Tuesday, April 01, 2008

Fans Become Friends

Cholil membalas sms gue begini : "he he he Music makes friends not fans"

Masih aneh rasanya bagaimana gue bisa berkawan dengan orang yang sangat gue kagumi. Satu hal utama yang selalu bisa membuat gue kagum pada seseorang adalah Kecerdasannya, cerdas emosinya, cerdas intelejensianya. Dan sampai hari ini hanya beberapa orang yang gue kagumi di negeri ini salah dua nya adalah Cholil ERK dan Nicolas. Hueeee.... masih aneh rasanya kalau sekarang gue bisa berkawan dengan mereka.

Tapi itulah hebatnya kedua orang ini, ibarat padi yang penuh dia akan merunduk, sederhana sekali penampilan dan sikapnya. Hue menganggumkan. Mas Dono pernah bilang jangan mudah kagum nanti mudah kecewa.

Sejauh ini semoga tidak...

jangan berubah lah, karena kesederhanaan dan kecerdasan anda berdua menjadikan pembeda diantara yang lain.

Friday, March 28, 2008

Ship In or Ship Out

Kata-kata itu gue dapat dari pelatih siaran gue di kantor. Kejam kata-kata itu tapi manjur. Seseorang harus belajar bersikap dengan semua konsekuensinya.
Keluarlah dari zona aman lo, keluarlah dari sikap cari aman yang plin-plan.
Ship in or Ship out, lo ikut atau cabut. Jangan mencla mencle yang cuma membebani orang lain yang ingin berangkat menuju samudra.

Gue sudah belajar banyak untuk hidup penuh ambisi, penuh cita tanpa menjungkalkan orang lain. Menang tanpa menghadang dan menyakiti orang lain. Tapi hidup bukan harus menyenangkan semua pihak. Sekali lagi bersikaplah.

Jangan jadi banci kalau lo masih bisa memilih menjadi laki-laki atau perempuan.
Jangan jadi benalu kalau lo masih punya akar untuk berdiri sendiri.
Bersikaplah, putuskan dan terima konsekuensinya.

Ship in or Ship out guys.... layar sudah berkembang neh... Ikut atau Cabut!

Monday, March 24, 2008

Mengintip Masa Depan

Apa jadinya kalau lo mengetahui masa depan lo? tak lagi jadi kejutan atau justru lo menantikannya menjadi sebuah kenyataan?
Persis seperti ajaran Secret, bahwa semakin lo menginginkannya menjadi nyata, maka semakin dekat mimpi itu pada nyata.

Tapi kalau masa depan lo diintip orang? Well, ini yang gue rasakan sepanjang malam ini. MULES! ga jelas perasaan gue, senang, deg-degan, mau bilang GA MUNGKIN, terus terang gue menginginkannya menjadi MUNGKIN.

Gue diramal bakal nikah DESEMBER 2008. Siapa yang ga seneng coba.. man gue nikah, akhirnya. Bukan sama Kambing tapi sama Orang hiihi... sama seseorang dari masa lalu gue yang cuma kawan dan kenal saja. Persis cerita sinetron lah kalau jadi nyata, yang gue harap nyata.

Gile ga bisa berhenti senyum neh dari tadi. Lucu banget! masa sih gue bakal kawin sama dia. Lah selama ini gue cuma bisa mengaguminya dari jauh. Kata si peramal, semua bergantung pada gue, sudah bisakah membuka hati untuknya.... yah kalau beneran dia jodohnya mah gue mantab bilang.... bisa bisa bisa banget malah ha ha ha ha

Mimpi indah deh gue malam ini.... semoga jadi nyata yah.... gue tunggu Desember deh... Amin Amin ya Allah... Amin :-)

Friday, March 21, 2008

Alma

Inilah yang gue lakukan tiap kali merasa down.... cut my hair
Hasilnya, kalau potongan itu jelek, hati gue makin down, tapi sebaliknya kalau bagus, wuuihhh senangnya.

Seperti malam ini....

Gue potong rambut gue yang sudah panjang sekali menjadi tinggal sebahu. Tadinya mau sekalian pake poni hihii, yang sudah gue tinggalkan sejak SMA dulu. Tenyata belum sampai hati bertindak gila seperti itu :-P

Alma yang hebat, selalu bisa bikin mood gue seneng lagi. Dari banyak salon yang sudah gue datangin buat potong rambut, kok baru sekarang gue merasa cocok banget sama Alma.
Anak itu ga pernah banyak omong seperti hair dresser lain yang suka sok tahu ngatur model rambut orang.
Dia cukup bilang... mau digunting model apa neh.
Gue bilang.... karena gue gemuk dan tembem sebisa mungkin jangan terlalu pendek tapi bisa bikin gue fresh....
Lalu jarinya dengan lincah bekerja, beneran tanpa banyak cincong... makanya cocok sama gue yang ga suka bicara sama orang asing .... taelah...

Hue... sudah dua kali gue digunting rambut sama Alma, hasilnya selalu memuaskan.... buat gue tentu saja, peduli setan sama orang lain...
Gue sampe rela nungguin Alma selesai gunting rambut orang lain selama 1 jam. Buanyak pisan yang antri sama dia. Barangkali karena orangnya diam itu yah..

Catet aja, Alma ada di Yopie Salon Utan Kayu. Cari aja, sangat direkomendasikan.

Menghilang

Aku ada saat yang lain membutuhkan,
Aku ada saat yang lain sendiri.

Sekarang, aku hanya ingin menghilang.
Menguatkan diri jika sendiri pun ku mampu melewati semuanya.
Meyakinkan diri bahwa tak selamanya diri ini dibutuhkan.

Aku, aku dan aku, karena pada akhirnya hidup tak lebih dari sendiri.
Kemarin ada dia, dirinya dan yang lain, semua itu sudah lewat
Seperti sebuah rapor akhir tahun yang membebaskan kita untuk melanjutkan hidup.

Monday, March 17, 2008

10 Tahun Dari Sekarang

Sebuah rumah panggung di pedesaan yang sejuk. Di depan rumah ada hamparan sawah sedangkan di samping kiri dan kanan ada kebun sayur mayur siap olah. Di belakang rumah ada kolam renang berukuran kecil saja. Rumah kami di pagari pohon melati yang jika mekar harumnya menyelimuti seluruh wilayah rumah. Di antara pagar melati hanya ada jalan setapak ditutupi kerikil berwarna merah putih sampai ditangga rumah.

Di dalam rumah ada perlengkapan home theather modern. Di ruang kerja ada perlengkapan komputer paling canggih dikelilingi dinding dari rak buku yang tinggi mencapai atap rumah. Ada sofa empuk berwarna maroon ditengah ruangan yang bisa digunakan untuk baca sambil tiduran.

Ada suara anak-anak yang selalu ceria berlarian berkejaran keliling rumah. Kenalkan, yang laki-laki berambut ikal dan hidungnya yang mancung itu bernama Thilal Ramy Aurum dan yang perempuan berwajah mungil dan lucu bernama Lily Ruby Aurum.

10 tahun dari sekarang gue akan pensiun dari rutinitas kerja yang menyebalkan dan penatnya Jakarta yang makin memuakan. Senangnya bekerja untuk diri sendiri, menjadi penulis, jurnalis freelance, dosen, fixer cabutan dan bunda yang bahagia. 10 tahun dari sekarang mimpi indah yang jadi kenyataan.

Thursday, March 13, 2008

Tidak Ada Keledai Dalam Cinta

"Jangan seperti keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali."

Pernah dengar peribahasa itu dong. Peringatan buat setiap orang bahwa hanya binatang bodoh seperti keledai yang jatuh di lubang yang sama untuk kedua kali. Peribahasa ini bisa digunakan untuk banyak hal tapi bukan dalam soal cinta.

Berapa kali kamu jatuh cinta dan gagal? Berapa kali sakit hati karena cinta? Berapa kali kamu murka karena cemburu? Ayat cinta kedua dalam romantisme Perang Salib periode kedua bilang "hanya cemburu yang menandakan adanya cinta." Jadi sah saja ketika cemburu datang dan kamu pun panik, cintakah aku padanya? ya kamu cinta padanya.

Simak lagi, berapa kali kamu jatuh cinta dan gagal dengan orang yang sama? berapa kali sakit hati karena cinta pada orang yang sama? Berapa kali kamu murka karena cemburu pada orang yang sama?

Keledai kah kamu?

Sudah tahu dirinya tak pernah mencintaimu? Berkali dia berganti cinta dengan yang lain tapi bukan dengan kamu.

Keledaikah kamu?

Bukan.. cuma cinta seorang manusia yang tidak pernah mengenal kata jera. Cuma cinta yang bikin manusia terjungkal, terperosok di lubang yang sama berulang kali tapi tetap berdiri, berjalan dan berharap.

Cuma cinta yang bikin kamu menangis dan tertawa pada saat yang sama. Tapi cuma manusia yang bisa berpikir dan bertindak akankah kuteruskan cinta yang kembali datang? meski tahu akibat yang akan datang belakangan.... sakit atau bahagia atau berlalu begitu saja.

Dan aku memilih yang ketiga.... membiarkannya berlalu begitu saja untuk kesekian kalinya. Cinta ini tak bisa kubiarkan berkembang tapi hanya tersimpan rapi diantara kepingan hati. Ssshhh diam saja jangan bilang padanya.

Monday, March 10, 2008

Sekedar Kagum

Yang kukagumi darimu adalah kerendahan hatimu
Yang kukagumi darimu suaramu yang nyaring, ringan dan berisi
Yang kukagumi darimu idealisme yang tak terbayar rupiah

Ini bukan cinta yang mendayu dayu,
Ku sekedar kagum jika masih boleh ungkapkan itu
Dirimu yang tak pernah berubah sejak di sekolah dulu
Buatku pesonamu tak pernah kabur ditemarang lampu panggung

Kamu seperti yang kukenal dulu, kita jauh antara panggung dan penonton
Aku hanya bisa mengagumi dari sini, berteriak... lagi lagi lagi
Sekali lagi ku cuma bisa mengagumi jika masih boleh kuungkap itu
Bukan cinta mendayu hanya kagum yang tak pernah lari darimu.

Jarak kita selalu pangung, soundsystem dan penonton. Dan aku satu diantara mereka yang selalu mengagumi mu.

-buat seniorku saja-

Sunday, March 09, 2008

Jazzy Night

Sehari semalam gue ada di Java Jazz Festival. Temanya sih soal lingkungan, tapi seberapa dari ribuan pengunjung yang peduli sama kampanye lingkungan itu yah? Karena gue masih nemu orang-orang yang ngerokok sambil nonton pertunjukan. Orang yang masih buang sampah sembarangan. Atau mereka emang dablek aja yah?

Ada booth teman-teman lingkungan WWF, CI, dan TNC, dari ribuan yang hadir, berapa orang yang mampir? ratusan... ga cukup untuk menyelamatkan bumi, tapi berharap yang ratusan ini ga mangkir dari janjinya pada ibu bumi untuk mengurangi dosa mereka mengotori bumi. Gue berhutang satu pohon pertahun atas kelakukan gue naik bus yang tidak ramah lingkungan :)

Selebihnya tentu semua orang termasuk gue sibuk ke kiri kanan mencari pertunjukan paling cakep lah. Mulai dari RAN, hue keren juga anak-anak abg ini, lari lagi ke acara Jopie Item gara-gara cowoknya temen gue jadi pemain keyboardnya. Btw disini lah gue nemu cowok paling ganteng di JCC.... ga tau namanya tapi gue tau dia stage manager Kasuari Room... huehehehe... sumpah ganteng pisan. Mas Dono bilang, hayo nita tebarkan pesonamu... huehehe, mana orang tertarik sama gue, cewek bertubuh bulat kecil yang ketutupan tas punggung segede gaban gini. Isinya marantz, minuman 2 botol, buku Perang Salib III dan pernak pernik lainnya, yah kalau ditaksir sih 10 juta lebih lah.

Sebelum nonton The Manhattan Transfer gue sempet nengok Dian Sastro dulu di mini conference, tadinya mau wawancara, yah ga jadi deh. Gue disibukan sama temen-temen dari lsm lingkungan, mereka lebih pinter pastinya huehehehe.

Tapi yah the best show of the day justru dari pemusik yang buat gue sih asing ditelinga. Ada Omar Sosa dari Afrika hue keren pisan lah, semua benda bisa dibikin jadi alat musik, hebat hebat. Dan terakhir dua musisi dari Austria yang sumpah cuma bisa bilang bahasa Inggris, thank you, thank you... tiba-tiba dia berhenti main musik dan ambil kamera... jepret... waks dia malah foto kami para penontonnya... hue sir bilang-bilang dong kalau mau moto... biar gaya neh.

It was fun and funny show. Tapi kenapa hari ini malas banget yah gue kesana lagi? untung gratisan pake ID Card kalau bayar, gue pasti merasa terpaksa nonton.... cape euy, kaki gue pegel, punggung apalagi. 10 juta ditas punggung itu sungguh memberatkan hidup gue.

Saturday, March 08, 2008

Kelas Sosial

Percaya ga kalau sampai sekarang masyarakat kita itu masih terbagi diantara kelas sosial, bawah, menengah atas dan atas. Tadinya gue pikir peng-kelasan semacam itu hanya untuk data statistik berdasarkan pengeluaran materi. Ternyata pengaruhnya sampai pada hubungan sosial.

Kalau lo melihat sinetron Indonesia dan bilang itu sampah karena tidak mencerminkan masyarakat kita, Think AGAIN. Semua orang memang bermimpi menjadi kaya supaya bisa diterima di masyarakat, supaya tidak lagi dihina. Karena orang kaya cenderung melecehkan orang lain, orang kaya hidup penuh ketakutan bahwa orang lain terutama si miskin bakal menggerogoti kekayaan mereka. Ini bukan cuma di sinetron kok, tapi sebuah kenyataan yang berusaha di denial-disangkal oleh banyak orang yang mengatasnamakan persamaan derajat. Lo cuma belum bisa mengubah sebuah realita masyarakat, kalau jurang si miskin dan kaya makin sempit, baru lah kita bisa bilang bahwa hubungan sosial sudah bisa disetarakan.

Gile gue serius amat bicara ini yah. Ini gara-gara semalam temen gue Dewi bilang, adalah dia yang terlahir seperti aristokrat, dia tahu persis dimana tempatnya berada. Selalu ada jurang antara gue sama dia. Meski dia tak sombong, tapi orang sekitarnya? Orang melayu tak hidup sendirian, kita selalu dikukung oleh kepentingan keluarga besar, dalam banyak hal termasuk memilih jodoh. So sejak awal gue sadar betul, I am cinderella if I can have him. Luckly I am not. Yeah I feel so lucky, karena gue tak menjadi kaya dari milik orang lain, tak jadi terhormat karena pasangan gue. I am what I am, gue akan tajir dengan usaha sendiri, gue akan dihormati orang sebagaimana gue menghormati mereka, bukan karena hartanya yang jelas.

Dan sekali lagi, gue mesti tahu dimana berdiri, kapan berharap dan dengan siapa mencinta. Pusing kan lo. Begitulah gue, kata Aldo, gue misterius, ga bisa ditebak dan susah didekati meski terlihat ramah. Sederhana saja, gue cuma ga pengen dihina karena gue miskin. Pengalaman hidup gue pahit, pernah dihina karena suku bangsa gue, pernah dihina karena gue miskin. So daripada berulang mending memproteksi diri. Kata bokap, meski kita miskin pantang menghiba hormat dari orang lain. Meski kita miskin, kita harus kaya hati dan ilmu karena keduanya tak bisa terukur harta.

Friday, March 07, 2008

Bangkit Dong

Kapan terakhir nangis? Semalam... ketika mimpi sudah diujung mata kemudian terhempas, gagal teraih karena angka 15 poin. Merasa seperti pecundang besar, mimpi yang sudah gue cicil bertahun-tahun hilang begitu saja.

Semalam gue nangis persis seperti anak kecil kehilangan permennya. Gue menjerit tertahan bantal... Tuhan pasti benci banget sama gue sampai menarik kembali sesuatu yang nyaris gue genggam. Gue marah pada Nya, gue marah sama semua orang yang tak ada saat gue butuh tempat buat curhat.

Badan gue ringsek nahan marah, sedih kecewa dan semuanya. Eric cuma bisa panik ditelepon. Menjanjikan bahwa hidup pasti lebih baik, bahwa Tuhan punya rencana lain buat gue, bahwa gue tetap yang terbaik untuknya.

Mami ga bisa tidur khawatir gue bakal melakukan hal yang bodoh. Mami bilang, barangkali Tuhan menyimpan rahasia terindah yang akan Dia ungkap tahun ini. Barangkali kamu bakal nikah tahun ini....

Arrrggghhhhhh Itu hal terakhir yang pengen gue dengar apalagi pikirkan saat ini.

Pagi tadi bangun, muka gue sembab, mata bengkak, tapi hati gue kok plong yah..... I guess I am ready to move on again.... Not with my master degree, but with myself... I am still THE SHIT...
15 points wont take away my life....

Thursday, March 06, 2008

Gagal

Dear Nita,

To my great regret I'll have to inform you that we can't accept you with a test score of less than 92. Our language criteria are very strict, because our courses require a sufficient fluidity in reading, writing and discussion.

Of course, you may re-apply next year; with a better TOEFL result we'll be happy to accept you.

Best regards,

Renée van de Vall


hiks hiks hiks hiks....

masih bisa bermimpi kan yah? taun depan deh

Wednesday, March 05, 2008

I Am a Dreamer!

Einstein pernah bilang "imagination is more important than knowledge"
Gunakan imajinasimu dan bermimpilah, terbangkanlah keinginan dan cita-citamu sejauh dan setinggi-tingginya.

Seingat gue cita-cita yang dari dulu ga pernah kesampean dan akhirnya memang ga pernah ingin gue capai adalah jadi POLWAN.... maap maap papi, tak maksud hati menyakiti keinginanmu.
Selebihnya gue selalu bisa mencapai apa yang gue inginkan, cepat atau lambat... cuma perkara waktu.

Mei 2005 dalam sebuah percakapan dengan Jimmy bule lewat cetingan, gue bilang "gue pengen punya pacar bule, tinggi, keriting." Jimmy ketawa sambil bilang "tumben, gue pikir lo ga akan membuka hati buat bule." Saat itu gue cuma bilang, "bosen sama melayu cuma bisa nyakitin." (kalau kata efek rumah kaca, orang melayu cuma bisa mendayu dayu hehehehe)

Juni 2005, ketemu sama Ram huhuhuu.... jadilah dia cintaku mesti dalam waktu singkat. Padanya gue berjanji, suatu saat kita pasti bisa ketemu lagi.... Ram, gue berangkat Agustus ini.. bukan menjemputmu, hanya ingin buktikan, Nita sang pemimpi tak pernah salah mengatur mimpinya.

Dulu SD sampai SMA gue pencinta semua tulisan Hilman Lupus, sekarang, mas Dono malah sahabatan sama doi, ya gue sering diajak ketemu sama Hilman. Terus dari semua selebritas di Indonesia yang gue puja cuma Nikolas Saputra, lah sapa sangka kemarin kita bisa duduk satu meja becanda dan ngobrol banyak soal pulau komodo huhuu....

Dulu ibu Cay pernah ngatain gue anak kampung yang ga bisa diajak maju... Oh ibu sayang, anak kampung yang satu ini sudah pernah jalan-jalan ke eropa, ke Thailand, meraih sesuatu yang pasti tak bisa anda bayangkan. Tapi saya tetap Nita, sang pemimpi dari Pondok Pinang, The Bronx yang kelima sahabatnya mati karena over dosis. Mimpi yang bikin saya tetap hidup.

Saya tetap Nita yang rajin bermimpi dan punya banyak keinginan. Satu lagi mimpi yang segera nyata, My master degree.... Allah jangan biarkan mimpi ini menghilang didepan mata...

Friday, February 29, 2008

Age Does Matter

Everytime I saw his face, I know one thing, he is not living in your world!
Everytime he speaks to me, all I can hink of... you dont know the world son...
I tell you what, live your life as much as you can and come back to me when you had enough.

I love you but love, life and passion dont count together.
I love you trully deeply but living with you is one different thing.

We shared things, music, laughter and passion
We spent time on anger, love and madness
in two different world.

This Radiohead love song is the only thing we had in common....

Sunday, February 24, 2008

Untuk Semua Cinta

Meski hingga kini belum pasangan hidup yang benar benar nyata, tapi sesungguhnya gue tak benar benar sendirian di hidup ini. Gue merasa jadi orang yang paling beruntung di dunia karena dikelilingi banyak orang yang memberikan energi cinta yang positif dalam hidup gue. Sesulit sulitnya hidup, selalu ada orang baik dan sayang banget sama gue, tentunya diluar daftar keluarga yah. Karena nyokap dan kedua orang adik gue adalah deretan orang paling utama dalam hidup gue. Yang lainnya adalah para sahabat, mari gue sebutkan satu persatu orang-orang yang paling membuat gue bahagia :

1. Mas Dono, yang ini pasti masuk daftar paling pertama, karena selalu jadi yang pertama tahu apapun yang terjadi sama gue, mau susah senang gue pasti ngasih tau dia. Dan selalu ada meski tak fisik untuk denger gue cerita, marah-marah atau nangis. Gue tahu kok abang gue yang satu ini sayang banget sama gue, ya kan mas :)

2. -E-, manusia super sibuk dengan sederetan jadwal kerja yang padat dan sudah berapa tahun sebenarnya kita ga pernah ketemu nyata? TAHUNAN.... tapi di bulan ini kita berkesempatan ketemu dua kali. Tapi kita selalu bisa komunikasi, berkontak ria meski cuma lewat cetingan dan telepon. E selalu ada buat gue, tengah malam usai kerja E bisa nyempetin waktu untuk nelpon. E datang kemarin di acara gue, "DEMI LO NEH", katanya.... ya iya lah gue ngerasa kok lo juga sayang banget sama gue huhuhu.....

3. Eric, orang ini cinta mati sama gue, sementara gue ga bisa cinta sebanyak itu. Gue sayang tapi tak bisa beri cinta yang sesungguhnya.... tapi kehadiran Eric bikin gue berarti.... somewhere outhere someone is in love with me.... dia lah orangnya.

4. My girlfriends, ada Dewi, Mekka, Eci, Citra dan Lola, kalau gue bikin urutan nanti ada iri :-P jadi semuanya ada diurutan yang sama. Mereka selalu ada untuk gue.

5. Irdut untuk banyak waktu yang diberikan bagi gue. Tami meski lebih sering ngeselin, tapi lo tetep temen baik banget buat gue hehehe....

Terima kasih banyak untuk cinta, sayang dan perhatian yang diberikan pada gue, thank you for always being there for me. I am someone because of you all...

Thursday, February 21, 2008

Energi Terkuras

Kemarin gue merasa ada yang salah sama fisik gue. Setelah satu harian turun naik tangga kantor, lantai dua balik lagi ke lantai dasar kemudian ke lantai empat ditambah jatah makan makin berkurang, barangkali fisik gue ga terlalu sanggup menanggung beban aktivitas gue.

Setiap kali kembali ke meja sendiri, tiba-tiba gue nge black out, nyaris pingsan, pusing tapi ga sakit. Beneran aneh karena secape capenya gue ga pernah sampai hilang perhatian, gue drop kemarin. Sayang, ga ada waktu untuk ngerasain sakit, bener-bener ga sempat untuk sakit ada list to do today yang segudang tiap harinya.

Semalam itu gue beneran merasa takut mati. Nyokap pernah bilang kalau orang mau meninggal sebenarnya 40 hari sebuah nyawa dicabut, jiwanya sudah tidak bumi. Ketika pikiran gue melayang sementara fisik gue tertahan di kursi, gue langsung kepikiran apakah 40 hari dari sekarang gue masih bisa menulis, nyanyi, teriak sampai mendengar SEAL di headphone?

Semalam Mas Dono sibuk biasanya dia orang yang paling duluan gue kasih tau kalau ada apa-apa... hiks hiks. Setiap orang punya kesibukannya sendiri seperti Tami yang menghilang dengan gebetan baru atau Mas Ade yang lagi cuti. Irvan jadi korban, gue culik ke Starbuck!! temanin gue karena gue takut tidur dan ga pernah bangun lagi....

Ditengah gerimis, duduk dijok belakang motor Irvan gue beneran ngerasain indahnya hidup, angin dan hujan yang jatuh di muka. Gue ga bisa mati hari atau besok, ada banyak hutang dalam hidup yang belum terlunasi.

Dua event besar masih harus gue urusin, aplikasi beasiswa belum dilengkapin, nyokap sama adik gue belum dibahagiain. Masih banyak lah Tuhan tugas gue di bumi, nanti kalau sudah beres dengan senang hati gue akan menemani MU disana.

Pulang jam 00.30, baru tidur jam 2 dan jam 5 sudah terbangun kembali.... ah hutang kerjaan kudu dilunasi hari ini. Tuhan baik, terima kasih masih beri kesempatan untuk merasakan indahnya hidup. Masih bisa denger SEAL....

Barangkali energi gue saja yang jumlahnya hanya seperempat dari semangat dan energi bos besar gue yang sangat besar, yang terkadang gue merasa tak kuat menandinginya...

Saturday, February 16, 2008

You Are A Hero In My Heart

Masih inget lagu Enrique Iglesias-Hero? lagu kesayangan lo ini selalu bikin gue kuat waktu sedih, selalu mengingatkan bahwa lo selalu ada disaat gue butuh.
Masih inget waktu gue sms malam malam saat lo siaran, "I got my first kiss." then you called me, ngajarin kalau ciuman itu mesti gimana.... supaya ga mentok di gigi :)
Masih inget waktu gue sibuk kerja dan bubur di meja gue ga sempat dimakan? lo nyuapin gue, sambil bilang meski kerja gue ga boleh lupa makan.
Waktu gue meminta lo jadi pacar gue, huhuu you said yes... ha ha ha cuma kita yang tau apa yang terjadi sebenarnya...
Waktu gue tersesat di terminal Pulo Gadung, lo jemput gue dan nganterin sampai di depan rumah.
Waktu pertama kalinya gue pergi ke Hard Rock dengan dandanan dekil plus sendal, lo tetap mantep ngegandeng tangan gue dan masuk ke dalam.
Waktu malam-malam lo telepon gue cuma untuk nanyain berita penting apa sih yang terjadi hari ini? atau sekedar minta ajarin sepakbola, curhat yang ga penting di jam 2 dinihari.
Waktu lo meyakinkan gue bahwa I am someone and no need to think much about the world.

Ada banyak waktu yang udah kita lewatin bareng, susah senang kita selalu bagi. Gue ga kepengen semua hilang karena gue pengen lo ada di waktu waktu gue mendatang. Waktu lo undang gue di setiap moment penting lo, gue sadar itu bukan sekedar undangan but you need my support, well my best friend, you always got my support.... for always!

And Hey, thanks for a very special Valentine's night... Everyday is a valentine's day to us as a best friend.... It won't change, promise!

To -E-

Monday, February 04, 2008

Stay Positive

I always being negative in life. Always afraid for what might come in life, on my day and night.
Sometimes I just could not help myself for being negative.
When Ram played the record The Street "Stay Positive" on my ears, I knew, its talking to me.
Always afraid I might lose things in life, when I should trying to stay positive and always look on the brightside of everything.

Dudu asked once, why am I always negative?
I just dont know the answers. It just the bad side of me... I guess.

Im trying to change myself.. be more positive!
Always look forward and never looked back again.
Keep on moving no matter what happened in the past.
Just stay positive....

Friday, February 01, 2008

On My Days Off

When days off are not really a day off.

Kudu datang pagi-pagi dalam kondisi demam dan kepala pusing menerjang hujan deras yang bikin sebagian Jakarta tergenang, untuk ke kantor.
Belum memulai satu hal, tiba-tiba bos telepon untuk mengerjakan hal lain.

Gosh... today is my day off.

Mestinya, gue belajar.
Mestinya, gue jalan-jalan.
Mestinya lagi, I spend my times with mom. She misses me... a lot.

On my day off

I am here stuck in my office for hours because of the rain,
I am here in front of my computer, doing things that I normally do on my office hour.
I am here posting my complain to you.

Arrrggghhh.... this is my day off.
And tomorrow, I wont be able to rest either... I have to go to Muara Angke.. to sell myself :)