menghela semua yang tak terlukis. Ada cara indah untuk ungkapkan. Bagaimana mencinta. Bagaimana merindu. Yaitu dengan tatap mata tajammu.

Aku : Eyes would never lie. U just have 2 know how 2 read it
Teman : Reading is the second. The first is to feel. Reading what u feel. Not feeling what U read.

Aku : Merasa, mengakui dan mengungkap, 3 rangkai cinta. Kadang kamu hanya harus puas menerima 2. Sisipkan cinta diantara kata tak kentara. Titipkan rasa ditatap mata.
Teman : Jujur pada diri mungkin lebih baik. Akui cinta ada di mata. Bila kau puas dengan dua sisipkan saja. Bila ketiganya kau ingin, lontarkan cinta sedalam palung.

Aku : Duh nasib... akan selalu datang cinta yang lain. Tp bagaimana jika ini yang kuingin? Jgn beri dulu lain hati, biar kunikmati ketiadaanmu. Mencintaimu dalam sepi.
Teman : Dalam ada dan tiada, cinta itu bersemi. Pun dalam ada dan tiada, cinta mengakhiri denyutnya.

Aku : Sampai akhirnya dia pergi memberi arti bahwa kamu tetap terindah.. Tersimpan rapi tiap keping cinta dalam peti hati. Yg abadi dalam bingkai memori.
Teman : Mengalir dalam nadi. Berdetak dalam jantung. Tak jauh hanya satu hirupan nafas. Selamat tidur yang terindah.

Aku : Mimpi indah sampai pagi membangunkan. Selalu ada asa baru. Terima kasih telah mengajariku cinta..

Ah semoga teman tak keberatan ku abadikan percakapan ini tentang Cinta Tak Terkata.

Saturday, June 04, 2005

Kamu Puisiku

Kamu tanah yang kupijak, udara yang kuhirup, hatiku, bayangku.
Basi? Tidak karena itulah kamu.
Kamu inspirasi, jiwa, pikiran dalam puisi dan mimpi dan tulis.

Kamu semua puisi hati, terjujur yang bisa terberi
Nafas dalam sesak, luka dan duka, dalam tawa terbahak dan terisak.
Kamu dalam 12 warna hidup, biru, merah dan kuning, putih dalam hati.
Yang basah ketika hujan, kotor ditimpa debu, berkerak ketika terjaga.

Kamu cuma manusia, bersih terkadang busuk terkadang.
cantik terkadang, buruk terkadang.
tak ada yang bertahan 24 jam dalam satu kondisi,
tapi kamu selamanya puisi.

Friday, May 27, 2005

Sinopsis

Baru aja selesai menulis sinopsis sebuah cerita tentang aku dan kamu dalam 54 halaman. "Kurang segitu.. tanggung.." kata teman-teman. Memang terlalu sedikit untuk bisa diterbitkan. Tapi aku harus mengarang apalagi untuk memperpanjang dan memenuhi kuota halaman. Aku tak ingin mengada-ngada dan bercerita yang tak jelas, dipaksakan seperti sinetron yang punya 6 kali seri itu. Buat apa..."ya buat diterbitkan bodoh"
Kalau begitu, tak usah diterbitkan saja.

Aku menulis sekedar mengabadikan sebuah kenangan, dibumbui cerita fiksi... ah ga sia-sia pelajaran mengarang waktu SD yang selalu dimulai dengan "pada suatu hari.."
Aku menulis sekedar mencoba suatu yang lain dalam hidup. Hidup kan tak harus statis, berjalan di jalur yang sama selama berpuluh-puluh tahun, mengalir satu alur tanpa bercoba beriak dan bergelombang.. itu bukan aku.
Aku hanya ingin orang membaca dan menilai tulisanku, tapi ternyata seperti kata Karen Shaw salah satu tokoh Sex and The City "bahwa hakim atau penilai paling kejam adalah diri sendiri". Dirimulah yang akan membuatmu selalu ragu mencoba hal baru, mencoba untuk beda atau bahkan maju. Dirimulah yang membuatmu merasa malu pada diri sendiri.
Aku mencoba bertarung melawan diri sendiri... doakan yaaa....

Berat sungguh. Seorang bilang, penulis sekarang kayak jamur..semuanya tiba-tiba pengen nulis dan jadi penulis, kamu? cuma satu jamur kecil...hiks..hiks..aku jadi ciut..
Satu lagi bilang, lo tuh ga jelas ada di aliran penulisan yang mana, sastra bukan, pop bukan. Aku cuma bilang, aku bukan ABG tapi bukan orang tua, aku tak bisa melucu tapi aku tak bisa mengajari orang dan jadi sok tahu. Aku hanya bercerita tentang aku dan lingkunganku..
Satu lagi selalu beralasan, tak sempat baca karena sibuk.... susah sekali ya membuat orang lain melirik pada karyamu walau sesaat..

Just read, aku kan ga akan memancungmu dengan tulisanku, paling kamu akan muntah kalau tulisanku memuakan, kamu akan tertawa kalau tulisanku menggelikan, atau justru semuanya akan datar karena tulisanku tak bernyawa.

just read.. dan beritahu aku, sampai dimana mampuku, berbakatkah aku. Apapun yang kamu bilang, akan sangat berarti bagiku. Tapi apapun yang akan kamu bilang, tak akan menghentikan jariku untuk menulis meski itu akan membuatmu berhenti membacanya..

Sinopsis 1 halaman untuk gambarkan 54 halaman yang bercerita tentang kehidupan selama 6 bulan.. Hidup ini singkat dalam kata, indah dalam cerita.
Cerita yang selalu usai sebelum bertemu kenyataan (Paulo Coelho : eleven minutes)

Dan kamu... terima kasih telah menjadi inspirasiku..

Wednesday, May 25, 2005

Tentangmu

Malam
Dua Sisimu
Second Liner
cinta
Biarkan Kumenciummu
Bayangku
Waktu Aku Naksir Kamu
Senyuman Pertamaku

Tentangmu akan tetap ada selama kamu biarkan aku didekatmu dan menjalin cerita tentang kita. Jangan menjauh dariku, hanya itu yang kumau.

Malam

Tahu apa yang paling menyenangkan dari malam? Dia gelap, penuh misteri antara nyata dan tidak, merundukan orang dalam sunyi, meruntuhkan kesombongan dalam ketakutan, memaksa sepi dan menyepi.

Tapi yang kusuka dari malam, dia mampu membuatku menjadi diri sendiri, milik pribadi. Melakukan hal yang ingin dilakukan, memikirkan apapun yang ingin kupikirkan, mengatur mimpi dinihari, mengkhayalkan segala hal, dirimu, dirinya, kalian, dia bla..bla..bla... sebuah fantasi tak terbatas. Just me and the night.

Malam menyuguhkan kehidupan di batas angan dan khayal, melepas beban rutinitas, keluar dari mesin robot yang bekerja berdasarkan jadwal dan job desk. Bersuka cita menikmati gelap malam, bercumbu dalam cinta dan berahi, kata mesra meski cuma kata, semua nyata dalam malam dan gelap. Cuma di 8 jam menjelang pagi, hidup fantasi dan angan mengawang.

Tapi malam baru lengkap, bila kucium baumu disisiku yang menjadikanku utuh.

Dua Sisimu

Ketika cinta tak lagi ada, kamu hadir cuatkan rasa. Bukan benci, bukan cinta. Suka jadi lebih tepat. Kamu persis tahu bagaimana menempatkan posisi kita, kamu dan aku. Cinta tak hadir saat ku tatap matamu. Benci tak mungkin muncul saat ku didekatmu. Bahagia, nyaman...bukan cinta, tak bisa cinta dan tak mungkin cinta.. biarkan saja.

Kamu, dua sisi manusia muncul dalam satu kesempatan, satu waktu, satu tubuh. Tak ada yang berhak menyebutmu bangsat, karena kamu mulia. Tak ada yang berhak memujamu karena kamu juga punya dosa. Kamu dan dua sisimu yang membuatku nyaman, bahagia.. terima kasih.

Kamu, untuk semua kasih yang tak terucap, terbungkus dalam perhatian setengah setengah. setengah sadar setengah tidak, kamu ada selalu untukku seperti aku untukmu. Kamu, segala kasih kutitip lewat waktu, kenangan dan kebersamaan.
Bukan cinta, jangan sampai cinta karena cinta akan buat kita sengsara... biarkan semua bahagia, senang menjalar dalam makna sederhana tanpa memaksa. Biarkan semua ada dalam batas waktu sesaat, cuma hari ini, cuma detik ini, lalu semua kembali biasa. Kita abadi dalam rasa bukan dalam waktu. Biarkan dua sisimu kunikmati, hadirkan dalam bahagia yang bukan cinta...

Kamu, untuk semua hal yang membuatmu hanya manusia biasa, aku suka. Jangan berubah untuk satu yang menjauhkan kita.

Friday, May 20, 2005

Second Liner

Dia bersama yang lain. Kamu hanya menunggu giliran. Kamu duduk terdiam, menyaksikannya bersama yang lain. Meski tahu itu bodoh, meski terasa menyakitkan, kamu tetap menunggu jatah. Kasihnya, cintanya, sayangnya.

Kamu sadar dirimu lebih baik dari siapapun yang sedang bersamanya. Kamu tahu takkan ada orang lain yang mampu mencintainya seperti kamu mencintainya. Kamu cuma diam menunggu giliran.

Dia tetap kembali padamu saat sepi mengerubuti diri, menggerogoti hati. Kamu terima dengan lapang, penuh cinta dan kasih. Kamu dapatkan tubuhnya meski tak pernah bisa menyentuh hatinya. Kamu sediakan kuping saat dia menceritakan indahnya cinta bersama yang lain. Kamu hanya bisa lapangkan dada. Kamu pun selalu kembali padanya saat bersama yang lain, karena hatimu untuknya tak pernah terganti.

And that stupid secondliner is ME. There's no happiness There's only you.

Thursday, May 12, 2005

Emailmu

Aku nemu email lamamu di inbox, deg.. hati ini masih berdegub untukmu.
Tapi secepat itu otakku merewind semua hal pahit yang pernah kamu lakukan... hatiku berhenti berdegub.

Otak ini masih waras untuk tidak mencintaimu lagi,
bahwa cinta masih berimbang dengan logika,
satu kenangan tak akan membuatku nengok ke belakang,
maju satu langkah, seribu kenangan tertinggal.

Tapi kenapa cuma kenangan buruk tentangmu yang tersisa,
kemana berlalunya semua tawa dan canda?
kemana perginya hati yang dulu bernyanyi?
barangkali benci adalah kunci melupa,
seperti marah yang menutup sedih dan sakit.

Aku nemu email lamamu, tangan ini gatal untuk hanya menulis.. hi.. apakabarmu?
tapi pedulikah kamu padaku? terbesitkah semua salah yang pernah kamu lakukan?
tahukah kamu sakit yang kau tinggal? pernah minta maaf untuk semua salah dan luka?
tak perlu, asal salah itu singgah di hatimu, itulah karma untukmu.

Emailmu hanya membuka kembali benci...

Wednesday, May 11, 2005

Beneath Her Feet

I didn't know how to be in love until she came home from Rome.
And I believe in God above until she came home from Rome.
But now you fit me like a glove. You be my hawk, I'll be your dove.
And we don't need no God above, now that you're home from Rome.

What she touches, I will worship it.
The clothes she wears, her classroom seat.
Her evening meal, her driving weel.
The Ground Beneath Her Feet.

(Salman Rushdie : the Ground beneath her feet, The first Ormus Cama's love songs)

U2 Lyrics - The Ground Beneath Her Feet
All my life, i worshipped her
Her golden voice, her beauty's beat
How she made us feel
How she made me real
And the ground beneath her feet
And the ground beneath her feet

And now i can't be sure of anything
Black is white, and cold is heat
For what i worshipped stole my love away
It was the ground beneath her feet
It was the ground beneath her feet

Go lightly down your darkened way
Go lightly underground
I'll be down there in another day
I won't rest until you're found

Let me love you true, let me rescue you
Let me lead you to where two roads meet
O come back above
Where there's only love
And the ground beneath her feet
And the ground beneath her feet


Music: U2
Lyrics: Salman Rushdie

Sunday, May 08, 2005

I Miss You

Untuk semua senyum termanismu, untuk semua tawa renyahmu
I miss you
Untuk semua sayang dan cintamu, untuk semua benciku
I miss you

Aku lelah dengan hidupku,
ingin kubaringkan kepalaku didadamu,
ingin rasakan belai lembutmu dikepalaku,
kecupmu dikeningku.
Tenangkanku, damaikanku.

Aku membencimu untuk tutupi sedihku,
Aku membencimu yang melepas cinta dariku,
Aku membencimu yang pergi seolah tanpa arti,
Aku membencimu seperti kubenci diriku yang tak bisa lepaskan cinta untukmu yang berlalu tanpa menengok ada aku menanti di tepian hati.

If pain is the only way to happiness,
maka aku bersedia sakit, perih untuk bahagia di sisimu.
Jika itu sebuah kepastian, yang tak mungkin ada karna kepastian adalah hampa, karena hampa adalah kosong dan semua menjadi tak berarti.

Aku lelah membencimu, lelah mencintamu, lelah merindumu, lelah memakimu, lelah menyayangmu dan lelah menantimu.
Kenapa tak kau bawa serta cintaku, hingga tak perlu lagi kurasa rindu, tak perlu terpaku pada kenangan tersisa.
Menghapusmu dalam kepala, menghapusmu dalam hati dan kubawa mati.

Untuk semua senyum manismu, tawa renyahmu,
I hate you,
Untuk semua sayang dan cintamu,
I hate you,
and I hate to love you, I hate to miss you.
I hate to forget you.

Saturday, May 07, 2005

Pelajaran

Prima, adeku jatuh dari motor. Dua tanggannya lecet-lecet, lumayan parah menurutku.
Reaksi pertama mami : "Ya ampun Prima, mami udah bilang berapa kali jangan naik motor, beginikan jadinya. Makanya denger dong kalau orang tua ngomong. Kualat nih." Sambil tetap panik, air matanya langsung turun.
Aku....diam. Segera ganti baju, ngiket rambut, periksa dompet, kira2 cukup ga ya buat ke dokter. "De, kita ke dokter." Aku langsung menggunting bajunya karena dia ga bisa melepasnya.

Aku tak bisa panik, karena akan hanya akan membuat mami tambah panik, Lina tambah bawel karena merasa punya dukungan untuk marah sama Prima. dan Prima makin tersudut. Aku seperti biasa, harus bisa menahan rasa kesal, sedih bahkan panik. Aku hanya bilang, satu lagi kesalahanku yang tak bisa memperhatikan lebih kondisi ade-adeku.

Sepanjang jalan menuju dokter sampai balik lagi ke rumah, Prima bilang " gue kapok mba, beneran kapok deh."
Aku bilang, itu terserah kamu mau kapok atau ga. Aku ga akan melarang kamu berhenti naik motor, tapi lain kali hati-hati. Kalau jatuh gini kan repot semua, kamu ga bisa sekolah, sakit pula.

Carmalengo di bukunya Malaikat dan Iblis bilang : Kasih Tuhan seperti kasih ayah kepada anaknya. Dia tidak akan memaksakan anaknya menuruti semua keinginannya. tapi membiarkan sang anak menemukan pelajaran dalam hidupnya seperti rasa sakit ketika jatuh.

Tapi Tuhan, kalau anak itu mati sebelum sempat menarik pelajaran? Dosa siapa? Ayahnya yang membiarkannya bergerak sendiri?

Prima beruntung karena masih diberi kesempatan meraih pelajaran, sakit ketika jatuh dari motor, lebih hati-hati kalau lain kali berkesempatan naik motor lagi. Prima tak punya lagi papi, tapi dia punya aku, Lina dan Mami yang barangkali lebih cerewet ketimbang papi...semoga lain kali kami bisa menjagamu lebih baik. Maafkan kami kali ini..

Tuesday, May 03, 2005

Hidup, Bahagia dan Bohong

27 tahun 1 hari. Do you happy with your life? seorang teman selalu menanyakan hal yang sama selama tiga hari kedatangannya di Jakarta. Ga ada yang istimewa dari situ tapi membuatku kepentok dengan pertanyaan sederhana yang sulit kujawab. Tiap kali dia tanya, tiap kali kujawab, Yes I'm Happy, kenapa tidak?

Iya kenapa tidak. Look at me now. Di usia 27 tahun, aku sudah punya pekerjaan mapan (tapi ga tau perusahaan ini mapan atau ga :p), punya gaji yang cukup buat diri sendiri dan mami, tapi ga punya tabungan hehehe. pendidikan lumayan tinggi, lulus dengan angka terbaik. siapa meragukan kemampuanku. punya banyak teman. sombong? bukan dong, namanya aku tahu apa yang harus ku syukuri.

Tapi selalu ada yang hilang...

Jujur pada diri sendiri adalah pekerjaan sulit sesulit kamu jujur sama orang lain. Aku berusaha tegar di depan orang, padahal lemah, too weak, kata mami aku cengeng, vanurable, gampang sakit hati.
Aku galak pemarah kadang sok tegas, itu cuma untuk menutupi kelemahanku, kekuranganku, kesalahanku.
Aku ramah murah senyum, itu cuma untuk menyenangkan diri sendiri. syukur kalau kalian ikutan senang karenanya.
Aku suci, padahal??? kamu tebak sendiri lah. That's so depend on what you called pure or saint.. and absolutly I'm no saint.

Yang hilang adalah cinta ;
Alice from ClOSER the Movie ; what love? where's love? why can't I feel it, smeel it, see it? So what love...

Three days of my journey helped me find love and life. Bahwa cinta membebaskanku menjadi diri sendiri. bahwa cinta mendukungku meraih mimpi, bahwa cinta hanya cinta.
Aku menemukan cinta dalam makna belum dalam nyata.

well, itu jadi satu dalam mimpiku. So friends.. Yes I'm happy with my life thought I haven't found love of my life yet. it takes time. I'll wait.

Sunday, April 17, 2005

Unspoken Love

Sudah berapa lama? hmmm lima tahun.
Ternyata aku masih menyimpan rasa, yang tak bisa terungkap, berkembang dalam diam. sendiri..
Cinta tak beraksara kuhanya harap kau merasa,
ntah merasa atau tak mau merasa,
ntah tahu atau tak mau tahu,
kamu tetap datang dan pergi sesuka hati,
membuatku mules, deg-degan, senyum simpul,
lalu kemudian membakarku dalam cemburu lalu pergi berlalu,
kembali tinggalkan luka.

aku... diam.. tetap menunggu...
perhatian tanpa kata apa bisa bermakna?
kata yang tak terucap, tercekat dileher, kelu membisu..
kenapa tak bisa denganmu? kenapa harus kamu?
aku cinta kamu, kuharap kamu tahu itu.

Wednesday, April 13, 2005

cinta

Aku jatuh cinta...
terima kasih telah memberiku senyum dan deg-degan.
meski cuma untuk hari ini

Cinta...

Hidup, Angkot dan Tangga

Aku seperti menubruk sebuah tiang besar yang membuatku tersadar dari mimpi. bahwa aku hidup, masih bisa berharap selama oksigen tersedia untukku. Aku tak lagi angan, hampa dan bayang. Aku nyata seperti halnya darah yang mengalir keluar saat tertusuk, air mata yang tercurah saat hati tersakiti.

Hidup itu seperti kamu naik angkot yang melewati perkampungan, yang jalannya terjal membuat perutmu terkocok, mual dan muntah. Kamu berhadapan dengan manusia lain dalam formasi 4-6 ditambah bangku artis di depan pintu. Kadang salah satu dari mereka sangat manis duduk sambil tersenyum padamu, kadang semua begitu menakutkan ditambah percampuran parfum dan bau badan serta bau keringat yang tak jelas, bercampur lagi bau bensin bocor dari angkot tua itu. tapi itulah hidup. bersyukurlah ketika matamu, hidungmu, dan telingamu masih berfungsi. Hidup penuh warna... kemana aja aku selama ini?

Hiduplah seperti anak tangga yang bergerak vertikal. Buat langkah berikutnya lebih maju dari yang dibelakang. meski anak tangga itu terjal meski anak tangga itu begitu landai. Hidup adalah bergerak maju atau keatas, jangan biarkan hidupmu stagnan dan berhenti.

Hidup tak pernah jadi milik sendiri. Hidup untuk berdua, bertiga atau berempat. berteman bermusuh, cinta dan benci. cari semua makna dalam diri lain. mereka ada untukmu dan kamu untuk mereka.

Ah indahnya memaknai hidup, kadang tak pernah sesulit menjalaninya. Hiduplah untuk Hidup dan bukan menanti mati.

Friday, April 08, 2005

Hampa

Ada tugas yang mestinya aku kerjakan malam ini, itu bisa menunggu. Ada segumpal rasa yang menyesakkan dada dinihari ini. Segumpal rasa hampa. Bukan lagi sedih, bukan bahagia. Hampa...

Mestinya aku senang karena tak ada masalah yang mesti memeras otakku. Tak ada sedih yang menguras air mataku. Tapi tak punya masalah dan hanya menyisakan hampa ternyata menyiksa.

Tugas kantor bukan masalah, itu cuma sekedar rutinitas yang kutahu apa yang mesti dikerjakan dan jam berapa harus selesai. Uang? bukan lagi masalah. Bukan karena aku sudah kaya, tapi karena kebutuhanku tak bertambah dan tak berkurang, pendapatanku tak juga tambah tapi jangan sampai berkurang. Cinta? ah sudah biasa jatuh cinta dan sudah biasa sakit hati, udah baal alias kebal. Ada tingkat toleransi terhadap rasa sakit yang membuatku tak lagi patah hati, tak lagi sedih. Semuanya jadi serba mudah.

Kadang aku menangis tanpa alasan. Bukan menangisi hidupku, bukan tangis haru, aku hanya menangis. Barangkali aku hanya ingin membersihkan mata ku atau cuma sekedar test case apa air mataku masih ada karena sudah lama sekali rasanya air mata ini tak jatuh.

Kadang tersenyum, betapa lucunya hidupku selama ini. Selalu ada yang datang dan pergi sesuka hati. Menyisakan satu warna, satu kenangan, satu pelajaran. Aku menunggu saat itu kembali.

Barangkali aku memang gila. Mencoba menikmati setiap emosi yang muncul dalam hati, mencoba membangkitkan yang selama ini hilang. Senyum, tangis, tawa, marah, cinta....
Barangkali aku cuma mencoba untuk Qona'ah, hidup apa adanya, menerima yang kudapat, berbahagia dengan keadaan.

Aku bahagia, itu pasti. Tapi aku hampa dan itu nyata...
Maki aku agar aku marah, sakiti aku agar aku menangis, dan becandalah denganku agar aku tertawa.

Wednesday, April 06, 2005

Love story

Kangen pengen jatuh cinta lagi.... Dewi benar, barangkali selama ini gue belum menemukan cinta yang benar-benar cinta. Yang gue rasa cuma perasaan deg-degan saat ketemu, kangen kalau ga ketemu, ditambah bumbu hasrat. Tak pernah ada patokan cinta..seperti pernah gue dapat dan rasa dengan si anu. Buat gue tiap kali jatuh cinta akan memberikan kesan sendiri.

Cinta pertama, cowok paling pendiam yang pernah gue tau sampai sekarang. Punya jiwa pemberontak meski jarang diperlihatkan. Darinya gue kenal lupus, olga, lima sekawan.. huhu cinta monyet gue, pa kabar?

Cinta kedua, tadinya dialah sosok yang paling pas jadi suami gue... DULU..untung ga jadi, hidup buat Bea cuma untuk hari ini, besok, ya gimana besok aja..

Cinta ketiga, indahnya, kutu buku, multitalented deh. dia yang mengajarkan gue pada dunia. membuat gue percaya diri, percaya pada kemampuan gue. sayang dia ga pernah tau gue sayang banget sama dia. it's enough for me to be his best friend. ga lebih.. hiks

Cinta keempat, love him because he's so sexy.. cuma fisik. love him, hate him and comes to nothing. now we're a good friend... he's always there for me.

Cinta kelima, a movie freak. love him, hate him.. still :P tak pernah lagi bicara... kesunyian ada akhir dari hubungan kami.

Cinta keenam, hah.. beneran jatuh cinta sama dia ga ya.. love him, never hate him and.. gantung deh.. bukan lagi teman dekat, bukan lagi cinta.. perasaan gue masih ga jelas.

Cinta ketujuh... buruan dateng dong. gue sudah melangkah jauh meninggalkan yang keenam, dan ga pengen balik kemasa lalu..

kangen pengen jatuh cinta. kangen sama rayuan gombalnya, kangen sama senyuman sendiri, kangen rasa deg-degan.

Cinta selalu jadi perasaan paling indah yang dimiliki manusia. Gue ga pernah takut jatuh cinta, tak pernah jera karena rasa sakit adalah bagian darinya. takut sakit hati berarti takut menghadapi hidup. dan takut menghadapi hidup... mati aja mendingan :P

Friday, April 01, 2005

Pertanyaan Untuk Tuhan

Kamu ada dimana sih? Kamu sedang apa ketika manusia menangis, merangkak keluar dari bebannya? Apa Kamu tertawa melihat itu semua? apa seperti Grand Master Utut Adianto memainkan bidak caturnya? Skakmat, kalian mati HAHAHAHA!!

Apa yang sebenarnya Kamu inginkan atas manusia? kalau kebahagiaan jawabannya, kenapa kamu berikan derita? Apa Kamu tulis semua nasib manusia dalam sebuah skenario panjang lengkap dengan plot, setting dan ending cerita? Kamu tinggal duduk seperti Dimas Djayadiningrat dengan toa dan bilang, CUT!! pindah ke scene berikutnya dalam hidup ini.

Apa Kamu atur hidup sedemikian rupa? Jika iya, kenapa mesti marah waktu penduduk kota Sodom melakukan "penyimpangan seks" dan Kamu tenggelamkan kota itu di laut hitam? Kenapa mesti mengirimkan burung dengan membawa batu dari neraka untuk menghancurkan tentara gajah raja Ababil yang berniat mindahin Ka'bah ke Afrika? Kalau Kamu sudah menuliskan peran manusia, kenapa mesti Kamu siksa untuk sebuah tindakan yang sudah Kamu tentukan dalam skenario hidupnya? Apa bidak caturMu bergerak sendiri tanpa kendali?

KataMu setiap orang punya jodohnya masing-masing. Takarannya apa ya? Kenapa mesti ada perceraian? Apa karena jodohnya bukan dia? Wah bisa empat lima kali kawin karena jodohnya bukan yang satu, dua atau tiga. Bisa kawin empat kali karena Tuhan kasih jodoh empat orang, mana bisa begitu??

KataMu semua manusia itu sama, bahwa Tuhan itu satu. Tapi kenapa Kamu larang aku mencintai dia yang lain agama? lain iman?

Segitu saja Tuhan, pertanyaan dasar yang tak pernah ku dapat jawaban memuaskan. Please jangan pakai alasan bahwa agama punya dua penjelasan Ta'a Budi dan Ta'a Quli, ada sesuatu yang bisa dijelaskan dengan nyata/ilmu dan ada yang tidak. Karena bagiku, segala sesuatu punya penjelasan dan alasan.

Aku senang menyembahMu mesti tak nyata, tak berbau tak bergerak. Ada rasa damai yang seolah membuatMu menjadi nyata dan dekat. Jawablah karena Aku MencintaiMU, Tuhan.

Saturday, March 26, 2005

Count Down To My Birthday

29 days to my birthday. Ga tau mauku apa sebenarnya, ternyata bukan novel Angel and Demons, bukan pula Biography Sting ataupun CD Michael Buble. Usiaku bakal 27 tahun, bayangkan, apa yang sudah kucapai dalam usia yang semakin tua ini. Aku bahkan tak tahu yang aku inginkan. Yang aku tahu apa yang mereka inginkan. Segeralah menikah, membangun rumah tangga yang sakinah, carilah suami yang baik.

Hmm, apa aku ingin itu terjadi? bandingkan dengan mimpi yang masih jadi mimpi dalam hidupku. Aku ingin sekolah lagi S2, melanglang buana ke seluruh dunia, hinggap disatu tempat yang namanya rumah, to where I belong. Masih ingin menulis dan menulis, sampai tak ada lagi kata yang keluar dari mulutku atau yang tersalurkan lewat jariku. Aku ingin berada di antara desingan peluru, bertarung untuk hidup diantara ancaman kematian, menantang bahaya. Aku ingin jalan sampai lelah dan berhenti di satu titik. Aku ingin merasakan hidup yang bukan sekedar angin menerpa wajahku, bukan sekedar bekerja, makan dan hidup cuma untuk mati. Aku ingin mencinta dan bercinta dengan laki-laki yang kucinta dan mencintaiku tanpa takut terikat dan mengikat. Merasakan buah kasihnya hidup dirahimku. Aku ingin jadi melati, kecil tapi mengharumkan sekitar. Aku tak ingin jadi besar, tapi kecil berarti.

Ulang tahun berarti menghitung sisa hidup. Bila hanya 1 tahun, 3 tahun ataupun satu hari tersisa, bisakah kurasakan semua yang kuinginkan. Paling tidak berada pada satu cinta yang menutupi semua ingin. Ya, cuma itu yang kuingin di hariku nanti.. merasakan cinta yang sempat mati, menatap wajahmu didekatku, sangat dekat hingga dapat kudengar degup gugupmu meski cuma ada hari itu.

Tuesday, March 22, 2005

Bayangku

Apa yang bisa aku katakan ketika tak semenitpun aku bisa menemuimu meski kuingin sangat. Aku hanya bisa diam, menanti waktu berpihak seperti yang selalu kulakukan padamu, seperti yang selalu kamu janjikan untukku...cuma waktu yang bisa mempertemukan kita.

Apa yang salah dari hubungan kita ya. Apa yang bisa aku ungkap untukmu, kalau setiap langkahku, perasaanku, inginku, sudah bisa kamu tebak, rasa dan lihat. Kamu jadi bayangku, kadang menakutkan kadang menyenangkan. Aku tak ingin mengusirmu, aku tak bisa menampikmu. Kamu ada disitu.

Aku tak bisa tanpamu,seperti kamu tak bisa tanpaku. Kita menyatu tapi tak bisa satu. kamu bayangan yang kadang ada dibawahku, dikiriku atau dikananku, kadang kalau mentari terik diatas kepala, kamu menyatu dengan badanku. Itu kamu.

Aku kehilanganmu, bayangku. Aku ingin bertemu denganmu, meneriakkan betapa merinduku, betapa inginku memelukmu lagi. Merasakan degup jantungmu ditelingaku. Cepat kembali padaku, kembali membayangiku.

Untuk kali ini saja, jangan kamu serahkan pertemuan kita pada waktu. Kalau bisa, kamu hentikan geraknya kekanan, kamu putarkan arahnya ke kiri, kembali menari diatas kepalaku saat mentari di ujung ubun. Aku menantimu pulang bayangku, kembali membuatku tersenyum, memelukmu dalam gelap. diam...karena kamu dan aku tahu kita tak bisa terpisahkan.

Friday, March 18, 2005

JERK

Jaman dahulu kala :
"I think I'm in love with you."
"Really? tapi kenapa berpikir? bukannya cinta itu dirasa?."
"Yeah, I feel in love with you. It's all up to you, would you take it or leave it?"
"I'll take it."

4 bulan kemudian :
"Ada yang aneh sama lo, ada yang berubah. Is there someone else?"
"No, gue cuma ga bisa ngelupain dia."
"So you never love me anyway, dont you?"
"Gue ga pernah bilang cinta sama lo. Gue sayang sama lo. Tapi bukan cinta."

2 bulan setelah putus :
"I love you."
"Lo tau ga kalau artinya LOVE itu adalah Cinta? dan lo pernah bilang lo ga cinta sama gue."
"I do now."
"Tapi lo udah sama orang lain kan."
"but I love you."
"Yeah whatever, You JERK!!."

Setelah itu mereka tak saling bicara lagi dalam waktu yang lama. Cinta mati perlahan.

-Tamat-

Wednesday, March 16, 2005

Kentut

Pess.... aku kentut...bunyi..dikit doang koq, ga ada yang denger, semoga. Dijamin ga bau.. sumpah!. beberapa minggu lalu, ditengah keramaian toko buku Gramedia Pondok Indah, ada bapak tua botak yang nyelip diantara rak buku,lumayan terpojok lah. aku kebetulan dirak sebelah, tiba-tiba... DUT... suara kentut.. Aku mencari sumber suara, bapak itu keluar di antara buku dengan muka merah ke arahku...aku tau rahasiamu hehehe.. Belum lagi cerita salah seorang teman, ketika bercinta, pasangannya tak sengaja kentut... permainan terhenti seketika dan berakhir dalam tawa dan ill-feel.. hilang semua nafsu.

kentut..
pernah berucap Alhamdulillah atau Puji Tuhan atasnya? kurasa hampir sebagian besar dari kita melupakan karunia tuhan yang satu itu. dia menyelamatkan hidupmu, hari-hari kita. tapi yang tersisa diingatan, hanyalah kentut yang tidak sopan, bau, kurang ajar, semua hal buruk tentang kentut. bayangkan sehari saja kamu ga kentut, perut kembung, mood berubah bete, hari-harimu berlalu buruk.
Belajarlah dari kentut, karunia tuhan yang tak pernah sia-sia seberapapun dia dipandang buruk.

kenapa harus malu saat harus kentut, kenapa harus canggung untuk kentut. kalau kamu dikenakan tarif untuk buang air, maka gratis untukmu buang angin. mari kentut bersama, warnai udara sekitarmu dengan angin alami dari tubuh kita..
dut...dut...dut... mari berucap, Alhamdulillah... puji Tuhan..

Tuesday, March 15, 2005

-E-

Gue masih mendengar lagu lo, setiap mulai, disela dan diakhir kerja. sama ketika lo nyanyi lagu Josh Groban " You Rise Me Up", teriak-teriak di sepanjang perjalanan pulang. Ternyata lo selalu ada disetiap kesempatan disetiap scene hidup gue ya. Tapi apa gue ada disetiap scene hidup lo? I hope so.

You rise me up, waktu gue terpuruk, terjepit diantara kepentingan orang lain. You always see me in a different way. Didekat lo gue merasa dewasa, walau kadang gue merasa diperlakukan like a baby. Inget waktu lo nyuapin bubur ke mulut gue karena gue males makan? Inget waktu gue sedih dan lo terus terusan nyanyi lagu Hero, Enrique Iglesias? gue masih putar lagu itu setiap kali gue sedih. tanpa maksud apapun, hanya merasa tenang tiap kali gue inget itu.

Di dekat lo gue merasa percaya diri, tak lagi minder seperti biasanya. Inget waktu lo menggandeng tangan gue yang sungkan masuk Hard Rock karena pake sendal? lo mengampit tangan gue. Tiap kali kita jalan bareng. Lo yang masih mau nemenin gue makan gultik di jalanan Blok M Plaza. Lo yang jemput gue malam-malam di Pulogadung karena gue ga tau jalan pulang :P Lo yang mengenalkan gue pada semua sahabat, orang-orang penting dalam karir dan hidup lo.. kenalkan ini teman gue, you said

Di dekat lo, gue merasa dibutuhkan. Ingat sms lo tengah malam, kenapa menjaga hubungan cinta itu sulit banget ya? tiap moment penting lo selalu minta doa, doakan hari ini gue sukses ya? Gue ada saat semuanya dalam hidup lo berputar 180 derajat. That's the best moment ever. Lo yang selalu mengganggap kata-kata menye dari gue sebagai gurauan..

Lo yang selalu bilang : You r something. Apa yang gue dapat hari ini adalah yang terbaik, gue adalah seseorang. Jangan pernah sedih, menyesal apalagi mengeluh. Itu ga guna. berpikirlah apa yang akan lo kerjakan hari ini. enjoy being alone, enjoy every moment you have.

Lo ; My hero, My best friend, My bro, My everything. Let's Keep It That Way.
Kalau lo mesti meninggalkan semuanya, inget gue akan selalu disini tiap kali lo berpaling. Terima kasih untuk selalu ada, untuk semua lagu, semua pemberian, semua nasihat, semua makanan :P semua waktu dan kenangan.

Hanya orang bodoh, sebodoh-bodohnya orang yang berani menyakiti hati sebaik lo -E-.

Saturday, March 12, 2005

Jangan Kembali

Harusnya aku senang menerima hadirmu kembali dihidupku,
tapi masih ada dendam yang tersisa, marah yang tersimpan,
berkuasa diatas cinta untukmu.

Terkikis perlahan, sedikit tapi pasti,
aku tak ingin itu terjadi, tapi tak ada yang ingin kubuat untuknya bertahan ada
cinta itu memang tak pernah nyata

Kalau cinta itu tak ada kenapa harus sakit saat kamu pergi,
Kenapa harus marah saat kamu kembali,
Kenapa harus menangis saat kamu melukai hati

Cinta bertahan karena berharap dan ada harap
Kamu patahkan harap, tiadakan asa
Aku tak berani lagi,
tak sampai hati lukai diri sendiri

Aku menangis, diam dalam sepi
sendiri...
Aku bangkit, terpuruk dan bangkit lagi,
sendiri...

Pergi saja dan jangan kembali,
tak akan kuberi ruang untukmu menyakitiku lagi
Sendiri pun aku tak mati...

Friday, March 11, 2005

Biarkan Kumenciummu

Aku ingin mencium bibirmu, mengulumnya dalam-dalam hingga terluka dan berdarah,
membuatnya berbekas, sebagai tanda aku disitu untukmu,
Aku ingin memeluk tubuhmu, erat sangat erat sampai kamu sesak,
sebagai tanda aku tak akan pernah melepasmu,
Aku ingin menggenggam tanganmu, erat hingga basah keringat,
sebagai tanda aku tetap disampingmu.

Aku ingin menciumi harum nafasmu, bau tubuhmu,
biarkan membiusku, merekatkannya dalam otakku,
Tenggelamkan aku dalam pelukmu, hatimu, hidupmu

Akan kulepas logika untukmu,
bebas menikmatimu dalam cinta,
Senyumlah untukku saat terbangun esok hari,
saat kamu terbangun di sisiku.

Yang Tak Pernah Hilang

Pernah ada kamu dihatiku, tahunan lalu
mewarnai hariku, semarakan sepiku,
mendamaikan hatiku.

Bersamamu menelusuri segala perbedaan,
bertahan diantara gempuran duka.
Ku cintamu karena pandanganmu, semangatmu, baikmu,
kasihmu, perhatianmu,tangismu, percayamu.
Disampingmu aku ada, nyata.

Selang hari terlewati,
cerita baru bersama yang lain,
kita buka buku yang beda.

Tapi kenapa sisi hati milikmu bersemi kembali,
dia yang tak pernah mati,
obsesi atau cinta sejati?
aku tak terlalu peduli...

Wednesday, March 09, 2005

Perempuan Kebanyakan

Cuma itu yang berkesan waktu nonton Java Jazz Festival.
Mba Dewi berbisik malam itu dikuping gue, Gila ada secuil pun daging lebih nit.
Gue langsung mijit perut gue, anjrit bo, ini daging lebihnya lebih banget.
Jadi malu hati... gue sedot lemak deh..

Trus, mereka hebat deh, bisa bergoyang diatas sepatu dengan hak tinggi,
paling rendah 3 cm, LANCIP... hebat hebat. mereka ga kecengklak loh.
Gue melirik kaki gue, jari-jarinya musuhan, saling menjauh satu sama lain,
diatas sendal gunung kesayangan gue yang cuma berharga 62.500.
sementara Mba Dewi, pake sepatu kets, sneaker istilah kerennya sekarang.

Rambut.. mereka sempet banget ya kesalon. nge blow dulu, bagus-bagus deh.
kami? kucel, dikuwel-kuwel diikat keatas. selain faktor gerah juga bakal menghalangi pandangan... alasan aja sih hehehe.
Bajunya bo, U can see my ketiak, Tank Top untung mereka rajin cukur bulu ketek ya.
trus celananya dipinggul, yang kalau lo duduk, belahan pantatnya kemana-mana.
Gue beneran salut sama mereka, ga masuk angin, ga perlu kerokan,
gue sama mba dewi, berlindung dibalik jaket, dingin bo..
plus pusing sama bau asap rokok bercampur sama bau parfum yang rame banget,
campur lagi sama alkohol, heran koq dibolehin masuk ya.

Kalau mencari kami malam itu, gampang banget.
Kami memang beda semua-semuanya, mulai dari penampilan sampai isi dompet,
mereka rela bayar 300 ribu lebih buat nonton, kami usaha keras dapat ID CARD.

pikir-pikir, mereka pernah ngerasain hidup dengan gaji 50 ribu sebulan ga ya?
pernah berebut naik bis? pernah berdebu? pernah susah dalam hidup?
Iri? Ga sih. Dalam hidup, ada segelintir orang yang memang selalu beruntung, semuanya serba gampang, ga pernah susah. semoga mereka termasuk orang-orang yang tau bersyukur.

tapi malam itu, yang bikin gondok ketika ternyata orang yang gue anggap beda,
ternyata sama aja dengan mereka kebanyakan,
sekali lagi cowok yang gue kagumin ternyata ga beda sama cowok kebanyakan,
dia merangkul pinggang cewek kebanyakan itu didepan gue, HIKS.
bukan sedih karena itu dia, tapi ternyata sekali lagi, gue harus mengakui kalah bersaing sama perempuan-perempuan kebanyakan.

Hey you guys out there, bisa liat kami yang beda ga sih?

Trus apa gue mengalah dan berubah jadi cewek kebanyakan?
Ga dong... karena gue tetap percaya, suatu saat nanti pasti ada orang yang bisa menerima gue apa adanya.
suatu saat.... kapan??
sampai ada cowok yang bukan kebanyakan hehehehe...

ini cuma iseng doang, jangan dianggap postingan yang ga serius ini :)

Sunday, March 06, 2005

Miss You Pap

Waktu papi hidup, aku adalah bebanmu. beban mental karena aku selalu berusaha membantahmu, menentangmu meski akhirnya selalu menurut..sepertinya :P.
waktu papi hidup, aku merasa terkekang, terkurung, terpenjara dengan semua aturan yang kaku, keras yang semua tak lebih karena sayangmu yang berlebih.
Waktu papi hidup, aku tak pernah sepi bicara, ada selalu pertengkaran, omelan, makian, cara komunikasi kita memang aneh ya pap.
Waktu papi hidup, aku tak pernah merasa sendirian, karena selalu ada yang mengawasi, menungguiku pulang, menelepon tiap jam, mengecek dengan siapa aku pergi, ngapain.
waktu papi hidup, tidurku aman, karena selalu ada selimut dibadanku, nyamuk tak akan berani menggigitku :P
waktu papi hidup, aku hidup.

Aku benci Tuhan ketika memberimu sakit, membuat suaramu hilang sehingga tak bisa memarahiku, membentakku.
Aku benci Tuhan ketika kakimu lumpuh, tak bisa lagi menemaniku jalan dan makan.
Aku benci Tuhan ketika mengambil nyawamu. Tuhan bodoh, Izrail salah alamat. aku yang mau mati muda, bukan papi. Papi mau hidup seribu tahun lagi, papi masih mau mengecat rambut putihnya jadi hitam, bersiul di depan perempuan. Dikerubutin kesebelas anaknya. masih mau ngerasain punya mobil baru, rumah bagus tapi takut kutinggal kawin, takut sendiri meski ada 6 anak perempuannya..
Tapi aku sayang Tuhan, ketika Ia mengakhiri semua penderitaanmu pap. memberimu satu kehidupan dialam lain. Nantikan aku yaa..

Hilangmu hilanglah hidupku. Hilanglah semangat dan arahku.

Miss You Pap. Life would never be the same anymore.

Mati-ku

Kematian menghampiriku semalam,
datanglah, kusambutmu dengan lapang,
kenapa baru sekarang?

Matiku mengajak berkelana,
ditengah surga yang belum sudi menampungku,
didekat neraka yang mencoba menarikku,
menjamahku dengan lidah panasnya,
terbakar, perih, sakit.

Mati tak pernah menakutkan,
saat hidup tak lebih dari seputaran jarum jam,
Mati kunanti, hari ini kembali.

Ada papi memanggil,
ada mami menangis,
kenapa hidup tak pernah jadi milik sendiri.

Matiku pergi ke alam mimpi,
aahh andai aku tak pernah kembali,
dalam hidupku yang tak lebih menanti mati.

Saturday, March 05, 2005

Cinta part2

Cinta itu perasaan sederhana,
kau bahagia bersamanya,
kau sakit tanpanya.

Aku?
masih sakit tanpamu.

Thursday, March 03, 2005

Hari Ini Indah

Harapan gue tiap meninggalkan rumah atau kos,
Tuhan, plis deh give me something interesting hari ini,
kejutan, tantangan, kepeleset di got kek,
keserempet ojek kek, atau tabrakan sama cowok ganteng kayak di sinetron gitu. apapun lah..

Udah kelamaan nih hidup gue garing, datar dan gitu-gitu aja,
jadi anak gaul ga ada modal,
jadi anak mesjid, setan di hati gue selalu lebih menang,
jadi orang jahat, ga ada yang bisa dijahatin
huh...

tapi hari ini,
gue ketemu FAUZI BAADILLAH
hua..ganteng banget, sumpah ganteng banget

kecil sih, tapi tiap beda harus disyukurin,
jadi, terima kasih Tuhan,
hari ini jadi beda deh...

aduhh kering deh gigi gue,
cengar-cengir dari tadi...

Tuesday, March 01, 2005

It's About Time

Walking down to the waters edge, where I have been before
If I don’t find my love sometime, I’m walking out that door
Some may come and some may go, but no-one seems to be
The person I’ve been searching for, the one who’s meant for me

Biddin' my time, trying to find the heart that’s lonely
Looking for her, my love, my one and only
Maybe I’ll dream, tonight about the girl, who’ll be coming my way
So I’ll take this chance and celebrate the day
When I’m making my way through an open door
I got some love and so much more
And I’m ready, to make someone mine
Making my way through an open door
I got some love and so much more
And I’ll find her
'cause it’s about time

Tried to hard and it feels just like you’re running on thin air
Why does love happen by surprise, if you don’t really care
The past is gone; the flames are out from fires that have burned
New ideals and different thoughts from lessons I have learnt

Biddin' my time, trying to find the heart that’s lonely
Looking for her, my love, my one and only
Maybe I’ll dream, tonight about the girl, who’ll be coming my way
So I take this chance and celebrate the day
When I’m making my way through an open door
I got some love and so much more
And I’m ready, to make someone mine
Making my way through an open door
I got some love and so much more
And I’ll find her
'cause it’s about time

Got the feeling this could take a pretty long while, to find that smile
I’ll put my faith in another piece of good advice, well I tried that twice
Waiting for a little something more, to inspire, take me higher

And I’m ready to make someone mine
I’m making my way through an open door
I got some love and so much more
And I’ll find her
'cause it’s about time
it's about time
(jamie cullum

Waktu Aku Naksir Kamu

Kubus tercinta jadi tempat paling asik buat ngumpet,
sambil senyum-senyum seharian,
nyanyi lagu cinta lebih dari satu album,
sibuk milih baju terbaik untuk hari ini, yang seksi atau yang biasa ya?
didepan kaca cengar-cengir sambil bilang.. aku cantik yaa...

Tiap hari berharap kau negur....
paling seneng kalau ada yang bisa dikerjain didekat kubusmu,
biar bisa mencuri pandang, narik perhatian,
atau sekedar mencium bau parfummu.

Aku masih hafal koq semuanya tentang kau,
kebiasaan kau ngupil diem-diem di kubus haha,
sok mikir sambil ketiduran,
lebih dari tiga gelas teh manis sampai pulang kerja,
rajin banget gosok gigi-kata bunda lapisan pemutihnya nanti cepet kikis loh,
rajin banget cuci muka,
kau udah ganteng koq,
everything bout you seems so perfect,

tapi itu DULU, waktu aku naksir kamu :)
sekarang? coba waktu bisa balik ya..