Friday, December 08, 2006

Is He The Answer?

I posted this poem, Sunday, July 30, 2006

All I Want Is Just A Man

I've been with an angel, I've been with an evil
But all I want is just a man, a person and a human being.
Not somekind of angel who demand a perfection of love,
Not somekind of evil who only left pain across my heart.

Just a man who is not a shame to say sorry for his fault,
a man who is not afraid to show his weakness,
a man who can accept me as a person.

Is it really hard to find a human now?
Or is just too many men try to be an angel or even worst than an evil.
I hope I can find love who will make a man just to be a man.

Then yesterday I saw a lyric from Josh Groban in the song called "In Her Eyes" and try to read these sentences

She stares through my shadow
She sees something more
Believes there's a light in me
She is sure
And her truth makes me stronger
Does she realize
I awake every morning
With her strength by my side

I am not a hero
I am not an angel
I am just a man
Man who's trying to love her
Unlike any other
In her eyes I am


What a lovely coincidence right? Could it be he's the answer? the man that I really want? ha ha ha ha Amien!!!!

Sunday, December 03, 2006

Kalau Kyai Poligami

Jangan lupa, Kyai kan yang paling ngerti soal agama (yeah RIGHT)
Gue geram, gue kecewa, dan gue murka sebenarnya karena panutan koq begini jadinya.
Berikut ini adalah kutipan penjelasan AA Gym tentang POligami yang dilakukannya.

Aa Gym kepada wartawan di kediamannya, di kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Minggu (3/12/2006) mengaku bahwa dirinya merupakan pemula dalam berpoligami, sehingga masih belajar untuk berbuat adil.

"Saya ini baru pemula. Adil butuh perjuangan. Makanya, sekarang lagi belajar. Nanti kalau sudah dijalani kan, ada ilmunya. Makanya turun nih 3 Kg. Jerawat muncul-muncul," kata Aa Gym yang tampak tenang itu saat ditanya apakah dirinya bisa berlaku adil untuk kedua istrinya.

MASYAALLAH AA, KALAU SUDAH PANDAI BERBAGI KEADILAN, APA BERNIAT POLIGAMI LAGI?
===========================================================
Saya seorang seorang Islam, yang memiliki keyakinan bahwa sesuatu yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu ada hikmahnya. Saya sedih sekali, yang diperbolehkan ini disebut perilaku yang salah. Pada saat yang sama, saat ini marak pergaulan bebas, dianggap biasa, seperti teman tapi mesum (TTM). Makanya, saya ambil sikap seperti ini.

TUH TUH.... SI AA, KENAPA MELEMPAR KESALAHAN PADA ORANG LAIN SIH?
KALAU AA MEMILIH BERPOLIGAMI, BUKAN BERARTI AA JADI ORANG YANG PALING BENER DONG.
===========================================================
Meski kini memiliki dua istri, tapi Aa Gym tidak menganjurkan jamaahnya untuk berpoligami. Lho?

Menurut Aa Gym, poligami bukanlah hal mudah. Karena itu, untuk melakukan poligami, seseorang harus memiliki ilmu yang memadai dan memiliki keinginan yang sungguh-sungguh untuk menggapai kebenaran.

IYA DEH, PERCAYA PERCAYA AA YANG PALING PINTER DAN BERILMU...
==================================
Aa Gym menjelaskan, agama Islam membolehkan umatnya untuk berpoligami. "Meskipun agama membolehkan, tapi saya tidak menganjurkan. Bagi yang tidak punya wawasan dan pengetahuan, poligami ini akan sangat sakit bagi wanita," ujar dia mewanti-wanti.

AA EMANG DEH ORANG PALING BERPENGETAHUAN.. EMANG EMANG..
===============================

SEMOGA SEMUA ALASAN AA ITU BUKAN CUMA PEMBENARAN ATAS NAFSU BIRAHI YA A...
yeah right...

Tuesday, November 28, 2006

Katakan Cinta?

Enam tahun lalu, aku mencintaimu setengah mati, benar-benar mencintaimu, dan kamu tidak tahu. Dua tahun kemudian, aku menangisimu tiga malam atas rencana pernikahanmu dengan dia, yang akhirnya gagal, ha ha ha, aku bahagia, berharap kamu melirikku, ternyata tidak.
Aku menempatkan orang lain diruang yang semestinya milikmu, di tahun yang sama. Berharap cinta dan harap padamu padam.

Dua tahun kemudian, Ramyku datang memberikan semua kenangan terindah. Menghapuskanmu dari cerita cintaku, menempati ruangmu dihatiku. Nyaris tak tersisa.

Ramyku pergi, kamu bersama yang lain. Aku, cemburu.
Mauku apa? Aku sendiri tak tahu. Cinta atau bukan? Aku sungguh tak tahu.
Yang kutahu, sayangku padamu tak berubah. Takutku kehilanganmu tak pernah hilang.
Kita dekat, semakin dekat tapi kamu tak pernah tahu cerita enam tahun lalu, cerita tangis ditiga malam.

Kemarin dan hari ini, kita sama-sama sendiri dan kesepian. Kian menyadari bahwa satu satu kelompok pertemanan semakin sempit. Tinggal kamu dan aku. Tapi mungkinkah akan berubah menjadi KITA? Aku tidak tahu. Atau kubiarkan cerita enam tahun lalu itu terpendam bersama waktu, meninggalku dalam penasaran, pernahkah kamu cinta padaku?

Sunday, November 26, 2006

Hidup Mahal Huhuhu

Sejam lalu habis tengok gajian, Alhamdulillah sudah bertambah saldonya. Tapi selang 1 menit kemudian,

Bayar kartu kredit : 200.000 (dari 999.000 tagihan bulan ini :P)
Jatah bulanan keluarga : 700.000
Niaga (tabungan wajib, asuransi pendidikan) : 500.000
Bayar kost : 250.000

Itu post wajib bulanan.

Post dadakan bulan ini
Sisa uang buku ade : 500.000
Biaya ujian UAS UAN : 1.700.000

Duh mahal banget sih mau pintar.

Post tahun 2007
Uang masuk kuliah ade : 10-15 jt

tabungan kawin ????

Gue gantung diri aja deh.... PUSING :'(

Dongeng Yuk

Paling tidak mudah sebenarnya berbahasa kepada anak. Tapi bukan berarti tak bisa dicoba. Simak deh, dongeng yang sudah gue buat ini. Sinopsisnya aja ya.

Kisah Si Kucing Hitam
"Seekor kucing hitam, kurus dan berkutu tersesat di pinggiran jalan raya. Mencari ibu, mencari susu dan makanan. Sampai satu ketika si Hitam ditemukan oleh Andi seorang anak kecil yang sedang jalan-jalan dengan ibunya. Andi mengurus Si Hitam sampai menjadi gemuk. Setiap sore ada saja teman-teman hitam yang ikut menumpang makan di rumah Hitam, ya juga rumah Andi tentu saja. Sampai suatu hari Andi dihadang seekor anjing yang besar sekali. Si Hitam dan teman-temannya berusaha menolong Andi. Mereka menyerang anjing itu bersama-sama sampai anjing itu pun lari tunggang langgang. Andi selamat, makanan pun bertambah banyak untuk Hitam dan kawan-kawannya."

Pesan Moral, berbuat baik itu tidak pernah ada ruginya. Bahkan hewanpun tahu bagaimana berbalas budi.

Mau tahu kisah selengkapnya? Simak di Dunia Dongeng Radio Utan Kayu 89,2 FM..
atau kalau ada penerbit yang sudi melirik karya gue, yah bisalah dibukukan.. sayang gue jauh dari lingkaran pertemanan dengan para publisher... mimpi aja dulu lah.

Friday, November 10, 2006

I found my smile

Untuk beberapa pekan terakhir, gue tanpa senyum,
hari ini seperti untuk pertama kalinya, gue tersenyum.
Sejauh ingatan gue, tak ada kamus buat gue terlambat dalam setiap janji dan tugas. Berkat papi, gue jadi orang yang sangat disiplin sama waktu.
Tapi pagi tadi, gue menikmati keterlambatan!!

"ci, lo masuk kan hari ini? gue agak telat jam segini (7.30) belum dapet bis, masih stuck di Pondok Labu." begitu kata gue dalam sms kepada Eci.

Biasanya gue langsung panik sepanik-paniknya karena bakal dan pasti telat. Tapi pagi tadi, gue menikmati keterlambatan. Gue lihat orang-orang yang berlari mengejar bis, gue lihat muka mereka yang panik. Lucu. Itu gue, kemarin!

Hari ini, gue biarkan satu, dua sampai lima metro mini 610 kosong berlalu dimuka gue. Perut gue mules minta dikeluarin isinya, maka taruhan gue adalah gue ga bisa menikmati perjalanan di dalam bis dengan perut mules. Maka gue diam dipinggir jalan, mencoba konsentrasi menghilangkan mules.

Mekka bilang, kalau masih nongkrong di jalanan sekalian nunggu dia aja, berangkat bareng. Akhirnya, sambil melawan mules pengen ee, gue nunggu mekka. Gue cuek dengan jarum jam yang terus bergerak. Gue mulai numb dengan waktu, mati rasa aja.

Ternyata nikmat melupakan waktu sesaat, melupakan mesin absen sialan yang bertanda merah jika telat, melupakan bayang-bayang potongan transport gara-gara terlambat. Hari ini gue ga peduli!!

Di sepanjang jalan pun, gue tak sekali-kali menengok jam di hape. Ga, gue ga peduli. Gue sama Mekka tetap ngoceh tentang bagaimana mengubah hidup. Mulai menjadi majikan atas diri sendiri. Menyicil kekayaan. Merancang konsep dan menyusun rencana dagang. Ah lucunya, bak pebisnis handal saja kami bicara di dalam bis.

Sampai di Pasar Genjing, kami berpisah. Gue terpaksa naek lagi metromini 49 cuma untuk mengantarkan gue memutar masuk jl. Utan Kayu, gara-gara tingkungan kesayangan gue kini tertutup rapat oleh jalur Busway keparat itu.

Sampai di kantor, aneh, tak ada rasa bersalah karena gue terlambat. Gue senyum, senyum sebuah kemenangan. Karena hari ini gue berani mengambil keputusan yang tak terpikir sebelumnya, membiarkan diri terlambat, memenangkan waktu, rasa mules dan rasa bersalah. Gue merasa baru!

Satu kesimpulan pembicaraan gue dan mekka hari ini, it's only take one brave step to change your life. Dan hari ini belum gue temukan keberanian itu!! Damn!!

Saturday, November 04, 2006

Insanity

I cried last night for something that was not worth at all.
I cried for myself, for my insanity

Aku mencari sesuatu yang membuatku tetap menapak pada kesadaran,
Aku mencoba tetap waras diantara semua himpitan.

Aku bisa menjerit, marah, murka tapi aku hanya bisa menangis
Aku bisa gila.

Gila bisa menguntungkan, bebas tanpa merasa malu
Gila bisa menjadi hal paling waras buatku saat ini.

But you drag me to reality. And you always know how much I hate reality which cost me nothing but pain. I pain with no gain.
It was you who keep me alive and sane.
and now, should I hate you for that?

You make me strong in your own way.
You make me believe to something that I shall forget.
Let me fading in insanity.
Let me shall forget you and things that I want to be one before.

Now i believe i am insane...

Tuesday, October 24, 2006

Met Lebaran

Ah, lebaran paling sepi dalam hidupku.
Saat lebaran pertama tanpa papi, keriaan masih ada di rumah. Paling tidak ada mami, dua saudara, sekeluarga Wa Is dan Pak de, dan tetangga.

Tahun ini,
Mami dan prima ada di Bandung sejak Senin. "Nit, mami berangkat ke Bandung yah, udah masak banyak tuh, tenang aja."
Ah mami, bukan cuma ketupat yang ditunggu, tapi juga hadirmu. Salahku yang membuyarkan rencana kita untuk pergi sekeluarga ke Bandung. Salahku yang memutuskan bekerja di hari raya.
Jadilah, aku di kantor, Lina di rumah pacar, mami di Bandung, papi di kuburan.

Ah sepinya lebaran kali ini.
Tapi teknologi keparat bernama handphone itu memang berguna sekali. Meski jauh dari mami, mohon maaf tetap terjalin.
ah.. andai handphone bisa menghubungkan aku dengan papi.

Sunday, October 22, 2006

Merenunglah Lelaki

Tulisan ini gue kutip untuk mengingat, betapa busuknya poligami tanpa alasan tepat!!!

"Barang siapa yang mengawini dua perempuan, sedangkan ia tidak bisa berbuat adil kepada keduanya, pada hari akhirat nanti separuh tubuhnya akan lepas dan terputus" (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 168, nomor hadis: 9049). Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Nabi SAW menekankan pentingnya bersikap sabar dan menjaga perasaan istri.


Nabi SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad SAW, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib RA. Ketika mendengar rencana itu, Nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: "Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga." (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026).

Sama dengan Nabi yang berbicara tentang Fathimah, hampir setiap orangtua tidak akan rela jika putrinya dimadu. Seperti dikatakan Nabi, poligami akan menyakiti hati perempuan, dan juga menyakiti hati orangtuanya.

Jika pernyataan Nabi ini dijadikan dasar, maka bisa dipastikan yang sunah justru adalah tidak mempraktikkan poligami karena itu yang tidak dikehendaki Nabi. Dan, Ali bin Abi Thalib RA sendiri tetap bermonogami sampai Fathimah RA wafat.

DALIL "poligami adalah sunah" biasanya diajukan karena sandaran kepada teks ayat Al Quran (QS An-Nisa, 4: 2-3) lebih mudah dipatahkan. Satu-satunya ayat yang berbicara tentang poligami sebenarnya tidak mengungkapkan hal itu pada konteks memotivasi, apalagi mengapresiasi poligami. Ayat ini meletakkan poligami pada konteks perlindungan terhadap yatim piatu dan janda korban perang.

Dari kedua ayat itu, beberapa ulama kontemporer, seperti Syekh Muhammad Abduh, Syekh Rashid Ridha, dan Syekh Muhammad al-Madan-ketiganya ulama terkemuka Azhar Mesir-lebih memilih memperketat.

Lebih jauh Abduh menyatakan, poligami adalah penyimpangan dari relasi perkawinan yang wajar dan hanya dibenarkan secara syar’i dalam keadaan darurat sosial, seperti perang, dengan syarat tidak menimbulkan kerusakan dan kezaliman (Tafsir al-Manar, 4/287).

Nyatanya, sepanjang hayatnya, Nabi lebih lama bermonogami daripada berpoligami. Bayangkan, monogami dilakukan Nabi di tengah masyarakat yang menganggap poligami adalah lumrah. Rumah tangga Nabi SAW bersama istri tunggalnya, Khadijah binti Khuwalid RA, berlangsung selama 28 tahun. Baru kemudian, dua tahun sepeninggal Khadijah, Nabi berpoligami. Itu pun dijalani hanya sekitar delapan tahun dari sisa hidup beliau. Dari kalkulasi ini, sebenarnya tidak beralasan pernyataan "poligami itu sunah".

Faqihuddin Abdul Kodir Dosen STAIN Cirebon dan peneliti Fahmina Institute Cirebon, Alumnus Fakultas Syariah Universitas Damaskus, Suriah

Saturday, October 21, 2006

Masih Mencari

Gue ga kemana-mana sebenarnya tapi hanya sebagian dari gue sedang merantau. Maaf jika manusia yang satu ini can't stay put. Gue sedang berenang mencari kehangatan air, gue sedang terbang bermigrasi mencari nasi.

Sudah pernah gue bilang, gue ini belum menemukan satu tempat yang namanya rumah. Tempat gue membuat sarang dan beranak pinak, menjadi gendut dan beruban. Berongkang ongkang kaki di kursi goyang dengan kacamata baca supertebal.

Rumah yang gue cari cukup sederhana, tawaran kedamaian didalamnya. Wangi kasih sayang, rumah yang pintunya selalu terbuka untuk berkarya dan beristirahat. Merebah kepala diatas nyaman bantal dan juga dada hangat.

Rumah yang didalamnya ada sebuah penghargaan untuk setiap karya. Rumah yang bisa membuat nyaman sehingga otak ini bisa terus bekerja dengan tenang. Rumah bukan kandang.. Rumah bukan penjara. Rumah dan bukan file cabinet.

Bisa tawarkan itu ke gue? hingga gue tak perlu lagi berlari, terbang dan berenang mencari nasi di rumah yang lain??

Sunday, September 17, 2006

Tak Ada Yang Terlambat

"Umur 28 tahun, telat ga yak kalau beralih profesi" Kata seorang teman malam itu.

Rasanya tak ada kata terlambat untuk hal apapun, entah itu kawin, beranak, atau cuma sekedar ganti profesi atau belajar lagi. Akan telat kalau suatu saat kita terbaring payah di tempat tidur rumah sakit dengan selang infus dimana-mana, kemudian baru menyadari betapa bodohnya diri karena mensia-siakan kesempatan selama sehat dan mampu. Akan bodoh jadinya kalau tak mau berusaha hanya karena minder lihat umur dan generasi baru dibawah yang seger-seger.

"Inget umur nit, bentar lagi lo tua, kapan mau punya anak?" kata teman sekali waktu.

Siapa sih yang mampu menahan datangnya tua, biar saja dia datang, asal tua datang setelah muda yang terpuaskan dengan cita, cinta dan ambisi. So what gitu loh. Pernah denger ada perempuan usianya 40-an baru punya anak?? Tidak ada yang tidak mungkin bila seizin Allah.

Inget umur? ya jelas lah aku ingat, late twenties, 28,5 tahun. Itu artinya sisa hidup semakin sedikit sementara cita-cita masih setinggi langit. Duh, mungkin ketinggian tapi paling ngga, aku masih mau berusaha mencapainya. Kalau sudah usaha kemudian tak bisa digapai, itu lain cerita, ada lain cita yang Allah siapkan buatku.

Jadi, JANGAN MENYERAH YAAA.... YEEIIIHHHAAA... Kita bisa kalau usaha!!!

Tuesday, August 29, 2006

I Fixed You

When you feeling down, i am there to take you up
When you fall, I am there to catch you
When you tears fall down, I wipe your face
When you need shoulder to cry on, I am there by your side
I always there for you right?

When you pick me up in the middle of the night just to cool down your heart, I always open my eyes and ears
When you ask me to call just to listen to your problem, I always do that.
When you messed around, I clean it up for you
I always fixed you!!

Where the hell are you when I need someone to talk to
Where the fucking shoulder for me to cry on
Where the damned ears to listen to me

No need your mouth to judge me
No need your money to shout my mouth up
No need your silly joke to make me laugh

I need someone to fixed me!!

Monday, August 21, 2006

I to Him

This is the poet that he wrote for me to show me how much he loves me. I wish I can love you that much too Eric.

Imagine the call of the lonely bird
As it flies above the sea
That was how i used to be
Before you came to me

I had no purpose in my life
Afuture I couldnt see
Then suddenly the whole world changed
When you came to me

I have the love of a wonderful girl
Happier i couldnt be
And I think how sad my living was
Before you came to me

I love you dear with all my heart
I love you completely
My heart and soul are not my own
Since you came to me

Thursday, August 17, 2006

Hari Kemerdekaan

Setahun lalu dia datang pertama kali ke Indonesia dari negeri Belanda, yang pernah menjajah negeri ini selama 3,5 abad. Pagi jam 7, dia mengirimkan sms, "hey Nita, I want to see a big carnaval, where do you think I can find it?". Hmm sayang, kita sudah lama tak punya acara karvanal untuk merayakan hari kemerdekaan. Tapi dia keukeuh mencarinya diseputaran kantor Gubernur, Istana Presiden atau Monas. Jam 11 siang, dia sms lagi "hey Nita, there's no carnaval at all? is this the way you celebrate the independece day?", Oh honey, try to look the celebration in kampung kampung, you know, kampung?"

ya ya ya, malam 17 Agustus 2005 aku dan dia bersama 4 teman lainnya menghabiskan waktu disebuah kafe di bilangan Thamrin. Ada live band disana dan siapapun bisa meminta lagu untuk dimainkan. Teman dari Belanda itu sibuk menyanyikan lagu hari kemerdekaan, "nit, the song "tujuh belas agustus.." what it called?", maksudnya lagu "Hari Kemerdekaan", kemudian dia beri potongan kertas kecil itu kepada si vokalis band. 1 lagu, 2 lagu sampai 5 lagu lain berlalu, tapi tak ada lagu yang dipintanya. "Hey, guys, dont you know the song, "hari kemerdekaan"? teriak teman itu. Malu hati tembel muka, sang vokalis mengaku "Ga apal"

"oh you Guys, what a shame!!, that's a shame?"

yeah what a shame sayang. Apalagi jika kamu tahu apa yang terjadi belakangan ini dengan negeriku, Indonesia. Ibarat manusia yang rata-rata hanya sampai berumur 60 tahun, mungkin Indonesia juga sebenarnya sudah mati. Karena sekarang saat 61 tahun usianya, kami belum merasa merdeka. Kami memang terlepas dari bangsamu, tapi kami terjajah oleh bangsa sendiri. Penjajah kami ini adalah mereka yang sibuk mengeyangkan perut sendiri, mengisi kantong mereka sampai luber. Mereka yang menjual agama untuk kepentingan politik, yang sibuk menyeragamkan berbagai keragaman, yang cuma menjunjung demokrasi atas nama mayoritas. Atau bahkan mereka yang menjual keberagaman, kemajemukan untuk kepentingan kapitalis.

Iya, kami cantik dipermukaan dengan gunung-gunung, lautan dan pemadangan yang indah, tapi manusianya telah mengeruk perut bumi sampai kopong, tak mampung menahan mereka yang ada diatas.

What a Shame!!

Tapi ini Indonesia teman, rumahku. Saat jauh 6 minggu darinya, aku tetap merasa Indonesia adalah rumahku, hanya saja aku sedang mengalami "brokenhome". Di Indonesia aku merasa lebih menghargai hidup, karena mungkin besok pagi aku mati, entah karena bencana, kerusuhan atau hanya karena aku menuliskan ini padamu...

Tuesday, August 15, 2006

Aku Ingin Kaya

Maaf ya, kuliah 4,5 tahunku belum balik modal. Gaji cuma pas-pasan dan belum pas untuk beliin mami rumah, bayar sekolah ade, atau nambahin buat biaya kawin ade perempuanku, yah apalagi buat kawinanku sendiri.

Laki-laki itu ketakutan kutebengi mam. Mana ada yang mau menikahi perempuan yang cuma punya tabungan 400 rebu di rekening, 178 rebu dicelengan, 30 rebu dikantong kosmetik dan 50 rebu didompet. Barang berharga yang bisa kubanggakan cuma Laptop second harga 5 juta, kamera digital sisa hadiah jurnalistik dan handphone motorola yang katanya canggih tapi gobloknya najis-najis dah!!. Oh, keperawanan masih diitung barang berharga ga?

Mami cape yak harus nomaden terus, pindah-pindah rumah dari satu kontrakan ke kontrakan lain. Terus menerus dihina karena mereka ketakutan kita tak sanggup bayar. Terus menerus dihina karena tak ada papi yang cukup berwibawa. Janda dengan dua anak gadis dan seorang anak laki-laki ABG. Bangsat semua mam!!! Mereka itu Anjing mam!!

Maafkan aku mam.

Kekayaan hati dan kebesaran ilmu yang pernah kita banggakan ternyata tak sanggup membeli beras sekarung kan? tak bisa menghentikan mereka untuk menghina kita kan? tak bisa membuat Ade mendapatkan sekolah yang bagus kan?

One day mam.

Sampai satu saat aku kaya nanti, kan kubeli harga diri. Kubeli kepala sombong mereka. Because everybody has their price, we buy them all mam, kan kita ludahi mereka.

Monday, August 14, 2006

Being Single, and Happy??

Sebel, sebel. Entah kenapa hari ini gue baru merasa kesepian banget jadi orang single. Dulu meski single, im so happy karena masih banyak sahabat yang ada kemanapun gue pergi dan selalu ada buat dicurhatin. Sekarang?

Single and lonely, that's what I feel right now. Late twenties, wajar kalau sahabat-sahabat gue satu persatu punya kesibukan sendiri. Ada yang lagi hamil, ada yang sibuk sama suaminya, ada yang sibuk sama pacarnya dan dia yang sibuk sama kerjaannya.

Guys I miss you all!!! Bisa tidak sih kita semua pergi disatu waktu?? I missed all those time when we were all together!!

I miss a man in my life deh. Meski tak untuk bergantung tapi bisa beruntung mendapatkan seorang sahabat sekaligus cinta... ah...

Tuesday, August 08, 2006

Hi Kangen

Kamu dengar dering telepon lima menit lalu? Itu aku.
Entah kenapa jari-jari ini menekan tombol angka begitu cepat tanpa ada persiapan kata untuk kuucap. Kamu lihat di call register di handphone-mu? miss call. I could not say anything... I do not have anything to say.

Tiga kali berdering, kutunggu, kamu tak angkat. It's 0.13 am, kamu pasti sedang tertidur, atau sedang asik bergumul dengannya. Membayangkan itu saja sudah membuatku sakit.Mana mungkin bisa kutahan dengan desahanmu nanti. Aku tak sanggup membayangkanmu...telepon kututup sebelum sempat kau angkat.

Kita biasa saling mengganggu ditengah malam dengan bicara konyol. Aku kangen itu. Tahun depan kamu akan jadi milik dia selamanya. Tak akan pernah ada lagi dering ditengah malam, canda konyol dan terkadang cabul. Ah kamu, aku kangen kamu hari ini.

Sunday, August 06, 2006

Mimpi Buruk

Aku tak bisa tidur semalam, ada kamu di alam bawah sadar. Kembali menarikku ke dalam dunia yang sedang ingin kutinggalkan. Aku terbangun, tanpa sadar airmata ini mengalir. Kamu pernah ada disisiku saat aku terengah, menahan nafas karena mimpi buruk, tentang kamu yang meninggalkanku. Bahkan dalam mimpi pun aku tak sanggup menahanmu.

Mimpi itu datang lagi semalam. Kenapa sekarang setelah aku tak lagi memikirkanmu? setelah aku sedang fokus mengejar sebuah cinta yang lain? aneh. Mungkin dibawah sadar, masih kamu, mungkin hanya bunga tidur, mungkin... just don't come again tonight.

Wednesday, August 02, 2006

The best part of Berlin - lets have fun

Tachalis Bar di Orienberger-Tor.



Ini bukan sembarang bangunan. Ini adalah tampak belakang sebuah bar yang terkenal di kawasan orienberger-tor. Dulunya bangunan tua ini dioccupied sama gelandangan, mahasiswa miskin dan artis-artis jalanan. Sewaktu pemerintah kota Berlin mau menghancurkan gedung ini, mereka menentang habis-habisan. Walhasil pemerintah kota nyerah deh, ga jadi dihancurkan. Dan gedung ini beralih fungsi sebagai galeri untuk seni alternative, dibawahnya ada sebuah kafe dan bar paling asik yang pernah gue temuin, bangku-bangkunya dari triplek bekas. Agak ke belakang sedikit ada bar dengan pasir, bikin pantai buatan gitu. Silahkan berbikini sambil nge-bir.



Itu kehidupan malamnya. Siang harinya-dengan panas 35-37 derajat celcius… arrrghh I hate Berlin- ada yang menyenangkan. Perserikatan Bangsa-Bangsa ga mau kalah sama kehebatan FIFA yang menyatukan 250an negara dalam organisasinya. Maka PBB bersama Kota Berlin bikin lambang persatuan dalam bentuk Beruang-lambang kota Berlin-. Masing-masing beruang melukiskan ke-khasan dari negara yang diwakilinya.




Inilah beruang dari Indonesia yang menggambarkan tokoh paling bijak di dunia perwayangan Romo Semar.




Segini dulu, lainnya menyusul

The Best Part of Berlin-the history

Gue jatuh cinta setengah mati sama Amsterdam, tapi mantan gue bilang, wait until you see Berlin! Yeah right, I do not like Berlin that much. But this is the city of history, of course. You will respect life more after you see this city. The city of the holocaust.

Respect life and peace from the Nazi-victim memorial.



Di ruang bawah tanah ada sebuah museum untuk mengenang para korban nazi. Berisi diary kesaksian para korban, surat-surat dan lokasi pembantaian kaum yahudi yang ga Cuma ada di Jerman tapi hampir diseluruh wilayah eropa. Gue sempat nangis inget betapa murahnya harga nyawa manusia saat itu. God please jangan sampe ada lagi orang setolol Hitler di kemudian hari.

Kemudian kita ke gedung parlemen.



Parlemen ini dijadikan salah satu asset tourism yang sehariannya butuh waktu 20 menit buat ngantri masuk ke gedung ini. Beruntung kita udah janjian sama tour guide disitu walhasil bisa langsung muter-muter di gedung parlemen ini.



Pasti tau tembok berlin. Gue ga ke temboknya memang, Cuma melangkah disisa batas antara jerman barat dan timur persis di depan gedung parlemen. Nah yang lewat batas ini mati lah!! Di tembak tentara.

Masih banyak yang bisa dipelajari dari kota Berlin yang mengajarkan tentang sejarah hidup manusia. Ada yang namanya Check Point Charlie tempat orang pertama yang ditembak mati pasca pemisahan wilayah barat dan timur. Aduh mudah-mudahan gue tak salah menyebutkan nama itu. Yang pasti kota ini punya sejarah yang amat-sangat menakjubkan.

Wartawan non FIFA

Maaf kalau baru bisa cerita sekarang tentang perjalanan enam minggu di Jerman. Baru sempat menceritakan diblog, kenangan yang tak terlupakan seumur hidup deh.

Tapi biarpun ada di negara penyelenggara piala dunia, Jerman, tetap aja gue tak sekalipun berkesempatan masuk ke dalam stadion. Padahal seumur hidup bercita cita liat stadion berskala internasional selain tentu saja istora senayan Jakarta. Yah namanya nasib, tanpa ID Card resmi dari FIFA, gue Cuma mejeng diluaran stadion.

Inilah Westfallen Stadion milik klub Borrusia Dortmund. Kita ada di atap westfallenhallen, ruangan konferensi sekaligus pengelola stadion yang ada diseberang stadion.



Dan satu lagi ini adalah Olympia Stadion yang legendaris. Adanya di Berlin, naik satu kali S-75 alias tram dari Berlin Hauphtbahnhof alias Central Station, maka kita akan diantarkan ke stadion yang letaknya di perbukitan itu. Ah sayang sekali, gue dan Eva-sobat gue yang tinggal di Denmark- kita Cuma bisa mejeng di luar pagar. Bodo deh, yang penting kita pernah ke sini :P



Nah kalau bicara Olympiastadion tentu kita tak lupa pada satu nama ini. Jesse Owen!!
Dia adalah pelari asal Amerika yang memecahkan rekor olimpiade tahun 1936, yang sekaligus meruntuhkan harapan pemimpin Nazi, Hitler bahwa bangsa Arya adalah yang terbaik di seluruh dunia. Nama Jessy Owen diabadikan jadi nama sebuah jalan di depan stadion Olympia.



Jadi begitu saja teman, catat Nita Roshita tak pernah menyaksikan langsung pertandingan piala dunia Jerman 2006 dari stadion . Cuma sampai di pagar stadion.

Sunday, July 30, 2006

All I Want Is Just A Man

I've been with an angel, I've been with an evil
But all I want is just a man, a person and a human being.
Not somekind of angel who demand a perfection of love,
Not somekind of evil who only left pain across my heart.

Just a man who is not a shame to say sorry for his fault,
a man who is not afraid to show his weakness,
a man who can accept me as a person.

Is it really hard to find a human now?
Or is just too many men try to be an angel or even worst than an evil.
I hope I can find love who will make a man just to be a man.

Monday, July 24, 2006

Today A Year Ago

An angel came to my life; his wore white pantaloon and t-shirt. He was waiting for me at the Café Bean, Plaza Indonesia. He smiled with his very best one. I knew by then, that this man in white has touching my heart. Love came to us at Fatahillah Museum as we were sit together and try to get to know each other.

Today a year ago, he was showing me that there is still love for me after years of hurt, a day that full of laugh, love and happiness. That there was no barrier between us; not culture, not ages not even distance. He was here, sitting next to me, talking to me, holding my hands and kissing me. Yes he was.

Today, an angel has flown away. But I can still see his face, his smile and feel his warm heart, in my mind. Please let me keep these memories until they fade out by themselves.

Until the next love come and touch my heart again. Until now, yes I still love you.

Saturday, July 22, 2006

Remembering Indonesia’s Golden Child Nita Roshita with ‘Sabtu-Minggu’

by Joshua Anny-a friend from Ghana

At first sight you might be tempted to take her to be a girl-child in one of the primary schools in your village. But she can equally be your elder sister or better still a fresh virgin girl from the alter. She naturally has long and silky hair. Her face is Asia-Indonesia. She is in her late twenties. Larger part of that age has been under former president Suharto. But she tells me ‘‘I hate that chap’’. She does not walk on pencil-heel shoes though not of much height. Her ambition as a child was to step into the long and polished shoes of her late father –policing. But had to divert because the policemen in her country love the word ‘bribery’. She once told me ‘‘they are even ready to take a lady’s kiss as a form of bribery. I hate them’’.
She has a degree in criminology to her name. But instead of joining the police force to arrest criminal gangs pretending to be smart guys, she is rather chasing sports stories on the streets of her country’s capital, Jakarta

She is today a member of the world-wide gossiping club-journalism. The microphone is her main gossip tool. She loves her jeans trousers to fit perfectly with her mid-frame body. She reports from anything fussball (thanks to Germany) to corrupt politicians lavishing huge sums of Indonesian currency on the bed-spread of University Sweet-Queens.

She speaks and writes Bahasa-the language from her home region. She loves to walk down the beaches in her country holding the hand of any guy who is just handsome. Beauty according to her some lies in the eyes of the beholder. I once remember her kind words for the East Timorese President Xanana Gusmao. ‘‘that man is really handsome, trust me’’. For once I thought she had ever fallen in love with President Gusmao. Perhaps you might describe that as lovers on the screens and newsprints.
The last few days that irk participants close to the end of the workshop, she gave me some Indonesian music as part of saying ‘‘auf wiedersehen’’ (good-bye). Her favourite was a new artist Sandy whose song ‘Sabtu-Minggu’ or Saturday and Sunday, warms her heart gently. The content of the song is simply re-echoing the worries of most love birds. Sandy’s girl friend wants more attention but Sandy says he gives his Saturdays and Sundays to her and it seems that is not enough.

I have returned to Cape Coast to complete my last days by sharing the small knowledge I have acquired from DW-Akademie with colleagues. As a step, I decided to take things slowly by sitting in the sand at the beach because the sun has been blazing hot since I came back home. It is always cool and nice to sweat it out at the beach especially during this ‘‘difficult moments’’ (thanks to Ex-UNITA rebel Mario ‘gentleman’ afonso). The song was a perfect companion for such a time. I have fallen in love with the song so much so that I listen to it 24/7. I sat in the sand and decided to reflect on the words. It was like a crest ripping off the Berlin Wall. Here I was, sitting at the beach and listening to a song meant for ladies complaining bitterly about their boyfriends not giving them enough attention. The situation is much more like a Roman Catholic priest advising married couples as to how they should conduct affairs in their matrimonial homes. Amazing! For my case I have never experimented love not because I’m too scared. The reason is simple-I’m too busy sniffing around materials for my last feature production at Radio Valco. Or maybe I’m still looking through the flames from the burning candles and once that is done such concern will come up. So why not brace yourself for the song than wait till it grows cold-Sabtu-Minggu.

I also remember Nita with fond memories. I have been reading in the papers the latest Tsunami that hits her Country. Sometimes I wish I could stretch my hands and hand over to her a rose flower, to show my support for the hard times. Perhaps the best thing will be to use her as a persona in my yet to be completed poem ‘Memories.’ That will be the best way of saying ‘dich kennen gelernt zu haben.’

Friday, July 21, 2006

Reuni SMA...iiihhh

Lo tau kenangan buruk apa yang gue punya seumur hidup? SMA...
Jadi orang yang ga dikenal siapapun, jadi orang paling minder sedunia. Merasa paling kuper dan paling ga cantik, ga punya kemampuan buat hedon..

Gue cuma dikenal sama temen sekelas, oleh bekas temen sd atau smp, selebihnya, gue cuma orang asing yang kumel, gendut, jelek. tapi kalau lagi mau ulangan, bah semua orang langsung berlagak kenal dan bersahabat sama gue... kesel!!

Gue cuma cewek tomboy dan galak. temen cewek gue minim, sebut aja cuma Ari, Tika, Astrid dan Lia. Cuma dua orang sahabat cowok gue, Bambang dan AA Rafi. Cuma mereka sahabat-sahabat terbaik gue. Selebihnya? ah...

Gue suka ga tau diri, naksir cowok cowok ganteng dan gaul di sekolah sementara mereka ga sebelah mata pun mandang gue.. who the hell am I? ahh... bodohnya.

Setelah nyadar gue bukan siapa-siapa dulu, sekarang berani-berani nya gue ngajak Tika buat pergi reunian bulan besok. Tika bilang, LO YAKIN?
Gue ga pernah jadi bagian indahnya masa SMA... buat gue SMA was SUCK!!!

bodohnya Ka, kita ga usah dateng lah...

Thursday, June 29, 2006

Amsterdam for real!!

Setelah 5 minggu tinggal di Jerman, baru akhir pekan lalu kami berkesempatan untuk jadi turis beneran. Amsterdam!! Itu lah tujuan kami, harus mesti dan kudu kesitu.
Begitu keluar dari Amsterdam central station, gue langsung jatuh cinta sama kota ini. Gila gue jatuh cinta sama tanah kompeni, musuh Indonesia dalam sejarah hehehehe.



Oh iya, kalau gue nyebut “kami” itu artinya banyakan orang kan. Nah ini dia “kami” itu, paling kiri adalah cewek asal Brasil, namanya Sheilla, kemudian Nadia dari Afrika Selatan, gue dan paling kanan adalah cewek dari Ukraina, namanya Elena. Cerita tentang gimana kami ketemu, lain waktu aja kalee…



Ah namanya juga orang baru di kota asing, maklumkan saja kalau kami kesasar meski masing-masing dari kita punya peta he he he. Kemana sajakah kami sepanjang sabtu 24 Juni lalu. Hmmm, pertama kami ke SEX MUSEUM. Bayar 3 euro kami keliling liat berbagai seni dan pornografi di gedung bertingkat 3 ini. Kalau liat karya seni berbentuk patung atau porcelain, itu keren. Tapi kalau liat foto-foto orang ML dengan berbagai gaya… maaf aja, gue geli dan jijik. Sex jadi ga indah dan sacral, tapi jadi sesuatu yang oooeeekkk….

Terus kita naik boat keliling Amsterdam seharga 7 euro, MAHAL!! Tapi ga apa deh, ketimbang betis bengkak karena jalan kaki.

Hari berikutnya kita kembali ke Bonn, Jerman. None of us yang mau pulang sebenernya, gue juga. Kami terlanjur cinta sama kota indah ini. Amsterdam will be back!!!

Sunday, May 21, 2006

Otak Kotor Si Sok SUCI!!

Ah susahnya berbeda pendapat dengan orang yang isi kepalanya sudah bulukan dengan doktrin doktrin tak masuk akal. Manusia itu diberi anugrah otak yang berpikir maju dan hati yang harusnya bersih.

Berbeda pendapat bukan dosa. Dan dosa bukan tanggungjawab negara!! Susah sekali membuat kalian itu sadar bahwa urusan dosa adalah urusan vertikal manusia dengan Allah.. Urusan anda dengan saya adalah urusan Horizontal, sosial, setara tanpa menjadikan anda lebih suci dari saya atau sebaliknya. Ih susah bener sih menerima hal itu. Allah sudah mengatur hal itu bukan?

Bersikap menolak RUU paling konyol sedunia "RUU PORNO" koq dianggap berdosa? kafir? bahkan monyet!!. mari simak pertanyan tolol dari pendengar Radio Utan kayu berikut pesan pendek yang saya terima. Menghina!!! tebak siapa yang paling sinting, saya atau mereka?

NITA R. KM MUNAPIK BANGET, KATANYA KAMU NGAJI, BERIMAN KPD 4JJI, BERIMAN KPD QUR'AN, TETAPI ADA PERINTAH DARI 4JJI DAN QUR'AN UNTUK PAKE JILBAB, MENUTUP AURAT, KAMU BERPALING, MELANGGAR PERINTAH 4JJI & QUR'AN, RENUNGKAN SODARAKU. SADARLAH!. (IR.TIO, SDR MU DI JLN 4JJI). +628135903515

Zaenal di Citeureup : 87901725 : Kenapa radio utan kayu tidak meliput demo mendukung RUU POrno
Saya : Karena sikap redaksi kami menolak. jadi meski memberikan ruang untuk pendukung RUU Porno, tapi porsinya tidak terlalu besar. Anda sudah baca isi RUU itu?
Zaenal : bukan masalah sudah baca atau belum, tapi RUU itu untuk melindungi anda.Kenapa menolak? anda punya ibu?
Saya : ya, ada ibu saya, dan adik saya juga perempuan.
Zaenal : Bagaimana jika satu ketika, ibu anda PAKAI CELANA DALAM DAN KUTANG KE MALL? APA ANDA DIAM AJA?
Saya : PERTAMA, ANDA TELAH MENGHINA IBU SAYA, SAYA DAN ADIK SAYA JUGA PEREMPUAN LAIN. KAMI BUKAN ORANG GILA YANG TELANJANG BERADA DI JALANAN DAN TEMPAT PUBLIK. MOHON RALAT CONTOH KONYOL ANDA ITU!! KEDUA. SAYA TIDAK BUTUH ANDA, ATAU SIAPAPUN, BAHKAN NEGARA UNTUK MENGATUR CARA KAMI BERPAKAIAN!!! KARENA KAMI, PEREMPUAN BERPENDIDIKAN, BERMORAL DAN BERAGAMA, KAMI TAHU BAGAIMANA CARA MEMATUT DIRI.TAK USAH REPOT2 MENGATUR!!

Alhamdulillah Alm. ayah saya bukan jenis laki-laki TOLOL semacam itu, yang otaknya cuma dua hal : SELANGKANGAN DAN DADA. Kasian laki-laki diluar sana yang punya pikiran dan hati yang terbuka.

SEKALI LAGI, KAMI PEREMPUAN TAK BUTUH LAKI-LAKI MENGATUR MORAL KAMI. BARANGKALI CUCI OTAK KALIAN YANG KOTOR DENGAN SAMPAH PORNOGRAFI.

Sunday, April 23, 2006

HAPPY BIRTHDAY

Met Ulang Tahun untuk aku....
ah sudah 28 tahun, tak terasa hidupku tinggal sebentar lagi.
sementara masih terlalu banyak hal yang belum aku kerjakan,
1. get my master
2. rumah buat bunda biar ga nomaden terus
3. jalan-jalan keliling dunia
4. be a good journalist
5. yang paling sulit.... tetap menjadi diri sendiri.

28 tahun yang menyenangkan karena :
1. punya keluarga yang sehat, hati, pikiran dan perbuatan, really a great family... miss you dad. mudah-mudahan aku sudah menjaga dengan baik keluarga ini selama 28 tahun ini.
2. punya sahabat-sahabat terbaik yang pernah ada, dewi, citra, eci. Thank you girls.
3. punya cinta penuh gairah, untuk semua yang pernah menapak tilas dihatiku, makasih banyak ya... kalian memberikan warna dalam hidupku.
4. punya bos paling asik yang bisa dimiliki siapapun, alif dan ade, bu cay... ah kalian memberikan begitu banyak kesempatan dan pelajaran, maacih yaa...
5. punya eric.... meski yang kupunya hanya hati dan bukan fisiknya...
6. punya ambisi dan mimpi... ah tanpa kalian, hidupku pasti ga ada artinya...

Allah yang baik, terima kasih banyak atas semua hidup, nafas, akal dan celah yang masih Kau berikan padaku sampai seumur ini.
Jika masih boleh meminta, ijinkan aku melihat lagi mentari esok hari.
Semua perjalanan baru dimulai, entah sampai kapan Kau beri aku waktu tapi sampai disaat itu, biarkan aku tetap menjadi aku. Semoga...

Saturday, April 01, 2006

Kembali

Kita pernah bicara dekat sangat dekat hingga hidungmu menabrak pipiku, nafasmu menggelikan kupingku.
Kita pernah berpelukan dekat sangat dekat hingga tubuh menjadi satu.

Masihkah terlintas aku yang menari, tertawa dan menangis dibenakmu?
Masihkah hatimu berdegup saat mengingatku?

Cinta itu tak berlalu bagiku, mungkin hilang didirimu
Taman Suropati itu tetap sama, hanya patung Diponegoro gagah bertengger diatas kudanya.
Bangku dibawah kandang burung itu tetap sama, hanya mereka yang berciuman dibawahnya bukan lagi kita.

Tentang kita terus membayangiku seperti gelombang yang datang silih berganti tanpa henti.
Tentang kita yang tak bisa menyatu dan takluk atas semua perbedaan.
Jika masih ada asa menghampiri, maukah kamu kembali?

Monday, March 27, 2006

Senin pukul 2

Ah hari baru dalam minggu ini. When everybody hate monday... i love it. Senin itu memberikan harapan baru. Apa surat dari Jerman dateng lagi buat ngasih jadwal pesawat atau jadwal kegiatan disana Mei nanti. Apa paket kartu pos dari Jimmy besok nyampe? Apa uang koperasi gue besok di-oke-in dan bisa cair buat beli laptop? huhuhu

First thing to do in monday morning adalah cek email. Sudah enam minggu terakhir, email gue penuh kata-kata cinta dari Eric dudududu... Dia bisa memberikan gue alasan tersenyum lagi.

Eric bikin gue percaya pada kekuatan hati dan imaginasi. I never met him in real life. Gue cuma liat fotonya dan kita bicara setiap hari, tiap menit dan jam. wow... dia lebih hebat dari lelaki nyata sekalipun. Tidak ada yang tahu bagaimana akhir kekuatan hati dan imajinasi kami bakal bertahan. Yang kita punya hanya kesenangan dan kebersamaan.. bersama kami senang... cie kaya slogan SBY JK hoeekkk...

ah senin pukul 2 dinihari, gue masih juga ngoceh yang ga jelas. tapi hidup ini memang jadi menyenangkan kalau tiap malam begini gue memulai dengan, Wah hari ini bakal ada apa yak? kejutan-kejutan itu bikin gue merasa hidup aja. Lebih seru sebenarnya daripada gue harus hidup terjadwal dan terjebak rutinitas.

udah ah, gue mau pacaran.. cybersex with eric.

Tuesday, March 14, 2006

Menjadi Perempuan

Adalah anugrah buat gue, tapi ga mudah menikmatinya. Semua masih terpasung sama "norma" tae kucing, dan peraturan yang dibuat untuk membelenggu kebebasan perempuan.
Sayangnya, ga sedikit perempuan yang membelenggu dirinya sendiri karena ingin memenuhi tuntutan sosial akan diri perempuan... kasian banget seh.

Perempuan sukses, cantik dan pintar. orang akan bilang, jelas aja semua gampang didapat karena dia cantik... ah mereka lupa kalau ada bagian tubuh yang namanya otak yang menempel di kepala perempuan yang juga berfungsi untuk berpikir dan jalan berpikir itu bisa jauh lebih pandai dari isi kepala laki-laki.

Perempuan seksi, adalah nista.. istilah my body my life, itu ga pernah berlaku bagi perempuan. Tubuh perempuan menjadi milik ayahnya, milik suami, milik masyarakat bahkan milik negara. Kasian ya... Jangan pake pakaian minim kalau ga mau diperkosa,ga mau dilecehkan... Ah... bahkan berpakaian pun perempuan tak pernah bebas. Tiap kali berangkat kantor, di kepala perempuan bukan lagi pekerjaan apa yang harus diselesaikan, tapi pakaian apa yang harus dipakai hari ini, supaya mata bos tak melirik dibelahan dada, supaya teman tak melongok di benjolan pantat... kasian, perempuan selalu dipersalahkan atas syahwat pria.

mestinya kalau laki-laki takut dosa... butakan saja mata kalian, jangan liat kami yang berpakaian seksi... kalau tak ingin mendengar suara seksi kami, tulikan saja kuping kalian. kalau tak ingin mencium bau parfum kami, bikin pilek aja hidung kalian seumur hidup...

Susahnya jadi perempuan... bahkan moral kami pun kalian yang atur. Rasanya tuhan tak pernah mengirimkan wahyu bagi kalian untuk menghakimi kami. Tak ada wakil tuhan yag berhak mengutuk pakaian, tingkah laku, maupun tutur bahasa kami.

kapan sih, perempuan bisa dianggap manusia? bukan lagi boneka barbie yang harus dipakaikan jilbab...

Saturday, March 11, 2006

Inget ga?

waktu kamu menangis terisak karena tak ingin meninggalkan indonesia, teman-temanmu dan aku?
aku me-lap ingusmu, mencium bibirmu, matamu, memelukmu erat?
kamu selalu punya tempat dihatiku untuk kembali, bisikku.

waktu aku menangis di hari terakhirmu disini.
aku menangis... katamu... menangislah agar aku tahu rasanya dibutuhkan olehmu.
aku menangis terisak didadamu sampai basah kaosmu.
kamu memelukku erat, mencium keningku dan bibirku lamaaa sampai aku tak bisa bernapas..

aku hanya sedang teringat..

Sunday, March 05, 2006

Belum saatnya

Gue dengan mantap akan menghapus semua sms Ramy di handphone. SMS sejak awal kami kenal 14 Juli 2005 sampai terakhir... ntah kapan. dengan berbesar hati, satu persatu sms itu tanpa dibaca gue hapus sampai pada satu sms :" sayang, believe in me, you r in my heart always. I'll miss you a lot back home."

oh well, perasaan sedih itu muncul lagi. Gue ga sanggup meneruskan penghapusan sms Ramy dari handphone itu...

ternyata memang gue belum siap meski kepala ini berpikir dengan logika, tapi hati ini terlanjur menang, gue masih menyimpan cinta.

Maaf untuk eric yang berusaha keras memasuki kehidupan gue, mewarnai hati gue, memanjakan gue dengan kata-kata penuh cinta. Maaf karena gue ternyata belum bisa sepenuh hati memberikan rasa yang sama.

Maaf untuk citra, thanks for your support. hati gue masih cemen neng. ramy masih menguasai hati dan kepala gue. Dia persis narkoba hihihi.. biar katanya gue udah recover, ada satu hal yang mengingatkan gue sama dia, gue langsung relaps... DAMN.

Maaf buat Ramy, email gue penuh ketegaran kemarin ternyata palsu.. tapi gue ga bisa menarik kembali ucapan itu. Gue ga bisa kembali mengharapkan lo. Ada orang-orang yang bakal kecewa kalau gue terus-terusan memikirkan lo.. Tapi gue juga ga bisa nyangkal perasaan sendiri, bahwa cinta itu masih ada.. somewhere in my heart. DAMN.

Tuesday, February 28, 2006

NIRENTICA

A new name for passionate loving
A feeling,a moment of bliss
As two people sharing each other
Unite in a beautiful kiss

Can anything ever compare
To the thrill that is all consuming
The coming together of bodies
In a moment that is ever endurin?

The need to comfort each other
By every possible means
We two have made NIRENTICA
The answer to all our dreams.

Eric Macaree for me... isn't sweet??

Saturday, February 25, 2006

IRENTICA

through this word shall we meet
through this word shall we get in
to the new world, the new chapter of life.

Irentica

if there is love between us,
let it last forever,
if there is only passion connected us,
let it be mine now and then,

Irentica

word that make me know you,
word that make me seeing new,
word if only for real.

Irentica

beautiful as you can be,
even it's only lay on the theatre of my mind,
melt me to happiness,
that I don't want to be end.

Jika....

Telat 2 minggu
Laki-laki itu menghilang tepat di malam usai menebar benih,
bingung dimana harus mencari

Telat 2 minggu,
ketika karir berada di puncak,
kehidupan mapan baru saja dimulai.

Telat 2 minggu,
ketika tak mungkin bercerita pada mama
tak mungkin bersuara pada papa
tak mungkin mengungkap pada teman,
bingung.

Telat 2 minggu,
cuma dia dan Dia yang tahu,
segumpal darah mulai menempel ketat di dinding rahim,
bunda jangan buang aku,
bingung.

Jackpot di toilet cafe, terkapar di kamar, tersungkur di dashboard mobil.
Bundamu bingung nak,
Hidup hanya akan jadi buruk bagi berdua.

"tuk temanku yang belum jadi sahabat, andai aku bisa membantumu."

Thursday, February 23, 2006

Ciuman Pertama

Kapan ciuman pertama terjadi? sama siapa? bagaimana rasanya?
Pertanyaan itu muncul ditengah percakapan gue dengan tiga temen cowok.
ah pertanyaan sederhana yang membawa kenangan kembali.. pada diri kami semua

gue ; ciuman terjadi dengan bayang, 23 maret 2002... itu hadiah terbaik dalam hidup gue yang sebulan berikutnya ulang tahun... ya ampun di usia 24 tahun akhirnya gue ngerasain ciuman pertama... tak ada kata terlambat untuk itu kan.

teman 1 ; wah itu kejadian di samping kulkas di rumah cewe gue dan ketahuan sama nyokapnya... eh kalian ngapain gelap-gelapan di situ..

teman 2 : waktu baru lulus sma dengan orang asing di dalam satu bis dalam sebuah perjalanan jauh. lampu gelap dan tangan bermain, udah gitu ciuman.

teman 3 ; waktu smp sama pacar pertama. dia cantik banget.

kemana ya orang-orang yang pernah memberikan kita pelajaran pertama tentang seks itu ya? masih ingatkah mereka? masihkah ada keinginan mencari mereka? sekedar bertanya pernahkah sekali waktu kenangan itu juga muncul di kepala mereka? mungkin ga suratan berkata lain, kamu yang pertama dan menjadi akhir dari perjalanan cinta?

Monday, February 20, 2006

Menikah? Not on my list

Tiap tahun usia ku bertambah, bunda tiap tahun makin berisik nyuruh nikah. Alasannya nanti keburu tua kalau punya anak? ga pengen apa hidup tenang, punya suami, keluarga sendiri? dan berakhir dengan menyebutnya... IBadah.

Untuk terakhir itu aku ga mau kasih komentar. Tapi bunda, aku ini belum ingin menikah mesti pengen punya anak. Nah lo? andai bunda tahu, aku bersedia mengandung seorang anak dari orang yang paling aku cintai tanpa menikahinya.

ah bunda, jangan khawatir yang itu tak akan terjadi dalam waktu dekat. Punya anak, menikah dan berkeluarga just not on my list right now.

Me, yang dua bulan lagi genap 28 tahun, masih menyimpan satu obsesi. Aku ga akan menikah sampai aku sandang gelar master. Why? karena aku tahu pendidikan itu tak pernah datang mudah buatku. Dari SD-Universitas, aku selalu berhadapan dengan banyak hambatan meski akhirnya terlewati. Ya bunda, menikah saat ini buatku adalah hambatan terhadap obsesi itu. Maaf, menikah bukan prioritas hidupku.

KECUALI, ada seseorang yang mencintai aku tanpa membatasi wilayah berpikir, kebebasan menjadi diri sendiri dan cita-citaku.
KECUALI, dia adalah orang yang sama berpikir tentang masa depan bukan melulu bicara soal status di atas surat nikah dan anak.
KECUALI, dia berhasil menyakinkan diriku akan cintanya...

Bunda, makin besar jumlah angka di usia ku, semakin besar tanggungjawabku pada diri sendiri.
Bunda, aku tak butuh laki-laki untuk menyantuniku, memberiku perlindungan, memberiku status sosial.
Bunda, lihat aku. Aku punya pekerjaan yang kusuka, sahabat-sahabatku yang menakjubkan, serta bunda dan adik-adikku yang membahagiakanku. Aku punya segalanya..
kecuali cinta ya.... tapi cinta itu tak harus berakhir di KUA bunda...
Bunda, doa kan saja agar kutemukan cinta tanpa harus kehilangan cita-cita.

Saturday, February 18, 2006

Cyber Sex-me

Ini pertama kalinya mencoba, pertama kalinya tercengang, betapa fantasi dan imajinasi bisa begitu dahsyat mengubah pribadi dalam sesaat.
Semua yang dianggap tabu, bahkan untuk sekedar dibayangkan bisa terbuka, bisa keluar dari hati gue. Semua bisa diluar bayangan... beyond my imagination.
Ini lebih menarik dari sekedar melihat film biru yang melulu menyajikan adegan yang sama di tiap episode.
Dari untaian kata mengantarkan gue ke hal yang sama sekali baru.
Sebuah kenikmatan menikmati hasrat dan diri sendiri.

Dia disana, gue disini. Kami tak saling kenal, tak perlu fisik, tak penlu judgment apapun, tak dipaksa jujur.
Gue bisa menjadi siapapun yang gue suka. tapi hey, gue jujur. Sekedar mengukur benarkah gue mampu menikmatinya...
well, I did...
Gue hanya perlu membayangkan making love to the most gorgeous and sexiest man ever...

Tapi ketika kembali dalam nyata... I am just a lonely girl... and I miss you Ramy.

Wednesday, February 15, 2006

Target? Mimpi? Kenyataan?

Oh well, manusia cuma bisa berencana, Tuhan yang menentukan, bukan?
sebagus apapun target yang disusun, cita yang digantung, usaha dilakukan,
kenyataan tak selalu menyenangkan, malah menyakitkan.
ketika itu terjadi, gue bisa apa?

Gue tak pernah pamrih melakukan hal untuk semua,
just once in my life, gue punya keinginan sendiri,
sebuah obsesi, cita-cita setinggi langit yang ternyata hanya akan jadi angan.

menikah lah gue pada sebuah cita, tak akan membagi isi otak memikirkan hal lain
selama cita tak tercapai, selama itu hati menutup.
maaf untuk semua, untuk cinta yang akan datang, untuk sebuah akad yang tak akan terucap.

sekali lagi gue cuma manusia, bercita berharap.
tuhan setelah cinta, apa cita ini masih cuma jadi angan?

Saturday, February 11, 2006

Semoga

Yang hilang ini bisa kembali suatu saat nanti.
Jika pun tidak, biarlah tetap satu dalam kenangan yang tak pernah mati.

Tuesday, February 07, 2006

Tuhan, Aku Sayang Kamu

Aku tak pernah takut dosa sehingga getol mengejar pahala,
karena beragama buatku bukan paksaan bukan sebuah ketakutan,
karena beribadah bukan sebuah keharusan,
tapi sebuah bentuk dari cinta.

Seperti mencintai seorang kekasih, kamu akan melakukan apapun untuk membahagiakannya,
kamu akan melakukan apa yang menurutmu terbaik,
menurut Dia? yah kamu baca pada surat-surat cintanya di kitab suci..
tapi sayang yang pandai menerjemahkan surat cinta itu menafsirkan seenaknya, sekehendaknya, sampai tak jarang menyudutkan kekasihNya yang lain.

dan Dia adalah kekasih terbaik,
bahwa yang diinginkannya adalah aku dan kamu bahagia,
cuma itu,
berbagi senang, berbagi duka denganNya,
menghabiskan 5x5 waktu dalam sehari bersamaNya.

sebagaimana dalam sebuah hubungan akupun pernah marah padaNya,
saat Dia memanggil ayahku,
saat Dia memisahkan ku dengan kekasih duniaku,
Mungkin saat itu Dia cemburu, karena aku sangat mencintai kekasih duniaku,
Dia cemburu karena kuhabiskan 24 jam bersama kekasih duniaku,
sekalipun Dia yang mewujudkan doa ku untuk bertemu kekasih duniaku.

Sometime, aku percaya saking cintanya Dia padaku,
suatu saat nanti, Dia akan mengembalikan kekasih duniaku,
ketika aku sudah pandai membagi cinta, antara Dia dan kekasih duniaku.
itu nanti, karena sekarang pun waktu yang dia minta 5x5 itu masih sering aku lewatkan...

maaf sayang.. meski terlewat waktu pertemuan kita, Kamu tetap dihatiku sampai mati
sampai Kamu memanggilku disisiMu.

Thursday, January 26, 2006

Cinta Cemen

Kalau ditanya pernah ngga menemukan cinta sejati?
Gue ngga akan pernah tahu kriteria cinta sejati,
Tapi bila ditanya pernah ngga jatuh cinta setengah mati, sampai bersedia melakukan apapun untuk cinta?
hmm...

Gue nyaris tak pernah melakukan apapun yang berat untuk cinta,
yang gue lakukan adalah berbuat semampu gue mempertahankan sesuatu yang gue cinta,
bukan meniadakan atau merusaknya.
sayang, apa yang gue lakukan ternyata tak bisa membuatnya bertahan,
cinta perlahan meninggalkan gue...terbang

I'm a fighter, nyaris tak ada satu pun masalah dalam hidup yang membuat gue terpuruk,
kecuali cinta...
I'm a strong woman, tapi takluk di depan cinta.
Gue tak bisa menikmati cinta karena takut kecewa,
No Bravery for love..
I'm a chicken shit of love.

mungkin gue ga bisa lagi belajar mencinta
Gue menutup hati untuk cinta yang tak pernah kembali...
Gue menyimpan hati sampai mati..

Sunday, January 15, 2006

Playboy dan Moral Anak...ooeekkk!!!

Baru akan terbit Maret 2006, tapi semua sudah ribut. Asikkan tim marketing dan promosi Playboy Indonesia ga perlu kerja keras karena tiba-tiba semua orang jadi penasaran, kayak apa sih bentuknya, ada cewek telanjangnya ga sih? huhuu pembicaraan seru. semua tiba-tiba teringat pada bobroknya moral masyarakat sekitar, bobroknya orang yang membiarkan anak-anak remaja keluar masuk hotel jam-jam-an, mereka yang membeli majalah dan tabloid yang cuma mengumbar pusar dan pinggul molek. Orang tua tiba-tiba ingat betapa beratnya tugas mereka sekarang mengajarkan dan menjaga moral anak-anak mereka. Di luar sana segala akses terbuka luas, internet cuma 5 ribu perjam bisa buka situs porno, vcd dan dvd porno pun cuma seharga 5-8 ribu perak, mahalan dikit adalah majalah mulai FHM, ME, X, Matra. Bapak pengkonsumsi barang porno itu pasti sibuk, dimana yah mengumpetin barang-barang ini dari jamahan anak-anak mreka dirumah. Ibu-ibu nya jadi panik, bagaimana supaya anak-anak perempuan mereka ga salah bergaul, anak-anak laki-laki??? ah mereka bilang, biar lah anak laki-laki, mereka toh akan bergaul dan menemukan hal hal itu seperti itu...

gue cuma mau bilang.... MUNAFIK...

kita hidup di dalam dunia yang penuh ke munafikan. Hasrat dan nafsu adalah barang milik umum, setiap orang punya. seperti kata Zaenuddin M-emang-Zainuddin, koncinya adalah pengendalian diri. semua tiba-tiba berkoar kalau ada hal baru seperti Playboy ini muncul. Padahal bukan barang baru kalau kita bisa menemukan vcd dan dvd porno, bukan hal aneh kalau nemu tabloid bergambar perempuan ber payudara segede balon malah cuma jadi bungkus kacang, laki-laki dan perempuan berkeliaran bebas sambil bermesraan bahkan di negeri yang bertajuk "serambi mekkah" sekalipun... munafik.

Gue adalah orang yang paling beruntung, punya orang tua yang tidak munafik.

Bokap pengoleksi video porno. Gue udah tau sejak jaman SD. Dia menyebutnya sebagai "film Unyil," dan meski diumpetin di dalam lemari, gue masih bisa nemu... gue tidak menonton video porno itu sampai dia berbentuk kepingan vcd dan baru gue tonton sekitar 3 tahun lalu... Bokap?? tau.. tapi dia tidak marah, dia tidak memperlakukan gue sebagai anak kurang ajar atau anak ga tau diri. Bokap malah bilang... biar kamu belajar, bahwa di sekeliling kamu itu ya begitu kelakuannya, laki dan perempuan seperti halnya jantan dan betina pada binatang. supaya kamu beda,kamu disekolahin, diajarin agama.. nyantol ga? kalau ga nyantol, kamu akan sama dnegan binatang itu, kalau nyantol, kamu akan selamat dari predikat binatang itu...

Gue bahagia buat bokap yang pergi meninggalkan dunia munafik ini sekitar 2 tahun lalu...

Nyokap, perempuan demokrat. dia yang selalu mendampingi gue untuk setiap hal baru, termasuk nonton blue film. Kemarin kita sempet nonton film gay dan porno lainnya, full adegan ML, pantat cowok dan cewek... nyokap cuma komentar," kamu koq ga bisa cari film kartun biasa apa.." huhuhu cuma segitu komentarnya, setelah itu dia tetap ada disamping gue nonton film sampe abis.. Dia cuma pesen, kamu sudah dewasa, berpikir dewasa bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya..

SO KENAPA MESTI TAKUT PADA KEHADIRAN PLAYBOY? Kenapa kita baru...jeggeerrr... nghe sama yang berbau pornografi, padahal setiap hari, tiap menit, itu ada di dekat kita. Bapak,Ibu, kalau ML, yakin suara teriakan anda atau derit ranjang ga kedengeran sama anak kalian? yang mebuat mereka bertanya-tanya apa yang kalian kerjakan dikamar? kenapa sih mesti menilai sex itu tabu dibicarakan di meja makan bersama anak-anak.
Kenapa anda mesti umpet-umpetan kalau bicara sex dengan keluarga... Kenapa mesti membuat anak-anak anda belajar tentang sex di luar rumah, di warnet, di kamar temen, di vcd porno, di pacar sendiri...

ah, miss my dad and mom... mereka orang tua terbaik yang pernah ada..

Tuesday, December 13, 2005

Goodbye My Lover

James Blunt - Goodbye My Lover

Did I disappoint you or let you down?
Should I be feeling guilty or let the judges frown?
'Cause I saw the end before we'd begun,
Yes I saw you were blinded and I knew I had won.
So I took what's mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it won't stop there,
I am here for you if you'd only care.
You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind and that I knew when,
My heart was blinded by you.
I've kissed your lips and held your head.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I've been addicted to you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

I am a dreamer but when I wake,
You can't break my spirit - it's my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be
I've seen you cry, I've seen you smile.
I've watched you sleeping for a while.
I'd be the father of your child.
I'd spend a lifetime with you.
I know your fears and you know mine.
We've had our doubts but now we're fine,
And I love you, I swear that's true.
I cannot live without you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

And I still hold your hand in mine.
In mine when I'm asleep.
And I will bear my soul in time,
When I'm kneeling at your feet.
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.
I'm so hollow, baby, I'm so hollow.
I'm so, I'm so, I'm so hollow.

Sunday, December 11, 2005

Mengenangmu

Di kumpulan lagu Radiohead, "Blackstar",
Di lagu Blur,"boys and girls",
Di film Malena dan life is beautiful,
Di tenda-tenda kafe di Taman Ismail Marzuki.
Kamu...pernah disana.

Dibayang tubuhmu yang kurus dengan tinggi 189cm, aku yang selalu bisa sembunyi dibawah ketiakmu.
Di rambutmu yang kribo dan menyesatkan jariku saat mengelusnya.
Di hidungmu yang besar dan jangkung..huhu tak pernah sulit menciumku yang berhidung pesek.
Aku afal semua lekuk tubuhmu, bibirmu dan binar matamu yang coklat.
Sekali saja tenggelamkanku kembali dalam hangatmu.
Sekali dan untuk selamanya dikenang,
cuma untuk dikenang.

Saturday, November 05, 2005

Mimpi Lagi

Maaf ada yang tak bisa gue tulis kali ini. Biasanya cuma sakit hati yang bisa membuat gue rajin curhat. Itu mestinya berarti gue belakangan sedang senang. Tapi ga juga. Entah lah...

Gue aja ga bisa nebak apa yang sebenernya gue rasa saat ini. Sedih? Senang? bingung jika lo harus mengkategorikan perasaan dalam dua jenis itu. karena sebenarnya perasaan itu selalu bercampur. bingungkan? sama.. ah entahlah, gue membuat pusing diri sendiri..

Tapi barangkali itulah gue. Semuanya jadi gamang. Barangkali gue cuma bisa jadi pemimpi. Mau bahagia aja, susahnya minta ampun. Mau ngerasain jatuh cinta, cuma dikasih waktu sebentar. well bukannya tidak bersyukur, tapi kenapa sih gue ga pernah bisa merasakan hal itu selamanya? seperti gue bilang tadi, hidup gue cuma mimpi, waktunya 1x24 jam, besok terbangun selalu untuk menjalani mimpi baru. sebulan sebelum ketemu Ramy, gue pengen punya pacar yang fisiknya begitu. ternyata Ramy pun cuma bisa gue pegang seumur mimpi.. setelah itu hilang. Sampai sekarang gue masih mengejar agar mimpi itu tak hilang, Ramy yang gue ingin selalu nyata.. tapi... entahlah. Mungkin kamu, seperti juga cinta kita, cuma mimpi. Jarak dan waktu ga pernah berpihak sama gue seperti cinta yang cuma singgah sesaat. Buat membuka hati pada sebuah hubungan baru, itu butuh waktu tiga tahun, setelah itu.. entahlah, barangkali yang salah adalah gue.

Gue cape bermimpi seperti gue cape berusaha membuatnya nyata. Aneh rasanya mendengar diri sendiri putus asa. Kata orang dokter memang ga bisa menyembuhkan sakitnya sendiri hehehe...

Sudah lah. semoga saja perasaan gamang ini juga cuma mimpi. Bangunkan gue besok pagi di sisi mu ya Ram, cuma itu yang bisa buat gue tersenyum lagi. Andai bukan mimpi..

Friday, October 21, 2005

Perawan

Tiap kali kumpul sama gank cewe, ini adalah diskusi panjang, tentang ke perawanan perempuan. seorang teman yang hendak menikah dalam pengurusan tetek bengek surat nikah salah satunya menghadapi pertanyaan tertulis begini

Untuk perempuan : pilihanya; Perawan menurut pengakuannya...

Diskriminatif banget sih.. bahkan negara mau ikut campur dalam keperawanan seorang perempuan.

itu baru satu contoh. berikutnya satu teman, merasa diri sudah tak suci, sampah masyarakat, tak akan ada laki-laki "baik-baik" yang mau sama perempuan yang sudah ga perawan..

Perempuan, bahkan tak pernah punya hak atas vagina-nya sendiri. selaput dara yang tipis itu menjadi penentuan harga diri, kehormatan dan akhirat perempuan. Vagina perempuan menjadi urusan orang tua, tetangga, masyarakat luas, bahkan negara dan agama. Harga diri perempuan tak lagi dinilai dari personaliti dia, kepandaian, pribadi, tapi turun kebawah ke urusan selangkangan perempuan dan jatuh di selaput tipis itu... rendah banget. Di mata laki-laki, cinta itu cuma sebatas urusan perawan atau tidak, pernikahan suci kalau malam pertama itu perempuan mengeluarkan darah.. picik..bayangkan berapa banyak sperma yang dia tebar di banyak vagina perempuan lain?
siapa yang sebenarnya menentukan kesucian? siapa yang menentukan harga diri?

Perempuan, yang menentukan harga dirimu adalah dirimu sendiri. vagina mu adalah milikmu, nikmatilah. Setiap orang berhak melakukan apa yang dia mau asal itu dipikirkan dengan matang-terlepas dari urusan tetek bengek masyarakat, dirimu adalah milikmu. Harga dirimu ga hilang hanya karena selaput daramu terkoyak.
dan negara, please deh, ada banyak urusan dari sekedar mengurusi keperawanan perempuan...

kemarin mulut jail seorang teman bertanya pada gue ; siapa yang bisa menjamin kalau lo juga masih perawan?
Ya ampyun... cuma gue dan TUHAN yang tau...

pertanyaan konyol atas dasar kebersamaan gue dengan laki-laki asing.. yang katanya anu-nya gede dan stigma buruk bahwa kami pasti akan melakukan seks bebas..

GOBLOK!!!

bahwa cinta tak mengenal bangsa dan warna kulit dan demikian juga seks..
bahwa dia bisa jadi lebih tau bagaimana menghormati perempuan secara pribadi, ketimbang kalian yang mengaku pribumi.
Pribumi pun tak berarti bermartabat..

Jangan masuki urusan pribadi perempuan dan keperawanannya..

Thursday, September 29, 2005

Saat..

Senyumku tak pernah semanis saat bersamamu,
wajahku tak pernah bersinar selain bersamamu,
tawaku tak pernah seriang bila tak bersamamu,
jadi semua yang indah tentang ku ada saat kamu disini,
bersama meniti hari.

terpikir menyudahi semuanya,
bila cuma kenangan yang akan tersisa,
tapi kenapa menepis cinta bila rasa itu masih ada,
jadi biarkan saja sampai saatnya jumpa di lain masa.

Cinta akan temukan jalannya, bila masih ada rasa diantara kita.

to my ramy... semoga rasa itu tak padam ditengah jalan.

Friday, September 09, 2005

Stay in My Heart Forever

I cried on your arms last night, when you said that you love me.
I cried when I said I'll miss you a lot.
If you ever notice, I cried for you.

I never want this to be end,
and you were there looking at me without saying any word,
trully love, I know you really don't want to leave me.

If the best way to forget is run away, then run
but the memories will remain for you and me
till we meet again, somewhere somehow someday,
please note, you always have a place in my heart.

Friday, August 26, 2005

Menghitung Hari

Dia ga akan mengerti apa yang kutulis kali ini.
Barang kali dia juga ga akan mengerti bahwa tak ada yang mudah dari sebuah kisah yang singkat. Teramat singkat, 48 hari setelah itu semuanya selesai.

Semua kisah, tawa dan ketenangan dan damai itu akan pergi bersamanya.
semua akan jadi kenangan.
Ga, ga akan mudah melepasnya. setiap detik bersamanya akan jadi semua kenangan terindah dalam hidupku.
Barangkali dia ga akan mengerti bahwa semua bukan hal yang sederhana, cinta itu sudah tumbuh dalam.
Meski tahu semua akan berakhir begitu cepat, tak pernah ingin rasanya berucap selamat tinggal. Bisakah kita anggap ini sebagai semua perpisahan sesaat sampai satu waktu dan di lain tempat kita bertemu.
Ga, ga ingin membuat rasa ini terlampau jauh, it just happenned.
Mungkin ini akan jadi akhir dari kisah cintaku, tak akan ada selanjutnya.
Karena yang ada cuma kamu, cinta kita dan kenangan itu.

Ketika hanya ada 48 hari berbagi, kamu takkan terganti.

Monday, August 15, 2005

My Dream

To have love to the one who loved me for real,
To enjoying love without fear of losing,
To feel comfort anytime we close, talk, touch, hold and kiss
To have you....

You, the gift from above
The gift that soon will be taken away from me,
The gift that would not last for long,
The best gift that I ever had..

So soon, so little time so much things I want to share
Let the love decide,
Let the God intervier,
Till time makes us one.

Yes, I do love you that much,
Just don't ask why,
all I know love is not meant for me
even you, tough I love you so...

You making good bye is the hardest thing to say...

(maaf jika bahasa Inggrisnya buntut, karena ini hanya untuknya my gift, my best, my blessing)

Wednesday, July 27, 2005

The Gift

The Gift
The Best
The Blessing
The Dream Come True

God, Love him so..

Saturday, July 16, 2005

Lewat 10 Malam

Aku pernah bilang lewat 10 malam, mata ini sulit terpejam.
Bila disatu waktu aku membenci hariku, maka malam begitu riang kusambut untuk akhiri hari.
Tapi bila di satu hari kutemukan bahagia, maka akan kubiarkan mataku terbuka karena tak ingin sedikitpun malam berlalu.

Maka sudah dua malam, lewat 10 malam, aku tak juga terpejam.
Tak ingin sedikit lewat waktu tanpa mengkhayalmu, menatapmu semu senyum dan tawa riangmu. Semu merah pipiku karenamu.

Aku takut tidur, takut hari berlalu dan kamu tak hadir dalam mimpiku.
Ketika kamu bilang tidurlah yang nyenyak, itu cuma ada bila kamu pastikan hadirmu, esok hari.Will you?

Lewat 10 malam, mata tak juga terpejam.
Untuk malam ini, biarkan gelapnya tenggelamkan angan, khayal bila cuma itu yang kubisa.
Memandang senyum, mendengar tawa, menatap mata, bicara kata semoga semua bermakna,
terkesan tertaut tertinggal di satu sisi keping hati.
Biarkan satu hari menghias mimpi dan hati. Andai masih ku diberi hadirmu dilain hari.

Thursday, June 30, 2005

Cuma Kamu

Pernahkah kamu menengok kebelakang dan sadar bahwa pernah ada yang terbaik singgah di hidupmu? Bagiku, itu adalah kamu. Cuma kamu.

Tahukah kamu mencinta berarti menerima semua hal yang buruk darinya?
Bagiku, itu cuma kejadian sama kamu.

Pernahkah kamu merasa mencintanya adalah sebuah kesalahan tapi tak pernah kuasa kamu menahannya? Bagiku, itu kamu, my favorite mistake. Tak pernah ada sesal mencintaimu.

Mencintaimu adalah hidup, senyum, bernyanyi, tertawa, ceria.
Bring me so much joy, the meaning of life itself.

Tanpa harap karena menyakitkan. Tak pernah bisa bilang "Aku cinta Kamu"
Karena selamanya Kamu tak akan pernah jadi milikku.

Thursday, June 23, 2005

Aku Ingin

Kembalikan papi dalam kehidupan nyata,
agar aku tak separuh nyawa jalani hidup, terlindungi dari semua hal buruk dan kejam
agar aku tak bimbang melangkah,
agar bisa menangis dipundaknya, rebahkan segala lelah.

Putar waktu dan menuruti keinginannya bila itu bisa membuatnya bahagia dan bangga,
berhenti menentangnya jika itu bisa membuatnya bertahan hidup,

Berhenti mengkhayalkan sesuatu yang tak mungkin terjadi...

Miss you so pap... waktu tak akan pernah abadi, tapi kita kekal selamanya..

Jakarta Ultah Euy

Sepanjang hari ini cuaca mendung. Aku senang karena tak perlu berpanas panasan saat harus mengelilingi pelabuhan Tanjung priok.
tapi kenapa mentari tak mau bersinar, ataukah sinarnya tertutup asap kotor dari knalpot, cerobong pabrik atau asap rokok jutaan penduduknya.
Jakarta Mendung di Hari Ulang Tahun...

Aku naik ojek sepeda hari ini, untuk kedua kalinya seumur hidup.
Kalau semua ojek diganti pake sepeda, barangkali udara tak sekotor ini, sinar mentari bakal menyengat sehat, nafas tak sesak.
Jakarta punya udara bersih yang tak cuma 7 hari dalam setahun.

Tapi, kalau ojeknya diganti sepeda, bagaimana bisa pergi liputan dengan cepat ya hmmm.. ternyata aku sama egoisnya dengan jutaan penduduk jakarta yang terbiasa hidup dengan ritme cepat dan membuat orang jadi kejam pada orang lain dan lingkungan.

Jakarta di ulang tahunnya yang mendung. Jangan bersedih, karena hari ini Jakarta masih punya orang baik, tukang ojek sepeda itu, tukang ojek motor itu dan pak satpam pengadilan. Barangkali hanya orang kecil yang berhati besar dan ikhlas menolong sesama, Kamu? Aku???

Wednesday, June 22, 2005

Untaian Kata Tanpa Rupa

Judul ini diambil dari novel berjudul sama... lupa nama pengarangnya :P

Bukan tanpa rupa aku mengenalmu,
Fotomu bertebar di folder my pics komputerku,
Lucu, hadirmu dalam bentuk mati terjebak dalam foto yang memberi arti,
sebuah tawaran kebaikan hati yang lebih.

Barangkali lebih baik kita tak pernah jumpa dalam arti nyata,
Barangkali akan lebih mudah semuanya berjalan dalam untaian kata,
hanya dalam kata..

Kamu ada dan selalu ada menjawab semua resah hati,
menjadi pembaca setia setiap curahan marah, sedih dan cinta,
Kamu hanya akan menyambutnya dalam senyum yang terwakili dengan :), sedih :(, atau ciuman dan pelukan dalam xxxx oooo
Kamu akan menjawab tanpa berusaha menghakimi, karena kamu tak kenal aku..
Kamu memujiku dalam setiap kesempatan, karena kamu tak kenal aku...
Kamu jalinan kata tanpa rupa nyata..

Jangan kenal aku jika hanya membuatmu lari dariku..

to james "jimmy" harlon junior, sahabat mayaku...

Friday, June 17, 2005

Bunda

Perempuan pertama yang mengajarkanku pada kesetaraan, perjuangan hak yang seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Perempuan paling sabar yang pernah kutahu sekaligus terbodoh yang bertahan pada laki-laki yang telah mengkhianatinya demi anak-anak..katanya..
demi aku yang belum pernah bisa membalas semua pengorbananmu.

Sahabat yang pertama kuberitahu tentang cintaku,
Sahabat yang ada saat airmataku mengalir,
Sahabat yang paling tahu mana eyeshadow paling cocok untukku,
Sahabat tercantik, terbaik, tercintaku.

My mom my soulmate, sebelah jiwaku setelah yang lain pergi.

Tuesday, June 14, 2005

Dance With My Father

The only song that could make me cry...


Back when I was a child, before life removed all the innocence
My father would lift me high and dance with my mother and me and then
Spin me around 'til I fell asleep
Then up the stairs he would carry me
And I knew for sure I was loved
If I could get another chance, another walk, another dance with him
I'd play a song that would never, ever end
How I'd love, love, love
To dance with my father again
When I and my mother would disagree
To get my way, I would run from her to him
He'd make me laugh just to comfort me
Then finally make me do just what my mama said
Later that night when I was asleep
He left a dollar under my sheet
Never dreamed that he would be gone from me
If I could steal one final glance, one final step, one final dance with him
I'd play a song that would never, ever end
'Cause I'd love, love, love
To dance with my father again
Sometimes I'd listen outside her door
And I'd hear how my mother cried for him
I pray for her even more than me
I pray for her even more than me
I know I'm praying for much too much
But could you send back the only man she loved
I know you don't do it usually
But dear Lord she's dying
To dance with my father again
Every night I fall asleep and this is all I ever dream

Sunday, June 12, 2005

MTV

Today on MTV Indonesia yang numpang lewat Global :
MTV Makeover: sebenarnya acara yang menarik, baru kali ini gue liat cewek yang di make over jadi beneran berubah cantik.. hidungnya jadi terlihat mancung, pipinya yang tembem jadi ga keliatan... salut ama yang ngedandanin deh
wait sampai VJ Cathy nanya ke temennya yang dimake over begini :" biasanya dia dandan seperti apa?."
temen tuh cewek : biasa aja sih... temen gue itu sebenarnya agak2 lemot.
Cathy said : kalau lemot, itu berarti dia agak-agak feminin gitu?

Teeeiiilaaahhhh.... mba'e LEMOT koq=FEMINIM?
bagaimana ini, kita bisa mengandalkan public figure untuk memberikan pencerahan, pendidikan pada generasi ABG... everybody made mistake, tapi kalau itu kesalahan mendasar? ga pernah ada kata terlambat untuk selalu belajar lohhhh....

kemudian, MTV 100 base Africa... correct me if I m wrong.
Nelson Mandela said something about stigma untuk orang yang hidup dengan AIDS alias ODHA.
Dalam terjemahan MTV, Stigma=Noda.... NO NO NO.... stigma bukan noda.. stigma adalah istilah untuk LABEL atau CAP BURUK..always BAD LABEL..Noda itu artinya bercak, sementara stigma adalah label buruk yang mengakibatkan orang lain memperlakukan orang berstigma itu dengan sangat buruk dan diskriminatif.. atau perlu gue kasih penjelasan lagi tentang diskriminatif???

Guys on MTV.. kalian adalah bagian dari globalisasi, semua menonton, walaupun tadinya cuma denger musik, jangan dipikir kami tak memperhatikan kata-kata lisan maupun tulisan yang kalian buat... ada jutaan anak ABG yang butuh panduan diluar sana. Jangan sesatkan mereka yaaa...

Lain kali lebih baik...

Saturday, June 11, 2005

Bagaimana Jika Bosan Kerja?

Pertanyaan itu sebenarnya yang menghantuiku beberapa minggu terakhir.

Pertama : kapan kamu bisa memastikan inilah karir yang akan kujalani seumur hidup? jawabnya dua, karena kamu merasa matang dengan karir mu itu atau karena kamu hanya merasa tak mampu lagi pindah ke lain ladang pencaharian.

Kedua : Jika kamu matang dengan profesi ini, mampukah bertahan di satu tempat sama selama, let's say 15 tahun?
jawabnya dua, karena kamu merasa ini adalah tempat terbaik untuk menjalankan profesi pilihanmu, atau karena kamu merasa tak mampu pindah ke kantor lain, kembali pasrah meski terasa berat, merasa terkukung, kebutuhan memaksamu bertahan.

Ketiga : jika ditengah jalan menemukan titik jenuh, apa yang mestinya dilakukan?
Jawabnya, lakukan penyegaran, mengembangkan diri sendiri jika kantor tak bisa mengembangkanmu. atau jika titik jenuh itu sudah kumulatif dan tak tertahankan, pindah saja... tapi itu semua akan kembali ke jawaban atas pertanyaan kedua.

Huhuhu... hidup jadi orang dewasa dengan semua kebutuhan hidup ternyata berat... hilanglah semua kesenangan diri... dan aku... orang yang selalu penuh pertanyaan dan tahu jawabnya tapi selalu merasa sukar melaksanakannya.

After all, my best friend Jimmy Bule akan bilang "some days are better than others, but they're all good in their ownspecial way. nothing worthwhile is ever easy. you have to keep trying and keep smiling. "

Aduh ayah bunda, ternyata menjadi orang tua tak pernah mudah yaa. Salutku untuk kalian yang membesarkanku hingga kini dengan penuh kasih dan sayang.

Thursday, June 09, 2005

Di Akhir Jalan

Setiap jalan ada akhir, tepian dan terjalan. Kurasa, jalanku berakhir disini. Sabarku mencapai tepian sebelum dia terperosok dalam jurang. Jalanku yang tak pernah mulus.

Setiap gunung berpuncak, maka kusampai di puncak dakianku. Lelah, biarkan aku beristirahat. Melupakan keringat sepanjang tebing, sakit tergores batu. Aku lelah.

Setiap hal punya waktu untuk berhenti. Maka kurasa ini waktunya aku berhenti berharap, bercita dan bermimpi. Ketika berharap ternyata menyakitkan, bermimpi selalu menyeramkan dan bercita tak lebih dari sebuah gantungan yang tak bisa kucapai.

Maaf untuk semua yang tak bisa kusisipkan bahagia diantara keberadaanku. Maaf untuk cinta yang tak pernah bisa kusentuh dan kumiliki, selamanya hadirmu dihatiku. Dan maaf untuk -E- karena aku tak pernah bisa jadi "somebody" seperti yang selalu kamu katakan.

Aku tak bisa lagi setegar saat kakiku punya pijakan. Aku tak sekuat saat memiliki gantungan. Ketika aku seharusnya menjadi beringin, ternyata aku rapuh dan kerdil. Maaf telah mengecewakan...

Sunday, June 05, 2005

Percakapan Cinta Tak Terkata

Dua teman, aku dan dia. Sama merasa, sama memendam rasa. Dia dengan kasih dan aku dengan sang bayang.

Aku : Hahaha...cinta tak terkata, cinta tak berupa
Teman : Satu kata tanpa suara. Terdengar dalam nadamu. Menghela semua yang tak terlukis. Ada cara indah untuk ungkapkan. Bagaimana mencinta. Bagaimana merindu. Yaitu dengan tatap mata tajammu.

Aku : Eyes would never lie. U just have 2 know how 2 read it
Teman : Reading is the second. The first is to feel. Reading what u feel. Not feeling what U read.

Aku : Merasa, mengakui dan mengungkap, 3 rangkai cinta. Kadang kamu hanya harus puas menerima 2. Sisipkan cinta diantara kata tak kentara. Titipkan rasa ditatap mata.
Teman : Jujur pada diri mungkin lebih baik. Akui cinta ada di mata. Bila kau puas dengan dua sisipkan saja. Bila ketiganya kau ingin, lontarkan cinta sedalam palung.

Aku : Duh nasib... akan selalu datang cinta yang lain. Tp bagaimana jika ini yang kuingin? Jgn beri dulu lain hati, biar kunikmati ketiadaanmu. Mencintaimu dalam sepi.
Teman : Dalam ada dan tiada, cinta itu bersemi. Pun dalam ada dan tiada, cinta mengakhiri denyutnya.

Aku : Sampai akhirnya dia pergi memberi arti bahwa kamu tetap terindah.. Tersimpan rapi tiap keping cinta dalam peti hati. Yg abadi dalam bingkai memori.
Teman : Mengalir dalam nadi. Berdetak dalam jantung. Tak jauh hanya satu hirupan nafas. Selamat tidur yang terindah.

Aku : Mimpi indah sampai pagi membangunkan. Selalu ada asa baru. Terima kasih telah mengajariku cinta..

Ah semoga teman tak keberatan ku abadikan percakapan ini tentang Cinta Tak Terkata.

Saturday, June 04, 2005

Kamu Puisiku

Kamu tanah yang kupijak, udara yang kuhirup, hatiku, bayangku.
Basi? Tidak karena itulah kamu.
Kamu inspirasi, jiwa, pikiran dalam puisi dan mimpi dan tulis.

Kamu semua puisi hati, terjujur yang bisa terberi
Nafas dalam sesak, luka dan duka, dalam tawa terbahak dan terisak.
Kamu dalam 12 warna hidup, biru, merah dan kuning, putih dalam hati.
Yang basah ketika hujan, kotor ditimpa debu, berkerak ketika terjaga.

Kamu cuma manusia, bersih terkadang busuk terkadang.
cantik terkadang, buruk terkadang.
tak ada yang bertahan 24 jam dalam satu kondisi,
tapi kamu selamanya puisi.

Friday, May 27, 2005

Sinopsis

Baru aja selesai menulis sinopsis sebuah cerita tentang aku dan kamu dalam 54 halaman. "Kurang segitu.. tanggung.." kata teman-teman. Memang terlalu sedikit untuk bisa diterbitkan. Tapi aku harus mengarang apalagi untuk memperpanjang dan memenuhi kuota halaman. Aku tak ingin mengada-ngada dan bercerita yang tak jelas, dipaksakan seperti sinetron yang punya 6 kali seri itu. Buat apa..."ya buat diterbitkan bodoh"
Kalau begitu, tak usah diterbitkan saja.

Aku menulis sekedar mengabadikan sebuah kenangan, dibumbui cerita fiksi... ah ga sia-sia pelajaran mengarang waktu SD yang selalu dimulai dengan "pada suatu hari.."
Aku menulis sekedar mencoba suatu yang lain dalam hidup. Hidup kan tak harus statis, berjalan di jalur yang sama selama berpuluh-puluh tahun, mengalir satu alur tanpa bercoba beriak dan bergelombang.. itu bukan aku.
Aku hanya ingin orang membaca dan menilai tulisanku, tapi ternyata seperti kata Karen Shaw salah satu tokoh Sex and The City "bahwa hakim atau penilai paling kejam adalah diri sendiri". Dirimulah yang akan membuatmu selalu ragu mencoba hal baru, mencoba untuk beda atau bahkan maju. Dirimulah yang membuatmu merasa malu pada diri sendiri.
Aku mencoba bertarung melawan diri sendiri... doakan yaaa....

Berat sungguh. Seorang bilang, penulis sekarang kayak jamur..semuanya tiba-tiba pengen nulis dan jadi penulis, kamu? cuma satu jamur kecil...hiks..hiks..aku jadi ciut..
Satu lagi bilang, lo tuh ga jelas ada di aliran penulisan yang mana, sastra bukan, pop bukan. Aku cuma bilang, aku bukan ABG tapi bukan orang tua, aku tak bisa melucu tapi aku tak bisa mengajari orang dan jadi sok tahu. Aku hanya bercerita tentang aku dan lingkunganku..
Satu lagi selalu beralasan, tak sempat baca karena sibuk.... susah sekali ya membuat orang lain melirik pada karyamu walau sesaat..

Just read, aku kan ga akan memancungmu dengan tulisanku, paling kamu akan muntah kalau tulisanku memuakan, kamu akan tertawa kalau tulisanku menggelikan, atau justru semuanya akan datar karena tulisanku tak bernyawa.

just read.. dan beritahu aku, sampai dimana mampuku, berbakatkah aku. Apapun yang kamu bilang, akan sangat berarti bagiku. Tapi apapun yang akan kamu bilang, tak akan menghentikan jariku untuk menulis meski itu akan membuatmu berhenti membacanya..

Sinopsis 1 halaman untuk gambarkan 54 halaman yang bercerita tentang kehidupan selama 6 bulan.. Hidup ini singkat dalam kata, indah dalam cerita.
Cerita yang selalu usai sebelum bertemu kenyataan (Paulo Coelho : eleven minutes)

Dan kamu... terima kasih telah menjadi inspirasiku..

Wednesday, May 25, 2005

Tentangmu

Malam
Dua Sisimu
Second Liner
cinta
Biarkan Kumenciummu
Bayangku
Waktu Aku Naksir Kamu
Senyuman Pertamaku

Tentangmu akan tetap ada selama kamu biarkan aku didekatmu dan menjalin cerita tentang kita. Jangan menjauh dariku, hanya itu yang kumau.

Malam

Tahu apa yang paling menyenangkan dari malam? Dia gelap, penuh misteri antara nyata dan tidak, merundukan orang dalam sunyi, meruntuhkan kesombongan dalam ketakutan, memaksa sepi dan menyepi.

Tapi yang kusuka dari malam, dia mampu membuatku menjadi diri sendiri, milik pribadi. Melakukan hal yang ingin dilakukan, memikirkan apapun yang ingin kupikirkan, mengatur mimpi dinihari, mengkhayalkan segala hal, dirimu, dirinya, kalian, dia bla..bla..bla... sebuah fantasi tak terbatas. Just me and the night.

Malam menyuguhkan kehidupan di batas angan dan khayal, melepas beban rutinitas, keluar dari mesin robot yang bekerja berdasarkan jadwal dan job desk. Bersuka cita menikmati gelap malam, bercumbu dalam cinta dan berahi, kata mesra meski cuma kata, semua nyata dalam malam dan gelap. Cuma di 8 jam menjelang pagi, hidup fantasi dan angan mengawang.

Tapi malam baru lengkap, bila kucium baumu disisiku yang menjadikanku utuh.

Dua Sisimu

Ketika cinta tak lagi ada, kamu hadir cuatkan rasa. Bukan benci, bukan cinta. Suka jadi lebih tepat. Kamu persis tahu bagaimana menempatkan posisi kita, kamu dan aku. Cinta tak hadir saat ku tatap matamu. Benci tak mungkin muncul saat ku didekatmu. Bahagia, nyaman...bukan cinta, tak bisa cinta dan tak mungkin cinta.. biarkan saja.

Kamu, dua sisi manusia muncul dalam satu kesempatan, satu waktu, satu tubuh. Tak ada yang berhak menyebutmu bangsat, karena kamu mulia. Tak ada yang berhak memujamu karena kamu juga punya dosa. Kamu dan dua sisimu yang membuatku nyaman, bahagia.. terima kasih.

Kamu, untuk semua kasih yang tak terucap, terbungkus dalam perhatian setengah setengah. setengah sadar setengah tidak, kamu ada selalu untukku seperti aku untukmu. Kamu, segala kasih kutitip lewat waktu, kenangan dan kebersamaan.
Bukan cinta, jangan sampai cinta karena cinta akan buat kita sengsara... biarkan semua bahagia, senang menjalar dalam makna sederhana tanpa memaksa. Biarkan semua ada dalam batas waktu sesaat, cuma hari ini, cuma detik ini, lalu semua kembali biasa. Kita abadi dalam rasa bukan dalam waktu. Biarkan dua sisimu kunikmati, hadirkan dalam bahagia yang bukan cinta...

Kamu, untuk semua hal yang membuatmu hanya manusia biasa, aku suka. Jangan berubah untuk satu yang menjauhkan kita.

Friday, May 20, 2005

Second Liner

Dia bersama yang lain. Kamu hanya menunggu giliran. Kamu duduk terdiam, menyaksikannya bersama yang lain. Meski tahu itu bodoh, meski terasa menyakitkan, kamu tetap menunggu jatah. Kasihnya, cintanya, sayangnya.

Kamu sadar dirimu lebih baik dari siapapun yang sedang bersamanya. Kamu tahu takkan ada orang lain yang mampu mencintainya seperti kamu mencintainya. Kamu cuma diam menunggu giliran.

Dia tetap kembali padamu saat sepi mengerubuti diri, menggerogoti hati. Kamu terima dengan lapang, penuh cinta dan kasih. Kamu dapatkan tubuhnya meski tak pernah bisa menyentuh hatinya. Kamu sediakan kuping saat dia menceritakan indahnya cinta bersama yang lain. Kamu hanya bisa lapangkan dada. Kamu pun selalu kembali padanya saat bersama yang lain, karena hatimu untuknya tak pernah terganti.

And that stupid secondliner is ME. There's no happiness There's only you.

Thursday, May 12, 2005

Emailmu

Aku nemu email lamamu di inbox, deg.. hati ini masih berdegub untukmu.
Tapi secepat itu otakku merewind semua hal pahit yang pernah kamu lakukan... hatiku berhenti berdegub.

Otak ini masih waras untuk tidak mencintaimu lagi,
bahwa cinta masih berimbang dengan logika,
satu kenangan tak akan membuatku nengok ke belakang,
maju satu langkah, seribu kenangan tertinggal.

Tapi kenapa cuma kenangan buruk tentangmu yang tersisa,
kemana berlalunya semua tawa dan canda?
kemana perginya hati yang dulu bernyanyi?
barangkali benci adalah kunci melupa,
seperti marah yang menutup sedih dan sakit.

Aku nemu email lamamu, tangan ini gatal untuk hanya menulis.. hi.. apakabarmu?
tapi pedulikah kamu padaku? terbesitkah semua salah yang pernah kamu lakukan?
tahukah kamu sakit yang kau tinggal? pernah minta maaf untuk semua salah dan luka?
tak perlu, asal salah itu singgah di hatimu, itulah karma untukmu.

Emailmu hanya membuka kembali benci...

Wednesday, May 11, 2005

Beneath Her Feet

I didn't know how to be in love until she came home from Rome.
And I believe in God above until she came home from Rome.
But now you fit me like a glove. You be my hawk, I'll be your dove.
And we don't need no God above, now that you're home from Rome.

What she touches, I will worship it.
The clothes she wears, her classroom seat.
Her evening meal, her driving weel.
The Ground Beneath Her Feet.

(Salman Rushdie : the Ground beneath her feet, The first Ormus Cama's love songs)

U2 Lyrics - The Ground Beneath Her Feet
All my life, i worshipped her
Her golden voice, her beauty's beat
How she made us feel
How she made me real
And the ground beneath her feet
And the ground beneath her feet

And now i can't be sure of anything
Black is white, and cold is heat
For what i worshipped stole my love away
It was the ground beneath her feet
It was the ground beneath her feet

Go lightly down your darkened way
Go lightly underground
I'll be down there in another day
I won't rest until you're found

Let me love you true, let me rescue you
Let me lead you to where two roads meet
O come back above
Where there's only love
And the ground beneath her feet
And the ground beneath her feet


Music: U2
Lyrics: Salman Rushdie

Sunday, May 08, 2005

I Miss You

Untuk semua senyum termanismu, untuk semua tawa renyahmu
I miss you
Untuk semua sayang dan cintamu, untuk semua benciku
I miss you

Aku lelah dengan hidupku,
ingin kubaringkan kepalaku didadamu,
ingin rasakan belai lembutmu dikepalaku,
kecupmu dikeningku.
Tenangkanku, damaikanku.

Aku membencimu untuk tutupi sedihku,
Aku membencimu yang melepas cinta dariku,
Aku membencimu yang pergi seolah tanpa arti,
Aku membencimu seperti kubenci diriku yang tak bisa lepaskan cinta untukmu yang berlalu tanpa menengok ada aku menanti di tepian hati.

If pain is the only way to happiness,
maka aku bersedia sakit, perih untuk bahagia di sisimu.
Jika itu sebuah kepastian, yang tak mungkin ada karna kepastian adalah hampa, karena hampa adalah kosong dan semua menjadi tak berarti.

Aku lelah membencimu, lelah mencintamu, lelah merindumu, lelah memakimu, lelah menyayangmu dan lelah menantimu.
Kenapa tak kau bawa serta cintaku, hingga tak perlu lagi kurasa rindu, tak perlu terpaku pada kenangan tersisa.
Menghapusmu dalam kepala, menghapusmu dalam hati dan kubawa mati.

Untuk semua senyum manismu, tawa renyahmu,
I hate you,
Untuk semua sayang dan cintamu,
I hate you,
and I hate to love you, I hate to miss you.
I hate to forget you.

Saturday, May 07, 2005

Pelajaran

Prima, adeku jatuh dari motor. Dua tanggannya lecet-lecet, lumayan parah menurutku.
Reaksi pertama mami : "Ya ampun Prima, mami udah bilang berapa kali jangan naik motor, beginikan jadinya. Makanya denger dong kalau orang tua ngomong. Kualat nih." Sambil tetap panik, air matanya langsung turun.
Aku....diam. Segera ganti baju, ngiket rambut, periksa dompet, kira2 cukup ga ya buat ke dokter. "De, kita ke dokter." Aku langsung menggunting bajunya karena dia ga bisa melepasnya.

Aku tak bisa panik, karena akan hanya akan membuat mami tambah panik, Lina tambah bawel karena merasa punya dukungan untuk marah sama Prima. dan Prima makin tersudut. Aku seperti biasa, harus bisa menahan rasa kesal, sedih bahkan panik. Aku hanya bilang, satu lagi kesalahanku yang tak bisa memperhatikan lebih kondisi ade-adeku.

Sepanjang jalan menuju dokter sampai balik lagi ke rumah, Prima bilang " gue kapok mba, beneran kapok deh."
Aku bilang, itu terserah kamu mau kapok atau ga. Aku ga akan melarang kamu berhenti naik motor, tapi lain kali hati-hati. Kalau jatuh gini kan repot semua, kamu ga bisa sekolah, sakit pula.

Carmalengo di bukunya Malaikat dan Iblis bilang : Kasih Tuhan seperti kasih ayah kepada anaknya. Dia tidak akan memaksakan anaknya menuruti semua keinginannya. tapi membiarkan sang anak menemukan pelajaran dalam hidupnya seperti rasa sakit ketika jatuh.

Tapi Tuhan, kalau anak itu mati sebelum sempat menarik pelajaran? Dosa siapa? Ayahnya yang membiarkannya bergerak sendiri?

Prima beruntung karena masih diberi kesempatan meraih pelajaran, sakit ketika jatuh dari motor, lebih hati-hati kalau lain kali berkesempatan naik motor lagi. Prima tak punya lagi papi, tapi dia punya aku, Lina dan Mami yang barangkali lebih cerewet ketimbang papi...semoga lain kali kami bisa menjagamu lebih baik. Maafkan kami kali ini..

Tuesday, May 03, 2005

Hidup, Bahagia dan Bohong

27 tahun 1 hari. Do you happy with your life? seorang teman selalu menanyakan hal yang sama selama tiga hari kedatangannya di Jakarta. Ga ada yang istimewa dari situ tapi membuatku kepentok dengan pertanyaan sederhana yang sulit kujawab. Tiap kali dia tanya, tiap kali kujawab, Yes I'm Happy, kenapa tidak?

Iya kenapa tidak. Look at me now. Di usia 27 tahun, aku sudah punya pekerjaan mapan (tapi ga tau perusahaan ini mapan atau ga :p), punya gaji yang cukup buat diri sendiri dan mami, tapi ga punya tabungan hehehe. pendidikan lumayan tinggi, lulus dengan angka terbaik. siapa meragukan kemampuanku. punya banyak teman. sombong? bukan dong, namanya aku tahu apa yang harus ku syukuri.

Tapi selalu ada yang hilang...

Jujur pada diri sendiri adalah pekerjaan sulit sesulit kamu jujur sama orang lain. Aku berusaha tegar di depan orang, padahal lemah, too weak, kata mami aku cengeng, vanurable, gampang sakit hati.
Aku galak pemarah kadang sok tegas, itu cuma untuk menutupi kelemahanku, kekuranganku, kesalahanku.
Aku ramah murah senyum, itu cuma untuk menyenangkan diri sendiri. syukur kalau kalian ikutan senang karenanya.
Aku suci, padahal??? kamu tebak sendiri lah. That's so depend on what you called pure or saint.. and absolutly I'm no saint.

Yang hilang adalah cinta ;
Alice from ClOSER the Movie ; what love? where's love? why can't I feel it, smeel it, see it? So what love...

Three days of my journey helped me find love and life. Bahwa cinta membebaskanku menjadi diri sendiri. bahwa cinta mendukungku meraih mimpi, bahwa cinta hanya cinta.
Aku menemukan cinta dalam makna belum dalam nyata.

well, itu jadi satu dalam mimpiku. So friends.. Yes I'm happy with my life thought I haven't found love of my life yet. it takes time. I'll wait.