Saya lupa mulai kapan saya benarbenar berubah menghadapi setiap masalah dengan santai dan tenang. Biasanya saya adalah orang yang cengeng dan dramatis-a friend called me a drama queen-.
Cengengnya masih, menangis sejadijadinya ketika sendirian di kamar kos, tapi ya itu cuma semalaman saja. Besok paginya muka sembab, mata bengkak tapi hati saya lega dan tenang. Lalu saya bicara pada diri sendiri "oh well shit happens and life continues"
Sepanjang 2010 shit happened many times. I mean really.. A lot.. Tapi mungkin saya terlalu sibuk untuk mikirin satu masalah berlarut-larut. Karena ada banyak hal lain yang juga saya harus pikirkan dan selesaikan.
Being a drama queen won't work for me anymore ;). Saya rasa saya berubah jadi orang yang lebih realistis menjalani hidup ini.
Bahkan ketika saya dianggap "hitler" karena disangka otoriter dan tambeng, saya cuma senyum. Ah hebat sekali saya ;)
Ketika saya digunjing dibelakang, ditusuk dari belakang, dimusuhi banyak orang disekitar, saya cuma bilang "anda salah target, saya terlalu kecil untuk disingkirkan."
Don't waste your time to hate me dear ;).
I'm not taking those problems too much karena ini cuma konsekuensi pekerjaan.
saya harus bilang ini hebat atau sial yah, sikap ini berimbas pada urusan cinta. Ketika dalam dua bulan ada dua orang yang datang dan pergi, saya tak terlalu peduli. Sakitnya cuma sehari, then we turn to be best pals ;).
Atau ketika masalah muncul lagi diantara saya dan z, saya yang biasanya lari dan z mengejar itu tak lagi terjadi. Saya nyaris tak peduli dan tak lagi lari. Somehow saya percaya bahwa cinta akan menemukan jalannya sendiri.
Kalau cinta.. Kalau bukan yaa pasrahkan saja, sekali lagi shit happens. Toh jodoh Tuhan yang atur :)
Ramy yang mengenalkan saya pada dua kata itu 'shit happens' 2005 lalu ketika kami terpaksa berpisah karena waktu dan tempat. "But then u have to face everything realisticaly. Shit happens and smile.. We just have to move on"
Monday, September 13, 2010
Sunday, September 05, 2010
typhus cinta
Seperti dewi bilang, cinta kita mirip sakit typhus, bentar adem ayem, bentar panas, bentar akur tak terpisahkan, bentar bubar.
Sayangnya aku cinta pada sang virus, iya kamu, siapa lagi. Virus tak butuh dokter untuk menghilang, tak perlu dilawan antibiotik.
Biarkan saja virus ini menempel terus di tubuhku. Panas dan dinginnya mewarnai kita.
Dan kamu tahu persis biang keladi kita panas adalah aku ;).. Cinta ini membakar cemburuku, pada kerjamu pada temanmu, pada negaramu,pada semua yang mendapat perhatianmu.
Dan kamu cuma tersenyum lalu bilang 'I'm sorry'. Lalu cenderung lupa pada marahku. Lalu aku menyerah kembali pada kata rekonsiliasimu.
Kamu virus, dan aku menikmati panasnya.
Sayangnya aku cinta pada sang virus, iya kamu, siapa lagi. Virus tak butuh dokter untuk menghilang, tak perlu dilawan antibiotik.
Biarkan saja virus ini menempel terus di tubuhku. Panas dan dinginnya mewarnai kita.
Dan kamu tahu persis biang keladi kita panas adalah aku ;).. Cinta ini membakar cemburuku, pada kerjamu pada temanmu, pada negaramu,pada semua yang mendapat perhatianmu.
Dan kamu cuma tersenyum lalu bilang 'I'm sorry'. Lalu cenderung lupa pada marahku. Lalu aku menyerah kembali pada kata rekonsiliasimu.
Kamu virus, dan aku menikmati panasnya.
Saturday, September 04, 2010
23:23 sendiri
Kesempatan itu kamu punya sayang. Meluang waktu sekejap untuk sekedar bertanya,'hai apa kabarmu hari ini? Sakitmu mendingam?'
Sayang, itu tak kamu lakukan. Terlambat mengeluh sekarang setelah 9 bulan, untung belum nambah 10 hari *loh*.
Aku menangis disusupan bantal hingga basah. Mataku perih dan bengkak. Tapi kenapa hati ini tetap tenang?m
Atau bahkan hatiku sendiri sudah tak peduli pada kesendirian dan kesepianku tanpamu sayang. Atau hati tetap percaya padamu,
Pada waktu yang satu hari membawamu kembali. Pada hatimu yang tak kemanamana kecuali mencintaku. Pada kenyataan kamu pernah menantiku 3 tahun sementara baru sebulan tak jumpa aku blingsatan.
Bahkan hatiku berkhianat pada mata dan otakku.
Aku marah tapi itu tak mengikis rasa. Aku kecewa tapi masih menyimpan asa. Selama cuma bersaing dengan pekerjaan yang kamu kawini dan suu kyi yang jadi belahan jiwamu separuh.
04:28 aku memberi kita kesempatan lagi. Cinta akan menemukan jalannya. Cuma hati sendiri yang perlu diikuti meski logika memaksa tidak.
Sebut saja aku bodoh tapi kita pernah pergi terpisah dan selalu kembali.
Sayang, itu tak kamu lakukan. Terlambat mengeluh sekarang setelah 9 bulan, untung belum nambah 10 hari *loh*.
Aku menangis disusupan bantal hingga basah. Mataku perih dan bengkak. Tapi kenapa hati ini tetap tenang?m
Atau bahkan hatiku sendiri sudah tak peduli pada kesendirian dan kesepianku tanpamu sayang. Atau hati tetap percaya padamu,
Pada waktu yang satu hari membawamu kembali. Pada hatimu yang tak kemanamana kecuali mencintaku. Pada kenyataan kamu pernah menantiku 3 tahun sementara baru sebulan tak jumpa aku blingsatan.
Bahkan hatiku berkhianat pada mata dan otakku.
Aku marah tapi itu tak mengikis rasa. Aku kecewa tapi masih menyimpan asa. Selama cuma bersaing dengan pekerjaan yang kamu kawini dan suu kyi yang jadi belahan jiwamu separuh.
04:28 aku memberi kita kesempatan lagi. Cinta akan menemukan jalannya. Cuma hati sendiri yang perlu diikuti meski logika memaksa tidak.
Sebut saja aku bodoh tapi kita pernah pergi terpisah dan selalu kembali.
Friday, August 06, 2010
dan ku tahu
kamu menyusup kedalam selimutku. tanpa abaaba yang kamu lakukan adalah menghentikan bicaraku dengan bibirmu, menciumiku tanpa ampun, tak beri aku waktu untuk menarik napas sekalipun. yang kamu lakukan adalah memelukku erat dan semakin erat, merabaku dan membuatku menghela menahan getaran yang perlahan hadir dari kaki sampai ujung kepala.
aku pasrah pada kelembutanmu, kelelakianmu. penuh cinta, bukan sekedar napsu yang berpacu pada waktu. yang kita sama tahu cuma saat ini yang kita punya. seperti katamu, "kita tak menuliskan masa depan, biarkan dia jadi kejutan." seperti aku yang hadir dihadapanmu saat ini. tanpa rencana, tanpa basa.
aku melihatnya ditatapmu, aku merasakannya disentuhanmu. dibibirmu yang tak banyak bicara, tapi matamu penuh cinta. aku tak pernah pergi dari hatimu, aku tak pernah jauh dari bayangmu. aku tahu ada ada disana, di kepalamu sekalipun, di malam dan siangmu.
kamu cuma mengelus kepalaku, mendekapku hangat. aku tahu, cinta itu ada dan tak perlu kata. aku tahu..
aku pasrah pada kelembutanmu, kelelakianmu. penuh cinta, bukan sekedar napsu yang berpacu pada waktu. yang kita sama tahu cuma saat ini yang kita punya. seperti katamu, "kita tak menuliskan masa depan, biarkan dia jadi kejutan." seperti aku yang hadir dihadapanmu saat ini. tanpa rencana, tanpa basa.
aku melihatnya ditatapmu, aku merasakannya disentuhanmu. dibibirmu yang tak banyak bicara, tapi matamu penuh cinta. aku tak pernah pergi dari hatimu, aku tak pernah jauh dari bayangmu. aku tahu ada ada disana, di kepalamu sekalipun, di malam dan siangmu.
kamu cuma mengelus kepalaku, mendekapku hangat. aku tahu, cinta itu ada dan tak perlu kata. aku tahu..
Sunday, August 01, 2010
$300 - tips and trick
liburan saya di bangkok dan phuket bukan perkara mudah diatur. modalnya emang cuma nekat aja dan di kantong cuma bawa uang saku 9000 bath atau $300 atau Rp 2.724.000 untuk masa kunjungan 5 hari. saya bagi pengalaman ini yah, sapa tahu berguna. fyi, $1 = 30 bath
1. cari temen di lokasi yang mau dikunjungi hihi, lumayan bisa berhemat taksi dan makan malam. dalam konteks perjalanan saya tentu saja, z. dia jemput sekaligus menanggung taksi dan makan malam.
2. hotel murah sekitar 500 bath sudah dapat yang AC. cuma kami menginap bukan di daerah turis jadi ribet sama pegawai hotel yang ga bisa bahasa inggris.
3. jarak dari hotel ke bts deket (stasiun saphan kwai N7). naik tuk tuk 40 bath, naik taksi geblek kami terpaksa bayar 75 bath.
4. bts sky train itu biayanya bergantung jarak N7 misalnya = 60 bath. N2 = 20 bath. di bangkok itu asal pegang map bts, insyaallah ga pake nyasar. petugas disana baik dan ramah meski bahasa inggris terbata.
5. starbucks menu green tea = 100 bath. yaks mahal. ini perkara mau cek email pake wi fi aja.
6. toiletnya gratisan kok. tapi sulit cari yang bisa buat pup. nyaris semuanya toilet kering.
7. jalan-jalan ke chao pharaya kemanapun biayanya 20 bath pake boat.
8. makanan di jalan - street food ratarata 50 bath. rujak yang aneh dengan bumbu gula dan cabe sekitar 30-45 bath.
9. bus bangkok - phuket = 974 bath perorang. lengkap dengan bekal minum botolan, snack berupa kacang dan makan siang. nyaman bener lah. di phuket bus station, naik taxi sewaan 400 bath menuju pathong beach - lokasinya bagpacker.
10. bir dan cocacola standar cafe 140 bath.
11. hotel di phuket kami rekomendasikan TOUCH VILLA di Phatong beach yang homie banget harga 500 bath permalam, internet 24 jam 1 bath / menit, sewa sepeda 120 bath seharian, laundry kiloan 50 bath / kilo.
12. makan di phuket, coba number 1 seafood restoran, enak banget menu cumi saos thailand, 120 bath. mr.good seafood lumayan mahal 160 bath untuk fried rice di dalam nanas. atau street food aja sekitar 50 bath, menu sukasuka.
13. hiburan malam, untuk yang murah coba Margarita nite club standar minum 140 bath. kalau agak fancy coba THE PORT, harganya menjulang. kami habis 1500 bath untuk menu kepiting, cumi, 2 piring nasi, cocacola, es coklat, es lemon tea, dua botol corona. tapi puas dengan live music di jumat malam. keren. dan ga terganggu pemandangan para psk dari kelas menengah kebawah.
14. cari pantai Surin BEACH. ombak besar, dilarang berenang tapi kok boleh surfing yah ck ck ga ngerti. naik tuk tuk dari Phatong Beach seharga 350 bath sekali jalan. 600 pp. pantainya sepi, lebih banyak private beach. pemandangannya lebih bagus. bersih sekali.
15. souvenir ya. selendang thai silk buatan chiang mai, ratarata tawar 200 bath, dari harga 600 bath. baju pantai 400 bath, tawar saja sampai 250 bath. patung gajah start with 65 bath.
16. tuk tuk dari hotel di phatong beach menuju bandara 350 bath, ditempuh 50 menit. lumayan jauh lah.
17. oh iya lupa. simcard thai operator 1 2 call perdana 90 bath, isi pulsa 100 bath. jadi total 199. selanjutnya kalau mau beli pulsa sebut aja the magic words " 1 2 call 100 (one two call one hundred) dimanapun ada 7 eleven, mereka pasti ngarti hihi. hatihati sama pulsa, mahal! gampang habis.
dari saya demikian. mungkin teman perjalanan saya, dewi bisa nambahin hehehe. semoga berguna kawan.
1. cari temen di lokasi yang mau dikunjungi hihi, lumayan bisa berhemat taksi dan makan malam. dalam konteks perjalanan saya tentu saja, z. dia jemput sekaligus menanggung taksi dan makan malam.
2. hotel murah sekitar 500 bath sudah dapat yang AC. cuma kami menginap bukan di daerah turis jadi ribet sama pegawai hotel yang ga bisa bahasa inggris.
3. jarak dari hotel ke bts deket (stasiun saphan kwai N7). naik tuk tuk 40 bath, naik taksi geblek kami terpaksa bayar 75 bath.
4. bts sky train itu biayanya bergantung jarak N7 misalnya = 60 bath. N2 = 20 bath. di bangkok itu asal pegang map bts, insyaallah ga pake nyasar. petugas disana baik dan ramah meski bahasa inggris terbata.
5. starbucks menu green tea = 100 bath. yaks mahal. ini perkara mau cek email pake wi fi aja.
6. toiletnya gratisan kok. tapi sulit cari yang bisa buat pup. nyaris semuanya toilet kering.
7. jalan-jalan ke chao pharaya kemanapun biayanya 20 bath pake boat.
8. makanan di jalan - street food ratarata 50 bath. rujak yang aneh dengan bumbu gula dan cabe sekitar 30-45 bath.
9. bus bangkok - phuket = 974 bath perorang. lengkap dengan bekal minum botolan, snack berupa kacang dan makan siang. nyaman bener lah. di phuket bus station, naik taxi sewaan 400 bath menuju pathong beach - lokasinya bagpacker.
10. bir dan cocacola standar cafe 140 bath.
11. hotel di phuket kami rekomendasikan TOUCH VILLA di Phatong beach yang homie banget harga 500 bath permalam, internet 24 jam 1 bath / menit, sewa sepeda 120 bath seharian, laundry kiloan 50 bath / kilo.
12. makan di phuket, coba number 1 seafood restoran, enak banget menu cumi saos thailand, 120 bath. mr.good seafood lumayan mahal 160 bath untuk fried rice di dalam nanas. atau street food aja sekitar 50 bath, menu sukasuka.
13. hiburan malam, untuk yang murah coba Margarita nite club standar minum 140 bath. kalau agak fancy coba THE PORT, harganya menjulang. kami habis 1500 bath untuk menu kepiting, cumi, 2 piring nasi, cocacola, es coklat, es lemon tea, dua botol corona. tapi puas dengan live music di jumat malam. keren. dan ga terganggu pemandangan para psk dari kelas menengah kebawah.
14. cari pantai Surin BEACH. ombak besar, dilarang berenang tapi kok boleh surfing yah ck ck ga ngerti. naik tuk tuk dari Phatong Beach seharga 350 bath sekali jalan. 600 pp. pantainya sepi, lebih banyak private beach. pemandangannya lebih bagus. bersih sekali.
15. souvenir ya. selendang thai silk buatan chiang mai, ratarata tawar 200 bath, dari harga 600 bath. baju pantai 400 bath, tawar saja sampai 250 bath. patung gajah start with 65 bath.
16. tuk tuk dari hotel di phatong beach menuju bandara 350 bath, ditempuh 50 menit. lumayan jauh lah.
17. oh iya lupa. simcard thai operator 1 2 call perdana 90 bath, isi pulsa 100 bath. jadi total 199. selanjutnya kalau mau beli pulsa sebut aja the magic words " 1 2 call 100 (one two call one hundred) dimanapun ada 7 eleven, mereka pasti ngarti hihi. hatihati sama pulsa, mahal! gampang habis.
dari saya demikian. mungkin teman perjalanan saya, dewi bisa nambahin hehehe. semoga berguna kawan.
Saturday, July 31, 2010
catatan liburan 5: menemukan cinta kembali
"I love youuu.." Kata itu yang diteriakan z di pembicaraan kami terakhir di telepon jumat malam.
Katakata yang pelit banget dia ungkapkan. Kata yang menurut dia menakutkan dan mengandung banyak konsekuensi.
Komitmen yang belum bisa dia bangun dengan aku saat ini. "Bukan menikah yang aku mau z, tapi keseriusan."
Lalu dia bilang, "kita selalu punya persepsi berbeda soal serius. Aku serius mencintaimu. Aku serius pada hubungan ini. Tp menikah? Belum."
Memang bukan pada urusan cinta kenapa aku meminta bubar kemarin. Tapi atas nama cinta, aku menerimamu kembali.
Kompromi adalah perbuatan maha dahsyat yang saat ini aku lakukan. kompromi dengan hidup z, kerjaan z, negaranya.
Aku mencintai pejuang yang satu ini. Pejuang yang pelit kata cinta, tak suka mengumbar tiap menit.
Tapi aku membaca matanya, aku merasa dalam sentuhnya, aku hangat dipeluknya dan aku pasrah dalam ciumnya.
Disana ada cinta yang tak perlu dikata. Aku hanya tahu dia mencintaiku tulus. Itu yang terpenting.
"We don't know about the future. But please don't give up on me now."
Cinta itu masih ada. Aku makan cinta saat ini, susahnya akan kembali kutanggung. Suatu saat bahagia itu semoga ada diantara kami berdua.
Katakata yang pelit banget dia ungkapkan. Kata yang menurut dia menakutkan dan mengandung banyak konsekuensi.
Komitmen yang belum bisa dia bangun dengan aku saat ini. "Bukan menikah yang aku mau z, tapi keseriusan."
Lalu dia bilang, "kita selalu punya persepsi berbeda soal serius. Aku serius mencintaimu. Aku serius pada hubungan ini. Tp menikah? Belum."
Memang bukan pada urusan cinta kenapa aku meminta bubar kemarin. Tapi atas nama cinta, aku menerimamu kembali.
Kompromi adalah perbuatan maha dahsyat yang saat ini aku lakukan. kompromi dengan hidup z, kerjaan z, negaranya.
Aku mencintai pejuang yang satu ini. Pejuang yang pelit kata cinta, tak suka mengumbar tiap menit.
Tapi aku membaca matanya, aku merasa dalam sentuhnya, aku hangat dipeluknya dan aku pasrah dalam ciumnya.
Disana ada cinta yang tak perlu dikata. Aku hanya tahu dia mencintaiku tulus. Itu yang terpenting.
"We don't know about the future. But please don't give up on me now."
Cinta itu masih ada. Aku makan cinta saat ini, susahnya akan kembali kutanggung. Suatu saat bahagia itu semoga ada diantara kami berdua.
Thursday, July 22, 2010
catatan liburan 4 : kembali ke kantor
okeh masih cuti. tapi apa boleh buat kalau acara besar di hari minggu membutuhkan persiapan besar, ketersediaan personel secara komplit. termasuk saya. so here i am. di kantor, mengerjakan dekorasi materi pameran.
yang berat adalah ketika meninggalkan zi. saya baru akan ketemu dia lagi 7 agustus mendatang. kalau saya sanggup pulang, mungkin bisa lebih cepat yaitu 1 agustus. berat sekali meninggalkan anak lucu, cerdas dan aktif itu nelangsa menangis di balik jendela. mami melarangnya main keluar. yang berat adalah mendengar cerita mami bahwa zi tetap berharap saya pulang hari ini. tidak sayang, tidak sampai 2 minggu kedepan. beraat....
selebihnya, pekerjaan tetap menanti. temanteman semangat menyiapkan perhelatan ini. saya tak bisa serta merta pangku tangan, topang daku. just not my style anyway. saya kembali bekerja di saat liburan. saya akan balas pekan depan dengan keliling thailand. bertemu kembali dengan zaw, pejuang saya yang menanti jawaban saya untuk kembali... aih sayang, the answer is still the same.. i just have to say no.
yang berat adalah ketika meninggalkan zi. saya baru akan ketemu dia lagi 7 agustus mendatang. kalau saya sanggup pulang, mungkin bisa lebih cepat yaitu 1 agustus. berat sekali meninggalkan anak lucu, cerdas dan aktif itu nelangsa menangis di balik jendela. mami melarangnya main keluar. yang berat adalah mendengar cerita mami bahwa zi tetap berharap saya pulang hari ini. tidak sayang, tidak sampai 2 minggu kedepan. beraat....
selebihnya, pekerjaan tetap menanti. temanteman semangat menyiapkan perhelatan ini. saya tak bisa serta merta pangku tangan, topang daku. just not my style anyway. saya kembali bekerja di saat liburan. saya akan balas pekan depan dengan keliling thailand. bertemu kembali dengan zaw, pejuang saya yang menanti jawaban saya untuk kembali... aih sayang, the answer is still the same.. i just have to say no.
Tuesday, July 20, 2010
catatan liburan 3 ; jadi pujangga
Aku pujangga tanpa media. Yang kubutuhkan cuma rasa dan rupamu yang datang saban menit, saban detik.
Yang pada bau tubuhmu cinta itu menggetarkan hatiku, menyesak di dada. Kenapa pada baumu bukan tatapan dalammu, bukan pada tubuh liatmu.
Cinta bekerja luar biasa padaku kali ini. Menitipkanmu di sela hari yang kita bagi. Melahap rakus tatapan matamu. Menyalin setiap sudut mukamu, rahang, hidung mancungmu, bahkan kerut berpikir di jidatmu.
Cinta membawaku merekam tawa dan suaramu. Semua kukumpulkan satu folder kenangan yang tiap saat bisa kuputar ulang dan ku yakin tak akan pernah bosan.
Aku pujangga yang hanya cerita karena cinta. Tak sanggup kata menguraikanmu, melukiskanmu yang teramat indah. Hati malaikat yang sejenak muncul dari dirimu.
Aku tak pernah menyangkal rasa yang ada. Meski cinta memaksaku tutup mulut, cinta tanpa kata semoga kamu merasa.
Aku bukan pedagang yang melepas barang untuk uang, menunggu rasa berbalas cinta.
Cinta itu tulus, cinta itu bebas dan pembebasan.
Biar saja kunikmati cinta ini tanpa kamu perlu tahu.
Baca sayang. Begitu nyata cinta ini kulepaskan ke udara, menaungimu dari hujan, menyinarimu seperti matahari.
Rasa sayang. Rasakan sesaknya aku di dekatmu, gagapnya aku bicara padamu.
Aku cinta kamu. Pada bau tubuhmu yang menggerayangiku. Aku menagih baumu...
Aku pujangga tanpa cerita, yang ada cuma cinta.. Kamu
Yang pada bau tubuhmu cinta itu menggetarkan hatiku, menyesak di dada. Kenapa pada baumu bukan tatapan dalammu, bukan pada tubuh liatmu.
Cinta bekerja luar biasa padaku kali ini. Menitipkanmu di sela hari yang kita bagi. Melahap rakus tatapan matamu. Menyalin setiap sudut mukamu, rahang, hidung mancungmu, bahkan kerut berpikir di jidatmu.
Cinta membawaku merekam tawa dan suaramu. Semua kukumpulkan satu folder kenangan yang tiap saat bisa kuputar ulang dan ku yakin tak akan pernah bosan.
Aku pujangga yang hanya cerita karena cinta. Tak sanggup kata menguraikanmu, melukiskanmu yang teramat indah. Hati malaikat yang sejenak muncul dari dirimu.
Aku tak pernah menyangkal rasa yang ada. Meski cinta memaksaku tutup mulut, cinta tanpa kata semoga kamu merasa.
Aku bukan pedagang yang melepas barang untuk uang, menunggu rasa berbalas cinta.
Cinta itu tulus, cinta itu bebas dan pembebasan.
Biar saja kunikmati cinta ini tanpa kamu perlu tahu.
Baca sayang. Begitu nyata cinta ini kulepaskan ke udara, menaungimu dari hujan, menyinarimu seperti matahari.
Rasa sayang. Rasakan sesaknya aku di dekatmu, gagapnya aku bicara padamu.
Aku cinta kamu. Pada bau tubuhmu yang menggerayangiku. Aku menagih baumu...
Aku pujangga tanpa cerita, yang ada cuma cinta.. Kamu
catatan liburan 2 : baby sitting
Hari ini akan jadi hari ketiga mengasuh zi dan dari dua hari kemarin terasa beraat sekali jadi ibu rumah tangga.
Padahal saya beneran cuma ngasuh zi, menemani dia main, ngelonin dia tidur, bikin susu, suapin makan. Dan ga termasuk urusan toilet.
Tapi ternyata saya tak kebagian waktu untuk tidur siang, pun untuk sekedar duduk baca novel. Oh mam I love you so muchm
Ternyata berat sungguh tugas jadi ibu. Tapi jujur, ini menyenangkan!
Ga ada yang lebih membahagiakan dari sapaan zi ketika dia bangun di pagi hari.."Amey". Lalu dia mencium pipi saya dan merangkul leher saya.
Sepanjang hari dia pastikan saya tak hilang dari pandangannya,"amey mana?". Dia menyentuh muka saya, mencium bibir saya.. Penuh cinta dan tulus.
"Amey... Sayang.." Lalu memeluk. Kami habiskan waktu bermain masakmasakan, menggambar, susun puzzle, bikin mobil dari kotak, kasih makan kucing,
Dan nonton tv bareng.
Sejak zi lahir dari rahim lina, ini adalah kali pertama saya habiskan seluruh waktu saya dengannya. Zi mengajarkan saya cinta dan jadi ibu.
Meski badan remuk dan nyaris muntah karena dia peluk terlalu kencang, saya bahagia. Harusnya saya bisa memberikan lebih untuknya, waktu yang tak mungkin tergantikan uang.
Mami bilang zi adalah saya waktu kecil dengan energi berlebih. Kebayang sekrang kenapa mami bisa langsing setelah saya lahir, capeee!
Hug for my mom and zi. Terima kasih telah memberiku cinta yang tulus.
Padahal saya beneran cuma ngasuh zi, menemani dia main, ngelonin dia tidur, bikin susu, suapin makan. Dan ga termasuk urusan toilet.
Tapi ternyata saya tak kebagian waktu untuk tidur siang, pun untuk sekedar duduk baca novel. Oh mam I love you so muchm
Ternyata berat sungguh tugas jadi ibu. Tapi jujur, ini menyenangkan!
Ga ada yang lebih membahagiakan dari sapaan zi ketika dia bangun di pagi hari.."Amey". Lalu dia mencium pipi saya dan merangkul leher saya.
Sepanjang hari dia pastikan saya tak hilang dari pandangannya,"amey mana?". Dia menyentuh muka saya, mencium bibir saya.. Penuh cinta dan tulus.
"Amey... Sayang.." Lalu memeluk. Kami habiskan waktu bermain masakmasakan, menggambar, susun puzzle, bikin mobil dari kotak, kasih makan kucing,
Dan nonton tv bareng.
Sejak zi lahir dari rahim lina, ini adalah kali pertama saya habiskan seluruh waktu saya dengannya. Zi mengajarkan saya cinta dan jadi ibu.
Meski badan remuk dan nyaris muntah karena dia peluk terlalu kencang, saya bahagia. Harusnya saya bisa memberikan lebih untuknya, waktu yang tak mungkin tergantikan uang.
Mami bilang zi adalah saya waktu kecil dengan energi berlebih. Kebayang sekrang kenapa mami bisa langsing setelah saya lahir, capeee!
Hug for my mom and zi. Terima kasih telah memberiku cinta yang tulus.
Monday, July 19, 2010
catatan liburan 1
Sudah lupa kapan terakhir saya bener-bener menikmati liburan. Pun kalau berkesempatan cuti itu biasanya untuk acara keluarga besar bukan alasan karena saya butuh liburan.
Tapi sabtu kemarin saya betul diajak menikmati hari tanpa beban sama sekali. Tanpa berpikir tentang kerjaan.
Idenya datang dr anton yg blm pernah ke ragunan, dia mau foto dan bersepeda. "Gw temenin" cuma itu kata spontan yang keluar dari mulut saya.
Dan ga nyesel! Trully happy. Padahal saya masih kudu sewa sepeda dan menggenjotnya naik turun seputaran ragunan yang mayan luas.
Padahal saya berkeringat buanyak, betis pegel, kehilangan gula darah karena ga pake pemanasan.
Dua jam loh! I love it..
Kami putar dari satu kandang ke kandang berikutnya. Menengok "sepupu" eh "temen liputan" kata anton di schmutzer.
Masuk goa yang remangremang bikin saya rabun sesaat. Sayang fasilitasnya banyak yang rusak, canopy bridge, apalagi fountain air.
Gorila kurus, orang utan murung, si amang yang ribut entah stres entah birahi.
Yang paling berkesan adalah di kandang kuda nil. Anton berharap bisa foto bareng kuda nil buat bikin sirik kawannya.
Tapi yang kami dapat cuma pantat kuda nil, sampai saat petugas kandang yang saya ajak ngobrol dari jauh mengajak masuk kandang.
Bayangkan betapa beruntungnya kami kenalan langsung dengan keluarga kuda nil. Jacky, dania dan anak mereka semar. Reno dan donna pasangannya.
Mereka berasal dari satu pasangan kuda nil dari abu dhabi. Menatap, menyentuh dan mendengar dari dekat kuda nil was so amazing!m
Liburan berlanjut dengan makan siang, windows shopping eh beneran belanja ding tuh anak hihi dan ditutup nonton eclipse.
It was sooo fun! I sweat, I laughed, I giggled and I am happy. Wow.. Thanks friend :)
Tapi sabtu kemarin saya betul diajak menikmati hari tanpa beban sama sekali. Tanpa berpikir tentang kerjaan.
Idenya datang dr anton yg blm pernah ke ragunan, dia mau foto dan bersepeda. "Gw temenin" cuma itu kata spontan yang keluar dari mulut saya.
Dan ga nyesel! Trully happy. Padahal saya masih kudu sewa sepeda dan menggenjotnya naik turun seputaran ragunan yang mayan luas.
Padahal saya berkeringat buanyak, betis pegel, kehilangan gula darah karena ga pake pemanasan.
Dua jam loh! I love it..
Kami putar dari satu kandang ke kandang berikutnya. Menengok "sepupu" eh "temen liputan" kata anton di schmutzer.
Masuk goa yang remangremang bikin saya rabun sesaat. Sayang fasilitasnya banyak yang rusak, canopy bridge, apalagi fountain air.
Gorila kurus, orang utan murung, si amang yang ribut entah stres entah birahi.
Yang paling berkesan adalah di kandang kuda nil. Anton berharap bisa foto bareng kuda nil buat bikin sirik kawannya.
Tapi yang kami dapat cuma pantat kuda nil, sampai saat petugas kandang yang saya ajak ngobrol dari jauh mengajak masuk kandang.
Bayangkan betapa beruntungnya kami kenalan langsung dengan keluarga kuda nil. Jacky, dania dan anak mereka semar. Reno dan donna pasangannya.
Mereka berasal dari satu pasangan kuda nil dari abu dhabi. Menatap, menyentuh dan mendengar dari dekat kuda nil was so amazing!m
Liburan berlanjut dengan makan siang, windows shopping eh beneran belanja ding tuh anak hihi dan ditutup nonton eclipse.
It was sooo fun! I sweat, I laughed, I giggled and I am happy. Wow.. Thanks friend :)
Tuesday, July 13, 2010
tentang saya
ini adalah kata mereka tentang saya :
1. posisi manajer kok masih pake nexian. ga pantas. mestinya sudah blackberry.
2. dandanlah sedikit, biar jadi cantik.
3. jangan banyak makan karbohidrat, perut lu udah bulet begitu. mana ada laki yang mau sama lu.
4. pantas aja dibilang kayak anak kuliahan. wanita karir itu bawa tas tangan, bukan backpack.
5. sepatu hak lu kan banyak, kenapa cuma booth itu lagi, atau sepatu sneaker lu aja yang dipake.
6. pake kemeja perempuan kenapa? ga bosen kemeja kotakkotak lagi. makin keliatan tomboy lu.
7. serius dikit lah pacaran. mau sampai kapan sendirian begitu.
8. semua cowo kok dianggap temen. flirting dikit, kasih dia sinyal kalau lu suka.
9. jangan terlalu nampak mandiri seolah ga butuh orang lain. ih laki itu kepingin jadi pahlawan, dibutuhkan disamping perempuan.
ah mereka cerewet pasti karena sayang sama saya.
oh hai, saya Nita Roshita, posisi manajer station sebuah radio swasta di jakarta. saya berusia 32 dengan wajah ehm kata mereka 23. terjebak dengan lelaki yang sama selama 5 tahun sebelum akhirnya menerima seorang pria burma yang baru kemarin diputusin dan sekarang saya sedang misu misu, why oh why dia tampak lebih bahagia dan menarik setelah putus dari saya. mencoba mencari calon suami, ah ternyata cari jodoh ga segampang cari klien :-). saya adalah orang yang tak pandai membaca tanda cinta, tapi kalau tanda baca, saya bisa.
dengan berat 65 kg, lelaki kebanyakan akan memilih perempuan yang lebih langsing. pakaian saya sudah berubah ukuran dari yang tadinya ML menjadi LL atau XL, biaya tinggi. saya tomboy, jeans, kemeja kotak dan t-shirt adalah favorite saya. backpack dan sepatu sneakers atau booth bahkan sendal jepit adalah aksesoris pelengkap.
saya memang bukan perempuan kebanyakan kalau bisa disebut demikian. buat saya, pakaian, aksesoris, isi kepala, bahan pembicaraan adalah semua hal yang harusnya membuat saya nyaman, pun lawan bicara saya. sering merasa kalau orang lain mungkin merasa terintimidasi oleh sikap, bawaan dan perkataan saya yang ceplas ceplos apa adanya. oh iya maaf yak.
anyway... saya adalah orang paling beruntung karena punya sahabat yang cerewet dan sayang banget sama saya, punya mami yang sangat demokratis, my lovely niece Zi yang mengajak saya belajar jadi ibu. saya menantikan moment menjadi perempuan bahagia dengan lelaki yang bisa menerima saya apa adanya.. seperti kata mereka tentang saya.
1. posisi manajer kok masih pake nexian. ga pantas. mestinya sudah blackberry.
2. dandanlah sedikit, biar jadi cantik.
3. jangan banyak makan karbohidrat, perut lu udah bulet begitu. mana ada laki yang mau sama lu.
4. pantas aja dibilang kayak anak kuliahan. wanita karir itu bawa tas tangan, bukan backpack.
5. sepatu hak lu kan banyak, kenapa cuma booth itu lagi, atau sepatu sneaker lu aja yang dipake.
6. pake kemeja perempuan kenapa? ga bosen kemeja kotakkotak lagi. makin keliatan tomboy lu.
7. serius dikit lah pacaran. mau sampai kapan sendirian begitu.
8. semua cowo kok dianggap temen. flirting dikit, kasih dia sinyal kalau lu suka.
9. jangan terlalu nampak mandiri seolah ga butuh orang lain. ih laki itu kepingin jadi pahlawan, dibutuhkan disamping perempuan.
ah mereka cerewet pasti karena sayang sama saya.
oh hai, saya Nita Roshita, posisi manajer station sebuah radio swasta di jakarta. saya berusia 32 dengan wajah ehm kata mereka 23. terjebak dengan lelaki yang sama selama 5 tahun sebelum akhirnya menerima seorang pria burma yang baru kemarin diputusin dan sekarang saya sedang misu misu, why oh why dia tampak lebih bahagia dan menarik setelah putus dari saya. mencoba mencari calon suami, ah ternyata cari jodoh ga segampang cari klien :-). saya adalah orang yang tak pandai membaca tanda cinta, tapi kalau tanda baca, saya bisa.
dengan berat 65 kg, lelaki kebanyakan akan memilih perempuan yang lebih langsing. pakaian saya sudah berubah ukuran dari yang tadinya ML menjadi LL atau XL, biaya tinggi. saya tomboy, jeans, kemeja kotak dan t-shirt adalah favorite saya. backpack dan sepatu sneakers atau booth bahkan sendal jepit adalah aksesoris pelengkap.
saya memang bukan perempuan kebanyakan kalau bisa disebut demikian. buat saya, pakaian, aksesoris, isi kepala, bahan pembicaraan adalah semua hal yang harusnya membuat saya nyaman, pun lawan bicara saya. sering merasa kalau orang lain mungkin merasa terintimidasi oleh sikap, bawaan dan perkataan saya yang ceplas ceplos apa adanya. oh iya maaf yak.
anyway... saya adalah orang paling beruntung karena punya sahabat yang cerewet dan sayang banget sama saya, punya mami yang sangat demokratis, my lovely niece Zi yang mengajak saya belajar jadi ibu. saya menantikan moment menjadi perempuan bahagia dengan lelaki yang bisa menerima saya apa adanya.. seperti kata mereka tentang saya.
Sunday, July 11, 2010
hal kecil yang kusebut bahagia
ketika pertama yang kulihat adalah senyuman.wajah tertawamu, kerut tipis di ujung mata yang tinggal satu garis. bibirmu yang tertarik memenuhi wajah dan hidung bangirmu yang terangkat.
yang membuatku bahagia ketika kamu mendengar serius ceritaku. menatap ke dalam mataku, kupingmu terpasang untukku, jidatmu terkerut menyerap katakataku dan bibirmu tak sabar menanggapi ceritaku.
yang membuatku bahagia cukup kamu di sampingku. bicara atau tidak, hadirmu menghangatkan suasana, hatiku tenang. pikiranku melayang tergambar aku yang mengajakmu menari kesana kemari, lepas tanpa beban. bersamamu, hidup akan teramat indah dilalui, tak akan ada lagi tantangan berat untuk dihadapi.
yang membuatku bahagia jika kau pastikan bahwa aku tak salah membaca tanda...
yang membuatku bahagia ketika kamu mendengar serius ceritaku. menatap ke dalam mataku, kupingmu terpasang untukku, jidatmu terkerut menyerap katakataku dan bibirmu tak sabar menanggapi ceritaku.
yang membuatku bahagia cukup kamu di sampingku. bicara atau tidak, hadirmu menghangatkan suasana, hatiku tenang. pikiranku melayang tergambar aku yang mengajakmu menari kesana kemari, lepas tanpa beban. bersamamu, hidup akan teramat indah dilalui, tak akan ada lagi tantangan berat untuk dihadapi.
yang membuatku bahagia jika kau pastikan bahwa aku tak salah membaca tanda...
Thursday, July 08, 2010
Cuma karena hujan
Petir menyambar diluar jendela. Hujan deras menggedor kaca. Dan mata sisa semalam sulit untuk tak terpejam. Tapi kenapa yang kuingat adalah kamu yang saat ini pasti masih bergumul hangat dengan selimut. Iri bukan pada waktu yang masih bisa kamu buang di ranjang, tapi iri pada selimut yang menghangatkanmu. Harusnya aku disitu..
Merindukan bau yang kamu tinggal di ujung hidung dan kepalaku. Merindukan tawa yang tersisa di telinga. Kenapa kamu? Jangan tanya karena jawabnya adalah rasa, tak nyata, tak peduli bilamana kan berupa.
Mungkin cuma untuk hari ini, ketika hujan datang dan dingin menggigit tulang. Ketika memikirkanmu mendatangkan kehangatan. Menjalar perlahan dan melumerkan kebekuan. Atau semua ini cuma karena hujan yang datang dengan pesan… kamu…
Merindukan bau yang kamu tinggal di ujung hidung dan kepalaku. Merindukan tawa yang tersisa di telinga. Kenapa kamu? Jangan tanya karena jawabnya adalah rasa, tak nyata, tak peduli bilamana kan berupa.
Mungkin cuma untuk hari ini, ketika hujan datang dan dingin menggigit tulang. Ketika memikirkanmu mendatangkan kehangatan. Menjalar perlahan dan melumerkan kebekuan. Atau semua ini cuma karena hujan yang datang dengan pesan… kamu…
Tuesday, July 06, 2010
tengah malam
aku bosan menitipkanmu pada malam. pada selimut hangatnya dan dekapan gelap. aku bosan karena harus meninggalkanmu begitu terang datang. aku mau kamu tetap disini.
aku mau menikmatimu sekali ini saja. sendirian. memandangi matamu terpejam, menciumi baumu yang khas dan menikmati lekuk bibirmu.
jangan pergi. kamu tak pantas pergi. aku yang akan melangkah meninggalkanmu untuk yang lain. berbagi dirimu dengan duniamu yang lain. aku tak cukup pantas menikmatimu sendiri. kamu milik dunia.
meski sungguh ingin, aku tak bisa mendekapmu sampai sesak, membauimu sampai muak. begitu terang datang, kamu jauh.. jauh dari jangkauku. dan yang bisa kulihat adalah punggungmu.
kalau malam bisa kuhentikan, kamu tak harus jauh dan aku tak perlu berlalu. aku, kamu satu. sekali ini saja, mari bermain dengan waktu. hentikan lajunya yang akan mmbuat kita merenggang dan menghilang.
sekali ini saja, izinkan aku mendekapmu sampai sesak, membauimu sampai muak dan menciumimu sampai... sampai kebal.. iya aku memang bebal, dan mencintaimu tanpa sesal.
aku mau menikmatimu sekali ini saja. sendirian. memandangi matamu terpejam, menciumi baumu yang khas dan menikmati lekuk bibirmu.
jangan pergi. kamu tak pantas pergi. aku yang akan melangkah meninggalkanmu untuk yang lain. berbagi dirimu dengan duniamu yang lain. aku tak cukup pantas menikmatimu sendiri. kamu milik dunia.
meski sungguh ingin, aku tak bisa mendekapmu sampai sesak, membauimu sampai muak. begitu terang datang, kamu jauh.. jauh dari jangkauku. dan yang bisa kulihat adalah punggungmu.
kalau malam bisa kuhentikan, kamu tak harus jauh dan aku tak perlu berlalu. aku, kamu satu. sekali ini saja, mari bermain dengan waktu. hentikan lajunya yang akan mmbuat kita merenggang dan menghilang.
sekali ini saja, izinkan aku mendekapmu sampai sesak, membauimu sampai muak dan menciumimu sampai... sampai kebal.. iya aku memang bebal, dan mencintaimu tanpa sesal.
Thursday, July 01, 2010
a knight and a charming prince
what is left for me when cinderella already got her charming prince.
buat kebanyakan perempuan tokoh cinderela adalah dambaan, bagaimana upik abu jadi putri, bagaiman seorang pangeran tampan penuh pesona yang menjanjikan istana megah dan bahagia selamanya. huaa cuma di dongeng hal ini terjadi.. okeh maksudnya ya part bahagia selamanya, karena hidup ini bergulir ga asik pasti kalau cuma lempeng aja. feel the pain and the happiness hehe..
dan saya bukan cinderella. sejak kecil keluarga mendidik saya menjadi xena the worrior princess.. berjuang matimatian untuk bisa menikmati kehidupan. bukan seorang putri yang dilayani segala macam kebutuhannya, bukan putri yang berkesempatan lamalama berkaca dan mematut diri. ga sempet kawan, beneran deh. untung punya rambut lurus setengah mati, ga pake sisir, cuma jari.. tssaahh kayak iklan sampo apa gitu hihi.
tapi yang namanya prince charming itu memang ada kok. nyaris sekali dua kali saya bertemu. seorang aristokrat, seorang jenius anak bangsawan belanda. tapi sayangnya worriors seperti saya ga cocok sama mereka. saya tak bisa hadir disebuah istana mewah yang disediakan untuk saya. mungkin saya akan lebih cocok bersanding dengan robinhood yang mengajak saya tinggal di hutan dan berjuang untuk hidup.
jadi kalau saya harus memilih seorang prince charming yang menyediakan istana atau kesatria madangkara hahaha... maka saya akan pilih ksatria itu. MESKI.. harus diakui sekali pun saya berjuang, saya adalah perempuan beruntung, karena tanpa disadari selalu ada yang memanjakan saya. tak usah dengan harta, tapi dengan perhatian dan kasih sayang. saya kaya dengan cinta.... ahh senangnya.
buat kebanyakan perempuan tokoh cinderela adalah dambaan, bagaimana upik abu jadi putri, bagaiman seorang pangeran tampan penuh pesona yang menjanjikan istana megah dan bahagia selamanya. huaa cuma di dongeng hal ini terjadi.. okeh maksudnya ya part bahagia selamanya, karena hidup ini bergulir ga asik pasti kalau cuma lempeng aja. feel the pain and the happiness hehe..
dan saya bukan cinderella. sejak kecil keluarga mendidik saya menjadi xena the worrior princess.. berjuang matimatian untuk bisa menikmati kehidupan. bukan seorang putri yang dilayani segala macam kebutuhannya, bukan putri yang berkesempatan lamalama berkaca dan mematut diri. ga sempet kawan, beneran deh. untung punya rambut lurus setengah mati, ga pake sisir, cuma jari.. tssaahh kayak iklan sampo apa gitu hihi.
tapi yang namanya prince charming itu memang ada kok. nyaris sekali dua kali saya bertemu. seorang aristokrat, seorang jenius anak bangsawan belanda. tapi sayangnya worriors seperti saya ga cocok sama mereka. saya tak bisa hadir disebuah istana mewah yang disediakan untuk saya. mungkin saya akan lebih cocok bersanding dengan robinhood yang mengajak saya tinggal di hutan dan berjuang untuk hidup.
jadi kalau saya harus memilih seorang prince charming yang menyediakan istana atau kesatria madangkara hahaha... maka saya akan pilih ksatria itu. MESKI.. harus diakui sekali pun saya berjuang, saya adalah perempuan beruntung, karena tanpa disadari selalu ada yang memanjakan saya. tak usah dengan harta, tapi dengan perhatian dan kasih sayang. saya kaya dengan cinta.... ahh senangnya.
perjodohan itu
menjadi lajang itu susah susah gampang, asik tapi kadang menyebalkan. sebelum 32 thn, saya adalah perempuan lajang yang merasa sangat bebas, bebas mencintai siapapun, menaksir siapapun, jalan dengan siapapun. semuanya saya nikmati.
32, ketika fakta membuktikan perempuan di usia ini sudah ada di puncak dunia, saya ada disana. karir di puncak, properti ada, gaji lumayan, apalagi yang dibutuhkan?. justru ketika saya tak merasa butuh apapun, saya merasa kosong. okay, mau kaya ya tinggal pindah kerja dengan salary tinggi, atau bertahan disini tapi punya sabetan kiri kanan. properti tinggal direnovasi dan tinggali. lalu saya merasa sepi... saya butuh seseorang yang bisa dibagi kebahagiaan ini. berada di puncak ternyata tak enak sendirian.
dunia membaca kegelisahan saya. Allah yang baik mengetuk saya di titik paling tepat dalam hidup... pasangan! tapi menjadi dewasa membuat saya berpikir berulang kali. kalau bukan saya yang menjaga hati sendiri lalu siapa. tak mungkin salah memilih. kesalahan itu terjadi di usia remaja tanggung, bukan di 32. pikir matangmatang lalu putuskan.
lalu dunia berkonspirasi mempertemukan saya dengan banyak pilihan. dua tiga kawan mejabarkan nama, si A, B, C dan E, A-Z seperti jason mraz. Allah mempertemukan saya dengan beberapa wajah. tapi lagilagi cuma Allah yang punya nama akhir untuk saya. ah seandainya boleh mengintip :-) saya pasrah saja deh, agar dimudahkan segalanya kali ini. agar dipuncak saya tak lagi sendiri.
32, ketika fakta membuktikan perempuan di usia ini sudah ada di puncak dunia, saya ada disana. karir di puncak, properti ada, gaji lumayan, apalagi yang dibutuhkan?. justru ketika saya tak merasa butuh apapun, saya merasa kosong. okay, mau kaya ya tinggal pindah kerja dengan salary tinggi, atau bertahan disini tapi punya sabetan kiri kanan. properti tinggal direnovasi dan tinggali. lalu saya merasa sepi... saya butuh seseorang yang bisa dibagi kebahagiaan ini. berada di puncak ternyata tak enak sendirian.
dunia membaca kegelisahan saya. Allah yang baik mengetuk saya di titik paling tepat dalam hidup... pasangan! tapi menjadi dewasa membuat saya berpikir berulang kali. kalau bukan saya yang menjaga hati sendiri lalu siapa. tak mungkin salah memilih. kesalahan itu terjadi di usia remaja tanggung, bukan di 32. pikir matangmatang lalu putuskan.
lalu dunia berkonspirasi mempertemukan saya dengan banyak pilihan. dua tiga kawan mejabarkan nama, si A, B, C dan E, A-Z seperti jason mraz. Allah mempertemukan saya dengan beberapa wajah. tapi lagilagi cuma Allah yang punya nama akhir untuk saya. ah seandainya boleh mengintip :-) saya pasrah saja deh, agar dimudahkan segalanya kali ini. agar dipuncak saya tak lagi sendiri.
Monday, June 28, 2010
What is wrong with me and a man?
Sepanjang ingatan saya, tak pernah ada kata sukses mengejar cinta. Bahkan saya tak pernah sukses mempertahankan cinta lebih dari 6 bulan. Kata mas q, ketulusan adalah kunci hati saya. Ketulusan yang membuat saya beda dari perempuan lain. Tapi bagaimana kalau ketulusan saja tidak cukup.
Apa yang salah dengan saya? Atau waktu saja yang belum mempertemukan saya dengan dia.
Lalu dengannya saya percaya cinta itu ada. Saya pendam dalam dalam. Berharap untuk kali ini saja Tuhan jangan biarkan saya berjuang melebihi kemampuan. Tak bisakah cinta itu datang dengan kemudahannya untuk saya dan dia.
Ternyata pun tak pernah semudah yang saya harap. Saya pendam dalamdalam, lalu dalam terang dia bilang ada yang lain. Saya masih diam, pendam dalamdalam, harap mungkin ada di hari lain saya akan melintas di kepala dan hatinya.
Lalu Tuhan masih melintaskan dia dalam mimpi, harap bahkan nyata. Masih dibiarkannya dia warawiri di depan saya dengan penuh pesonanya. Tuhan, Kamu hukum saya dengan cinta. Hukuman yang buat saya tak bisa menyangkal sakit. Saya masih dalam diam, sampai kapan? Entah
Saya penuh tanya, apa yang salah dengan saya? Cinta saya yang menyembul dalam diam tak kau bacakah? Tak kau rasakah?
Tuhan yang selalu baik, dimana salah yang kubuat? Dimana usaha yang tak kulakukan? Dimana harap yang tak kupanjatkan?
Tak pernah ada yang salah dengan cinta, tapi yang kurang adalah usaha, begitu mas q berujar. Tapi sampai mana usaha dilakukan? Ketika cinta tak bisa tumbuh bahkan melintas sedikitpun di kepalanya. Masih saja saya bertanya, ada apa dengan saya dan pria, dengannya?
Apa yang salah dengan saya? Atau waktu saja yang belum mempertemukan saya dengan dia.
Lalu dengannya saya percaya cinta itu ada. Saya pendam dalam dalam. Berharap untuk kali ini saja Tuhan jangan biarkan saya berjuang melebihi kemampuan. Tak bisakah cinta itu datang dengan kemudahannya untuk saya dan dia.
Ternyata pun tak pernah semudah yang saya harap. Saya pendam dalamdalam, lalu dalam terang dia bilang ada yang lain. Saya masih diam, pendam dalamdalam, harap mungkin ada di hari lain saya akan melintas di kepala dan hatinya.
Lalu Tuhan masih melintaskan dia dalam mimpi, harap bahkan nyata. Masih dibiarkannya dia warawiri di depan saya dengan penuh pesonanya. Tuhan, Kamu hukum saya dengan cinta. Hukuman yang buat saya tak bisa menyangkal sakit. Saya masih dalam diam, sampai kapan? Entah
Saya penuh tanya, apa yang salah dengan saya? Cinta saya yang menyembul dalam diam tak kau bacakah? Tak kau rasakah?
Tuhan yang selalu baik, dimana salah yang kubuat? Dimana usaha yang tak kulakukan? Dimana harap yang tak kupanjatkan?
Tak pernah ada yang salah dengan cinta, tapi yang kurang adalah usaha, begitu mas q berujar. Tapi sampai mana usaha dilakukan? Ketika cinta tak bisa tumbuh bahkan melintas sedikitpun di kepalanya. Masih saja saya bertanya, ada apa dengan saya dan pria, dengannya?
Friday, June 25, 2010
bingung
biasanya saya lancar menulis kisah di blog ini. tapi baru hari ini saya hampir 5 kali menulis lalu menghapuskan bahkan ketika sudah mencapai paragraf 3. ntahlah. mungkin saking banyaknya cerita yang terjadi sepekan ini, sampai ga tahu memulainya darimana. saya bahkan ga punya angle yang pas untuk memulai cerita. bahkan siang tadi, di depan rakrak buku di gramedia saya bilang sama citra... mungkin saya selamanya ga bisa menjadi penulis novel, mungkin saya hanya bisa jadi penikmat buku.. citra langsung melongo.. what did you just say? kenapa?
karena saya kehilangan inspirasi. karena saya tak punya lagi semangat untuk menulis, bahkan saya kehilangan cerita untuk isi blog. semuanya cuma hilir mudik di kepala dan hati. saya sedang tidak fokus.
sebentar saya bercita akan keluar dari zona aman di kantor, lalu mempertanyakan idealisme sendiri seperti pada postingan sebelumnya. tapi Allah yang maha baik mempertemukan saya dengan Emil Salim, salah satu tokoh pujaan saya sepanjang masa. 80 tahun dengan idealisme tetap dia jaga. saya malu hati, saya masih ingusan dan belum melakukan apaapa untuk orang banyak. saya akhirnya memutuskan untuk bertahan dan berjuang, semampu saya tentu saja.
lalu lain kisah terjadi. benarkah perempuan ga bisa menjadi dirinya sendiri yang cerdas, cerdik dan tangkas menyelesaikan tugasnya tanpa dikaitkan dengan lekuk tubuh dan kemampuan menggoda. benarkah ranjang jadi satusatunya jawaban untuk mencari keuntungan dalam hidup? bodoh bodoh bodoh... bahwa perempuan bisa berjuang dengan kemampuan sendiri, berjuang dengan idealismenya, tanpa lekuk tubuh, tanpa nama besar keluarga. perempuan bisa maju sebagai subjek bukan objek.. how hard it can be girls? dont sell yourself for something that you can get in a decent way.
lalu, cinta itu membesar di hati saya. cinta itu menyesakan. cinta itu muncul dalam cara yang berbeda dari sebelumnya. saya mendadak jadi cenayang, melihat masa depan bersamanya. saya tersiksa cinta pun mendambanya. belum pernah merasa seperti ini sebelumnya.. sesak. Allah yang baik, bantu saya melonggarkan sesak dada ini karena cinta. bantu saya memudahkan segalanya.
ah entahlah, minggu ini segalanya mebuat saya bertanya ulang tentang cinta dan cita... bingung
karena saya kehilangan inspirasi. karena saya tak punya lagi semangat untuk menulis, bahkan saya kehilangan cerita untuk isi blog. semuanya cuma hilir mudik di kepala dan hati. saya sedang tidak fokus.
sebentar saya bercita akan keluar dari zona aman di kantor, lalu mempertanyakan idealisme sendiri seperti pada postingan sebelumnya. tapi Allah yang maha baik mempertemukan saya dengan Emil Salim, salah satu tokoh pujaan saya sepanjang masa. 80 tahun dengan idealisme tetap dia jaga. saya malu hati, saya masih ingusan dan belum melakukan apaapa untuk orang banyak. saya akhirnya memutuskan untuk bertahan dan berjuang, semampu saya tentu saja.
lalu lain kisah terjadi. benarkah perempuan ga bisa menjadi dirinya sendiri yang cerdas, cerdik dan tangkas menyelesaikan tugasnya tanpa dikaitkan dengan lekuk tubuh dan kemampuan menggoda. benarkah ranjang jadi satusatunya jawaban untuk mencari keuntungan dalam hidup? bodoh bodoh bodoh... bahwa perempuan bisa berjuang dengan kemampuan sendiri, berjuang dengan idealismenya, tanpa lekuk tubuh, tanpa nama besar keluarga. perempuan bisa maju sebagai subjek bukan objek.. how hard it can be girls? dont sell yourself for something that you can get in a decent way.
lalu, cinta itu membesar di hati saya. cinta itu menyesakan. cinta itu muncul dalam cara yang berbeda dari sebelumnya. saya mendadak jadi cenayang, melihat masa depan bersamanya. saya tersiksa cinta pun mendambanya. belum pernah merasa seperti ini sebelumnya.. sesak. Allah yang baik, bantu saya melonggarkan sesak dada ini karena cinta. bantu saya memudahkan segalanya.
ah entahlah, minggu ini segalanya mebuat saya bertanya ulang tentang cinta dan cita... bingung
Tuesday, June 22, 2010
jadi idealis itu = egois ga sih?
saban sabtu dan minggu saya temukan mami masih saja mencuci bajunya sendiri. tiap kali saya tawarkan untuk cari prt saja, mami bilang, sayang uangnya, lagian ga banyak. sesekali mami ngedumel mesin cuci tua-nya itu minta pensiun. kemarin ga mau muter, besoknya bocor, belum lagi pengeringnya sudah berisik sekali, ngedebak debuk terus.
pindah ke ruang tamu, giliran saya yang gerah nonton tivi ukuran 14 inchi. tivi yang lama terpaksa dijual untuk menutupi kekurangan cicilan motor prima. tv mungil itu ga ditopang sama antena yang bagus, jadi lebih banyak liat semut daripada jernihnya pemain sinetron. sementara rumah yang ditempati mami dan dua adik serta seorang ponakan itu masih kontrakan.
setelah 10 tahun bekerja, akhirnya saya bisa mencicil rumah di sentul. meskipun kecil, hanya 21 / 60 paling tidak itu rumah sendiri. senang banget lihat mami bahagia. dia selalu tanya, kapan kita pindah ke rumah baru.
rumah itu tak siap huni, karena hanya ada 1 ruang tamu, 1 kamar tidur, 1 toilet. atap dapur masih bolong. sementara yang bakal menempati rumah itu let see.. hmm.. 5 orang. mau tidur dimana?
untuk renovasi rumah paling ga harus sedia 20 juta rupiah, biar bisa bikin dapur, dua kamar plus 1 toilet tambahan di lantai dua. barulah bisa tenang ditinggali. urusan transportasi, sudah lah yah.
mari tengok tabungan saya. 10 tahun kerja, tak ada tabungan di rekening- pun saya tak punya rekening sendiri, itu punya mami hehehe. seringkali saya berpikir mana ada yang mau nikah sama saya yang tak punya tabungan begini ya hehehe... antara niat renovasi rumah, plus nabung buat nikah, tarik menarik, sembari tak ada yang bisa disisihkan.. habis untuk keperluan bulanan..
kata temen, kalau kita kaya kita bisa bantu orang sekitar. kata temen lagi, mestinya saya bisa kaya kalau tak terlalu idealis. lihatlah apa yang dialami mami karena saya terlalu idealis.
*sigh*
pindah ke ruang tamu, giliran saya yang gerah nonton tivi ukuran 14 inchi. tivi yang lama terpaksa dijual untuk menutupi kekurangan cicilan motor prima. tv mungil itu ga ditopang sama antena yang bagus, jadi lebih banyak liat semut daripada jernihnya pemain sinetron. sementara rumah yang ditempati mami dan dua adik serta seorang ponakan itu masih kontrakan.
setelah 10 tahun bekerja, akhirnya saya bisa mencicil rumah di sentul. meskipun kecil, hanya 21 / 60 paling tidak itu rumah sendiri. senang banget lihat mami bahagia. dia selalu tanya, kapan kita pindah ke rumah baru.
rumah itu tak siap huni, karena hanya ada 1 ruang tamu, 1 kamar tidur, 1 toilet. atap dapur masih bolong. sementara yang bakal menempati rumah itu let see.. hmm.. 5 orang. mau tidur dimana?
untuk renovasi rumah paling ga harus sedia 20 juta rupiah, biar bisa bikin dapur, dua kamar plus 1 toilet tambahan di lantai dua. barulah bisa tenang ditinggali. urusan transportasi, sudah lah yah.
mari tengok tabungan saya. 10 tahun kerja, tak ada tabungan di rekening- pun saya tak punya rekening sendiri, itu punya mami hehehe. seringkali saya berpikir mana ada yang mau nikah sama saya yang tak punya tabungan begini ya hehehe... antara niat renovasi rumah, plus nabung buat nikah, tarik menarik, sembari tak ada yang bisa disisihkan.. habis untuk keperluan bulanan..
kata temen, kalau kita kaya kita bisa bantu orang sekitar. kata temen lagi, mestinya saya bisa kaya kalau tak terlalu idealis. lihatlah apa yang dialami mami karena saya terlalu idealis.
*sigh*
Monday, June 21, 2010
surealis to realis
sumpah saya ga pernah ngeh selera membaca saya ini kemana. sampai satu malam, ketika menemukan novel di jok belakang mobil mas dono, yang saya tak ingat lagi judulnya, baru lah dia mengungkapkan selera membaca saya.
"lu kan ga pernah satu selera sama gue soal novel. lu surealis, demennya jauhhh mengkhayal, sastrawi, apalah namanya itu. gue sih realis, dengan bahasa sederhana, down to earth.. tapi gue suka khaleed khoseini." begitu kata mas dono.
jiaahh surealis apaan aja saya ga tahu. beneran.. membaca adalah kesenangan buat saya. membaca bisa membawa saya ke alam mimpi.. mengkhayal. tapi beneran jenis buku manapun tetap saya baca.
silakan buka rak buku saya. mulai salman rushdie, paulo coelho, tariq ali, khaled koesaini, milan kundera, sampai ke chicklit karangan sophie kinsela dan mat cabot. saya baru nambah koleksi lupus hahaha, sebelumnya ada harry potter. semua jenis buku saya baca.. asalkan bisa membuat saya bertahan sampai 5 halaman pertama saja, dan seteruskan saya akan telaten menghabiskan lembaran cerita.
seperti musik, saya tak suka mengkotakan selera. asalkan enak dikuping, sukursukur bisa saya nyanyikan dalam sumbang hahaha. begitu juga dengan novel, selama dia berkesan untuk saya, maka novel manapun saya jabanin.
tapi saya termasuk yang setia pada pengarang, nyaris jarang sekali menjajal membaca novel milik pengarang "asing" dimata saya. dan beberapa pengarang tentu saja sudah sejak buku awal membuat saya alergi dan malas kembali kesana meski resensi memuji habishabisan.
sahabat saya Qaris Tajudin, pengarang buku Mahasati tidak mencantumkan tanggapan darimanapun di novelnya. dia bilang, kenapa harus memaksakan orang tertarik karena resensinya.. biarkan jadi misteri. semua orang punya seleranya sendiri.
dan ternyata saya suka, dengan tentu saja sejumlah catatan...
anyway, saya surealis-whatever that means sekaligus realis, hit me with anykind of novel deh :-) i just love books
"lu kan ga pernah satu selera sama gue soal novel. lu surealis, demennya jauhhh mengkhayal, sastrawi, apalah namanya itu. gue sih realis, dengan bahasa sederhana, down to earth.. tapi gue suka khaleed khoseini." begitu kata mas dono.
jiaahh surealis apaan aja saya ga tahu. beneran.. membaca adalah kesenangan buat saya. membaca bisa membawa saya ke alam mimpi.. mengkhayal. tapi beneran jenis buku manapun tetap saya baca.
silakan buka rak buku saya. mulai salman rushdie, paulo coelho, tariq ali, khaled koesaini, milan kundera, sampai ke chicklit karangan sophie kinsela dan mat cabot. saya baru nambah koleksi lupus hahaha, sebelumnya ada harry potter. semua jenis buku saya baca.. asalkan bisa membuat saya bertahan sampai 5 halaman pertama saja, dan seteruskan saya akan telaten menghabiskan lembaran cerita.
seperti musik, saya tak suka mengkotakan selera. asalkan enak dikuping, sukursukur bisa saya nyanyikan dalam sumbang hahaha. begitu juga dengan novel, selama dia berkesan untuk saya, maka novel manapun saya jabanin.
tapi saya termasuk yang setia pada pengarang, nyaris jarang sekali menjajal membaca novel milik pengarang "asing" dimata saya. dan beberapa pengarang tentu saja sudah sejak buku awal membuat saya alergi dan malas kembali kesana meski resensi memuji habishabisan.
sahabat saya Qaris Tajudin, pengarang buku Mahasati tidak mencantumkan tanggapan darimanapun di novelnya. dia bilang, kenapa harus memaksakan orang tertarik karena resensinya.. biarkan jadi misteri. semua orang punya seleranya sendiri.
dan ternyata saya suka, dengan tentu saja sejumlah catatan...
anyway, saya surealis-whatever that means sekaligus realis, hit me with anykind of novel deh :-) i just love books
Friday, June 18, 2010
saya dan bokong lelaki
"lu tahu ga, dia bekas pemain sepakbola loh?", kata temen saya sambil menunjuk J temannya yang baru semenit lalu dia kenalkan kesaya..
mata saya langsung tertuju pada tubuhnya yang sedang membelakangi saya.
"woi. kebiasaan, ga usah liat pantatnya nit. jelas bagus, wong atlet." kata teman saya..
"i didnt see his butt, i was measuring his weight and height.."
"mata lu ga bisa boong. mata lu ke bokongnya."
"ga"
"iyaaaa"
whatever deh toh penjelasan apapun dari saya tetap tidak menolong hahaha..
tapi iya, dia tak sepenuhnya salah soal saya dan bokong. bagian menarik dari lelaki salah satunya adalah bokong, itu pasti. dan saya yakin tak cuma saya perempuan yang senang bicarakan bokong lelaki. kalau teman saya bilang, "cowo yang ditaksir nita itu wajah dan bokongnya menurut dia pasti sama bagus hahaha."
saya ingat lelaki pertama yang mengalihkan perhatian saya ke bokongnya, dia adalah ricky subagya. iya, pemain bulutangkis ganda itu. tiap kali dia bergerak, bokongnya indah bergoyang.
dan saya adalah perempuan beruntung ketika ditunjuk menjadi reporter olahraga, berkesempatan menonton langsung pertandingan olahraga, salah satunya ketika piala thomas uber 2004. dipertandingan thomas, jens eriksen yang berpasangan dengan Martin Lundgaard Hansen, dijeda set ujug ujug melorotkan shortpan dan menggantinya dengan yang bersih... huaaaa saya dan temanteman perempuan jejeritan.. huaaa bagus bagus..
lalu dalam deretan lelaki terkenal, christiano ronaldo memimpin sebagai pemilik bokong terbagus saat ini.
tapi ya, kalau teman saya bilang lelaki yang saya suka pasti berbokong bagus, ga juga tuh. mantan pacar saya tak ada yang berbokong bagus, karena jelas bokong cuma kosmetik, selebihnya ... hmm sesuatu yang bisa membuat saya lebih nyaman bersamanya.
mata saya langsung tertuju pada tubuhnya yang sedang membelakangi saya.
"woi. kebiasaan, ga usah liat pantatnya nit. jelas bagus, wong atlet." kata teman saya..
"i didnt see his butt, i was measuring his weight and height.."
"mata lu ga bisa boong. mata lu ke bokongnya."
"ga"
"iyaaaa"
whatever deh toh penjelasan apapun dari saya tetap tidak menolong hahaha..
tapi iya, dia tak sepenuhnya salah soal saya dan bokong. bagian menarik dari lelaki salah satunya adalah bokong, itu pasti. dan saya yakin tak cuma saya perempuan yang senang bicarakan bokong lelaki. kalau teman saya bilang, "cowo yang ditaksir nita itu wajah dan bokongnya menurut dia pasti sama bagus hahaha."
saya ingat lelaki pertama yang mengalihkan perhatian saya ke bokongnya, dia adalah ricky subagya. iya, pemain bulutangkis ganda itu. tiap kali dia bergerak, bokongnya indah bergoyang.
dan saya adalah perempuan beruntung ketika ditunjuk menjadi reporter olahraga, berkesempatan menonton langsung pertandingan olahraga, salah satunya ketika piala thomas uber 2004. dipertandingan thomas, jens eriksen yang berpasangan dengan Martin Lundgaard Hansen, dijeda set ujug ujug melorotkan shortpan dan menggantinya dengan yang bersih... huaaaa saya dan temanteman perempuan jejeritan.. huaaa bagus bagus..
lalu dalam deretan lelaki terkenal, christiano ronaldo memimpin sebagai pemilik bokong terbagus saat ini.
tapi ya, kalau teman saya bilang lelaki yang saya suka pasti berbokong bagus, ga juga tuh. mantan pacar saya tak ada yang berbokong bagus, karena jelas bokong cuma kosmetik, selebihnya ... hmm sesuatu yang bisa membuat saya lebih nyaman bersamanya.
Thursday, June 17, 2010
male ego, does it really exist?
beberapa hari ini, saya bertemu dengan banyak orang, banyak pria dan banyak cerita. banyak saran yang semua bermuara pada dua kata, MALE EGO... dan saya perempuan, harus bisa berkompromi kalau tak bisa disebut toleransi dengan ego itu.
bagaimanapun lelaki tak mau berada dibawah perempuan, kecuali memang ada lelaki tempe yang berlindung diketiak perempuan, menumpang hidup dengan perempuan. dan tentu saja bukan jenis ini yang saya cari.. walhasil..
secerdas apapun lelaki yang sedang bersamamu saat ini, pls lower yourself. i know you hate it but if you dont want to lose him, pls behave like a "woman"... begitu kata teman lelaki saya... a jerk one..
saya sangat senang bisa mengimbangi percakapan lawan bicara dalam hal apapun, berusaha untuk selalu bisa mengimbangi. tapi kata teman saya, sesekali perlulah saya diam dan biarkan lelaki ini merasa hebat di hadapan saya, menguasai satu bidang yang saya tak tahu.
hahaha jelas saya bukan orang secerdas itu, otak saya bukan ensiklopedia, kalau saya tahu saya bicara, bukan pula jenis orang yang sok tahu. tapi kalau saya tahu tapi diminta pura pura tak tahu... huaaa... mana mungkin...
teman saya ini berpesan... just dont put him in the corner!
begitupun dalam urusan ranjang, teman lelaki saya bilang, jangan tunjukin kehebatanmu di atas ranjang, biarkan dia yang memimpin aktivitas itu. lelaki itu otaknya kotor, dia senang kamu pintar di ranjang tapi hati dan isi kepalanya akan bertanya... sungguh berpengalaman, pasti sudah banyak tidur dengan lelaki lain... begitulah...
kesimpulan saya adalah... stop berteori tentang lelaki, stop thinking about his male ego.. and free yourself in love...
masa sih ga ada diluar sana lelaki yang mencintai saya apa adanya?... pasti ada dong..
bagaimanapun lelaki tak mau berada dibawah perempuan, kecuali memang ada lelaki tempe yang berlindung diketiak perempuan, menumpang hidup dengan perempuan. dan tentu saja bukan jenis ini yang saya cari.. walhasil..
secerdas apapun lelaki yang sedang bersamamu saat ini, pls lower yourself. i know you hate it but if you dont want to lose him, pls behave like a "woman"... begitu kata teman lelaki saya... a jerk one..
saya sangat senang bisa mengimbangi percakapan lawan bicara dalam hal apapun, berusaha untuk selalu bisa mengimbangi. tapi kata teman saya, sesekali perlulah saya diam dan biarkan lelaki ini merasa hebat di hadapan saya, menguasai satu bidang yang saya tak tahu.
hahaha jelas saya bukan orang secerdas itu, otak saya bukan ensiklopedia, kalau saya tahu saya bicara, bukan pula jenis orang yang sok tahu. tapi kalau saya tahu tapi diminta pura pura tak tahu... huaaa... mana mungkin...
teman saya ini berpesan... just dont put him in the corner!
begitupun dalam urusan ranjang, teman lelaki saya bilang, jangan tunjukin kehebatanmu di atas ranjang, biarkan dia yang memimpin aktivitas itu. lelaki itu otaknya kotor, dia senang kamu pintar di ranjang tapi hati dan isi kepalanya akan bertanya... sungguh berpengalaman, pasti sudah banyak tidur dengan lelaki lain... begitulah...
kesimpulan saya adalah... stop berteori tentang lelaki, stop thinking about his male ego.. and free yourself in love...
masa sih ga ada diluar sana lelaki yang mencintai saya apa adanya?... pasti ada dong..
Monday, June 14, 2010
saya dan sepakbola
lupa kapan tepatnya saya suka olahraga yang satu ini. nita kecil pernah ditempatkan sebagai bek, defender waktu pertandingan isengiseng antar teman. saya perempuan sendirian. waktu sma saya selalu sempatkan nonton bola disela waktu belajar dan tidur.
tapi saya rasa baru di 2006, sewaktu berkesempatan menonton piala dunia, merasakan atmosfir yang luaarrr biasa di jerman yang membawa saya percaya bahwa bola lebih dari sekedar bola sepak. di sepakbola saya belajar kehidupan, belajar saling menghargai, berbagi peran dan kepercayaan luar biasa antar anggotanya.
di sepakbola, disiplin itu sangat penting, nomor satu malah. bagaimana keahlian perorangan cuma modal awal dari keseluruhan jaminan kemenangan tim. pelatih punya peran bukan cuma menyusun strategi, tapi juga membangun semangat, menempatkan tiap individu adalah istimewa dengan perannya.
diluar tim sepakbola, mari bicara tentang kaum sosialita yang mengelilingi kehidupan para pemainnya. sepakbola adalah soal kelas sosial, sepakbola adalah soal politik dan terlebih inilah bahasa internasional. semua orang bicara sama, sepakbola. cuma di sepakbola kita sepakat bahwa mengenai tangan atau handsball adalah kesalahan. cuma aturan di lapangan yang kita sepakati bersama.
di sepakbola, saya merasa dialihkan dari masalah dunia ini. saya tak peduli lagi pada masalah ekonomi yang membelit, kehilangan sosialita dan aksi kongkow bareng kawan, apalagi urusan patah hati. saya tak punya waktu untuk hal selain sepakbola... anda boleh bilang saya gila,tapi saya memang gila bola :-)
tapi saya rasa baru di 2006, sewaktu berkesempatan menonton piala dunia, merasakan atmosfir yang luaarrr biasa di jerman yang membawa saya percaya bahwa bola lebih dari sekedar bola sepak. di sepakbola saya belajar kehidupan, belajar saling menghargai, berbagi peran dan kepercayaan luar biasa antar anggotanya.
di sepakbola, disiplin itu sangat penting, nomor satu malah. bagaimana keahlian perorangan cuma modal awal dari keseluruhan jaminan kemenangan tim. pelatih punya peran bukan cuma menyusun strategi, tapi juga membangun semangat, menempatkan tiap individu adalah istimewa dengan perannya.
diluar tim sepakbola, mari bicara tentang kaum sosialita yang mengelilingi kehidupan para pemainnya. sepakbola adalah soal kelas sosial, sepakbola adalah soal politik dan terlebih inilah bahasa internasional. semua orang bicara sama, sepakbola. cuma di sepakbola kita sepakat bahwa mengenai tangan atau handsball adalah kesalahan. cuma aturan di lapangan yang kita sepakati bersama.
di sepakbola, saya merasa dialihkan dari masalah dunia ini. saya tak peduli lagi pada masalah ekonomi yang membelit, kehilangan sosialita dan aksi kongkow bareng kawan, apalagi urusan patah hati. saya tak punya waktu untuk hal selain sepakbola... anda boleh bilang saya gila,tapi saya memang gila bola :-)
Saturday, June 12, 2010
benarkah perempuan "sukses" menakutkan?
teman mengajarkan saya untuk state myself, to value myself. maka inilah saya, nita, 32 tahun, station manager 89,2 fm, single, punya rumah sendiri, mandiri. kata mas iyonk, dengan profile seperti itu, saya mestinya gampang mencari pasangan hidup, "jiaahh nit, kalau gue sebar di status lu mencari pasangan dengan profil begitu, you'll see bakal banyak yang mau."
hahahha... tapi yang saya dapat adalah sebalikya... susah sekali mengisi satu kursi kosong disamping saya.
dulu sekali teman kecil saya, lelaki pernah bilang, "jangan kepinteran jadi perempuan, bikin cowo minder."
benarkah? jawab dung temanteman.. apakah saya menakutkan? apakah benar its my "success" yang bikin mereka sungkan mendekat?
tibatiba teman saya bilang begini, "dibalik pria sukses selalu ada perempuan hebat, dibalik perempuan sukses, ada pria depresi." hahahha.... i know i know its just an expression. tapi setelah itu apa yang dibilang temen saya lebih bijak.. mungkin i have to start to live as a very simple one, think simple, live simple and act simple...
but guys after all.. im just a simple girl who is trying to enjoy the sparkling of life, nothing much. saya bahkan beli kopi sendiri loh hahahha... ah mungkin itu. harusnya saya biarkan lelaki sedikit memimpin dari saya. loh loh loh.. we are equal.. who hard it is to accepted?
hahahha... tapi yang saya dapat adalah sebalikya... susah sekali mengisi satu kursi kosong disamping saya.
dulu sekali teman kecil saya, lelaki pernah bilang, "jangan kepinteran jadi perempuan, bikin cowo minder."
benarkah? jawab dung temanteman.. apakah saya menakutkan? apakah benar its my "success" yang bikin mereka sungkan mendekat?
tibatiba teman saya bilang begini, "dibalik pria sukses selalu ada perempuan hebat, dibalik perempuan sukses, ada pria depresi." hahahha.... i know i know its just an expression. tapi setelah itu apa yang dibilang temen saya lebih bijak.. mungkin i have to start to live as a very simple one, think simple, live simple and act simple...
but guys after all.. im just a simple girl who is trying to enjoy the sparkling of life, nothing much. saya bahkan beli kopi sendiri loh hahahha... ah mungkin itu. harusnya saya biarkan lelaki sedikit memimpin dari saya. loh loh loh.. we are equal.. who hard it is to accepted?
mendadak biasa
tibatiba saja saya terpikir untuk kabur dalam kehidupan saat ini, dari pekerjaan rutin, masalah cinta yang bolak balik bikin pening dan dari pertemanan yang ada. mendadak pingin jadi seseorang yang baru, kerja baru dan hati yang baru, tak mengenal cinta maka tak ada sakit hati... yaaa paling banter kosong, kesepian.
mendadak pingin menghilang dari segala bentuk keriaan.. saya mau jadi manusia baru.
baiknya saya tak mengenal kamu yang membuat kepala dan hati ini bekerja lebih keras. kehadiranmu bagai virus meningitis di otakku... bikin pening. harusnya tak saya biarkan harihari saya ditemani wajahmu. selama ini cuma ada ramy, dan biarkan saja dia disana. tak terjamah tak akan bikin saya muntah, meski saya tak akan pernah menghadirkannya dalam nyata. harusnya tak saya biarkan hati saya ditemani orang lain.
tapi kamu membenahi hari saya yang berantakan dengan airmata menjadi tawa. tapi kamu mengajak saya berpetualang pada satu cerita ke cerita berikutnya. kamu bawa saya ke dunia baru tanpa menjadikan saya makhluk baru. kamu menggeser ramy perlahan... untung tak sampai hilang.. kalau saya akhirnya begini.
kamu ada dan tiada. kamu ada tapi tak nyata.. kamu ... ah sudahlah..
saya terlalu tua untuk berjuang, terlalu dewasa untuk menangisi hal begini. jangan tambah pekerjaan saya dengan mengejarmu.. saya hanya bisa bilang... saya ada ketika kamu kembali. saya hanya akan menunggu... sudahlah..
kalau kamu tak kembali.. saya yang pergi. seperti sting bilang "if she loved you like i love you, i would walk away in shame. i'd move town, i change my name".. dan saya akan jadi orang baru sama sekali.. tanpa cinta.
mendadak pingin menghilang dari segala bentuk keriaan.. saya mau jadi manusia baru.
baiknya saya tak mengenal kamu yang membuat kepala dan hati ini bekerja lebih keras. kehadiranmu bagai virus meningitis di otakku... bikin pening. harusnya tak saya biarkan harihari saya ditemani wajahmu. selama ini cuma ada ramy, dan biarkan saja dia disana. tak terjamah tak akan bikin saya muntah, meski saya tak akan pernah menghadirkannya dalam nyata. harusnya tak saya biarkan hati saya ditemani orang lain.
tapi kamu membenahi hari saya yang berantakan dengan airmata menjadi tawa. tapi kamu mengajak saya berpetualang pada satu cerita ke cerita berikutnya. kamu bawa saya ke dunia baru tanpa menjadikan saya makhluk baru. kamu menggeser ramy perlahan... untung tak sampai hilang.. kalau saya akhirnya begini.
kamu ada dan tiada. kamu ada tapi tak nyata.. kamu ... ah sudahlah..
saya terlalu tua untuk berjuang, terlalu dewasa untuk menangisi hal begini. jangan tambah pekerjaan saya dengan mengejarmu.. saya hanya bisa bilang... saya ada ketika kamu kembali. saya hanya akan menunggu... sudahlah..
kalau kamu tak kembali.. saya yang pergi. seperti sting bilang "if she loved you like i love you, i would walk away in shame. i'd move town, i change my name".. dan saya akan jadi orang baru sama sekali.. tanpa cinta.
Monday, June 07, 2010
sendiri dan sendirian
dicatat saja, hari ini 7 juni 2010, aku benar benar sendirian.
aku punya teman buanyak yang biasanya jadi tempat untuk berbagi. tapi seiring dengan waktu, semuanya gugur. akhirnya persahabatan hanya dibentuk secara virtual. terima kasih untuk eci yang menemaniku curhat lewat cetingan berjamjam. menenangkan hati sedikit neng hehehe
selebihnya, sahabatku sibuk. tak membaca hati bahwa aku sendang gundah.
berasa sedih sangat... sendirian...
aku punya teman buanyak yang biasanya jadi tempat untuk berbagi. tapi seiring dengan waktu, semuanya gugur. akhirnya persahabatan hanya dibentuk secara virtual. terima kasih untuk eci yang menemaniku curhat lewat cetingan berjamjam. menenangkan hati sedikit neng hehehe
selebihnya, sahabatku sibuk. tak membaca hati bahwa aku sendang gundah.
berasa sedih sangat... sendirian...
The Coffee Man
Bukan dia yang pertama mengajakku pergi ke bakoel koffie cikini. Aku sudah berkali-kali sebelumnya kesana dan tentu saja tak ada kesan sampai dia yang mengajaknya.
Dia bilang disini lah tempat kopi terenak di Jakarta. Ah cerita ini bukan pesanan bakoel koffie tapi begitulah menurut dia. Menu Vietnamese adalah kopi pertama yang dia pilihkan untukku. “cobain deh nit, ini enak banget kalau dingin.” Viola…. Iya setelahnya aku suka. Setelah itu terjadilah pengulangan untuk menu yang sama.
Nyaris saban minggu kami mengaburkan diri dari keriaan kantor, hingar bingar teman sejawat dan cuma berdua kemari. Bicara tentang banyak hal, soal hati, keluarga dan kerja. Bukan tentang kami berdua, tak ada kisah diantara kami. Meski dari kopi itulah awal kusuka padanya. Bicara tentang kopi, seperti membuka sebuah ensiklopedia kopi dari kepalanya. Dia bercerita tentang kopi luwak, kopi termahal di dunia dari kotoran si luwak. Dia jelaskan padaku tentang beda rasa dari kopi Jawa, Sumatra sampai Toraja, kopi Brasil, Arabica, Italia, semuanya.
Jangan minta aku untuk menjelaskan ulang teman. Sebab setelah kisah kami berakhir, ensiklopedia itu pergi, memori di kepalaku menolak bertahan. Aku tak menyimpannya dengan baik. Yang kusimpan dan tersisa adalah rasa kopi itu sendiri…. Hmmm…
Saat bersamanya lah untuk pertama kali pula aku berani mencoba Espresso, kopi murni, hitam pekat. “rasanya gimana sih?,”
“Ya coba aja. It wont kill you for sure. Pahit tapi ga sepahit cinta nit hahahha.” Kata dia sambil menyodorkan sisa espresso dari cangkirnya. “kalau lu suka, baru kita tambah yah. Jajal aja dulu.”
Sambil merem, seperti minum jamu pahit, aku pencet hidung. Dia cuma tertawa, “tak ada keharuman lebih nikmat di dunia selain bau kopi nita.”
Bener loh. Rasa espresso yang pahit itu berbanding lurus dengan rasa manis yang tertinggal di ujung lidah. Harum kopi itu tak ada bandingannya… menyejukan hmmm…
Bersamanya aku pergi hunting kopi ke seluruh kafe di Jakarta, oh well nyaris seluruhnya. Seluruh cabang bakoel koffie, kami sambangi. Jangan lupa Tornado Kemang juga masuk list teratas dalam daftar tempat dengan kopi terbaik. kalau salah satu diantara kami gundah tengah malam, password di sms Cuma satu, “ngupi yuks.” Lalu kami tahu salah satu dari kami sedang butuh kopi sebelum menelurkan serangkaian cerita, segumpal gundah yang menyesakan dada. Oh iya satu lagi kenikmatan kopi baru terasa bila dilengkapi dengan music jazz…
Sayang kebersamaan kami tak lama, kopi dan kami sama sekali tak kekal. Secangkir espresso terakhir yang kami bagi di Bakoel Koffie waktu itu telah menutup segalanya. Di mobil untuk pertama kalinya dia mengeluhkan dadanya yang berdebar karena kebanyakan kafein, padahal menu kami ketika itu sama seperti biasanya, double espresso. Hari itu terakhir kami minum kopi bersama.
Ah padahal bersamanya kopi tak pernah terasa pahit.
Dia bilang disini lah tempat kopi terenak di Jakarta. Ah cerita ini bukan pesanan bakoel koffie tapi begitulah menurut dia. Menu Vietnamese adalah kopi pertama yang dia pilihkan untukku. “cobain deh nit, ini enak banget kalau dingin.” Viola…. Iya setelahnya aku suka. Setelah itu terjadilah pengulangan untuk menu yang sama.
Nyaris saban minggu kami mengaburkan diri dari keriaan kantor, hingar bingar teman sejawat dan cuma berdua kemari. Bicara tentang banyak hal, soal hati, keluarga dan kerja. Bukan tentang kami berdua, tak ada kisah diantara kami. Meski dari kopi itulah awal kusuka padanya. Bicara tentang kopi, seperti membuka sebuah ensiklopedia kopi dari kepalanya. Dia bercerita tentang kopi luwak, kopi termahal di dunia dari kotoran si luwak. Dia jelaskan padaku tentang beda rasa dari kopi Jawa, Sumatra sampai Toraja, kopi Brasil, Arabica, Italia, semuanya.
Jangan minta aku untuk menjelaskan ulang teman. Sebab setelah kisah kami berakhir, ensiklopedia itu pergi, memori di kepalaku menolak bertahan. Aku tak menyimpannya dengan baik. Yang kusimpan dan tersisa adalah rasa kopi itu sendiri…. Hmmm…
Saat bersamanya lah untuk pertama kali pula aku berani mencoba Espresso, kopi murni, hitam pekat. “rasanya gimana sih?,”
“Ya coba aja. It wont kill you for sure. Pahit tapi ga sepahit cinta nit hahahha.” Kata dia sambil menyodorkan sisa espresso dari cangkirnya. “kalau lu suka, baru kita tambah yah. Jajal aja dulu.”
Sambil merem, seperti minum jamu pahit, aku pencet hidung. Dia cuma tertawa, “tak ada keharuman lebih nikmat di dunia selain bau kopi nita.”
Bener loh. Rasa espresso yang pahit itu berbanding lurus dengan rasa manis yang tertinggal di ujung lidah. Harum kopi itu tak ada bandingannya… menyejukan hmmm…
Bersamanya aku pergi hunting kopi ke seluruh kafe di Jakarta, oh well nyaris seluruhnya. Seluruh cabang bakoel koffie, kami sambangi. Jangan lupa Tornado Kemang juga masuk list teratas dalam daftar tempat dengan kopi terbaik. kalau salah satu diantara kami gundah tengah malam, password di sms Cuma satu, “ngupi yuks.” Lalu kami tahu salah satu dari kami sedang butuh kopi sebelum menelurkan serangkaian cerita, segumpal gundah yang menyesakan dada. Oh iya satu lagi kenikmatan kopi baru terasa bila dilengkapi dengan music jazz…
Sayang kebersamaan kami tak lama, kopi dan kami sama sekali tak kekal. Secangkir espresso terakhir yang kami bagi di Bakoel Koffie waktu itu telah menutup segalanya. Di mobil untuk pertama kalinya dia mengeluhkan dadanya yang berdebar karena kebanyakan kafein, padahal menu kami ketika itu sama seperti biasanya, double espresso. Hari itu terakhir kami minum kopi bersama.
Ah padahal bersamanya kopi tak pernah terasa pahit.
Sunday, June 06, 2010
tea, coffee and beer
mari kumulai kisah ini dengan membagi lelaki yang pernah hadir dalam hidupku kedalam tiga kategori, tea-man, coffee-man and the beer one. semula terpikir untuk menceritakan mereka dalam berbagai angka, yang kalau kutuangkan dalam sebuah novel maka each one of them will be presented on a chapter.. hahaha kamu mungkin berpikir akan belasan atau puluhan bahkan...
tentu saja tidak. aku bukan orang yang gampang jatuh cinta apalagi melibatkan mereka dalam kehidupanku. jumlahnya belum melebihi jari tanganku. lebih sedikit lagi kalau aku hitung dari mereka yang "serius" kucinta, hmmm hanya tiga orang. kamu mungkin salah satunya :-P
tidak kusebut nama, untuk apa? kusamarkan saja berdasarkan kebiasaan mereka memasukan cairan teh, kopi dan atau bir kedalam lambung. bahasaku mulai seperti bahasa hukum saja, ambigu... dan, atau, dan atau...
maksud dan tujuan bercerita? aduh lamalama ini mirip dengan proposal dagang yang biasa kubuat. tak ada maksud untuk mencederai perasaan siapapun disini. aku hanya ingin mengungkapkan betapa cinta itu dahsyat mengubah orang mulai dari cara berpikir sampai hal sederhana.... kebiasaan minum. bagaimana aku menjadi orang yang tibatiba saja mengerti banyak soal kopi, perbedaan bir antar produsen bahkan teh manis dan super pahit.
kalau kamu bilang aku tak punya pendirian dan gampang terpengaruh pasangan, nanti dulu. jauh sebelum kenal mereka, aku sudah suka kopi, terutama menjelang ujian sekolah. kubikin kopi dalam gelas besar, kutambahkan garam sedikit karena kata orang bisa lebih manjur menahan kantuk, tapi selalu berakhir dengan adegan aku tertidur di samping gelas kopi yang sudah kosong. kopi tak pernah bikin aku bertahan melek, membuat jantung berdebar dan perut mules seperti saat ini, iya.
aku juga penikmat teh. papiku yang mengenalkan aku pada kebiasaan minum teh poci saban sore dengan gula batu dan ditemani gorengan. nikmat betul..
tapi minum bir? tak pernah jadi kebiasaan meski pernah kucoba. bir pertamaku justru dinikmati bersama mami. dia bilang, "kamu coba ini rasa bir, supaya nanti tak dibohongi lelaki." cuma dua gelas, tapi bisa bikin aku mencret dua hari. setelah itu, bir tak pernah masuk dalam list minumanku.
aku selamanya pencinta air putih saja, natural water. tanpa embelembel rasa.. nikmatnya tiada tara, selalu bisa membuatku semangat kembali disaat letih.
jadi cerita ini akan kumulai saja ya... nanti, setelah berhasil kusempatkan waktu merangkai cerita. ini baru sinopsis, bisa kamu hiraukan pun tidak.
tentu saja tidak. aku bukan orang yang gampang jatuh cinta apalagi melibatkan mereka dalam kehidupanku. jumlahnya belum melebihi jari tanganku. lebih sedikit lagi kalau aku hitung dari mereka yang "serius" kucinta, hmmm hanya tiga orang. kamu mungkin salah satunya :-P
tidak kusebut nama, untuk apa? kusamarkan saja berdasarkan kebiasaan mereka memasukan cairan teh, kopi dan atau bir kedalam lambung. bahasaku mulai seperti bahasa hukum saja, ambigu... dan, atau, dan atau...
maksud dan tujuan bercerita? aduh lamalama ini mirip dengan proposal dagang yang biasa kubuat. tak ada maksud untuk mencederai perasaan siapapun disini. aku hanya ingin mengungkapkan betapa cinta itu dahsyat mengubah orang mulai dari cara berpikir sampai hal sederhana.... kebiasaan minum. bagaimana aku menjadi orang yang tibatiba saja mengerti banyak soal kopi, perbedaan bir antar produsen bahkan teh manis dan super pahit.
kalau kamu bilang aku tak punya pendirian dan gampang terpengaruh pasangan, nanti dulu. jauh sebelum kenal mereka, aku sudah suka kopi, terutama menjelang ujian sekolah. kubikin kopi dalam gelas besar, kutambahkan garam sedikit karena kata orang bisa lebih manjur menahan kantuk, tapi selalu berakhir dengan adegan aku tertidur di samping gelas kopi yang sudah kosong. kopi tak pernah bikin aku bertahan melek, membuat jantung berdebar dan perut mules seperti saat ini, iya.
aku juga penikmat teh. papiku yang mengenalkan aku pada kebiasaan minum teh poci saban sore dengan gula batu dan ditemani gorengan. nikmat betul..
tapi minum bir? tak pernah jadi kebiasaan meski pernah kucoba. bir pertamaku justru dinikmati bersama mami. dia bilang, "kamu coba ini rasa bir, supaya nanti tak dibohongi lelaki." cuma dua gelas, tapi bisa bikin aku mencret dua hari. setelah itu, bir tak pernah masuk dalam list minumanku.
aku selamanya pencinta air putih saja, natural water. tanpa embelembel rasa.. nikmatnya tiada tara, selalu bisa membuatku semangat kembali disaat letih.
jadi cerita ini akan kumulai saja ya... nanti, setelah berhasil kusempatkan waktu merangkai cerita. ini baru sinopsis, bisa kamu hiraukan pun tidak.
Friday, June 04, 2010
siap ga siap.... siaaappp
buat perempuan usia 32 seperti saya, jangan ditanya lagi siapkah berumah tangga atau tidak? tentu saja siap.. hanya saja harus dengan orang yang tepat. nah silakan deh, judge me as the picky one.. emang harus begitu, memilih untu sekali seumur hidup.
tentu saja siap untuk menghasilkan anak. biological clock saya sudah berkali-kali clicking kali, tapi mau apa kalau belum bertemu dengan pasangan yang tepat. saya sangat siap jadi ibu. ah saya sudah merasa jadi ibu persis ketika Zi hadir dihadapan saya 23 Agustus 2008 lalu.. dia adalah anak saya. sepanjang hampir dua tahun ini, zi menambah indah hidup saya. belum sempurna karena saya masih belum menemukan pasangan hidup saya.
bahkan saya yang terbiasa hidup mandiri, sendiri siap untuk berbagi dan kompromi.. siap mencari pasangan hati. siap ga siap... siap lah hehehe...
tentu saja siap untuk menghasilkan anak. biological clock saya sudah berkali-kali clicking kali, tapi mau apa kalau belum bertemu dengan pasangan yang tepat. saya sangat siap jadi ibu. ah saya sudah merasa jadi ibu persis ketika Zi hadir dihadapan saya 23 Agustus 2008 lalu.. dia adalah anak saya. sepanjang hampir dua tahun ini, zi menambah indah hidup saya. belum sempurna karena saya masih belum menemukan pasangan hidup saya.
bahkan saya yang terbiasa hidup mandiri, sendiri siap untuk berbagi dan kompromi.. siap mencari pasangan hati. siap ga siap... siap lah hehehe...
Wednesday, June 02, 2010
hujan pertama di juni
jangan hujan dong. malam ini ada janji penting... begitulah saya memohon pada tuhan menghadap langit disebelah jendela kantor yang gelap gulita. kalau perlu saya sewa pawang hujan yang bisa mengantarkan awan hitam ke tempat lain, membawa terang sepanjang jalan saya.. sial pawang hujan harga pasarannya 5 juta... ah pertemuan kami belum semahal itu...
meski hujan harus diterjang, ini janji penting...
senyum citra sumringah mengantar perjalanan saya ke lantai dasar.. "iya kalau ga penting, ga bakal lu bela-belain ujanujanan kan?".. saya membaca pikiranmu anak muda hahaha...
saking terburu-burunya, saya menabrak pintu keuangan, bruk... walhasil memar sampai hari ini... sakit huhu.. sendal pinjaman etta berhak yang bikin saya terpeleset.. bagoos.. mau cantik itu rumit memang :-)
saya cinta hujan. tapi untuk semalam... saya makin cinta hujan yang membuat saya berlama-lama, bicara dengannya dan tertawa...
yang paling penting adalah mencari tawa setelah sekian hari bergulat dalam resah dan peluh... saya temukan tawa malam itu..
meski hujan harus diterjang, ini janji penting...
senyum citra sumringah mengantar perjalanan saya ke lantai dasar.. "iya kalau ga penting, ga bakal lu bela-belain ujanujanan kan?".. saya membaca pikiranmu anak muda hahaha...
saking terburu-burunya, saya menabrak pintu keuangan, bruk... walhasil memar sampai hari ini... sakit huhu.. sendal pinjaman etta berhak yang bikin saya terpeleset.. bagoos.. mau cantik itu rumit memang :-)
saya cinta hujan. tapi untuk semalam... saya makin cinta hujan yang membuat saya berlama-lama, bicara dengannya dan tertawa...
yang paling penting adalah mencari tawa setelah sekian hari bergulat dalam resah dan peluh... saya temukan tawa malam itu..
Monday, May 31, 2010
Berjuang melawan DISKON
Malam itu adalah kali pertama dalam setahun terakhir saya mengunjungi Cilandak Town Square. Tempat ini pernah jadi lokasi favorit untuk kongkow bareng teman, tapi kemudian saya tinggalkan ketika saya dipaksa berdiri dan jalanjalan 1 jam menunggu seorang teman. Tempat ini tak ramah bagi pengunjung yang cuma transit untuk meeting dengan orang lain lalu kabur, tak ada bangku sedia gratisan seperti mall lain.
Setahun berlalu Citos tetap tak berbangku.
Saya masuk ke matahari department store, diskon berjembrengan dimanamana. “dapatkan 50 ribu untuk setiap pembelian 150 ribu,” lagi.. diskon 30% - 50% disetiap sudut counter. Mulai sepatu, tas, baju, make-up dsb. Patung-patung itu melambaikan baju warna warni dimata saya. Sepatu kaca itu mengkilat di kaki saya, sandal itu mendadak nyaman sekali waktu sempat dijajal. Tas itu indah dicangkol. Kemeja putih yang sebenarnya saya sudah punya dua, tetap menari didepan saya. Diskon… diskon.. diskon… diskon…
Seperti putri dalam dunia mimpi.. semua tinggal pilih pilih….
Satu putaran lalu saya berbalik…. Tahan mata, tahan hati, tahan isi dompet.. jangan tercekoh godaan itu. Saya berdiri memandangi lobi dan memunggui matahari department store untuk waktu belasan menit. Sebuah sms saya kirim ke teman, “cepat datang, sebelum gue tergoda diskon.”
Sumpah melawan godaan diskon itu seberat menolak rayuan gombal pacar saya :-)
Lalu saya balik arah menuju toko buku Aksara di ujung gedung. Makin kecil saja toko buku kesayangan saya itu. Sial di depan pintu sudah terpajang besar besar “Discount on the Weekend 30-70%” ee WHAT!
Saya keluar aksara dengan sebuah novel Salman Rushdie “SHAME” dengan diskon 10%
Saya kalah dengan diskon, untuk sebuah buku dari novelist favorit saya :-)
Setahun berlalu Citos tetap tak berbangku.
Saya masuk ke matahari department store, diskon berjembrengan dimanamana. “dapatkan 50 ribu untuk setiap pembelian 150 ribu,” lagi.. diskon 30% - 50% disetiap sudut counter. Mulai sepatu, tas, baju, make-up dsb. Patung-patung itu melambaikan baju warna warni dimata saya. Sepatu kaca itu mengkilat di kaki saya, sandal itu mendadak nyaman sekali waktu sempat dijajal. Tas itu indah dicangkol. Kemeja putih yang sebenarnya saya sudah punya dua, tetap menari didepan saya. Diskon… diskon.. diskon… diskon…
Seperti putri dalam dunia mimpi.. semua tinggal pilih pilih….
Satu putaran lalu saya berbalik…. Tahan mata, tahan hati, tahan isi dompet.. jangan tercekoh godaan itu. Saya berdiri memandangi lobi dan memunggui matahari department store untuk waktu belasan menit. Sebuah sms saya kirim ke teman, “cepat datang, sebelum gue tergoda diskon.”
Sumpah melawan godaan diskon itu seberat menolak rayuan gombal pacar saya :-)
Lalu saya balik arah menuju toko buku Aksara di ujung gedung. Makin kecil saja toko buku kesayangan saya itu. Sial di depan pintu sudah terpajang besar besar “Discount on the Weekend 30-70%” ee WHAT!
Saya keluar aksara dengan sebuah novel Salman Rushdie “SHAME” dengan diskon 10%
Saya kalah dengan diskon, untuk sebuah buku dari novelist favorit saya :-)
cinta saya politis
ini lucu..
saya rasa cinta ini sudah tak bisa dipertahankan. bayangkan, saya tak ada untuknya waktu dia terjerat masalah berat dan dua kali masuk rumah sakit. saya tak mungkin sekenanya memutuskan untuk terbang ke chiang mai untuk menemaninya, meskipun damn god knows how much i want to be with him at this moment. tapi alasannya realitis sekali.. mahal, berat di ongkos. bahkan untuk menelpon dia, menanyakan kabarnya pun terburu-buru, dikejar pulsa yang satu menit = sepuluh ribu.
dia pun tak pernah ada untuk saya. ketika saya sakit, saya sedang lelah hati dan pikiran karena kerjaan, bahkan ketika saya mulai terganggu wajah lain, dia tak ada untuk menghalau. tak ada tawa yang biasanya dia beri, yang ada cuma sedih dan mengumpat dirinya yang hilang. tapi lagilagi alasan dia sama seperti saya, mahal diongkos untuk menelpon. pun dia sibuk dengan kerja, dan saking sibuknya itulah dia akhirnya terdampar di rumah sakit... tanpa saya.
sementara itu institusi tempat kami bekerja sedang bekerjasama, bertukar program, bertukar ide. pak bos saya sangat bangga pada lembaga tempat dia bekerja, pun dia bangga pada kekasih saya ini.. seolah pak bos mengingatkan betapa saya mesti bersabar dengan kekasih saya sang pejuang yang ketika negaranya merdeka pasti dia akan pulang ke rumahnya. jelas... his home wont be with me.
lalu tibatiba, semua mengaitkan negara itu dengan saya. semua seolah datang untuk bertanya tentang negara itu yang saya tak tahu sama sekali kecuali junta bangsat telah memisahkan banyak orang dari keluarganya.
cinta saya tak lagi perkara hati semata, cinta saya mendadak politis. pembebasan suu kyi dan demokrasi negara itu berpengaruh besar pada masa depan cinta saya. huaaa can we just be an ordinary lover?
sialnya saya tak lagi melihat masa depan itu terbagi bersamanya. isu politis ini memadamkan perlahan cinta saya sayang.... maafkan.
saya rasa cinta ini sudah tak bisa dipertahankan. bayangkan, saya tak ada untuknya waktu dia terjerat masalah berat dan dua kali masuk rumah sakit. saya tak mungkin sekenanya memutuskan untuk terbang ke chiang mai untuk menemaninya, meskipun damn god knows how much i want to be with him at this moment. tapi alasannya realitis sekali.. mahal, berat di ongkos. bahkan untuk menelpon dia, menanyakan kabarnya pun terburu-buru, dikejar pulsa yang satu menit = sepuluh ribu.
dia pun tak pernah ada untuk saya. ketika saya sakit, saya sedang lelah hati dan pikiran karena kerjaan, bahkan ketika saya mulai terganggu wajah lain, dia tak ada untuk menghalau. tak ada tawa yang biasanya dia beri, yang ada cuma sedih dan mengumpat dirinya yang hilang. tapi lagilagi alasan dia sama seperti saya, mahal diongkos untuk menelpon. pun dia sibuk dengan kerja, dan saking sibuknya itulah dia akhirnya terdampar di rumah sakit... tanpa saya.
sementara itu institusi tempat kami bekerja sedang bekerjasama, bertukar program, bertukar ide. pak bos saya sangat bangga pada lembaga tempat dia bekerja, pun dia bangga pada kekasih saya ini.. seolah pak bos mengingatkan betapa saya mesti bersabar dengan kekasih saya sang pejuang yang ketika negaranya merdeka pasti dia akan pulang ke rumahnya. jelas... his home wont be with me.
lalu tibatiba, semua mengaitkan negara itu dengan saya. semua seolah datang untuk bertanya tentang negara itu yang saya tak tahu sama sekali kecuali junta bangsat telah memisahkan banyak orang dari keluarganya.
cinta saya tak lagi perkara hati semata, cinta saya mendadak politis. pembebasan suu kyi dan demokrasi negara itu berpengaruh besar pada masa depan cinta saya. huaaa can we just be an ordinary lover?
sialnya saya tak lagi melihat masa depan itu terbagi bersamanya. isu politis ini memadamkan perlahan cinta saya sayang.... maafkan.
Wednesday, May 26, 2010
cuma sedih
malam belakangan ini baru terasa banget kesepian. harusnya bisa kubagi hari yang indah pun berat dengan seseorang. sebuah bahu untuk berbagi sedih dan beratnya hari, sebuah elusan di kepala yang bisa membangkitkan lagi semangat. sepasang kuping yang mendengarkan kubercerita tentang beban dan bahagia di hari ini.
kemarin masih ada dirimu yang selalu bisa membuatku tertawa diantara sedihku. membuatku sedikit lupa tentang susah hidup dan tertawa diatasnya. bahwa hidup ga lebih dari sebuah perjalanan dan cinta adalah soal berbagi dan kompromi. kemarin masih ada kamu.
aku sedih disaat aku harusnya bisa tersenyum lebar atas sukses hari ini. aku menangis disaat harusnya aku tertawa terbahak dalam bahagia. aku menangis karena kamu tak ada..
kemarin masih ada dirimu yang selalu bisa membuatku tertawa diantara sedihku. membuatku sedikit lupa tentang susah hidup dan tertawa diatasnya. bahwa hidup ga lebih dari sebuah perjalanan dan cinta adalah soal berbagi dan kompromi. kemarin masih ada kamu.
aku sedih disaat aku harusnya bisa tersenyum lebar atas sukses hari ini. aku menangis disaat harusnya aku tertawa terbahak dalam bahagia. aku menangis karena kamu tak ada..
Monday, May 24, 2010
surat untuk kekasih hati
sayangku,
sudah berhari ini tak ada kabar beritamu. padahal kita berdua ada di dua kota megapolitan dengan kemampuan teknologi tak terbilang canggihnya. padahal kita tinggal menekan tuts komputer maka jadilah sebuah email, pun memijat tuts hp dengan jempol maka tersebutlah panggilan sayang. apa yang tengah membatasi aku dan kamu sebenarnya?
sayangku,
aku tak kunjung merindumu dalam berhari ini. aku tak suka bohong dan tak bisa bohong bahwa sesuatu telah mengganggu hatiku. dan itu bukan kamu. sisa hati ini hanya marah padamu yang menghilang tanpa kabar. atau kamu membaca itu?
sayangku,
aku galau tanpamu. galau tetap menunggumu atau haruskah kutinggalkan dirimu. harusnya kamu bisa menantang setiap gangguan yang hadir di hidupku. harusnya kamu disampingku meyakinkan bahwa cinta kita bisa jalan menghadapi semuanya, bahwa cintamu lebih dari siapapun yang mencoba merebutku darimu. bahwa cinta ini masih patut kita berdua perjuangkan.
sayangku,
beri aku tandamu bahwa menantikanmu adalah yang terbaik dalam hidupku. bahwa keresahan itu sama sekali tak perlu. tandaiku sebagai milikmu selamanya, ataukah kita putuskan berhenti disini.
sayangku,
aku berhak bahagia... dengan atau tanpamu.
sudah berhari ini tak ada kabar beritamu. padahal kita berdua ada di dua kota megapolitan dengan kemampuan teknologi tak terbilang canggihnya. padahal kita tinggal menekan tuts komputer maka jadilah sebuah email, pun memijat tuts hp dengan jempol maka tersebutlah panggilan sayang. apa yang tengah membatasi aku dan kamu sebenarnya?
sayangku,
aku tak kunjung merindumu dalam berhari ini. aku tak suka bohong dan tak bisa bohong bahwa sesuatu telah mengganggu hatiku. dan itu bukan kamu. sisa hati ini hanya marah padamu yang menghilang tanpa kabar. atau kamu membaca itu?
sayangku,
aku galau tanpamu. galau tetap menunggumu atau haruskah kutinggalkan dirimu. harusnya kamu bisa menantang setiap gangguan yang hadir di hidupku. harusnya kamu disampingku meyakinkan bahwa cinta kita bisa jalan menghadapi semuanya, bahwa cintamu lebih dari siapapun yang mencoba merebutku darimu. bahwa cinta ini masih patut kita berdua perjuangkan.
sayangku,
beri aku tandamu bahwa menantikanmu adalah yang terbaik dalam hidupku. bahwa keresahan itu sama sekali tak perlu. tandaiku sebagai milikmu selamanya, ataukah kita putuskan berhenti disini.
sayangku,
aku berhak bahagia... dengan atau tanpamu.
Friday, May 21, 2010
mencari sponsor, beasiswa s2 di indonesia
semangat untuk sekolah tak pernah mati di hidup saya. meski umur bertambah dan mungkin kemampuan otak berpikir bakal berkurang atau tenaga menurun disela waktu yang semakin padat. tapi MAN JADDA WAJADA - begitulah kata ajaib yang bisa saya gunakan untuk tetap menaruh harapan sekolah lagi... suatu saat nanti...
tapi setelah saya berhitung, damn, it is just away too expensive for me... patokannya saya ambil di MMCSR Usakti. iya iya, kampus itu memang mahal, tapi namanya juga cuma patokan, sukur sukur bisa kurang dari angka yang mau saya sebutkan ini :
ambil formulir pendaftaran : 700.000
biaya persemester 2009 : 9.000.000
biaya per sks : 700.000
di UI untuk mata kuliah kajian ilmu lingkungan, semester 1 saja butuh 8 x 2 sks = 16 kalau saya kalikan dengan angka diatas maka saya harus sedia 11.200.000 rupiah. ditambah biaya persemester 9 juta maka per 6 bulan saya kudu sedia 20 juta 200 ribu rupiah.... MUAAHHHAALLL .... tolong!
saya cuma pengen sekolah lagi, memaksa otak saya berpikir lagi, sebelum nanti saya mati penasaran :-P
tulung dung kalau ada yang punya info sponsor, beasiswa s2, kabarin saya yaa...
tapi setelah saya berhitung, damn, it is just away too expensive for me... patokannya saya ambil di MMCSR Usakti. iya iya, kampus itu memang mahal, tapi namanya juga cuma patokan, sukur sukur bisa kurang dari angka yang mau saya sebutkan ini :
ambil formulir pendaftaran : 700.000
biaya persemester 2009 : 9.000.000
biaya per sks : 700.000
di UI untuk mata kuliah kajian ilmu lingkungan, semester 1 saja butuh 8 x 2 sks = 16 kalau saya kalikan dengan angka diatas maka saya harus sedia 11.200.000 rupiah. ditambah biaya persemester 9 juta maka per 6 bulan saya kudu sedia 20 juta 200 ribu rupiah.... MUAAHHHAALLL .... tolong!
saya cuma pengen sekolah lagi, memaksa otak saya berpikir lagi, sebelum nanti saya mati penasaran :-P
tulung dung kalau ada yang punya info sponsor, beasiswa s2, kabarin saya yaa...
Wednesday, May 19, 2010
impulsive = konsumtif?
mungkin juga sih..
dua hari ini saya gundah gulana, merasa dunia sungguh tidak adil memperlakukan saya. kata orang if you harder then you'll get better. ga tuh. tidak berlaku buat saya. tapi bukan berarti saya tidak tahu bersyukur. saya bersyukur karena masih mampu membantu keluarga, punya tiga rumah yang harus dibayar. dipikir ulang saya kaya luar biasa.
tapi tetap, saya merasa ini semua tak cukup imbang dengan kerja keras yang sudah dilakukan. lalu ketika gundah gulana, inilah yang saya lakukan. saya pergi sendirian, naik taksi, beli tiket bioskop. nonton sendirian, lalu menghabiskan waktu ke kafe.
hari ini, masih dalam suasana gundah. saya melarikan diri ke kafe cuma untuk minum double espresso yang bikin eneg sepanjang hari.. sore harinya, pergi ke ambassador, pinjam uang teman lalu membeli netbook baru hueeee....
teman saya bilang, gila lu konsumtif banget, dua hari mondarmandir ngafe, sekarang beli barang baru. boros!
saya bilang, saya impulsive bukan consumtive hahahaha... apa artinya sama? ah barangkali iya. tapi paling ga, ada rasa puas. akhirnya saya punya sesuatu yang memang saya mau, untuk diri sendiri.
dua hari ini saya gundah gulana, merasa dunia sungguh tidak adil memperlakukan saya. kata orang if you harder then you'll get better. ga tuh. tidak berlaku buat saya. tapi bukan berarti saya tidak tahu bersyukur. saya bersyukur karena masih mampu membantu keluarga, punya tiga rumah yang harus dibayar. dipikir ulang saya kaya luar biasa.
tapi tetap, saya merasa ini semua tak cukup imbang dengan kerja keras yang sudah dilakukan. lalu ketika gundah gulana, inilah yang saya lakukan. saya pergi sendirian, naik taksi, beli tiket bioskop. nonton sendirian, lalu menghabiskan waktu ke kafe.
hari ini, masih dalam suasana gundah. saya melarikan diri ke kafe cuma untuk minum double espresso yang bikin eneg sepanjang hari.. sore harinya, pergi ke ambassador, pinjam uang teman lalu membeli netbook baru hueeee....
teman saya bilang, gila lu konsumtif banget, dua hari mondarmandir ngafe, sekarang beli barang baru. boros!
saya bilang, saya impulsive bukan consumtive hahahaha... apa artinya sama? ah barangkali iya. tapi paling ga, ada rasa puas. akhirnya saya punya sesuatu yang memang saya mau, untuk diri sendiri.
Monday, May 17, 2010
saya sendiri, saya bahagia
acara kumpul keluarga adalah bencana buat perempuan lajang macam saya. apalagi kalau bukan cecaran pertanyaan," kapan kawin?," berlanjut dengan penghakiman,"makannya jangan terlalu pilih pilih. yang penting dia baik dan bisa jadi imam dalam keluarga." huaa bukankah itu berarti juga memilih?
dan diakhir perjumpaan akan diikuti dengan doa bersama,"semoga si nita cepat dapat jodoh yang baik dan soleh." AMIIINN...
tapi belum berjodoh pun bukan akhir dunia. tidak perlu mengasihani saya yang belum menikah. dan menikah cuma satu jalan untuk kehidupan berikutnya. membagi malam, membagi tempat tidur, membagi hati, kompromi. bukan hal terkutuk kalau sampai sekarang saya masih sendiri.
lain orang bilang, "mungkin karma, lu pernah nyakitin orang kali nit. itulah kenapa lu sampai sekarang belum nikah." lain lagi bilang, "minta maaf sama nyokap gih, kali aja lu punya dosa sama nyokap makanya susah jodoh."
ya ampun, segitu berdosanya kah hidup sendiri? kenapa tak menerima saja bahwa sendiri adalah pilihan. untuk saya, sendiri karena memang belum ada waktunya berbagi. toh saya tak benar sendirian. saya punya pacar, saya punya cinta yang dibagi rata dengan sahabat.
hati saya belum menemukan tambatan akhir. hati ini sudah saya bagi dengan seseorang yang baik dan selalu bisa membuat saya tertawa. saya bahagia meski berstatus lajang. suatu saat, ketika tiba waktunya saya yakin hati ini akan bilang... THIS IS IT! take him nit, take him for the rest of your life. but until then, im happy for what i am.
terima kasih untuk semua doa... amin, saya juga sayang kalian.
dan diakhir perjumpaan akan diikuti dengan doa bersama,"semoga si nita cepat dapat jodoh yang baik dan soleh." AMIIINN...
tapi belum berjodoh pun bukan akhir dunia. tidak perlu mengasihani saya yang belum menikah. dan menikah cuma satu jalan untuk kehidupan berikutnya. membagi malam, membagi tempat tidur, membagi hati, kompromi. bukan hal terkutuk kalau sampai sekarang saya masih sendiri.
lain orang bilang, "mungkin karma, lu pernah nyakitin orang kali nit. itulah kenapa lu sampai sekarang belum nikah." lain lagi bilang, "minta maaf sama nyokap gih, kali aja lu punya dosa sama nyokap makanya susah jodoh."
ya ampun, segitu berdosanya kah hidup sendiri? kenapa tak menerima saja bahwa sendiri adalah pilihan. untuk saya, sendiri karena memang belum ada waktunya berbagi. toh saya tak benar sendirian. saya punya pacar, saya punya cinta yang dibagi rata dengan sahabat.
hati saya belum menemukan tambatan akhir. hati ini sudah saya bagi dengan seseorang yang baik dan selalu bisa membuat saya tertawa. saya bahagia meski berstatus lajang. suatu saat, ketika tiba waktunya saya yakin hati ini akan bilang... THIS IS IT! take him nit, take him for the rest of your life. but until then, im happy for what i am.
terima kasih untuk semua doa... amin, saya juga sayang kalian.
Tuesday, May 11, 2010
mencintaimu dengan keras kepala
aku tidak tahu maksud kalimat diatas sebenarnya. kalimat itu aku kutip dari status teman di facebook. tapi begitu menohok. entah salah dan semoga benar, buatku kalimat itu menggambarkan rasa cintaku padamu. aku mencintaimu dengan keras kepala pun dengan keras hati. aku yakin bisa memenangkan hatimu sepenuhnya di suatu hari nanti.
aku tahu persis rasanya kehilangan dan sulit sekali untuk bangkit. aku tak pernah terpikir kalau akhirnya akan jatuh cinta beneran sama kamu. 2007 lalu, kamu cuma teman satu pelatihan yang kebetulan dikirim bareng ke satu sempat. dan penuh sadar berbagi kamar untuk hemat budget. kita samasama pelit ketika itu. tapi sungguh meski berbagi kamar dan toilet, toh tak sempat terpikir untuk bahkan melirikmu sesaat.
di 2008, kamu hilang ditelan bumi, tak ada kabar. jangankan telepon, emailmu pun ternyata sudah di okupasi orang lain, entah bagaimana bisa. lagilagi tak terpikir untuk mencarimu.
tapi ga disangka 2009 kemarin namamu muncul di list peserta pelatihan di kantorku. kaget, karena nama itu sebenarnya nama pasaran seperti si siti, dewi atau bambang di indonesia. pun panitia tidak bersedia membagi fotomu. mereka cuma bilang," yang dari burma cakeup nit" hahahaha... but honestly aku memang berharap dia adalah kamu.
jreng jreng, diacara makan siang hari pertama pelatihan, aku setengah menjerit... Zaw, is that really you my roomate? lalu kamu langsung menyambutku dengan pelukan hangat... yes it is me nita.. i knew it that we will see each other again... cerita berlanjut, hariharimu adalah milikku, makan siangmu dibagi bareng denganku meski cuma dibagian penutup :-).
sampai di malam terakhirmu, tak ada kata cinta meski ada getar aneh ketika kamu tibatiba menatap tajam ke arahku. semalaman sesudahnya aku tak bisa tidur, yang aku tahu bahwa mungkin aku tak akan bertemu lagi denganmu.
tapi sebulan kemudian, kamu bilang cinta padaku. kamu bilang getar itu sudah ada sejak 2007. kenapa tak bilang? because i was afraid you might say no... silly. aku membuka hati untukmu lebih lebar dan lebih lebar lagi sampai hari ini. meski kita sering bertengkar lalu bilang putus, toh cinta itu lebih kuat kurasa, paling tidak aku memang keras kepala untuk bertahan dengan pria bodoh, pelit, menyebalkan sepertimu. kamu memang jauh dari kata sempurna, tapi selalu bisa membuatku tertawa dan membangkitkan cinta diakhir cerita.
aku mencintaimu zaw dengan keras kepala.
aku tahu persis rasanya kehilangan dan sulit sekali untuk bangkit. aku tak pernah terpikir kalau akhirnya akan jatuh cinta beneran sama kamu. 2007 lalu, kamu cuma teman satu pelatihan yang kebetulan dikirim bareng ke satu sempat. dan penuh sadar berbagi kamar untuk hemat budget. kita samasama pelit ketika itu. tapi sungguh meski berbagi kamar dan toilet, toh tak sempat terpikir untuk bahkan melirikmu sesaat.
di 2008, kamu hilang ditelan bumi, tak ada kabar. jangankan telepon, emailmu pun ternyata sudah di okupasi orang lain, entah bagaimana bisa. lagilagi tak terpikir untuk mencarimu.
tapi ga disangka 2009 kemarin namamu muncul di list peserta pelatihan di kantorku. kaget, karena nama itu sebenarnya nama pasaran seperti si siti, dewi atau bambang di indonesia. pun panitia tidak bersedia membagi fotomu. mereka cuma bilang," yang dari burma cakeup nit" hahahaha... but honestly aku memang berharap dia adalah kamu.
jreng jreng, diacara makan siang hari pertama pelatihan, aku setengah menjerit... Zaw, is that really you my roomate? lalu kamu langsung menyambutku dengan pelukan hangat... yes it is me nita.. i knew it that we will see each other again... cerita berlanjut, hariharimu adalah milikku, makan siangmu dibagi bareng denganku meski cuma dibagian penutup :-).
sampai di malam terakhirmu, tak ada kata cinta meski ada getar aneh ketika kamu tibatiba menatap tajam ke arahku. semalaman sesudahnya aku tak bisa tidur, yang aku tahu bahwa mungkin aku tak akan bertemu lagi denganmu.
tapi sebulan kemudian, kamu bilang cinta padaku. kamu bilang getar itu sudah ada sejak 2007. kenapa tak bilang? because i was afraid you might say no... silly. aku membuka hati untukmu lebih lebar dan lebih lebar lagi sampai hari ini. meski kita sering bertengkar lalu bilang putus, toh cinta itu lebih kuat kurasa, paling tidak aku memang keras kepala untuk bertahan dengan pria bodoh, pelit, menyebalkan sepertimu. kamu memang jauh dari kata sempurna, tapi selalu bisa membuatku tertawa dan membangkitkan cinta diakhir cerita.
aku mencintaimu zaw dengan keras kepala.
Friday, May 07, 2010
demi sampah elektronik
saya tahu persis R32 IBM Thinkpad buatan 2002 ini sudah tak mengikuti zaman, tak ada label Energy Star sebagai salah satu penanda hemat energi. beneran ini laptop boros energi. DDR 1 cuma 256 MB yang kemudian berhasil saya upgrade jadi 1 GB tahun lalu, itupun sampai ngos-ngosan nyari memory untuk laptop jadul ini. sudahlah, laptop ini mesti pensiun.
tapi saya cinta sekali dengan laptop pertama saya ini, yang sebenarnya saya beli secondhand diantar hilman beli di Jakartanotebook.com di Taman Anggrek 2006. uangnya hasil pinjaman koperasi ditambah sedikit dari hasil menang lomba jurnalistik FNS 2006. tak ada yang bersedia meminjamkan laptop ketika saya harus ke Jerman meliput Piala Dunia ketika itu, padahal harus setiap hari setoran berita dan mini ficer. akhirnya saya beli laptop ini, membawanya 3 kg setiap hari dipunggung.
sampai sekarang R32 ini masih bisa saya pakai setiap hari lebih dari 18 jam. saya tinggal di laci meja kantor pun tak ada yang sudi mencuri hihii, padahal di laptop ini rancangan hidup dan kantor bergantung.
sudah kali kedua saya nyaris beli laptop baru, tapi selalu gagal. bukan tak ada uangnya tapi saya pikir selama laptop jadul ini masih bisa digunakan toh tak ada masalah. daripada nambah sampah elektronik seperti yang dilakukan banyak orang.
sampai ketika saya menemukan casing keyboard laptop ini patah :-(.saya pikir kematian laptop ini tinggal menunggu hitungan hari. lalu saya pontang panting. beli HD 320 gb toshiba harga 740 ribu rupiah. loh loh,... dasar laptop tua, HD ga bisa masuk, USB portnya kalah canggih. lalu saya beli kabel data 2 kepala USB 50 ribu dan USB Hub 60ribu, sapa tahu laptop tua ini masih bisa bekerja dengan banyak bantuan. ternyata GA :'(
saya sudah kehabisan akal untuk mempertahankan keberadaan laptop tua ini. tapi masih harus menunggu sampai akhir bulan untuk bisa beli Ideapad Lenovo senilai 3,8 jt rupiah. itung itung saya sudah habis 1 juta rupiah untuk bertahan dengan R32 tercinta ini. cinta berat diongkos :-(
tapi saya cinta sekali dengan laptop pertama saya ini, yang sebenarnya saya beli secondhand diantar hilman beli di Jakartanotebook.com di Taman Anggrek 2006. uangnya hasil pinjaman koperasi ditambah sedikit dari hasil menang lomba jurnalistik FNS 2006. tak ada yang bersedia meminjamkan laptop ketika saya harus ke Jerman meliput Piala Dunia ketika itu, padahal harus setiap hari setoran berita dan mini ficer. akhirnya saya beli laptop ini, membawanya 3 kg setiap hari dipunggung.
sampai sekarang R32 ini masih bisa saya pakai setiap hari lebih dari 18 jam. saya tinggal di laci meja kantor pun tak ada yang sudi mencuri hihii, padahal di laptop ini rancangan hidup dan kantor bergantung.
sudah kali kedua saya nyaris beli laptop baru, tapi selalu gagal. bukan tak ada uangnya tapi saya pikir selama laptop jadul ini masih bisa digunakan toh tak ada masalah. daripada nambah sampah elektronik seperti yang dilakukan banyak orang.
sampai ketika saya menemukan casing keyboard laptop ini patah :-(.saya pikir kematian laptop ini tinggal menunggu hitungan hari. lalu saya pontang panting. beli HD 320 gb toshiba harga 740 ribu rupiah. loh loh,... dasar laptop tua, HD ga bisa masuk, USB portnya kalah canggih. lalu saya beli kabel data 2 kepala USB 50 ribu dan USB Hub 60ribu, sapa tahu laptop tua ini masih bisa bekerja dengan banyak bantuan. ternyata GA :'(
saya sudah kehabisan akal untuk mempertahankan keberadaan laptop tua ini. tapi masih harus menunggu sampai akhir bulan untuk bisa beli Ideapad Lenovo senilai 3,8 jt rupiah. itung itung saya sudah habis 1 juta rupiah untuk bertahan dengan R32 tercinta ini. cinta berat diongkos :-(
Thursday, May 06, 2010
he loves me, he loves me not
love is not something for granted.. saya belajar itu. saya tak tahu sebenarnya apakah dia percaya penuh pada kesetiaan saya, atau sengaja saja menggantung hubungan ini. tapi saya pengen dia cemburu, saya pengen dia marah tiap kali saya menempelkan foto lelaki lain di facebook atau pun menulis sesuatu di wall lelaki lain. saya pengen dicemburui... saya aneh yah?
tapi tidak, dia santai sekali dengan hubungan ini. seolah bagi dia cukup mengetahui bahwa saya sehat dan tidak terlalu lama berhabiskan waktu di kantor atau hang out terlalu panjang dengan temanteman.
dia bukan orang yang suka bilang "i love you" disetiap pertemuan. kata dia, you know me lah... NO i dont know you...
he loves me, he loves me not...
yang lebih buruk lagi, saya sedang tak percaya hati sendiri. saya takut jatuh cinta lagi.
tapi tidak, dia santai sekali dengan hubungan ini. seolah bagi dia cukup mengetahui bahwa saya sehat dan tidak terlalu lama berhabiskan waktu di kantor atau hang out terlalu panjang dengan temanteman.
dia bukan orang yang suka bilang "i love you" disetiap pertemuan. kata dia, you know me lah... NO i dont know you...
he loves me, he loves me not...
yang lebih buruk lagi, saya sedang tak percaya hati sendiri. saya takut jatuh cinta lagi.
Tuesday, May 04, 2010
What is left for 30’s? - A LOT
tulisan ini tentu saja untuk menarik kembali pernyataan saya dipostingan beberapa waktu lalu. tapi mari saya ingatkan kembali apa yang sebelumnya saya tulis. ketika itu saya bilang bahwa yang tersisa buat perempuan di usia 30-an adalah lelaki bangsat, duda atau gay. karena umumnya lelaki seusia kami sudah menikah.
TAPI saya baru sadar bahwa disekeliling saya masih ada loh pria lajang, menarik, cerdas dan baik hati. *plak* baru berasa beneran kalau saya buta hahahaha... suka melihat yang jauh sih.
kedua teman saya ini masuk dalam "high quality" jomblo. tidak sedang saya pamerkan disini, tapi cuma mau bilang belajarlah dari kesalahan saya. mari seringsering lah melihat ke kiri dan kanan anda, masih banyak yang memang disediakan oleh Nya untuk dilihat.. dipilih dipilih... kalau jodoh ga akan kemana, begitulah sms teman saya barusan.
aahhh... percayalah temanteman perempuan saya tercinta, siapapun yang menjadi akhirnya jodoh kedua sahabat saya ini, hmmm... dia adalah perempuan paling beruntung.
dan akhirnya pula, saya yakin diluar sana masih banyak lajang baik hati dan cerdas untuk ditengok. sapa tahu salah satunya adalah jodohmu, jodoh saya... amin amin ya Allah.... :-)
TAPI saya baru sadar bahwa disekeliling saya masih ada loh pria lajang, menarik, cerdas dan baik hati. *plak* baru berasa beneran kalau saya buta hahahaha... suka melihat yang jauh sih.
kedua teman saya ini masuk dalam "high quality" jomblo. tidak sedang saya pamerkan disini, tapi cuma mau bilang belajarlah dari kesalahan saya. mari seringsering lah melihat ke kiri dan kanan anda, masih banyak yang memang disediakan oleh Nya untuk dilihat.. dipilih dipilih... kalau jodoh ga akan kemana, begitulah sms teman saya barusan.
aahhh... percayalah temanteman perempuan saya tercinta, siapapun yang menjadi akhirnya jodoh kedua sahabat saya ini, hmmm... dia adalah perempuan paling beruntung.
dan akhirnya pula, saya yakin diluar sana masih banyak lajang baik hati dan cerdas untuk ditengok. sapa tahu salah satunya adalah jodohmu, jodoh saya... amin amin ya Allah.... :-)
cara mencintai Indonesia
satu kali teman saya bilang begini, "orang Indonesia di dalam negeri tak pernah belajar bersyukur tentang apa yang terjadi dengan bangsa ini. sementara mereka yang ada di luar negeri tak pandai menjual nama baik Indonesia." padahal, lanjut dia. di luar sana banyak negara salut pada Indonesia, negara tertindas 32 tahun oleh tirani, 3 setengah abad dalam sejarah terjajah bangsa lain, ternyata mampu bangkit dan sudah kali kedua pemilu yang demokrasi. padahal lagi, di Ambon ada perang antar agama yang selesai dalam damai, di kalimantan perang suku tak menjadikan kita terpecah.
saya tak bilang yang hebat adalah pemimpinnya, tapi orang Indonesia hebat dan dewasa menghadapi masalah. mungkin karena sudah terlampau sering dihadang masalah makanya kita baas, alias kebal. toh karena kita merasa tetap satu, Indonesia.
belgia di eropa sana yang selalu kita puja dan puji karena dia "bule" ternyata tak kuat seperti kita. negara kecil ini pecah tiga bagian menurut bahasa yang digunakan di negara itu, prancis, plum-belanda dan inggris, yang masingmasing merasa lebih hebat.
bayangkan kalau Indonesia terpecah berdasarkan bahasa? bisa jadi ada 700-an negara kecil berdasarkan perbedaan suku dengan bahasa daerahnya masingmasing di Indonesia ini.
negara ini sangat besar, luas dan tak cukup tahunan untuk menjelajah setiap sudutnya. negara ini punya rakyat yang sempurna kedewasaan berpikirnya, buat mereka keharmonisan hidup cuma didapat dari kemampuan kita menghargai perbedaan antar tetangga. tak peduli dia berasal dari suku mana, agama apa dan berbahasa apa. toh sejarah mencatat kita mampu hidup damai dalam perbedaan.
ohh satu lagi cara belajar mencintai bangsa ini, man.. seringsering lah berbagi cerita dengan orang dari negara lain, bukan untuk memuji mereka berlebihan, bawa cermin peta dan pengetahuan dasar soal sejarah, bahwa tanah ini adalah rumah terindah yang bisa kita tempati sampai mati.
saya tak bilang yang hebat adalah pemimpinnya, tapi orang Indonesia hebat dan dewasa menghadapi masalah. mungkin karena sudah terlampau sering dihadang masalah makanya kita baas, alias kebal. toh karena kita merasa tetap satu, Indonesia.
belgia di eropa sana yang selalu kita puja dan puji karena dia "bule" ternyata tak kuat seperti kita. negara kecil ini pecah tiga bagian menurut bahasa yang digunakan di negara itu, prancis, plum-belanda dan inggris, yang masingmasing merasa lebih hebat.
bayangkan kalau Indonesia terpecah berdasarkan bahasa? bisa jadi ada 700-an negara kecil berdasarkan perbedaan suku dengan bahasa daerahnya masingmasing di Indonesia ini.
negara ini sangat besar, luas dan tak cukup tahunan untuk menjelajah setiap sudutnya. negara ini punya rakyat yang sempurna kedewasaan berpikirnya, buat mereka keharmonisan hidup cuma didapat dari kemampuan kita menghargai perbedaan antar tetangga. tak peduli dia berasal dari suku mana, agama apa dan berbahasa apa. toh sejarah mencatat kita mampu hidup damai dalam perbedaan.
ohh satu lagi cara belajar mencintai bangsa ini, man.. seringsering lah berbagi cerita dengan orang dari negara lain, bukan untuk memuji mereka berlebihan, bawa cermin peta dan pengetahuan dasar soal sejarah, bahwa tanah ini adalah rumah terindah yang bisa kita tempati sampai mati.
Monday, May 03, 2010
perut gendutku
"you never have a fat belly," begitu kata dia 5 tahun lalu. sayang dia tak akan lagi bisa melihat perutku ini. sudah gendut, berlipatlipat, menyebalkan!.
pipiku sekarang chubby, masuk dalam kategori "suku pipi tembem" yang digawangi oleh mas ronny, temen di kantor. dan sekarang masuk dalam kelompok "pasukan perut buncit" yang dimotori oleh wahyu juga temen kantor. aaahh kenapa semua ini terjadi?
kata dewi, itu karena di usia 30-an metabolisme sudah menurun, kemampuan mencerna sudah tak sehebat mereka dibawah usia 30-an. ah mungkin itu juga menjawab kondisi perempuan perempuan di garis ibuku yang melebar di usia 30. mamah enung tercinta besar seperti paus kalau sedang tidurtiduran di depan tivi, atau mamiku tercinta yang suka pamer begini "segini mah ga gendut, mamikan sudah punya anak 3 hehehe"
whaaattt.... aku gendut mam sebelum sempat melahirkan anak. aku gendut sebelum merasakan pernikahan. aku gendut :-( dan sekarang tiga ruang lemari sudah penuh dengan baju tak terpakai, semua sempit. terpaksa mengeluarkan uang untuk baju yang lebih besar. dari tiga jeans, hanya 1 yang masih nyaman kupakai. aah berat sekali beban hidupku, seberat bobot tubuhku.
no, jangan suruh aku untuk nge-gym, i dont even have "me time". ga akan sempet. terpaksa mengurangi makanan yang masuk, meski maag perih melilit. akupuntur sempet terlintas di kepala, hypnoterapi pun diajurkan temen. sial tak ada yang benarbenar murah untuk kurus.
"hey sayang, i love you for what you are. you are remind sexy to me," aaahhh zaw as long as you love me deh ah.. termasuk mencintai perut gendutku :-)
pipiku sekarang chubby, masuk dalam kategori "suku pipi tembem" yang digawangi oleh mas ronny, temen di kantor. dan sekarang masuk dalam kelompok "pasukan perut buncit" yang dimotori oleh wahyu juga temen kantor. aaahh kenapa semua ini terjadi?
kata dewi, itu karena di usia 30-an metabolisme sudah menurun, kemampuan mencerna sudah tak sehebat mereka dibawah usia 30-an. ah mungkin itu juga menjawab kondisi perempuan perempuan di garis ibuku yang melebar di usia 30. mamah enung tercinta besar seperti paus kalau sedang tidurtiduran di depan tivi, atau mamiku tercinta yang suka pamer begini "segini mah ga gendut, mamikan sudah punya anak 3 hehehe"
whaaattt.... aku gendut mam sebelum sempat melahirkan anak. aku gendut sebelum merasakan pernikahan. aku gendut :-( dan sekarang tiga ruang lemari sudah penuh dengan baju tak terpakai, semua sempit. terpaksa mengeluarkan uang untuk baju yang lebih besar. dari tiga jeans, hanya 1 yang masih nyaman kupakai. aah berat sekali beban hidupku, seberat bobot tubuhku.
no, jangan suruh aku untuk nge-gym, i dont even have "me time". ga akan sempet. terpaksa mengurangi makanan yang masuk, meski maag perih melilit. akupuntur sempet terlintas di kepala, hypnoterapi pun diajurkan temen. sial tak ada yang benarbenar murah untuk kurus.
"hey sayang, i love you for what you are. you are remind sexy to me," aaahhh zaw as long as you love me deh ah.. termasuk mencintai perut gendutku :-)
dulu, sekarang mungkin tahun depan
taman suropatinya sudah berubah. tapi kenangan di bangku taman pertama dari jalan raya diponegoro tepat dibawah kandang burung dara, tetap sama. berganti pasangan duduk disitu, berbagi cerita, berbagi mimpi sama seperti aku juli 2005. dan aku ikut tersenyum setiap kali menengok pasangan lain bercanda disitu. nita was there :-)
lewat tiga tahun, kita berbagi foto lewat facebook. berpesan dalam diam. aku tercekat ketika melihatmu memeluk dia. selesai kita selesai mimpi, selesai cita, tapi tak kunjung selesai cinta.
lewat lima tahun, aku bersamanya. tak pernah sama dan tak mungkin serupa. dia bukan kamu. dia dengan ceritanya sendiri. tapi kenapa tak pernah bisa sepenuh hati aku menerimanya. dia mungkin membaca itu. cinta itu tak pernah sama. dan aku masih menyimpan selapis kenangan tentangmu, berlapis mimpi entah besok atau kapan hari kita mash bisa bertemu.
seperti unfinished business denganmu, seperti jebakan masa lalu.. sampai kapan?
lewat tiga tahun, kita berbagi foto lewat facebook. berpesan dalam diam. aku tercekat ketika melihatmu memeluk dia. selesai kita selesai mimpi, selesai cita, tapi tak kunjung selesai cinta.
lewat lima tahun, aku bersamanya. tak pernah sama dan tak mungkin serupa. dia bukan kamu. dia dengan ceritanya sendiri. tapi kenapa tak pernah bisa sepenuh hati aku menerimanya. dia mungkin membaca itu. cinta itu tak pernah sama. dan aku masih menyimpan selapis kenangan tentangmu, berlapis mimpi entah besok atau kapan hari kita mash bisa bertemu.
seperti unfinished business denganmu, seperti jebakan masa lalu.. sampai kapan?
Thursday, April 29, 2010
a heartless woman at work
mari saya ceritakan suka duka jadi atasan perempuan di kantor.
satu kali saya iseng bertanya pada staf saya "kamu suka punya atasan perempuan? jujur aja lagi, kan kamu ga langsung dibawah saya ini." dia bilang, " If i can choose mam.. saya lebih seneng berada dibawah perintah lakilaki." loh kenapa? menurut dia, perempuan itu pake hati sih kalau kerja. mood nya gampang sekali berubah, masa kita sih yang harus membaca jadwal dia mens.
begitu katanya...
lain kasus, karena saya perempuan, saya merasa "dimanfaatkan" empati dan simpati saya. datanglah dengan muka sedih, penuh duka bercerita tentang susah dan deritanya. karena saya perempuan pasti dipikirnya saya lebih berhati untuk tidak memberikan hukuman apapun atas pelanggaran yang dilakukan. pasang muka sedih dulu aja pokoknya supaya saya melemah...
kenapa begitu sulit menerima saya sebagai atasan yang kebetulan sebagai perempuan. saya rasa kemampuan saya memimpin tak banyak beda dengan atasan lelaki manapun di kantor ini. saya hanya menjalankan tugas yang diberikan berdasarkan aturan yang ada. di meja saya selalu ada peraturan kantor, tiap kali masalah datang, "kitab suci" yang satu itu saya pelajari lagi.. dari awal bahkan.
pun bukan karena saya perempuan lalu saya akan melemahkan keputusan untuk pelanggran yang dilakukan. saya mampu milah urusan pribadi dan kantor. saya cukup dewasa untuk menangani emosi tentu saja. tak ada hubungan atas menstruasi dan ketidakmampuan saya untuk berpikir jernih.
kawan saya hari ini berpesan... be a heartless woman... berhati batu, berotak encer. just do exactly want the management want me to do...
but then my best friend say, nita you are a woman full with love, work with your heart.
aahhh saya cuma nita
satu kali saya iseng bertanya pada staf saya "kamu suka punya atasan perempuan? jujur aja lagi, kan kamu ga langsung dibawah saya ini." dia bilang, " If i can choose mam.. saya lebih seneng berada dibawah perintah lakilaki." loh kenapa? menurut dia, perempuan itu pake hati sih kalau kerja. mood nya gampang sekali berubah, masa kita sih yang harus membaca jadwal dia mens.
begitu katanya...
lain kasus, karena saya perempuan, saya merasa "dimanfaatkan" empati dan simpati saya. datanglah dengan muka sedih, penuh duka bercerita tentang susah dan deritanya. karena saya perempuan pasti dipikirnya saya lebih berhati untuk tidak memberikan hukuman apapun atas pelanggaran yang dilakukan. pasang muka sedih dulu aja pokoknya supaya saya melemah...
kenapa begitu sulit menerima saya sebagai atasan yang kebetulan sebagai perempuan. saya rasa kemampuan saya memimpin tak banyak beda dengan atasan lelaki manapun di kantor ini. saya hanya menjalankan tugas yang diberikan berdasarkan aturan yang ada. di meja saya selalu ada peraturan kantor, tiap kali masalah datang, "kitab suci" yang satu itu saya pelajari lagi.. dari awal bahkan.
pun bukan karena saya perempuan lalu saya akan melemahkan keputusan untuk pelanggran yang dilakukan. saya mampu milah urusan pribadi dan kantor. saya cukup dewasa untuk menangani emosi tentu saja. tak ada hubungan atas menstruasi dan ketidakmampuan saya untuk berpikir jernih.
kawan saya hari ini berpesan... be a heartless woman... berhati batu, berotak encer. just do exactly want the management want me to do...
but then my best friend say, nita you are a woman full with love, work with your heart.
aahhh saya cuma nita
Tuesday, April 27, 2010
demikian
maka demikian lah rasa yang muncul dan ga mungkin buat saya mengindahkannya. dia cuma datang sekelebat dan menyisakan kesan berlapis yang semakin saya kikis semakin tebal dilapisan berikutanya.
maka demikianlah rasa bersalah yang datang dan saya sadar telah datang menghadang kami berdua. saya yang salah jika cinta itu adalah sebuah kesalahan dan tak bisa saya hadang. saya yang salah jika mengharap lebih dari sebuah arti kehadiran.
dan demikianlah saya ditengah bimbang, serakah yang ada, ingin memiliki segalanya atau kehilangan keduanya. saya resah karena takut salah memilih langkah. ke kiri atau ke kanan, depan atau belakang. saya hanya bisa diam.. untuk saat ini
maka demikian lah sayang... tunjukan cinta ini ada ujungnya. tunjukan bahwa saya tak sedang menunggu hal gaib yang tak kunjung nyata.
maka demikianlah rasa bersalah yang datang dan saya sadar telah datang menghadang kami berdua. saya yang salah jika cinta itu adalah sebuah kesalahan dan tak bisa saya hadang. saya yang salah jika mengharap lebih dari sebuah arti kehadiran.
dan demikianlah saya ditengah bimbang, serakah yang ada, ingin memiliki segalanya atau kehilangan keduanya. saya resah karena takut salah memilih langkah. ke kiri atau ke kanan, depan atau belakang. saya hanya bisa diam.. untuk saat ini
maka demikian lah sayang... tunjukan cinta ini ada ujungnya. tunjukan bahwa saya tak sedang menunggu hal gaib yang tak kunjung nyata.
Monday, April 26, 2010
gawat
seseorang masuk di hati dan kepala saya. mestinya ini tak terjadi karena saya adalah orang yang setia pada kekasih hati. ini gawat... tapi bagaimana menghilangkan rasa itu?
dia sempurna dimata semua orang. saya rasa pun begitu. justru kesempurnaan itu yang membuat saya tak menempatkannya dalam list antrian untuk masuk dalam kehidupan saya. terlalu sempurna bikin saya minder. saya adalah orang yang paling tak sempurna. saya coba cari celah untuk menyukai justru ketidaksempurnaannya.... ga nemu. ini gawat!
ga ada rencana untuk menghadirkannya dalam hati. semua terjadi begitu saja. saya merindukan candanya, obrolan yang berisi, nyaman tanpa menggurui. saya suka spontanitasnya dan caranya "take over" segalanya sementara saya tadinya adalah si pengatur. dan hey saya suka selera musiknya, ada sting di playlistnya..
saya hanya merasa harus lari dari rasa ini...
dia sempurna dimata semua orang. saya rasa pun begitu. justru kesempurnaan itu yang membuat saya tak menempatkannya dalam list antrian untuk masuk dalam kehidupan saya. terlalu sempurna bikin saya minder. saya adalah orang yang paling tak sempurna. saya coba cari celah untuk menyukai justru ketidaksempurnaannya.... ga nemu. ini gawat!
ga ada rencana untuk menghadirkannya dalam hati. semua terjadi begitu saja. saya merindukan candanya, obrolan yang berisi, nyaman tanpa menggurui. saya suka spontanitasnya dan caranya "take over" segalanya sementara saya tadinya adalah si pengatur. dan hey saya suka selera musiknya, ada sting di playlistnya..
saya hanya merasa harus lari dari rasa ini...
Saturday, April 24, 2010
sparkling 32
biasanya minggu-minggu menjelang ulang tahun saya sibuk menyiapkan segala sesuatunya. iya persis seperti anak kecil yang mau merayakan ulang tahun ke 10, 17 dan belasan lainnya. saya selalu punya rencana, punya mau, punya agenda, apa dan dengan siapa mau dihabiskan. bukan sesuatu yang besar, tapi intim... hanya dengan keluarga dan sahabat terdekat. saya mau berbagi bahagia dengan mereka dengan cara yang sangat sederhana.
tapi hari-hari menjelang 32 ini, saya diajak bercanda oleh Allah. saya dihadapi tantangan besar, supaya lebih bijak menentukan hal untuk banyak orang. sementara saya masih menjalani tuntutan pekerjaan lain.. saya fully booked pekan ini tanpa hal baru yang sedang Allah ujikan pada saya. saya cuma bisa bilang begini, Tunjukan pada saya kebenaran dan tuntun saya pada kebijakan. saya tak punya waktu untuk berpikir mau apa di hari milad ini.
untunglah sahabat saya Citra sudah berancangancang jauh hari untuk melakukan sesuatu bersama dengan sahabat lain. saya tinggal datang bawa diri dan senyum manis. saya dipijat, eh tanpa dimandikan sih, didandani dan disisiri.. ah cantiklah hari ini di usia 32 :-)
Allah itu baik sekali sama saya. masih diberi kesempatan hidup sampai usia 32 ini. dipertemukan dengan sahabatsahabat baik hati, orangorang terbaik dalam hidup saya. dilahirkan di keluarga penuh kasih sayang. dibesarkan dalam alam demokratis di utan kayu. diberi kesempatan untuk menjelajah dunia. hidup saya sempurna. boleh iri loh tapi jangan dengki yaaa... karena semua ini saya dapat dari hasil kerja keras dan Allah tahu persis kapan waktunya bercanda dengan saya lewat ujian-ujiannya.
Allah baik, pertemukan saya dengan usia 33 yaaa... sampai di hari itu, sewaktuwaktu kita bisa bercanda lagi. Terima kasih untuk perjalanan indah, penuh suka duka, cinta dan benci, keringat dan air mata... 31 saya menyenangkan, 32 saya pasti penuh cerita. sampai bertemu di 33 :-)
tapi hari-hari menjelang 32 ini, saya diajak bercanda oleh Allah. saya dihadapi tantangan besar, supaya lebih bijak menentukan hal untuk banyak orang. sementara saya masih menjalani tuntutan pekerjaan lain.. saya fully booked pekan ini tanpa hal baru yang sedang Allah ujikan pada saya. saya cuma bisa bilang begini, Tunjukan pada saya kebenaran dan tuntun saya pada kebijakan. saya tak punya waktu untuk berpikir mau apa di hari milad ini.
untunglah sahabat saya Citra sudah berancangancang jauh hari untuk melakukan sesuatu bersama dengan sahabat lain. saya tinggal datang bawa diri dan senyum manis. saya dipijat, eh tanpa dimandikan sih, didandani dan disisiri.. ah cantiklah hari ini di usia 32 :-)
Allah itu baik sekali sama saya. masih diberi kesempatan hidup sampai usia 32 ini. dipertemukan dengan sahabatsahabat baik hati, orangorang terbaik dalam hidup saya. dilahirkan di keluarga penuh kasih sayang. dibesarkan dalam alam demokratis di utan kayu. diberi kesempatan untuk menjelajah dunia. hidup saya sempurna. boleh iri loh tapi jangan dengki yaaa... karena semua ini saya dapat dari hasil kerja keras dan Allah tahu persis kapan waktunya bercanda dengan saya lewat ujian-ujiannya.
Allah baik, pertemukan saya dengan usia 33 yaaa... sampai di hari itu, sewaktuwaktu kita bisa bercanda lagi. Terima kasih untuk perjalanan indah, penuh suka duka, cinta dan benci, keringat dan air mata... 31 saya menyenangkan, 32 saya pasti penuh cerita. sampai bertemu di 33 :-)
Monday, April 12, 2010
Mahalnya Sebuah Kematian
Islam yang saya tahu mengajarkan ketika kita meninggal, hanya akan membawa jiwa dan amal ibadah. Kita telanjang berselimut kafan dan ditanam di dalam tanah. Jiwa menunggu di alam baka sampai saat penghitungan amal itu tiba. Tapi mengantarkan jiwa ke alam baka itu tak semudah dan semurah yang diajarkan agama. Karena tradisi, kebiasaan dan kebutuhan ekonomi bikin semuanya sulit dan mahal.
Suatu hari kawan saya Eric yang tinggal sendirian di kota Wigan cerita bagaimana dia telah menyiapkan pemakaman untuk dirinya sendiri. Dia harus membayar semacam premi asuransi yang akan keluar saat dia meninggal nanti, untuk membiayai pemakamannya, mulai pemandian, pemberkatan sampai penguburan.
Awalnya saya pikir itu gila karena saya hanya tahu tentang asuransi jiwa yang akan jatuh ke ahli waris ketika saya meninggal nanti. Tapi waktu saya menunggui jenazah Pak De di kamar jenazah, disana terpampang besarbesar harga pengurusan kematian. Begini disana tertulis, semoga saya masih ingat angkanya :
Memandikan dan mengkafani Rp 350.000,-
Memandikan, mengkafani dan menyolatkan Rp 750.000,-
Nisan grafis nama Rp sekian juta
Nisan papan Rp sekian ratus ribu
Peti biasa Rp 1.250.000,-
Peti kayu grafis kaligrafi Rp 3.000.000,-
Biaya mengantar jenazah hubungi panitia
Sewaktu papi saya meninggal, tibatiba saya disodori sejumlah proposal angka pengurusan pemakaman. Untuk memandikan, mengkafani dan menyolatkan 800 ribu rupiah. Sementara untuk memesan tanah pemakaman di pemakaman tanah kusir saya harus sedia 3 juta rupiah, malam itu. Untungnya papi punya jatah di pemakaman kepolisian.
Setelah dimakaman, tradisi menganjurkan kita untuk mengadakan pengajian sepanjang 3 hari, 7 hari dan 40 hari. Saban malam sediakan berekat alias bebawaan bagi pengaji, isinya bisa sembako ditambah uang sekitar 25 ribu setiap orang dan untuk sang guru pastinya dua sampai tiga kali lipat. Memang ga ada yang pasang tarif, tapi itu sudah kesepakatan umum, bahwa ga mungkin gratisan.
Jadi silakan dihitung, jika di rumah sakit tempat Pak De saya terbaring tanpa jiwa, setiap harinya menampung 50 orang meninggal dan menggunakan jasa pemakaman mereka, berapa keuntungan yang diraup? Bila punya tanah kosong lalu berlindung atas nama wakaf tapi masih memasang tariff pemeliharaan mulai dari ratusan ribu sampai jutaan, berapa yang didapat pertahun? Punya kelompok ngaji yang tugasnya berkeliling memberikan pengajian disana sini untuk sebuah kematian, berapa orderan yang masuk saban minggu.
Bukan orang Indonesia kalau tidak bilang “untungnya” nah untungnya tradisi memberikan dana belasungkawa itu masih kuat di Indonesia. Saya dan keluarga terang terbantu untuk membiayai tradisi.
Di Cina 8 juta orang meninggal setiap tahunnya, bagaimana di Indonesia, di Jakarta saja deh… hmm…. Bisnis kematian yang menggiurkan.
Suatu hari kawan saya Eric yang tinggal sendirian di kota Wigan cerita bagaimana dia telah menyiapkan pemakaman untuk dirinya sendiri. Dia harus membayar semacam premi asuransi yang akan keluar saat dia meninggal nanti, untuk membiayai pemakamannya, mulai pemandian, pemberkatan sampai penguburan.
Awalnya saya pikir itu gila karena saya hanya tahu tentang asuransi jiwa yang akan jatuh ke ahli waris ketika saya meninggal nanti. Tapi waktu saya menunggui jenazah Pak De di kamar jenazah, disana terpampang besarbesar harga pengurusan kematian. Begini disana tertulis, semoga saya masih ingat angkanya :
Memandikan dan mengkafani Rp 350.000,-
Memandikan, mengkafani dan menyolatkan Rp 750.000,-
Nisan grafis nama Rp sekian juta
Nisan papan Rp sekian ratus ribu
Peti biasa Rp 1.250.000,-
Peti kayu grafis kaligrafi Rp 3.000.000,-
Biaya mengantar jenazah hubungi panitia
Sewaktu papi saya meninggal, tibatiba saya disodori sejumlah proposal angka pengurusan pemakaman. Untuk memandikan, mengkafani dan menyolatkan 800 ribu rupiah. Sementara untuk memesan tanah pemakaman di pemakaman tanah kusir saya harus sedia 3 juta rupiah, malam itu. Untungnya papi punya jatah di pemakaman kepolisian.
Setelah dimakaman, tradisi menganjurkan kita untuk mengadakan pengajian sepanjang 3 hari, 7 hari dan 40 hari. Saban malam sediakan berekat alias bebawaan bagi pengaji, isinya bisa sembako ditambah uang sekitar 25 ribu setiap orang dan untuk sang guru pastinya dua sampai tiga kali lipat. Memang ga ada yang pasang tarif, tapi itu sudah kesepakatan umum, bahwa ga mungkin gratisan.
Jadi silakan dihitung, jika di rumah sakit tempat Pak De saya terbaring tanpa jiwa, setiap harinya menampung 50 orang meninggal dan menggunakan jasa pemakaman mereka, berapa keuntungan yang diraup? Bila punya tanah kosong lalu berlindung atas nama wakaf tapi masih memasang tariff pemeliharaan mulai dari ratusan ribu sampai jutaan, berapa yang didapat pertahun? Punya kelompok ngaji yang tugasnya berkeliling memberikan pengajian disana sini untuk sebuah kematian, berapa orderan yang masuk saban minggu.
Bukan orang Indonesia kalau tidak bilang “untungnya” nah untungnya tradisi memberikan dana belasungkawa itu masih kuat di Indonesia. Saya dan keluarga terang terbantu untuk membiayai tradisi.
Di Cina 8 juta orang meninggal setiap tahunnya, bagaimana di Indonesia, di Jakarta saja deh… hmm…. Bisnis kematian yang menggiurkan.
Thursday, April 08, 2010
beruntung dan atau pintar
di dunia ini hanya ada dua tipe manusia yang bisa mencapai "sukses" versi dirinya sendiri, pertama adalah orang dengan peruntungan baik dan atau pintar. begitulah kata seorang teman.
pernah lihat atau bertemu atau berkaca pada diri sendiri ga, ada orang yang ga pintar, cenderung biasa banget tapi hidupnya selalu beruntung. gampangnya liat dari pernah atau tidak, sering atau tidak dia dapat door prize. atau tibatiba dia dapat jabatan baru sementara orang lain meragukan kemampuannya. atau versi teman saya, tibatiba aja ada yang memberikannya sebuah motor harley davidson. itu gila, tapi itulah yang terjadi. seperti kang kabayan yang cupu abis tapi hidupnya bahagia lewat peruntungan yang baik.
sementara orang lain, macam saya ini. seumur hidup baru sekali dapat door prize, itupun hangus garagara saya ga di lokasi kikikik... saya harus jungkirbalik, pontangpanting untuk bisa punya sesuatu, untuk sampai disatu titik. saya akhirnya percaya no pain no gain. meski kadang iri sama orang yang selalu bisa dapat sesuatu tanpa harus merasakan sakit terlebih dahulu. wadoh kesannya saya orang pintar yah... no no no... saya biasa banget juga. IQ saya ratarata, saya bukan einstein. tapi karena itu tadi, saya harus kerjakeras, belajar sangat untuk bisa lulus ujian.
saya selalu ingat katakata kang dion. "nit, bakat itu cuma seujung jari perannya dalam hidup ini. kemauan dan usaha itu yang penting." ternyata masih satu hal lagi yang dia lupa sebutkan..."luck"... shit padahal saya ga pernah percaya sama peruntungan. lagilagi karena saya merasa dewi keberuntungan itu cemburu sama saya yang selalu bisa dapat yang sama mau tanpa bantuan dia hehehe.
temen saya yang lain bilang, pinter dulu aja, usaha dulu aja, nanti dewi fortuna akan datang dengan sendirinya. lo akan jadi orang pintar yang beruntung. aaaahhh semoga saja...
pernah lihat atau bertemu atau berkaca pada diri sendiri ga, ada orang yang ga pintar, cenderung biasa banget tapi hidupnya selalu beruntung. gampangnya liat dari pernah atau tidak, sering atau tidak dia dapat door prize. atau tibatiba dia dapat jabatan baru sementara orang lain meragukan kemampuannya. atau versi teman saya, tibatiba aja ada yang memberikannya sebuah motor harley davidson. itu gila, tapi itulah yang terjadi. seperti kang kabayan yang cupu abis tapi hidupnya bahagia lewat peruntungan yang baik.
sementara orang lain, macam saya ini. seumur hidup baru sekali dapat door prize, itupun hangus garagara saya ga di lokasi kikikik... saya harus jungkirbalik, pontangpanting untuk bisa punya sesuatu, untuk sampai disatu titik. saya akhirnya percaya no pain no gain. meski kadang iri sama orang yang selalu bisa dapat sesuatu tanpa harus merasakan sakit terlebih dahulu. wadoh kesannya saya orang pintar yah... no no no... saya biasa banget juga. IQ saya ratarata, saya bukan einstein. tapi karena itu tadi, saya harus kerjakeras, belajar sangat untuk bisa lulus ujian.
saya selalu ingat katakata kang dion. "nit, bakat itu cuma seujung jari perannya dalam hidup ini. kemauan dan usaha itu yang penting." ternyata masih satu hal lagi yang dia lupa sebutkan..."luck"... shit padahal saya ga pernah percaya sama peruntungan. lagilagi karena saya merasa dewi keberuntungan itu cemburu sama saya yang selalu bisa dapat yang sama mau tanpa bantuan dia hehehe.
temen saya yang lain bilang, pinter dulu aja, usaha dulu aja, nanti dewi fortuna akan datang dengan sendirinya. lo akan jadi orang pintar yang beruntung. aaaahhh semoga saja...
Tuesday, April 06, 2010
what is life?
jawabannya ada ketika kamu berada dihadapan orang yang akan selesai dengan hidupnya. kamu baru akan tahu berharganya hidup ini ketika ada disamping orang yang untuk bernapas saja mesti pakai bantuan, bahkan untuk pipis. lima belas selang infus diseluruh tubuh. ketika tidak bisa lagi makan enak, berbadan tambun dan berambut klimis. semuanya berubah ketika terkapar diatas kasur rumah sakit. sakitnya akan menular diseluruh tubuh sehatmu, kaki ini lemas, perut ini terkocok mual memandanginya yang sudah pasrah... Allah yang baik, sudahi saja segala penderitaan duniawi ini.
ini kali kedua saya ada disamping mahkluk hidup yang sudah waktunya untuk meninggalkan dunia. pertama papi saya tersayang, kedua adalah pak de saya. papi yang karena stroke nya tak bisa bertahan dan mengalah pada serangan ketiga. pak de saya pasrah setelah perutnya diobrakabrik kedua kali untuk mengangkat tumor di saluran empedunya yang kadung menjalar kemanamana.
saya tak pernah bisa meneteskan air mata dihadapan papi dan pak de, karena air mata akan membuat keduanya makin melemah pun membuat mereka khawatir pada saya yang akan ditinggalkan. saya terkesan dingin. saya sembunyikan muka sedih ini dengan sibuk merapikan kiri dan kanan tempat tidur, me-lap liur yang jatuh dari bibirnya. sibuk bicara menemani pak de dan papi ketika itu.
tapi ketika melihat mata pak de yang kosong dan memandang ke arah lain, saya tahu jiwanya tak lagi ada disana. pun ketika papi memandang kosong pada saya dan mami. Allah memanggil mereka.
hidup ini singkat dan berharga. saya tahu itu setelah melihat keduanya pasrah. hidup ini ga banyak artinya ketika Allah memutuskan surat kontrak kita di dunia. tak peduli seberapa besar kita berusaha mempertahankannya tetap di dunia. tak penting berapa banyak harta yang kita punya, berapa besar cinta untuk keluarga ketika waktunya berpulang, maka pasrahkan saja. kontrak saya tinggal berapa lama lagi ya Allah?
ini kali kedua saya ada disamping mahkluk hidup yang sudah waktunya untuk meninggalkan dunia. pertama papi saya tersayang, kedua adalah pak de saya. papi yang karena stroke nya tak bisa bertahan dan mengalah pada serangan ketiga. pak de saya pasrah setelah perutnya diobrakabrik kedua kali untuk mengangkat tumor di saluran empedunya yang kadung menjalar kemanamana.
saya tak pernah bisa meneteskan air mata dihadapan papi dan pak de, karena air mata akan membuat keduanya makin melemah pun membuat mereka khawatir pada saya yang akan ditinggalkan. saya terkesan dingin. saya sembunyikan muka sedih ini dengan sibuk merapikan kiri dan kanan tempat tidur, me-lap liur yang jatuh dari bibirnya. sibuk bicara menemani pak de dan papi ketika itu.
tapi ketika melihat mata pak de yang kosong dan memandang ke arah lain, saya tahu jiwanya tak lagi ada disana. pun ketika papi memandang kosong pada saya dan mami. Allah memanggil mereka.
hidup ini singkat dan berharga. saya tahu itu setelah melihat keduanya pasrah. hidup ini ga banyak artinya ketika Allah memutuskan surat kontrak kita di dunia. tak peduli seberapa besar kita berusaha mempertahankannya tetap di dunia. tak penting berapa banyak harta yang kita punya, berapa besar cinta untuk keluarga ketika waktunya berpulang, maka pasrahkan saja. kontrak saya tinggal berapa lama lagi ya Allah?
Thursday, April 01, 2010
kembali ke hakekat leluhur...
mami bilang papi itu berdarah cina jawa, karena itulah sepupu dari garis papi nyaris semua berkulit putih dan bermata sipit. papi saya sama, putih dan tak bisa melotot sekalipun dia marah besar :-) tapi rambutnya keriting.
saya mirip papi, mata dan tulang pipi. tapi tak berhidung bangir, punya rambut lurus dan berkulit hitam. ah kalau kulit mungkin mengikuti mami yang legam hehehe. kalau kata temanteman saya jadi lebih mirip cina benteng, salah satu sebutan untuk komunitas thionghoa di tangerang.
entah kenapa saya tak pernah punya masalah rasis dengan garis keturunan saya yang dari thionghoa. saya senangsenang saja meski tak banyak cari tahu siapa sih sebenarnya leluhur saya, darimana datangnya dan kapan itu terjadi. cukup tahu saja bahwa di darah saya sekarang mengalir keturunan thionghoa, jawa dan sunda. saya indonesia :-)
papi almarhum adalah polisi, pak de saya pensiunan polisi, kakek almarhum juga bekas tentara, om saya memilih cabut dari akademi polisi dan menjadi petualang dari satu kilang minyak ke kilang minyak lain di banyak negara. papi dan pak de jelas berharap saya mengikuti jejak mereka, jadi polisi. tapi akhirnya saya jadi jurnalis dan sekarang berdagang alias bertugas sebagai marketing.
sebenarnya aktivitas jualan bukan hal baru. sejak sd saya sudah jualan, mainan anak sampai penyewaan komik dan dagang kue buatan mami, yoi keliling kampung dong. smp dan sma membantu mami menitipkan kue di kantin sekolah. di kampus saya tetap jualan, kali itu adalah lauk makan siang. saya pikir jadi jurnalis sudah mentok. eh ga tahunya saya masih sempat jualan oriflame meski waktu itu diketawain abis sama teman. lah ga pernah pake make-up dong jualan beginian.
lalu nasib berkata lain lagi. dari jurnalis saya ditugaskan berdagang, berpromosi untuk radio ini. masih belum baik, tapi saya kaget sama diri sendiri. bisa juga ternyata presentasi dan meyakinkan klien untuk bergabung bersama kami. NAh sekarang saya dagang aksesoris hehehe... iseng aja. awalnya cuma niat bantu teman, tapi malah dikejarkejar pelanggan :-)
ah darah thionghoa yang pedagang itu ternyata menurun ke saya. semoga sih membawa hasil... para leluhur.. doakan aku YA! :-)
saya mirip papi, mata dan tulang pipi. tapi tak berhidung bangir, punya rambut lurus dan berkulit hitam. ah kalau kulit mungkin mengikuti mami yang legam hehehe. kalau kata temanteman saya jadi lebih mirip cina benteng, salah satu sebutan untuk komunitas thionghoa di tangerang.
entah kenapa saya tak pernah punya masalah rasis dengan garis keturunan saya yang dari thionghoa. saya senangsenang saja meski tak banyak cari tahu siapa sih sebenarnya leluhur saya, darimana datangnya dan kapan itu terjadi. cukup tahu saja bahwa di darah saya sekarang mengalir keturunan thionghoa, jawa dan sunda. saya indonesia :-)
papi almarhum adalah polisi, pak de saya pensiunan polisi, kakek almarhum juga bekas tentara, om saya memilih cabut dari akademi polisi dan menjadi petualang dari satu kilang minyak ke kilang minyak lain di banyak negara. papi dan pak de jelas berharap saya mengikuti jejak mereka, jadi polisi. tapi akhirnya saya jadi jurnalis dan sekarang berdagang alias bertugas sebagai marketing.
sebenarnya aktivitas jualan bukan hal baru. sejak sd saya sudah jualan, mainan anak sampai penyewaan komik dan dagang kue buatan mami, yoi keliling kampung dong. smp dan sma membantu mami menitipkan kue di kantin sekolah. di kampus saya tetap jualan, kali itu adalah lauk makan siang. saya pikir jadi jurnalis sudah mentok. eh ga tahunya saya masih sempat jualan oriflame meski waktu itu diketawain abis sama teman. lah ga pernah pake make-up dong jualan beginian.
lalu nasib berkata lain lagi. dari jurnalis saya ditugaskan berdagang, berpromosi untuk radio ini. masih belum baik, tapi saya kaget sama diri sendiri. bisa juga ternyata presentasi dan meyakinkan klien untuk bergabung bersama kami. NAh sekarang saya dagang aksesoris hehehe... iseng aja. awalnya cuma niat bantu teman, tapi malah dikejarkejar pelanggan :-)
ah darah thionghoa yang pedagang itu ternyata menurun ke saya. semoga sih membawa hasil... para leluhur.. doakan aku YA! :-)
Monday, March 29, 2010
how would like to be remembered?
pertanyaan itu dilontarkan oleh desi anwar kepada george soros di acara face 2 face metro tv. desi melanjutkan, "to be the greatest speculators or philanthropist or what?"
saya tidak ingat jawaban george soros apa saat itu, tapi buat saya pertanyaan itu begitu sederhana tapi sangat dalam artinya. sulit buat siapapun menjawab hal itu. iya ya, mau diingat sebagai siapa atau apa gue nanti setelah tiada?
ah george soros bicara sesuatu tentang ini,"buat saya jauh lebih berarti kalau saya diingat orang ketika masih hidup bukan setelah meninggal nanti."
jawaban itu tak terlalu menggubris hati saya teman. kalau saya yang ditanya begitu oleh desi anwar, saya akan jeda barang 2 menit sebelum menjawabnya.
dari kecil mami sudah sering bilang, kepenginan mu buanyak, tapi ga ada yang fokus satunya. woalah saya fokus sampai lulus kuliah dari kriminologi UI. tapi apa saya fokus dengan ilmu saya? tentu tidak kikik... saya tak bisa stagnan pada satu hal. saya pilih jadi penyiar. sudah dua tahun, pindah jalur lagi. enakan jadi jurnalis radio ajah, pergi ke luar studio kejar berita. walhasil 8 tahun sudah jadi jurnalis meski intensitas peliputan sudah jauuuhh berkurang.
lalu saya masih ingin kembali ke dunia teater yang saya ikuti sejak sd meski putus nyambung. lalu latihan bela diri lagi, setelah silat yang ga kelar, saya mau coba aikido padahal dulu rencananya belajar kung fu. saya juga masih ingin kejar S2, belajar bahasa inggris lagi jungkir balik. nah kemarin berhasil menekan keinginan saya untuk beli gitar, cuma perkara lagi belajar kunci C. saya impulsive sekali, meledakledak ga jelas, ga fokus kalau kata mami.
lalu kalau nanti saya mati, mau dikenang sebagai apa? seorang impulsive, mind reader priktiw (ini mah ilmu yang kadang muncul lebih banyak ga kikikik), penyair, penyiar atau jurnalis, atau station manager, atau great marketer which is not YET atau sekedar pencari ilmu... aha... saya emang haus ilmu selalu. kalau bisa menguasai 10 keahlian, kenapa harus fokus pada 1 :-P
mungkin saya pengen dikenang sebagai nita si impulsive? kikik... atau yaaa.. kenang saya sebagai sahabat yang baik (semoga demikian)saja. karena jadi sahabat itu bisa banyak artinya, sahabat buat temanteman baik saya, sahabat untuk adikadik saya, sahabat buat mami, sahabat untuk bumi seperti yang digaungkan green radio. saya cuma nita, yang bisa saya lakukan semasa hidup ya cuma berbuat semaksimal yang saya mampu, mungkin belum terbaik karena itu harus terus dicoba untuk jadi baik. termasuk untuk tetep coba ini itu ini itu... termasuk belajar main gitar :-)
saya tidak ingat jawaban george soros apa saat itu, tapi buat saya pertanyaan itu begitu sederhana tapi sangat dalam artinya. sulit buat siapapun menjawab hal itu. iya ya, mau diingat sebagai siapa atau apa gue nanti setelah tiada?
ah george soros bicara sesuatu tentang ini,"buat saya jauh lebih berarti kalau saya diingat orang ketika masih hidup bukan setelah meninggal nanti."
jawaban itu tak terlalu menggubris hati saya teman. kalau saya yang ditanya begitu oleh desi anwar, saya akan jeda barang 2 menit sebelum menjawabnya.
dari kecil mami sudah sering bilang, kepenginan mu buanyak, tapi ga ada yang fokus satunya. woalah saya fokus sampai lulus kuliah dari kriminologi UI. tapi apa saya fokus dengan ilmu saya? tentu tidak kikik... saya tak bisa stagnan pada satu hal. saya pilih jadi penyiar. sudah dua tahun, pindah jalur lagi. enakan jadi jurnalis radio ajah, pergi ke luar studio kejar berita. walhasil 8 tahun sudah jadi jurnalis meski intensitas peliputan sudah jauuuhh berkurang.
lalu saya masih ingin kembali ke dunia teater yang saya ikuti sejak sd meski putus nyambung. lalu latihan bela diri lagi, setelah silat yang ga kelar, saya mau coba aikido padahal dulu rencananya belajar kung fu. saya juga masih ingin kejar S2, belajar bahasa inggris lagi jungkir balik. nah kemarin berhasil menekan keinginan saya untuk beli gitar, cuma perkara lagi belajar kunci C. saya impulsive sekali, meledakledak ga jelas, ga fokus kalau kata mami.
lalu kalau nanti saya mati, mau dikenang sebagai apa? seorang impulsive, mind reader priktiw (ini mah ilmu yang kadang muncul lebih banyak ga kikikik), penyair, penyiar atau jurnalis, atau station manager, atau great marketer which is not YET atau sekedar pencari ilmu... aha... saya emang haus ilmu selalu. kalau bisa menguasai 10 keahlian, kenapa harus fokus pada 1 :-P
mungkin saya pengen dikenang sebagai nita si impulsive? kikik... atau yaaa.. kenang saya sebagai sahabat yang baik (semoga demikian)saja. karena jadi sahabat itu bisa banyak artinya, sahabat buat temanteman baik saya, sahabat untuk adikadik saya, sahabat buat mami, sahabat untuk bumi seperti yang digaungkan green radio. saya cuma nita, yang bisa saya lakukan semasa hidup ya cuma berbuat semaksimal yang saya mampu, mungkin belum terbaik karena itu harus terus dicoba untuk jadi baik. termasuk untuk tetep coba ini itu ini itu... termasuk belajar main gitar :-)
Friday, March 19, 2010
ringannya hidup ini
hidup saya berubah dalam sepekan terakhir. saya tidak lagi penuh keluhan terhadap beban kerjaan yang berat sementara kantong tak pernah cukup terisi, selalu besar pasak daripada tiangnya. tak lagi nyusruk di bantal lalu menyesali diri yang selalu kehilangan cinta. tak lagi melulu manyun ketika tak mendapatkan apa yang saya inginkan.
sepekan ini saya hadapi semuanya dengan senyum dan penuh harap, bahwa hidup di depan akan lebih baik, bahwa besok ketika bangun pagi selalu ada cinta menanti. bahwa kekasih hati terbaik adalah diri sendiri. ketika yang lain pergi, diri ini tetap disini minta dihidupi minta dijalani. bukan soal narsis tapi percaya deh, begitu rasa cinta pada diri sendiri muncul, yang diinginkan cuma yang terbaik untuk sendiri.
setelah itu saya lebih pasrah pada yang maha ghoib Allah, tuhan dan para dewa, saya sangat percaya kekuatan itu ada. yang saya yakini adalah berbuat semaksimal mungkin untuk yang terbaik dan hasilnya nanti ya sudahlah, dipercayakan pada Allah saja.
semua ini terjadi setelah saya tahu apa yang saya mau dalam beberapa waktu kedepan, lalu saya pecut diri sendiri untuk berbuat terbaik mewujudkan hal itu. kalau sudah bisa fokus pada satu hal, ternyata hidup ini ringan banget. yang lain hanya complementary saja. loh bukan maksud menyingkirkan keluarga dan what so called my lover itu, tapi it is about time to live up my own dream. dan itu nikmat banget....
sepekan ini saya hadapi semuanya dengan senyum dan penuh harap, bahwa hidup di depan akan lebih baik, bahwa besok ketika bangun pagi selalu ada cinta menanti. bahwa kekasih hati terbaik adalah diri sendiri. ketika yang lain pergi, diri ini tetap disini minta dihidupi minta dijalani. bukan soal narsis tapi percaya deh, begitu rasa cinta pada diri sendiri muncul, yang diinginkan cuma yang terbaik untuk sendiri.
setelah itu saya lebih pasrah pada yang maha ghoib Allah, tuhan dan para dewa, saya sangat percaya kekuatan itu ada. yang saya yakini adalah berbuat semaksimal mungkin untuk yang terbaik dan hasilnya nanti ya sudahlah, dipercayakan pada Allah saja.
semua ini terjadi setelah saya tahu apa yang saya mau dalam beberapa waktu kedepan, lalu saya pecut diri sendiri untuk berbuat terbaik mewujudkan hal itu. kalau sudah bisa fokus pada satu hal, ternyata hidup ini ringan banget. yang lain hanya complementary saja. loh bukan maksud menyingkirkan keluarga dan what so called my lover itu, tapi it is about time to live up my own dream. dan itu nikmat banget....
Tuesday, March 16, 2010
garagara peta
ga terlalu lama ternyata buat saya berduka dan terpuruk dari rasa sedih, patah hati. ketika tibatiba mami sibuk bongkarbongkar lemari a.k.a gudang tempat menyimpan tas-tas lama. saya nemu setumpukan kartu pos yang saya beli, kumpul, sebagian mungut gratisan dari jerman dan belanda. termasuk selembar peta amsterdam..
jreng jreng.. de javu.. kenangan tertarik ke belakang.
it was a sign.. bahwa saya telah menemukan kembali cinta yang sudah susah payah dicoba untuk ditinggalkan. pernah denger kalimat "you only love once in your life" oh well i had.. it was him and will always be.. shit.
it was a sign.. bahwa ada yang belum tuntas saya capai dalam hidup ini. sekolah lagi, melanglangbuana lagi, petualang lagi. mencari cita dan cinta.
lalu begitu mudah kaki saya kemudian melangkah lagi. membongkar pasang rencana hidup dan menghapus air mata. selesai sayang. saatnya saya melangkah, dan kamu tak punya tempat lagi disini. kali ini saya harus mewujudkannya sendiri.
selembar peta yang akan menuntun kaki saya untuk melangkah. sampai di suatu waktu :-)
jreng jreng.. de javu.. kenangan tertarik ke belakang.
it was a sign.. bahwa saya telah menemukan kembali cinta yang sudah susah payah dicoba untuk ditinggalkan. pernah denger kalimat "you only love once in your life" oh well i had.. it was him and will always be.. shit.
it was a sign.. bahwa ada yang belum tuntas saya capai dalam hidup ini. sekolah lagi, melanglangbuana lagi, petualang lagi. mencari cita dan cinta.
lalu begitu mudah kaki saya kemudian melangkah lagi. membongkar pasang rencana hidup dan menghapus air mata. selesai sayang. saatnya saya melangkah, dan kamu tak punya tempat lagi disini. kali ini saya harus mewujudkannya sendiri.
selembar peta yang akan menuntun kaki saya untuk melangkah. sampai di suatu waktu :-)
Thursday, March 11, 2010
melihat yang jarang dilihat
pagi tadi saya bertemu dengan salah seorang temen. kita sudah berbulan berbincang tapi baru tadi saya perhatikan ada yang menarik darinya. dibalik senyum manisnya ada sederet gigi yang sempurna. gigi seri yang sama besar dan yang paling cantik adalah gigi taring kiri dan kanannya dengan ukuran sempurna dan tajam.
seminggu kemarin saya yakin telah melihat lengan terindah dalam hidup. ada yang beda dari lengannya selama saya kenal, ah ternyata sebuah jam tangan melingkar berwarna hitam. saya tak tahu merk atau model jam tangan itu. tapi dia melingkar diatas lengan yang indah, kuat dan dengan kulitnya yang bercahaya. itu yang terus membuat saya melirik pada lengannya berulang kali.
saya pemerhati sesuatu yang jarang dilihat orang. bentuk kuping, gigi, kuku, jari sampai mata kaki. ah jadi ingat teman saya yang ganteng tapi punya mata kaki yang ajaib. ga kok itu tak mengurangi sedikit pun indahmu teman.
mata, bentuk bibir, tulang pipi, alis adalah hal yang biasa jadi perhatian dari wajah seseorang. apalagi kostum atau pakaian dan apa yang menyangkut diantaranya. saya tidak menilai orang dari hal yang terlihat nyata, tapi pada sesuatu yang tersembunyi. kesan dari hal kecil ini yang biasanya menyangkut lama di kepala saya.
z punya gigi yang selalu tersembunyi dibalik bibirnya. mahal sekali tawa yang menyertakan giginya, itu yang selalu bikin penasaran. ram punya hidung bengkok berbintik coklat yang lucu serta gigi besar yang sempurna. aaaahhh..... indahnya hal kecil itu.
seminggu kemarin saya yakin telah melihat lengan terindah dalam hidup. ada yang beda dari lengannya selama saya kenal, ah ternyata sebuah jam tangan melingkar berwarna hitam. saya tak tahu merk atau model jam tangan itu. tapi dia melingkar diatas lengan yang indah, kuat dan dengan kulitnya yang bercahaya. itu yang terus membuat saya melirik pada lengannya berulang kali.
saya pemerhati sesuatu yang jarang dilihat orang. bentuk kuping, gigi, kuku, jari sampai mata kaki. ah jadi ingat teman saya yang ganteng tapi punya mata kaki yang ajaib. ga kok itu tak mengurangi sedikit pun indahmu teman.
mata, bentuk bibir, tulang pipi, alis adalah hal yang biasa jadi perhatian dari wajah seseorang. apalagi kostum atau pakaian dan apa yang menyangkut diantaranya. saya tidak menilai orang dari hal yang terlihat nyata, tapi pada sesuatu yang tersembunyi. kesan dari hal kecil ini yang biasanya menyangkut lama di kepala saya.
z punya gigi yang selalu tersembunyi dibalik bibirnya. mahal sekali tawa yang menyertakan giginya, itu yang selalu bikin penasaran. ram punya hidung bengkok berbintik coklat yang lucu serta gigi besar yang sempurna. aaaahhh..... indahnya hal kecil itu.
Wednesday, March 10, 2010
5 days later...
its a lie if i said im over you ... here are what i did in the last 5 days :
1. make 50 paper bird - origami- to distract my mind of you
2. suddenly really fancy on someone' smile. i see his smile so very nice and his tender attention. trying hard not to look at it as a "crush" thing. not ready to fall.
3. my heart beating whenever i see your green light on g-talk.
4. sometimes i just lost on my own mind. i died for a second.
5. hardly enjoy meals.
6. just want to travel around.
7. cant concentrate on my work for sure.
damn you...
1. make 50 paper bird - origami- to distract my mind of you
2. suddenly really fancy on someone' smile. i see his smile so very nice and his tender attention. trying hard not to look at it as a "crush" thing. not ready to fall.
3. my heart beating whenever i see your green light on g-talk.
4. sometimes i just lost on my own mind. i died for a second.
5. hardly enjoy meals.
6. just want to travel around.
7. cant concentrate on my work for sure.
damn you...
Tuesday, March 09, 2010
pada malam
Apa yang kau takutkan dari malam?
Pada gelapnya yang menyesatkan langkah, menyesapkan rasa dan mendirikan bulu tengkukmu?
Aku lebih takut padamu di malam hari.
Ketika kamu menyusup dibalik selimut lalu tanpa permisi membekapku dengan bibirmu dan tanganmu merajai tubuhku. Pahamu yang besar menahan kaki mungilku. Perutku tertekan perutmu, dadaku lalu sesak.
Aku takut padamu di malam hari.
Tak berani meronta, diam tanpa membantah, takut kehilanganmu disaat itu juga. Cuma saat itu aku memilikimu. Meski bukan hati tapi tubuhmu, baumu yang kutahu pasti kan kurindu pada siang.
Malam tanpamu.
Aku menyusup dibalik selimut. Menutup mata, mencari bayangmu, baumu pada selimut, seprei dan bantal. Mencoba tertidur tanpa dengkurmu dan pelukmu. Aku merindu…
Pada malam yang membuatku merindu. Dalam takut aku membutuhkanmu, menemaniku menyesap rasa, bersamamu menyesatkan rindu dan denganmu membangkitkan nafsu.
Pada gelapnya yang menyesatkan langkah, menyesapkan rasa dan mendirikan bulu tengkukmu?
Aku lebih takut padamu di malam hari.
Ketika kamu menyusup dibalik selimut lalu tanpa permisi membekapku dengan bibirmu dan tanganmu merajai tubuhku. Pahamu yang besar menahan kaki mungilku. Perutku tertekan perutmu, dadaku lalu sesak.
Aku takut padamu di malam hari.
Tak berani meronta, diam tanpa membantah, takut kehilanganmu disaat itu juga. Cuma saat itu aku memilikimu. Meski bukan hati tapi tubuhmu, baumu yang kutahu pasti kan kurindu pada siang.
Malam tanpamu.
Aku menyusup dibalik selimut. Menutup mata, mencari bayangmu, baumu pada selimut, seprei dan bantal. Mencoba tertidur tanpa dengkurmu dan pelukmu. Aku merindu…
Pada malam yang membuatku merindu. Dalam takut aku membutuhkanmu, menemaniku menyesap rasa, bersamamu menyesatkan rindu dan denganmu membangkitkan nafsu.
logika dan rasa
"kalau waktu adalah alasan lo marah dan bubar, bayangkan berapa kali bini gue bakalan teriak talak sama gue." begitu kata temen saya. lalu temen saya yang lain bilang,"itulah lelaki nita, mereka ga akan bisa diganggu oleh hal apapun saat sibuk. coba nanti kalau dia sudah agak santai sedikit, pasti kembali."
hah? saya bukan call girl, bukan springbed yang ditiduri setelah lelah seharian. saya bukan perempuan yang akan bilang, "call me when you r not busy." ketika saya terpikir untuk membuatkannya sebuah rumah untuk selalu kembali, adalah sebuah rumah yang menjadi tanggungjawab bersama. tapi saya tidak sedang bicara pernikahan..
teman lelaki saya yang lain bilang, "mam you r freaking him out."
lelaki memandang cinta dengan logika, perempuan melihat cinta dari rasa. what a bullshit.. karena cinta adalah inta, ketika dia ada, harusnya bisa mengalahkan logika dan rasa sekalipun. masalah yang utama cuma satu, kekasih saya tersayang itu cuma takut pada cinta.
saya masih cinta padanya hari ini, entah besok atau lusa. saya tak pernah bisa janji pada siapapun atau diri sendiri akan mencinta sepanjang masa. that's a bullshit too karena cinta bisa tertahan di tengah jalan.
dia bilang, tak ada waktu untuk memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang dia buat pada seseorang.alasannya lagilagi.. terlalu sibuk. aaaaaa sayangku... bukan cuma dirimu yang sibuk.. tapi sudahlah ga ada guna berharap.. logikamu dan rasaku ga bisa lagi disatukan.. cuma bikin berantem. cape. toh kita berdua masih disibukan kerjaan :-)
hah? saya bukan call girl, bukan springbed yang ditiduri setelah lelah seharian. saya bukan perempuan yang akan bilang, "call me when you r not busy." ketika saya terpikir untuk membuatkannya sebuah rumah untuk selalu kembali, adalah sebuah rumah yang menjadi tanggungjawab bersama. tapi saya tidak sedang bicara pernikahan..
teman lelaki saya yang lain bilang, "mam you r freaking him out."
lelaki memandang cinta dengan logika, perempuan melihat cinta dari rasa. what a bullshit.. karena cinta adalah inta, ketika dia ada, harusnya bisa mengalahkan logika dan rasa sekalipun. masalah yang utama cuma satu, kekasih saya tersayang itu cuma takut pada cinta.
saya masih cinta padanya hari ini, entah besok atau lusa. saya tak pernah bisa janji pada siapapun atau diri sendiri akan mencinta sepanjang masa. that's a bullshit too karena cinta bisa tertahan di tengah jalan.
dia bilang, tak ada waktu untuk memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang dia buat pada seseorang.alasannya lagilagi.. terlalu sibuk. aaaaaa sayangku... bukan cuma dirimu yang sibuk.. tapi sudahlah ga ada guna berharap.. logikamu dan rasaku ga bisa lagi disatukan.. cuma bikin berantem. cape. toh kita berdua masih disibukan kerjaan :-)
Monday, March 08, 2010
am I strong or stupid?
buat perempuan yang bulan depan genap 32 tahun, saya masih bisa dipecundangi cinta. love once again had made me fall a part. tapi seperti kopi yang pahitnya tetap menyisa sekalipun dituang bersendok gula, saya menikmati getirnya. sebut saja saya drama queen, melebihkan sedih atau bahkan sadomasokis, pencari sakit.
saya berubah untuk cinta, saya berbuat banyak untuk cinta dan cinta mengajarkan saya untuk sabar dan iklas. that was exactly what i did for him. changed the thing that i hate most... waiting :-). anyway i did it because of love. i love him but not trully in love with him. your brain tells when something is not right, but your feeling is covered with love and keep trying to denial it. until i finally find the end of my road to love him.
friday on the phone around 7 pm.. we were fighting, arguing then come to the end.. we just didnt see LOVE on the same perspective. on the other word, he didnt love me as much as i love him.
friday around 9.30 pm... we were on the same table for a dinner invitation. put my big smile and act professionally. what ever happened between us, there were friends who wanted to enjoy the dine.
friday around 11 pm... we were on the rock cafe. i got drunk for the first time and he was there sat in front of me without even look or talk to me.. i could only see his back...
saturday... he flew back to bkk while i finally cried all alone. cried all day, wondering did I do the right thing? all i ever want that day was sleeping, so i dont cry or think about him.
sunday... i relieved, smile again, back on the track again. thanks to my beautiful Zi who keeping me busy. but something strange happened. three times i fall to sleep, and had the same dream about him... i got scared of sleeping.
its me today... woke up without him on my dream.. thank you god. hope i finally back on my track again.
saya tidak kapok jatuh cinta, tenang saja. saya menikmati cinta manis dan pahitnya. he was coloring my life and leave me with the sweet and bitter memories. but that's love right :-) and i dont hate him..
saya berubah untuk cinta, saya berbuat banyak untuk cinta dan cinta mengajarkan saya untuk sabar dan iklas. that was exactly what i did for him. changed the thing that i hate most... waiting :-). anyway i did it because of love. i love him but not trully in love with him. your brain tells when something is not right, but your feeling is covered with love and keep trying to denial it. until i finally find the end of my road to love him.
friday on the phone around 7 pm.. we were fighting, arguing then come to the end.. we just didnt see LOVE on the same perspective. on the other word, he didnt love me as much as i love him.
friday around 9.30 pm... we were on the same table for a dinner invitation. put my big smile and act professionally. what ever happened between us, there were friends who wanted to enjoy the dine.
friday around 11 pm... we were on the rock cafe. i got drunk for the first time and he was there sat in front of me without even look or talk to me.. i could only see his back...
saturday... he flew back to bkk while i finally cried all alone. cried all day, wondering did I do the right thing? all i ever want that day was sleeping, so i dont cry or think about him.
sunday... i relieved, smile again, back on the track again. thanks to my beautiful Zi who keeping me busy. but something strange happened. three times i fall to sleep, and had the same dream about him... i got scared of sleeping.
its me today... woke up without him on my dream.. thank you god. hope i finally back on my track again.
saya tidak kapok jatuh cinta, tenang saja. saya menikmati cinta manis dan pahitnya. he was coloring my life and leave me with the sweet and bitter memories. but that's love right :-) and i dont hate him..
Wednesday, March 03, 2010
pacarku sang pejuang
saya mengagumi sejak lama para istri mantan tapol yang setia menanti sang kekasih di penjara 14 tahun. atau cerita pak bos saya yang pernah ada dalam pelarian ketika bertentangan dengan pemerintah orde baru. atau menonton film, bagaimana rasanya jadi pacar che guevara, ramos horta, mereka yang terus bergerak untuk bisa bertahan hidup. berjuang dalam pelarian. to them, moving is living. saya hanya terkagumkagum...
sampai akhirnya saya menerima cintanya. dia yang karena profesinya, dianggap menentang pemerintah. dikejar, diintai dan diancam bakal masuk bui. dia yang ada dalam sembunyi, mencintai saya dalam sunyi.. jangan dipublished.. bahaya. bukan hanya untuk dia tapi juga saya.
saya yang terbiasa dimanja tibatiba limbung, seperti ada dan tiada saja pacar saya ini. menghilang tanpa kabar berminggu, miskin tanpa bisa makan siang karena tak ada kerja. berganti identitas kontak, hilang... lalu kembali.
saya menyerah di bulan kedua. tak sanggup menjadi kekasih che guevara, seperti kawan saya yang menanti kekasihnya yang buron dan terus berlari. saya tak bisa.. dan dia hanya bilang, im so sorry, tapi percaya saja pada cinta. kalau masih ada disana, pasti kita punya jalan untuk bersama.
kemarin adalah bulan ketiga buat kami. saya belajar kompromi dengan situasinya dan diri sendiri. belajar mencinta tanpa pamrih. belajar membangun "rumah" untuknya suatu saat kembali. belajar dan belajar, semoga masih kuat bertahan.
sampai akhirnya saya menerima cintanya. dia yang karena profesinya, dianggap menentang pemerintah. dikejar, diintai dan diancam bakal masuk bui. dia yang ada dalam sembunyi, mencintai saya dalam sunyi.. jangan dipublished.. bahaya. bukan hanya untuk dia tapi juga saya.
saya yang terbiasa dimanja tibatiba limbung, seperti ada dan tiada saja pacar saya ini. menghilang tanpa kabar berminggu, miskin tanpa bisa makan siang karena tak ada kerja. berganti identitas kontak, hilang... lalu kembali.
saya menyerah di bulan kedua. tak sanggup menjadi kekasih che guevara, seperti kawan saya yang menanti kekasihnya yang buron dan terus berlari. saya tak bisa.. dan dia hanya bilang, im so sorry, tapi percaya saja pada cinta. kalau masih ada disana, pasti kita punya jalan untuk bersama.
kemarin adalah bulan ketiga buat kami. saya belajar kompromi dengan situasinya dan diri sendiri. belajar mencinta tanpa pamrih. belajar membangun "rumah" untuknya suatu saat kembali. belajar dan belajar, semoga masih kuat bertahan.
Tuesday, February 23, 2010
pacar atau prt
suatu hari temen saya curhat soal patah hati, "dimana kurangnya coba nit, gue udah melakukan apapun untuk dia. sampai nyuciin baju dalamnya segala. hiks hiks.."
saya menyahut, " ya lo tolol. lo pacar atau pembantunya sih?"
kisah itu saya dengar hampir 9 tahun lalu. saya tidak tahu apakah temen ini masih setolol itu menghadapi pacar-pacarnya. apa masih jadi pekerja rumah tangga bagi kekasih hatinya.
saya pikir setelah 9 tahun itu saya tak perlu lagi mendengar cerita pengorbanan konyol yang dilakukan seseorang untuk kekasihnya. sampai setahun lalu saya melihat sahabat lelaki saya menenteng tas kekasihnya, menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan perempuannya... rrrgghhh... serasa tak punya harga diri.
lalu saya ketemu lagi dengan perempuan yang bersedia sekali lagi menyiapkan tetek bengek yang seharusnya bisa dilakukan sendiri oleh siapapun. rrrgghhh sampai suatu kali jodoh tak jadi lalu menyesali.
apa cinta membuat orang jadi pengemis? mengiba melakukan apapun asal tak ditinggal? agar hubungan langgeng... ah harusnya tak begitu.
saya menyahut, " ya lo tolol. lo pacar atau pembantunya sih?"
kisah itu saya dengar hampir 9 tahun lalu. saya tidak tahu apakah temen ini masih setolol itu menghadapi pacar-pacarnya. apa masih jadi pekerja rumah tangga bagi kekasih hatinya.
saya pikir setelah 9 tahun itu saya tak perlu lagi mendengar cerita pengorbanan konyol yang dilakukan seseorang untuk kekasihnya. sampai setahun lalu saya melihat sahabat lelaki saya menenteng tas kekasihnya, menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan perempuannya... rrrgghhh... serasa tak punya harga diri.
lalu saya ketemu lagi dengan perempuan yang bersedia sekali lagi menyiapkan tetek bengek yang seharusnya bisa dilakukan sendiri oleh siapapun. rrrgghhh sampai suatu kali jodoh tak jadi lalu menyesali.
apa cinta membuat orang jadi pengemis? mengiba melakukan apapun asal tak ditinggal? agar hubungan langgeng... ah harusnya tak begitu.
Thursday, February 18, 2010
mental tembok vs tempe
saya "kesel, pada mental tempe. ditegur kok bukannya intropeksi diri malah defensive duluan"
teman "mental lo apa dong?"
saya "tembok. tahan banting kecuali dijebol kayak bakoel cikini. cuma belakangan kayak ada lumut yang pelanpelan bikin tembok gue runtuh."
teman "kalau tembok, ga mundur dong."
SIGH
once again, kamu benar teman. sepanjang hidup yang saya ingat, saya ga gampang mundur dari sebuah masalah. ga gampang menyerah pada satu hal. muka dan hati tembok.
saya juga bukan orang yang gampang puas atas sesuatu yang saya kerjakan, pasti bisa lebih. tapi ada kalanya saya dibenturkan pada kata "cukup" its enough...
sayangnya saya hanya bisa mengatakan enough pada diri sendiri, lalu bagaimana menyakinkan kata cukup itu pada orang lain, pada lawan bicara saya? sialnya lagi kata cukup cuma menunjukan kalau sebenernya saya masih mau lebih. ga ada budaya bisa menerima kata cukup dan mundur disini.
bertahanlah sampai mati atau tak lagi dibutuhkan...
teman "mental lo apa dong?"
saya "tembok. tahan banting kecuali dijebol kayak bakoel cikini. cuma belakangan kayak ada lumut yang pelanpelan bikin tembok gue runtuh."
teman "kalau tembok, ga mundur dong."
SIGH
once again, kamu benar teman. sepanjang hidup yang saya ingat, saya ga gampang mundur dari sebuah masalah. ga gampang menyerah pada satu hal. muka dan hati tembok.
saya juga bukan orang yang gampang puas atas sesuatu yang saya kerjakan, pasti bisa lebih. tapi ada kalanya saya dibenturkan pada kata "cukup" its enough...
sayangnya saya hanya bisa mengatakan enough pada diri sendiri, lalu bagaimana menyakinkan kata cukup itu pada orang lain, pada lawan bicara saya? sialnya lagi kata cukup cuma menunjukan kalau sebenernya saya masih mau lebih. ga ada budaya bisa menerima kata cukup dan mundur disini.
bertahanlah sampai mati atau tak lagi dibutuhkan...
Wednesday, February 17, 2010
kehilangan ruang pribadi
jelas ga ada yang pernah mengajari saya bagaimana caranya jadi "bos", jadi atasan. sahabat saya, mas ade cuma berpesan kalau sudah menerima jabatan itu siapsiap tidak populer, dijauhin mereka yang tadinya temenmu, dimusuhin mereka yang ga sepakat denganmu. bukan nita namanya kalau mundur dari sebuah tantangan, dan jabatan ini saya anggap sebagai tantangan.
tidak ada juga yang mengajari saya bagaimana harus bersikap ketika sudah menerima tantangan itu. sahabat saya dewi bilang, someone just unborn to be a leader while the other does. ada orang yang sudah terlahir menjadi pemimpin tanpa dia harus menjilat atasannya untuk dapat itu. ada orang yang susah payah mendapat jabatan tapi he or she just doesnt meant to me sekalipun keras usaha mencari wibawa. saya tidak tahu ada dibagian mana tapi jelas bukan jenis penjilat :-).
saya bukan orang yang pengen dielu-elukan sebagai pemimpin yang baik dan selalu dikerebungi banyak orang, karena hasil kerja saya tidak dihitung dari banyaknya kawan di meja makan siang tapi dari target penjualan di akhir tahun. jadi kalau ada yang tidak suka saya secara personal, mangga mang sok wae, ga ngaruh, sebodo.
tapi belakangan saya mendapatkan pelajaran baru setelah duduk di kursi ini hampir setahun. bahwa saya tak beda dengan artis atau figur publik, saya kehilangan ruang pribadi. saya tak bisa sepenuhnya menjadi "nita" yang ekspresive, meledakledak dan jujur pada emosi sendiri.
saya tak bisa lagi terlihat stres ketika target lagilagi tak tercapai. saya ga boleh kalut ketika di akhir minggu daftar klien ga bertambah. saya tak bisa terlihat panik ketika ada masalah mengancam. saya harus tenang. setenang air dimata anakanak saya. staf saya harus tetap semangat dan tersenyum. jelas mereka tak boleh ikutan panik terhadap masalah kantor yang saya hadapi. disinilah saya kehilangan "nita"
saya bahkan tak bisa menangis ketika semangat tibatiba patah dan yang sangat ingin saya lakukan adalah kabur sejauhjauhnya. bahkan ketika saya merasa tak cukup pantas duduk di kursi ini lebih lama. tapi saya punya anakanak yang lucu, semangat muda, mereka yang mencari pengalaman dan masih mau belajar. saya harus bertahan demi mereka. ah lagilagi teman saya bilang... what a bullshit you are. mungkin tapi selalu terharu melihat mereka pulang dengan peluh sehabis menjaja hari ini... suatu saat sayang, kerja keras itu akan selalu berbuah manis. dan saya bukan orang yang percaya pada sebuah kebetulan atau peruntungan. mungkin saya hanya kurang keras berusaha...
saya harus selalu tersenyum dan menggerakan semangat itu meski kehilangan "nita".
tidak ada juga yang mengajari saya bagaimana harus bersikap ketika sudah menerima tantangan itu. sahabat saya dewi bilang, someone just unborn to be a leader while the other does. ada orang yang sudah terlahir menjadi pemimpin tanpa dia harus menjilat atasannya untuk dapat itu. ada orang yang susah payah mendapat jabatan tapi he or she just doesnt meant to me sekalipun keras usaha mencari wibawa. saya tidak tahu ada dibagian mana tapi jelas bukan jenis penjilat :-).
saya bukan orang yang pengen dielu-elukan sebagai pemimpin yang baik dan selalu dikerebungi banyak orang, karena hasil kerja saya tidak dihitung dari banyaknya kawan di meja makan siang tapi dari target penjualan di akhir tahun. jadi kalau ada yang tidak suka saya secara personal, mangga mang sok wae, ga ngaruh, sebodo.
tapi belakangan saya mendapatkan pelajaran baru setelah duduk di kursi ini hampir setahun. bahwa saya tak beda dengan artis atau figur publik, saya kehilangan ruang pribadi. saya tak bisa sepenuhnya menjadi "nita" yang ekspresive, meledakledak dan jujur pada emosi sendiri.
saya tak bisa lagi terlihat stres ketika target lagilagi tak tercapai. saya ga boleh kalut ketika di akhir minggu daftar klien ga bertambah. saya tak bisa terlihat panik ketika ada masalah mengancam. saya harus tenang. setenang air dimata anakanak saya. staf saya harus tetap semangat dan tersenyum. jelas mereka tak boleh ikutan panik terhadap masalah kantor yang saya hadapi. disinilah saya kehilangan "nita"
saya bahkan tak bisa menangis ketika semangat tibatiba patah dan yang sangat ingin saya lakukan adalah kabur sejauhjauhnya. bahkan ketika saya merasa tak cukup pantas duduk di kursi ini lebih lama. tapi saya punya anakanak yang lucu, semangat muda, mereka yang mencari pengalaman dan masih mau belajar. saya harus bertahan demi mereka. ah lagilagi teman saya bilang... what a bullshit you are. mungkin tapi selalu terharu melihat mereka pulang dengan peluh sehabis menjaja hari ini... suatu saat sayang, kerja keras itu akan selalu berbuah manis. dan saya bukan orang yang percaya pada sebuah kebetulan atau peruntungan. mungkin saya hanya kurang keras berusaha...
saya harus selalu tersenyum dan menggerakan semangat itu meski kehilangan "nita".
Subscribe to:
Posts (Atom)