Saturday, February 17, 2007

NO "Fortune" Teller

Menikahlah aku di usia 32 atau 33 nanti dengan seorang pria 8 tahun lebih tua. Orang baru dilingkungan lama. Aku terlalu pemilih, makin sering aku memilih, semakin jauh perjodohanku. Aku akan tetap berada di rumah kerja yang ini sampai waktu yang lama, dengan jenjang karir yang lambat menanjak. Aku bisa sekolah lagi meski itu didalam negeri saja.

Seorang teman pernah bilang, Seorang Paranormal adalah Seorang Psikolog Terhebat yang bisa membaca sikap dan bahasa tubuh kliennya. Memberikan ramalan sesuai harapan.

Kalau benar begitu, maka ramalan itu jauuuuhhhhhh dari harapan. Cuma satu hal yang benar dari ramalan itu, AKU adalah Seorang Pemilih.
But what is wrong with it? NOTHING.

Life is so full with choices. Dan pilihan paling berat adalah soal pasangan hidup, karena hanya akan ada satu orang yang menemaniku seumur hidup. Satu orang yang tak mungkin boleh salah. Satu orang yang hanya akan mendapatkan cintaku. Satu orang!! Aku tak ingin menemui cinta lain setelah ikatan. Itu pilihan berat. Siapa lelaki beruntung itu? hmm.... satu cinta saat ini cuma buat Ramy, sampai satu ketika ada orang yang bisa meyakinkan ku untuk menanggalkan cinta darinya.

Kamu percaya karma? bukan dalam hal yang berbau mistik. Tapi sebuah karma bahwa kebaikan akan berbuah kebaikan. Akankah kesetiaan berbuah kesetiaan? Akankah cinta berbuah cinta?

Pertanyaan lucu yang sebenarnya bisa kujawab sendiri. Aku mencintai Ramy yang tak pernah lagi bisa hadir dalam nyata disampingku. Menciuminya, mendekapnya dengan hangat dalam keharuman tubuhnya. Dan disana, di Wigan, seorang Eric mencintaiku sepenuh hati, tanpa rupa dan hanya kata serta suara. Bagaimana bisa cinta tak berupa ini akan nyata? Hadirkan aku seseorang yang bisa menanggalkan cintaku dari Ramy dan cinta Eric dariku.

Untill my 32 of ages, ternyata tak ada fortune yang kuharap bisa dia ramal.

Wednesday, February 14, 2007

Happy Valentine

Saya mencintai dan menyayangi kalian. Thank you for all the support, the love and care that you have been giving me...

To the loves of my life : Ramy und Eric
To my very inspiring friends : Citra, Eci und Dewi
To my lovely and adorable mom, sister Lina und brother Prima
To my friends : Flo, Mekka, Lola, Dono, Evan and you my lovely jerk Jimmy und my other Jimmy in the US
To pemberi rekomendasi dalam CV gue : Hinca, Tobias, Peter und Andrew (semoga laku dikemudian hari itu CV!)

To the goverment of Indonesia yang selalu menginspirasikanku untuk menulis dan berkomentar kakakak....
To all the listener of Utan Kayu, the woodforester FM 89, 2 yang selalu setia mendengar ocehanku.

I love you all. I am so lucky to ever know you.

Nita

Tuesday, February 13, 2007

Ga Siap Mati

Hari ini gue menghabiskan 5 jam di rumah sakit. wondering what is happening to me, what will happening. Is it going to bad, worse or the opposite, better?
Setelah ketakutan kehilangan papi 3 tahun, tadi gue ketakutan akan kehilangan nyawa sendiri. Not now, just not now. Gue bisa mati tenang saat prima lulus kuliah dan mami punya rumah buat berteduh.

Menunggu sendirian.
Untuk moment seperti ini, gue bahkan ga ditemani siapapun. Di kepala gue cuma ada dua orang, mami dan ramy. Gue ga bisa divonis sakit dihari ulang tahun ramy. Jangan.

Thank you God,
Kamu memang baik, memberikan kesempatan untuk hidup sedikit saja tenang. Paling tidak memberikan kesempatan mengucapkan selamat ulang tahun untuk seorang yang tak pernah pergi dari hati.

Sunday, February 11, 2007

Being Indonesian Jurnalist

As you all know, kalau gue sibuk banget cari kesempatan meninggalkan negeri ini. Well, I was wrong! Harusnya, keinginan gue meninggalkan negeri ini tak lain untuk mencari pengalaman, pengetahuan dan pandangan yang baru, yang mestinya justru menambah kecintaan gue sama Indonesia. Bukan untuk pindah kewarganegaraan dan meninggalkan Indonesia. Gue tarik semua kata-kata gue sebelumnya.

Menjadi Jurnalis adalah sebuah anugrah besar. Bring news to the world. Pekerjaan apa lagi coba bisa sehebat itu. Dan untuk mencatatkan sebuah berita, gue butuh sumber. Indonesia adalah rumah terindah bagi semua jurnalis. Percaya?

Tak ada secuilpun keinginan untuk menjual kebobrokan negeri ini menjadi konsumsi media. Tapi tanpa kami para jurnalis, dunia tak akan pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini. Tak ada perubahan tanpa pengetahuan. Whether you like it or not, things has changed because of us!!!

Indonesia sedang berjuang mencari citra diri setelah sebagian dari orang-orangnya berusaha menjadikan Indonesia "kearab-araban" dengan mengatasnamakan Islam. Islam bukan arab, Islam adalah Islam, agama yang mulia dan menghargai perbedaan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal.. Ingat saling mengenal bukan menjadikannya SERAGAM (Huh I really hate this word, jadi inget sama teman-teman jurnalis yang dipaksa pake seragam untuk meringankan kerja PROMOSI!!- kasian deh lo!!)
Syukur nya kata Gus Dur mereka yang gagah-gagahan dan sok menjadi muslim paling bener ini jumlahnya cuma secuil!!. Kalau boleh mengingatkan mereka yang radikal, Islam itu agama syiar, menyampaikan pesan tanpa paksaan! mengikuti atau tidak, biar lah itu menjadi urusan hati seseorang dengan Allah, hakim yang maha adil.

Kemudian, sebagian lainnya mengingatkan pada keberagaman suku, budaya, pandangan yang selama ini hidup damai berdampingan di Indonesia. Kenapa Indonesia harus diseragamkan, kenapa dipaksakan untuk sama, kenapa? Please do not make it destroyed!

ah jangan lupa untuk mengatakan yang ini.... SATU-SATUNYA YANG SERAGAM DI INDONESIA ADALAH BUDAYA KORUPSINYA! kenapa tidak ada yang berani bilang KORUPSI itu HARAM!! NERAKA JAHANAM HUKUMANNYA!

Indonesia sedang berperang idealisme, perang pandangan, perang antara kata-kata yang menurut Gus Dur tak pernah siap diterima dan diterjemahkan dengan benar yaitu Demokrasi dan Liberalisme (yang ditabukan oleh sebagian orang).

Gue sekarang melek, betapa beruntungnya gue berada di Indonesia yang tengah berjuang untuk mendapatkan identitasnya. Gue seorang jurnalis yang ada di dalam perjalanan sejarah bangsa ini. Yang membuka mata gue, bukan mantra ajaib tapi cuma seorang teman eh mantan bos, seorang jurnalis kawanan, 18 tahun wara wiri diantara banyak orang dan sejarah.

Dia cuma ingin gue MENULIS, setiap moment yang terjadi dalam hidup. Diary of My Life in Indonesia, the most fascinating nation ever! The history that flows through me each day.

Thank you Andrew.

Sunday, January 28, 2007

Akira

Akhirnya setelah pisah rumah sama bunda dua tahun, gue punya 1 set dvd, tape and radio player kekekek.... lama bener mutusin punya itu. Pertimbangannya gampang :

1. watt listrik di kos-an ga begitu besar, waktu itu sebagai penghuni terakhir di kos-an, gue masih ngalah dengan yang lain. TAPI setelah 1 semester ini ada anak kos-an baru yang tiba-tiba bawa tipi dan radio set segede gaban, maaf-maaf aja yak. Tak ada lagi istilah mengalah!!!

2. selama ini kalau denger radio ya pake fasilitas kantor dong, tape recorder seadanya, tapi gara-gara kudu beli batu batere yang kian hari kian mahal. Lah sama aja dung biayanya sama beli tape gede.

3. berhubung sekarang lagi dimanjakan dengan kartu kredit, dimanfaatkan saja lah. meski urusan pembayaran mencekek leher hihihi... kalau ga maksa ga punya toh :P

4. sebagai inspirasi supaya beli tipi. masa punya dvd player ga ada tipinya sih :), nanti ya kalau utang kartu kreditnya sudah sedikit berkurang. Kalau ngarep rejeki runtuh, yah jauh kaleeee...

Lupakan dulu deh financial plan buat bulan ini. Yang penting disaat bayar rumah dan prima kuliahnya duitnya bisa ada.... gimana cara? hmmm.... selama bukan jual diri, insyaallah ada lah.

Saturday, January 06, 2007

I Wont Leave You

Tidak semestinya kita bertengkar hari ini,
tidak disaat kamu sakit,
tidak disaat aku terluka.

Tapi tiap kali cinta kita bertemu realita,
semuanya akan berakhir dengan kesedihan.

Aku mencintaimu, sungguh.
Aku takut mencintaimu berarti melukaiku dan kamu.

Aku bingung

Untitled

Chemo bangsat mulai menyusutkan rambutnya,
membuatnya mual dan lemah.

Dont die...... please

Tuesday, January 02, 2007

Awake

Don't close your eyes darling, karena aku takut kamu tak akan membuka kembali matamu.
Cuma itu yang kutakutkan.

Please wake up for me darling, let your green light on again. Supaya aku tahu kamu disana.
Jangan pergi sekarang, karena aku ternyata membutuhkanmu.
Hari-hari berbincang denganmu membuat aku tahu rasanya dibutuhkan, dicintai dan dimanjakan.

Eric, please be brave, be strong for me darling.
You have to be alive for me love.

Moon

Aku mau piknik malam ini, bawa selimut ke luar rumahmu, snack, minuman hangat dan kita lihat bintang.
Kamu lihat bulan disana?
Iya... full moon darling
Berarti kita lihat bulan yang sama,
Bulan yang membuat kita dekat.

Aku membenci semua hal yang membuat kita terpisah.
Jangan salahkan semua hal yang membuat kita terpisah sayang.
Kamu dan aku dekat.. kita masih bisa lihat bulan itu.

Hold me tight...
I am darling.
Let me rest my head on your shoulder,
Mine is always yours darling.

Bulan yang menyatukan kita,
membuat kita sadar bahwa kita dekat.
Jarak tak bisa memisahkan kita sayang,
selama bulan ada disana, kamu dan aku berada satu.

Sunday, December 31, 2006

Kembalinya Budaya Barbar

Saddam exchanged taunts before hanging AP - 14 minutes ago

BAGHDAD, Iraq - Iraqis awoke Saturday to television images of a noose being slipped over Saddam Hussein's neck and his white-shrouded body, the pre-dawn work of black-hooded hangmen. They went to bed as new video emerged showing Saddam exchanging taunts with onlookers before the gallows floor dropped away and the former dictator swung from the rope.
=================================================================

Menggantungnya tak akan pernah menyelesaikan masalah. Tak akan mengembalikan mereka yang sudah mati. Tak akan memuaskan dendam.

Selamat datang kembali barbarian!!! Sekarang kalian menang. Ternyata maling selalu teriak maling. Menjadi pelopor ham tak menjadikan kalian penegak ham.

Ah semua itu utopia... cerita manis di atas kertas.

Saturday, December 30, 2006

Raport 2006, Resolusi 2007

Karir
Highest Point : Liputan piala dunia 2006 di Jerman, plus juara dua dari friederich naumann stiftung radio award
Lowest Point : Gagal mendapatkan pekerjaan baru di tahun 2006 he he he.. CV gue koq ga laku yak..

Resolusi : Mencoba hal baru, karir baru, sukses baru, gaji meningkat. AMIEN.

Asmara
Highest Point : Menemukan Eric di malam Valentine dan menjadi bagian hidup gue dalam 10 bulan terakhir
Lowest Point : Gagal merebut kembali hati Ramy.

Resolusi : Berusaha mencinta Eric seperti dia mencinta gue hehehe... Berbahagia dengan apa yang kita punya. Ramy, gue akan belajar melupakan lo huhuhu...

Kesehatan
highest point : Berhasil ngurusin badan 5 kg dalam sebulan dengan menjadi Vegetarian hehehe...
Lowest point : Pernah gemuk sampe 60 kg ha ha ha, berat banget perasaan hidup gue :P

Resolusi : Tetap menjadi vegetarian deh, membuat badan gue enteng tanpa takut terserang kolesterol tinggi hihihi. Lagian sekalian belajar untuk tidak bergantung sama nasi, beras mahal bo!!

Personality
Highest Point : belum ada, gue masih galak, pemarah, jutek
Lowest Point : untuk urusan emosional, gue masih terpuruk

Resolusi : Bosen belajar untuk sabar dan menahan emosi... huhuhu tapi gue tetap harus belajar... I know I know... kalau ga, satu ketika akan ada orang yang tersinggung sama emosi gue..

Harapan lain di 2007 : Doakan gue bisa sekolah lagi yaaaaa.... tentu saja kita cari gratisan hehehe..

Selamat Tahun Baru 2007. Selamat Datang Kehidupan dan Harapan Baru.

Sunday, December 24, 2006

Pertempuran

Musuh terbesar dalam hidup bukan orang lain, tapi diri sendiri.
Teman terbaik dalam hidup bukan orang lain, tapi diri sendiri.
Dan bahagia bukan datang dari orang lain, tapi diri sendiri.

Lalu kenapa mesti merasa rendah diri. Kenapa merasa takut, malas lalu mengalah dalam hidup.
Kenapa mematok diri pada orang lain ketika diri bisa berdiri sendiri diatas kemampuan pribadi.

Aku pernah berada di posisi terbawah dalam hidup.
Aku pernah menaruh tampah kue di kepalaku untuk bisa mendapatkan uang sekolah dan jajan.
Aku pernah pergi ke pasar dinihari dan menggelar sayuran di depan rumah, sekali lagi demi uang sekolah.
Aku pernah menahan lapar di kampus karena uang yang tersisa hanya cukup buat ongkos pulang.
Aku pernah ditempat dimana semua orang memandangku rendah, anak kampung yang udik dan dekil.
Aku pernah mendorong gerobak berisi perabot rumah karena kami diusir dari kontrakan, lalu kita tinggal dipetak yang selonjor pun susah, berbagi kamar mandi dengan siempunya rumah.
Aku pernah ditempat dimana semua menghinaku, keluargaku karena aku miskin. (sekarang pun belum kaya :P )

Kalau aku menyerah ketika itu, maka aku tak akan berada disini menulis ini untukmu.
Aku bangkit karena sakit hati itu membuatku kuat. Karena ketakutan akan hidup diluar kampung membuatku menjadi berani. Karena hinaan itu membuatku menjadi tegas untuk setiap niat yang muncul dihati.
Aku harus bisa, Aku harus mampu menaklukkan hidup dan tak membiarkan hidup menaklukanku.

Lelah kadang datang, putus asa meraja. Tapi hinaan itu terus membuatku bangkit. Aku belum selesai berjuang, membuktikan bahwa aku tak pantas kau hina. Aku akan kembali dihadapanmu dengan membalikkan semua kata-katamu dulu. Saat kami kau usir, saat kami terlantar dari satu rumah ke rumah lain. Saat semua orang mencelaku sebagai anak dari perebut suami orang. Hey anak tak pernah kuasa memilih orang tuanya. Berhentilah menghina mami dan papi.

Teman, mari berjuang bersamaku. Hidup ini akan ngelunjak jika kau biarkan dia meraja. Aku dan kamu bisa menaklukan dia. Kesempatan bisa dicari selama kamu bisa mengalahkan musuh terbesar dalam dirimu, malas dan takut. Dan kemenangan dalam hidup bukan soal kemenangan dari orang lain, tapi menang atas dirimu sendiri, mengalahkan rasa penasaranmu untuk mencoba banyak hal. Hey daripada mati penasaran!!!

Citra selalu bilang "beri reward untuk diri sendiri atas segala usaha yang dilakukan."
Ah tiramitsu ku menunggu di cafe o la la...

Sampai ketemu di eropa... suatu saat nanti!!!

Sunday, December 17, 2006

Things That I Regreted

Ik mis Jou,
The feeling that won't leave me alone, its hunted me like a shadow, its come and gone like a wave.
Ik mis Jou,
Maybe not because I still feel something for you, maybe things that I did and did not do when we were together, things that I regreted.

Nights before you left me, you held me so close but I pushed you away. Because I knew, once I accepted your arms, there was no way I could let you go.
Nights you asked me to stay awake, don't close my eyes because tomorrow you will be away. I refused to do that, because Sayang... I just could not watch you walk away from me. I never want nights of us to be end. But those nights were ended anyhow.

Ik mis Jou,
Those nights become my sweet memories
Nights that I could never forget
Ik mis Jou,
Never forget me and those nights,
Tomorrow may my days start with you again.
At least let me live in your memories sayang.

Saturday, December 09, 2006

What Ifs?

You told me once, I should not love you that much
I should not miss you that much,
and I should replace you with other love..

I should have done that a year ago,
But what if I can't?
What if I still love you?
What if I can't find other love to replace you?

If you scared to my love, what about me?
I also afraid of what I feel for you,
But this is love, I can not deny, can't resist
I am hopeless, helpless too
I love you too much
I am crazy about you.
Damned!!

Friday, December 08, 2006

Is He The Answer?

I posted this poem, Sunday, July 30, 2006

All I Want Is Just A Man

I've been with an angel, I've been with an evil
But all I want is just a man, a person and a human being.
Not somekind of angel who demand a perfection of love,
Not somekind of evil who only left pain across my heart.

Just a man who is not a shame to say sorry for his fault,
a man who is not afraid to show his weakness,
a man who can accept me as a person.

Is it really hard to find a human now?
Or is just too many men try to be an angel or even worst than an evil.
I hope I can find love who will make a man just to be a man.

Then yesterday I saw a lyric from Josh Groban in the song called "In Her Eyes" and try to read these sentences

She stares through my shadow
She sees something more
Believes there's a light in me
She is sure
And her truth makes me stronger
Does she realize
I awake every morning
With her strength by my side

I am not a hero
I am not an angel
I am just a man
Man who's trying to love her
Unlike any other
In her eyes I am


What a lovely coincidence right? Could it be he's the answer? the man that I really want? ha ha ha ha Amien!!!!

Sunday, December 03, 2006

Kalau Kyai Poligami

Jangan lupa, Kyai kan yang paling ngerti soal agama (yeah RIGHT)
Gue geram, gue kecewa, dan gue murka sebenarnya karena panutan koq begini jadinya.
Berikut ini adalah kutipan penjelasan AA Gym tentang POligami yang dilakukannya.

Aa Gym kepada wartawan di kediamannya, di kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Minggu (3/12/2006) mengaku bahwa dirinya merupakan pemula dalam berpoligami, sehingga masih belajar untuk berbuat adil.

"Saya ini baru pemula. Adil butuh perjuangan. Makanya, sekarang lagi belajar. Nanti kalau sudah dijalani kan, ada ilmunya. Makanya turun nih 3 Kg. Jerawat muncul-muncul," kata Aa Gym yang tampak tenang itu saat ditanya apakah dirinya bisa berlaku adil untuk kedua istrinya.

MASYAALLAH AA, KALAU SUDAH PANDAI BERBAGI KEADILAN, APA BERNIAT POLIGAMI LAGI?
===========================================================
Saya seorang seorang Islam, yang memiliki keyakinan bahwa sesuatu yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu ada hikmahnya. Saya sedih sekali, yang diperbolehkan ini disebut perilaku yang salah. Pada saat yang sama, saat ini marak pergaulan bebas, dianggap biasa, seperti teman tapi mesum (TTM). Makanya, saya ambil sikap seperti ini.

TUH TUH.... SI AA, KENAPA MELEMPAR KESALAHAN PADA ORANG LAIN SIH?
KALAU AA MEMILIH BERPOLIGAMI, BUKAN BERARTI AA JADI ORANG YANG PALING BENER DONG.
===========================================================
Meski kini memiliki dua istri, tapi Aa Gym tidak menganjurkan jamaahnya untuk berpoligami. Lho?

Menurut Aa Gym, poligami bukanlah hal mudah. Karena itu, untuk melakukan poligami, seseorang harus memiliki ilmu yang memadai dan memiliki keinginan yang sungguh-sungguh untuk menggapai kebenaran.

IYA DEH, PERCAYA PERCAYA AA YANG PALING PINTER DAN BERILMU...
==================================
Aa Gym menjelaskan, agama Islam membolehkan umatnya untuk berpoligami. "Meskipun agama membolehkan, tapi saya tidak menganjurkan. Bagi yang tidak punya wawasan dan pengetahuan, poligami ini akan sangat sakit bagi wanita," ujar dia mewanti-wanti.

AA EMANG DEH ORANG PALING BERPENGETAHUAN.. EMANG EMANG..
===============================

SEMOGA SEMUA ALASAN AA ITU BUKAN CUMA PEMBENARAN ATAS NAFSU BIRAHI YA A...
yeah right...

Tuesday, November 28, 2006

Katakan Cinta?

Enam tahun lalu, aku mencintaimu setengah mati, benar-benar mencintaimu, dan kamu tidak tahu. Dua tahun kemudian, aku menangisimu tiga malam atas rencana pernikahanmu dengan dia, yang akhirnya gagal, ha ha ha, aku bahagia, berharap kamu melirikku, ternyata tidak.
Aku menempatkan orang lain diruang yang semestinya milikmu, di tahun yang sama. Berharap cinta dan harap padamu padam.

Dua tahun kemudian, Ramyku datang memberikan semua kenangan terindah. Menghapuskanmu dari cerita cintaku, menempati ruangmu dihatiku. Nyaris tak tersisa.

Ramyku pergi, kamu bersama yang lain. Aku, cemburu.
Mauku apa? Aku sendiri tak tahu. Cinta atau bukan? Aku sungguh tak tahu.
Yang kutahu, sayangku padamu tak berubah. Takutku kehilanganmu tak pernah hilang.
Kita dekat, semakin dekat tapi kamu tak pernah tahu cerita enam tahun lalu, cerita tangis ditiga malam.

Kemarin dan hari ini, kita sama-sama sendiri dan kesepian. Kian menyadari bahwa satu satu kelompok pertemanan semakin sempit. Tinggal kamu dan aku. Tapi mungkinkah akan berubah menjadi KITA? Aku tidak tahu. Atau kubiarkan cerita enam tahun lalu itu terpendam bersama waktu, meninggalku dalam penasaran, pernahkah kamu cinta padaku?

Sunday, November 26, 2006

Hidup Mahal Huhuhu

Sejam lalu habis tengok gajian, Alhamdulillah sudah bertambah saldonya. Tapi selang 1 menit kemudian,

Bayar kartu kredit : 200.000 (dari 999.000 tagihan bulan ini :P)
Jatah bulanan keluarga : 700.000
Niaga (tabungan wajib, asuransi pendidikan) : 500.000
Bayar kost : 250.000

Itu post wajib bulanan.

Post dadakan bulan ini
Sisa uang buku ade : 500.000
Biaya ujian UAS UAN : 1.700.000

Duh mahal banget sih mau pintar.

Post tahun 2007
Uang masuk kuliah ade : 10-15 jt

tabungan kawin ????

Gue gantung diri aja deh.... PUSING :'(

Dongeng Yuk

Paling tidak mudah sebenarnya berbahasa kepada anak. Tapi bukan berarti tak bisa dicoba. Simak deh, dongeng yang sudah gue buat ini. Sinopsisnya aja ya.

Kisah Si Kucing Hitam
"Seekor kucing hitam, kurus dan berkutu tersesat di pinggiran jalan raya. Mencari ibu, mencari susu dan makanan. Sampai satu ketika si Hitam ditemukan oleh Andi seorang anak kecil yang sedang jalan-jalan dengan ibunya. Andi mengurus Si Hitam sampai menjadi gemuk. Setiap sore ada saja teman-teman hitam yang ikut menumpang makan di rumah Hitam, ya juga rumah Andi tentu saja. Sampai suatu hari Andi dihadang seekor anjing yang besar sekali. Si Hitam dan teman-temannya berusaha menolong Andi. Mereka menyerang anjing itu bersama-sama sampai anjing itu pun lari tunggang langgang. Andi selamat, makanan pun bertambah banyak untuk Hitam dan kawan-kawannya."

Pesan Moral, berbuat baik itu tidak pernah ada ruginya. Bahkan hewanpun tahu bagaimana berbalas budi.

Mau tahu kisah selengkapnya? Simak di Dunia Dongeng Radio Utan Kayu 89,2 FM..
atau kalau ada penerbit yang sudi melirik karya gue, yah bisalah dibukukan.. sayang gue jauh dari lingkaran pertemanan dengan para publisher... mimpi aja dulu lah.

Friday, November 10, 2006

I found my smile

Untuk beberapa pekan terakhir, gue tanpa senyum,
hari ini seperti untuk pertama kalinya, gue tersenyum.
Sejauh ingatan gue, tak ada kamus buat gue terlambat dalam setiap janji dan tugas. Berkat papi, gue jadi orang yang sangat disiplin sama waktu.
Tapi pagi tadi, gue menikmati keterlambatan!!

"ci, lo masuk kan hari ini? gue agak telat jam segini (7.30) belum dapet bis, masih stuck di Pondok Labu." begitu kata gue dalam sms kepada Eci.

Biasanya gue langsung panik sepanik-paniknya karena bakal dan pasti telat. Tapi pagi tadi, gue menikmati keterlambatan. Gue lihat orang-orang yang berlari mengejar bis, gue lihat muka mereka yang panik. Lucu. Itu gue, kemarin!

Hari ini, gue biarkan satu, dua sampai lima metro mini 610 kosong berlalu dimuka gue. Perut gue mules minta dikeluarin isinya, maka taruhan gue adalah gue ga bisa menikmati perjalanan di dalam bis dengan perut mules. Maka gue diam dipinggir jalan, mencoba konsentrasi menghilangkan mules.

Mekka bilang, kalau masih nongkrong di jalanan sekalian nunggu dia aja, berangkat bareng. Akhirnya, sambil melawan mules pengen ee, gue nunggu mekka. Gue cuek dengan jarum jam yang terus bergerak. Gue mulai numb dengan waktu, mati rasa aja.

Ternyata nikmat melupakan waktu sesaat, melupakan mesin absen sialan yang bertanda merah jika telat, melupakan bayang-bayang potongan transport gara-gara terlambat. Hari ini gue ga peduli!!

Di sepanjang jalan pun, gue tak sekali-kali menengok jam di hape. Ga, gue ga peduli. Gue sama Mekka tetap ngoceh tentang bagaimana mengubah hidup. Mulai menjadi majikan atas diri sendiri. Menyicil kekayaan. Merancang konsep dan menyusun rencana dagang. Ah lucunya, bak pebisnis handal saja kami bicara di dalam bis.

Sampai di Pasar Genjing, kami berpisah. Gue terpaksa naek lagi metromini 49 cuma untuk mengantarkan gue memutar masuk jl. Utan Kayu, gara-gara tingkungan kesayangan gue kini tertutup rapat oleh jalur Busway keparat itu.

Sampai di kantor, aneh, tak ada rasa bersalah karena gue terlambat. Gue senyum, senyum sebuah kemenangan. Karena hari ini gue berani mengambil keputusan yang tak terpikir sebelumnya, membiarkan diri terlambat, memenangkan waktu, rasa mules dan rasa bersalah. Gue merasa baru!

Satu kesimpulan pembicaraan gue dan mekka hari ini, it's only take one brave step to change your life. Dan hari ini belum gue temukan keberanian itu!! Damn!!