Thursday, December 24, 2009

they called it LOVE but i called it STUPID

Di film terbaru "AVATAR" tokoh Jake Sully memilih menjadi kaum Avatar untuk bisa bersama kekasihnya. Demikin juga dengan Isabella di film "New Moon" saga yang memaksa Edward Cullen untuk menjadikannya vampir supaya bisa bersama selamanya. Dahulu di Matrix Reloaded, Neo akhir memilih menyelamatkan Trinity dan merelakan kesempatannya menyelamatkan manusia tersisa di bumi.

Inilah konsep kekuatan cinta yang ditumbuhkan Hollywood dan sialnya dipercaya sebagian besar pasangan di dunia.

Hajar semua yang menghalangi cintamu. Tanggalkan prinsipmu yang berbeda dengannya, lupakan keluargamu yang tak sepakat dengan cinta kalian apalagi kawan yang tak bisa menerima kehadiran kalian berdua. that's it.. in the name of love...

Lupa! bahwa Hollywood yang menciptakan cinderella sebagai kisah cinta sejati. happily ever after.

Padahal realitas bukan film. Padahal di kehidupan nyata, cinta bukan cuma milik berdua dan tak ada jaminan apapun untuk abadi selamanya. itu konsep jualan berlian sebagai tanda keabadian...

Cinta bisa putus ditengah. Setia bisa menghilang hari ini dan esok. Lalu apa? Apakah pengorbananmu meninggalkan prinsip, keluarga dan teman akan setara dengan "cinta"?

Cinta adalah kompromi kata teman.. ya itu pasti... sebuah kompromi yang harus dipikirkan pakai akal dan logika bukan sekedar rasa yang secepat kilat bisa saja berubah.

Cinta bukan segalanya dan bukan kunci untuk bahagia. Kebahagian adalah penerimaan pada perbedaan. Dan cinta yang abadi hanya ada pada orang tua.

Hollywood mencetak pasangan abadi untuk durasi 1 jam 45 menit, kehidupan memaksa kita mencari dan terus mencari. Ga ada happily ever after dalam realitas, yang ada be happy now and searching for one tomorrow.

Thursday, December 17, 2009

Setan Itu Bernama Mal

Status teman saya begini : “ kenapa yah mal jadi tempat bunuh diri?”
Jawaban saya ketika itu : “karena ga sanggup menahan godaan setan bernama Zara, Calvin Klein, Marc Jacobs, DKNY, Guess dll.”

Pastinya ga harus bunuh diri kalau ga sanggup beli barang super mahal, membawa jejak karbon yang maha dahsyat untuk sampai kemari. Salah satu dari kita pasti menderita sakit jiwa yang disebut Shopacholic yang baru sehat kalau sudah belanja tanpa memperhitungkan sisa uang di kantong… ah semua pasti sudah nonton atau baca bukunya betapa mengerikan penyakit yang satu ini.

Tapi tak harus bunuh diri kalau tak sanggup mengikuti trend toh. Meski berjejer display model terkini yang belum tentu juga cocok dengan bentuk tubuh, musim dan suasana. Tapi penyakit pengen jadi pusat perhatian pasti telah menggerogoti salah satu dari kita. Tak peduli panas, yang penting keren pake jas dan dasi mencekik leher. Ga peduli bukit dada dan perut sama majunya yang penting baju ketat menunjukan lekuk tubuh yang ga berlekuk itu.

Setan bernama mal itu telah membuat manusia Jakarta ga peduli sama lingkungan. Ga peduli letak mal itu telah menggerus ruang hijau kota. Paling ga peduli juga darimana barangbarang yang menempel dibadan itu dibuat dan berasal. Tak peduli pada jejak karbon yang dibawa barang import dengan pesawat yang bahan bakarnya telah bikin panas bumi ini.

Manusia jakarta sudah sakit jiwa karena setan bernama mal. Senang menjembreng puluhan kantong plastik bertuliskan Zara, Calvin Klien, Marc Jacobs dan kawankawannya. Bagi mereka kantong itu pretise, meski isinya barangkali cuma sebuah ikat pinggang seharga puluhan juta yang bahannya tidak ramah lingkungan.

Setan bernama Mal itu berjejer sepanjang sudut dan tengah kota. Coba tanya alamat di kota Jakarta, maka yang akan jadi patokan, sebelah mana mal anu? Sampai 2008, jumlah setan bernama mal di jakarta adalah 90 buah. Setan itu terus melambaikan tangan tak terlihatnya, senyum manis di patung tanpa rupa, sentuhan lembut helaian kainnya. Dan manusia jakarta begitu gampang tergoda setan bernama mal.

Apakah anda salah satu korbannya?

Friday, December 11, 2009

Pacar Internasional

"mami, nita punya pacar baru?"
"orang mana? di jakarta?."
"bukan mam. dia di thailand."
mami *sigh* ,"disini ga ada yang menarik hatimu yah?"
"ah mami, cinta ga bisa dibatasi wilayah mam."
"ya sudah asal kamu bahagia."

i love you mam.

mami ga pernah membatasi cinta anaknya, buat dia yang penting saya bahagia.
saya tidak pernah menetapkan standar untuk mencari pria asing, harus bule atau harus suku anu dan suku ini. cinta ga kenal tapal batas wilayah. cinta ga kenal warna kulit dan cinta cuma soal hati.

saya rasa beruntung punya mami yang bisa memahami keputusan anaknya. "asal kamu bahagia." dan saya sebisa mungkin membuat dia bahagia. i love you mam.

Wednesday, December 09, 2009

idealis

beberapa waktu lalu saya diledek temen, "hidup ini jangan sok idealis, ga makan lo nanti. hidup adalah uang. kecuali kalau lo ga sayang sama keluarga lo."
ga lama setelahnya mantan saya bilang, "being an idealist person is great but you r not eating with your idealism."

lalu malam ini adalah lagi teman saya yang bilang, "satu diantara dua orang yang gue yakin masih punya idealisme adalah lo mba." - saya blushing untuk alasan yang saya ga ngerti :-)

dibanding teman-teman seperjuangan semasa kuliah atau di kantor terdahulu, secara materi saya yang paling terbelakang. kehidupan saya terbilang cukup malah kadang kurang.

saya tidak pernah mengklaim bahwa saya adalah orang yang idealis. saya hanya menjalani apa yang saya percaya. sebuah dedikasi pada pekerjaan yang saya yakini manfaat besarnya bagi lingkungan. sebuah dedikasi pada kegiatan untuk membahagiakan orang lain. sebuah keyakinan bahwa hidup jujur dan apa adanya ga ngoyo bisa bikin kita bahagia. saya hanya percaya saja pada jalan hidup yang pernah dijalani ayah saya. dia meninggal dalam keadaan tenang dan damai. tak dikejar hutang apalagi masalah hukum. kami hanya ditinggalkan tanpa harta, ah untuk bukan itu yang jadi satusatunya modal hidup. ayah saya meninggalkan ilmu yang tak pernah mati.

ibu saya adalah orang sederhana dan paling demokratis di dunia ini. kalau saja dia politikus, saya yakin ibu saya bisa mengalahkan megawati hehehe... hatinya bersih dan lagilagi jujur. itulah modal hidup saya.

bekerja itu buat manusia, selanjutnya duit akan mengikuti. kalau bekerja untuk uang, manusia jadi menjauh karena kita cenderung menyikut sesama.

saya lagilagi bukan orang yang idealis. tapi saya berdedikasi untuk apa yang saya kerjakan. semoga jalannya selalu lurus.. insyaallah, amin.

Saturday, December 05, 2009

saya jatuh cinta

saya kira saya jatuh cinta :-)

perut saya belakangan lebih sering mulas tiap kali memikirkan dia. padahal sebulan kemarin masih baikbaik saja. padahal kami pernah tinggal satu kamar dua tahun lalu dan baik baik saja.

situasi jadi beda sekarang. sahabat saya itu sekarang berubah peran jadi lebih khusus di hati saya. sulit melepas wajahnya yang lucu itu. kosong hati saya jadi penuh, lari ke kepala yang terus penuh sama gambar kelakuannya dan ke perut yang mulas tiap kali ingat dia.

saya jatuh cinta. tak seperti penyair yang bisa mengurai kata indah. buat saya merasakan cinta sudah cukup.

Thursday, December 03, 2009

Cinta Memang Menakjubkan

cinta itu datang ga pake permisi. dia bisa muncul kapanpun dan dimanapun kepada siapapun. rasanya baru beberapa hari kemarin saya mutung, pundung, sedih ga jelas cuma perkara mencari cinta. untungnya ga pake menjajal semua list perjodohan yang ditawarkan. cukup pundungan saja dan curhat pada seseorang.

dan kemarin cinta itu datang. jangan dihadang datangnya, begitu kata temen saya. for better or worse, terima aja dulu huhuhu....

ga ada alasan menolaknya karena kami sudah dekat sebelum ini. dia kawan lama, kawan dekat, kawan bertengkar, kawan berargumen. di dekatnya saya selalu bisa terbahak, saya bisa marah sejadinya, saya bisa jadi siapapun saya mau. hmmm apa akan seperti itu setelah hubungan berubah dari sahabat menjadi cinta huhuu... jadi deg degan.. tuh kan mulai lagi. berpikir negatif sebelum semua dimulai. stop it!

anyway, sepanjang malam dan hari ini, saya ga bisa berhenti tersenyum. saya masih kaku menyebutnya kekasih, karena dia sahabat hihihi... aneh

Tuesday, December 01, 2009

Pelajaran Malam Ini

been speaking with a good friend of mine. muncul pertanyaan yang mungkin harus dijawab diri sendiri dan mungkin juga kamu, teman.

apa yang salah dari perempuan yang ingin bersenangsenang dalam hidup? apa yang salah juga dengan saya yang memandang sinis dan pesimistis tentang hidup dan cinta?

kata teman, kedua hal itu berkaitan erat satu sama lain. karena saya sinis dan pesimistis pada kehidupan cinta yang lebih baik, maka saya jalani hidup untuk bersenangsenang.

pada saatnya galau itu datang yang muncul bukan keinginan mencinta dan dicintai, tapi untuk bercinta. seperti halnya hidup bagi saya adalah bersenang-senang.

sebelum lanjut membaca tulisan ini, mohon tanggalkan isu moral dari hati ini.

seperti tulisan sebelumnya ketika cinta saya bunuh di 2005, saya jalani hidup apa adanya. tanpa harap, tanpa rasa dan semua berakhir senang saja. saya tak lagi memandang hidup diakhiri cinta atau justru diawali dengannya. saya tak percaya pada cinta. lalu kesenangan itu datang dan saya menyenanginya. adakah yang salah dengan itu?

coba jika saya lelaki. pertanyaan ini tak akan dimunculkan dalam percakapan saya dengannya malam ini. tidak perlu juga saya jawab. satu hal yang pasti, saya tidak memandang kesenangan saya sebagai sebuah kesalahan yang tidak boleh diulangi. saya menjalani hal yang saya mau. lalu galau datang. tapi saya tahu ini sungguh cinta yang saya inginkan bukan sekedar kesenangan.

terima kasih teman telah berbagi pelajaran dengan saya malam ini. saya bagi lagi dengan pembaca blog saya. sekali lagi, tolong tanggalkan moral anda sejenak lalu bertanyalah pada diri sendiri, what is wrong with a girl who just want to have fun?

Galau

ga pernah ngerasain ini sebenernya. tapi hidup berasa kacau balau, hambar meski ada banyak hal yang bisa membuat saya tak bisa diam barang semenit pun. bahkan kepala dipaksa berpikir dalam tidur sekalipun. tetep saja. saya seperti berjalan tanpa rasa, berpikir tanpa hati, seperti the walking zombie.

saya tahu ada yang hilang dalam hidup saya. sesuatu yang saya hindari datangnya. tak berkeinginan karena berkeinginan artinya sakit. cinta... iya... rasa yang satu itu sudah saya tanggalkan sejak lama. saya anggap mati sejak 2005.

saya jalani yang ada dengan lapang dada, tanpa harap, tanpa cinta tanpa rasa. saya jalani yang datang, saya tangkap yang hinggap tapi bukan untuk disimpan selamanya. tak ada cinta.

saya mati rasa menahun.

tapi beberapa hari ini saya merindukan rasa itu. rasa tersakiti yang indah, cinta yang membuai, yang bisa membuat saya tertidur dan bangun dengan isi kepala berupa wajahnya, senyumnya bahkan sentuhnya. saya merindukan rasa belum pada jiwa. saya belum menemukan siapapun untuk dicinta, mencinta dan bercinta. saya belum bertemu rasa.

pheww ... kosong. jadinya galau,jadinya murung.

cinta dan tanpa cinta, hidup saya tetap galau ternyata :-) tapi setidaknya rasa merindu cinta. datang lah ....

Thursday, November 26, 2009

Berbagi Kisah

untuk kesekian kalinya tulisan saya di blog ini mendapat respon dari pembaca terutama tentang pengalaman saya melewati tumor payudara yang saya alami tahun lalu. senang rasanya bisa berbagi pengalaman.

terima kasih untuk yang meninggalkan jejak di blog ini. sebisa mungkin saya akan membagi apa yang saya tahu soal tumor payudara yang pernah saya alami. kalau itu bisa membantu temanteman yang mengalami masalah yang sama, jangan sungkan untuk meninggalkan alamat email supaya kita tetap bisa saling kontak.

sesulit apapun yang harus dilalui anda, berbagi cerita bisa sedikit banyak meringankan hati.

muuuuuaaahhh....

Tuesday, November 24, 2009

Belum Waktunya Kurus

Z kaget lihat saya setelah dua tahun tak jumpa. Dia bilang saya “kurus” pasti karena ada lelaki a.k.a karena cinta saya kurus. Huaaa tak ada cinta untuk saya hari ini. Dan saya tidak kurus seperti yang diinginkan. Untungnya keinginan untuk lebih kurus itu sudah hilang.

Sepanjang usaha saya untuk kurus rasanya sudah banyak yang dikorbankan. Saya pecinta olahraga, tapi malas bergerak. Satusatunya kecintaan saya adalah lari. Lagilagi karena malas itu tak juga saya lakukan. Tahun 2007, saya fitness di gym untuk pertama kalinya. Let see hmmm Rp 250.000,- x 5 bulan = Rp. 1.250.000,- belum lagi WRP berbagai jenis saya konsumsi. Ok saya turun 5 kilogram. Lalu malas itu datang lagi... saya kembali melaarrrr...

2009, lagilagi saya ikut fitness. Kali ini lebih singkat cuma bertahan 2 bulan. Intensif sekali ditambah instruktur yang ngebet banget bikin perut saya rata :-P. Diet karbo, WRP berbagai jenis lagi. Lalu sibuk sana sini, saya kembali melaarrrr.....

Lalu hari ini, saya berhenti menyalahkan diri saya yang pemalas olahraga dan diet. Saya berhenti berkeinginan untuk kurus. Seperti ibu saya bilang ”nanti kalau waktunya kurus juga kurus” hihii waktunya kapan, mbuh. Padahal saya selalu percaya ”we, human who set the times for everything in our life” anyway, saya mau apa adanya sekarang. Saya menikmati segalanya hari ini.

Belum waktunya untuk kembali kurus :-P

Langit Jakarta dari Meja Saya

Baru hari ini saya benarbenar mengamati langit dari tempat duduk saya yang dibatasi kaca gedung. Setengah delapan pagi langitnya cerah, biru bersih, suatu yang jarang sangat saya temui di Jakarta. Mentari menyembul diantara gumpalan awan putih.

Sekitar jam setengah sepuluh pelanpelan awan putih menghilang dari langit. Tapi saat ini saya menulis di jam sebelas, sinar mentari sudah benar tertutup gumpalan awan yang tak lagi jernih. Disanasini berwarna gelap. Mendung

Meski sedari pagi anginnya berhembus tapi masih terlalu ringan untuk membawa awan menjauh. Lalu sepi, tak terlihat burung gereja yang biasanya bertandang di ranting pohon bahkan mendekat di jendela saya. Ah sebentar lagi hujan akan turun seiring gumpalan yang semakin banyak, mulai jenuh oleh air. Seperti kantong kemih kelebihan muatan. Tinggal menunggu hitungan jam kapan harus dikeluarkan.

Tapi mendung tak selalu berarti akan hujan kan yah

Thursday, November 19, 2009

Terbiasa Sendiri.

Perbincangan hari ini dengan teman-teman se-jomblo dan se-perjuangan dimulai garagara Mel Gibson punya anak dari selingkuhannya. Percakapan itu melebar pada isu kesetiaan sampai kesuburan, bahwa lelaki tak pernah ada matinya, tetap bisa beranak meski sudah berusia lanjut. Bahwa tidak ada jaminan pasangan akan setia setelah berpuluhpuluh tahun menikah. Cinta itu ga akan berhenti datang meski terhadang pernikahan.

Lalu apa yang bikin orang selingkuh setelah puluhan tahun menikah? Bosan… itu kesimpulan kami bertiga.

Akhirnya saya sedikit tersentil. Sudah sejak lama di kepala ini muncul pertanyaan, bagaimana bisa menahan bosan untuk senyum pagi dari orang yang selalu sama untuk selamanya?

Bayangkan kalau saya menikah di usia 23 seperti ibu saya dulu, hingga usia saya 56 tahun misalnya itu akan menghabiskan waktu 33 tahun bersama. 33 tahun menjaga cinta, menjaga rasa agar tak terluka. Lama betul

Lalu kalau saya menikah nanti di usia 33 tahun misalnya lalu usia bertambah 56, paling tidak ada 23 tahun. 10 tahun bonus tanpa isu selingkuh.

Plok..plok..plok…

Pastinya bukan itu alasan kenapa sampai sekarang saya belum menikah. Belum ketemu saja sih masalahnya. Too picky? Lah ya harus dong namanya juga bakal menghabiskan waktu yang laaammaaa untuk bersama.

Ah sayangnya, saya sudah terbiasa sendiri. Mengatur segalanya sendiri, bangun tidur sesukanya, pergi kemanapun kusuka, melakukan apapun tanpa halangan. Lalu bagaimana rasanya harus berbagi tempat tidur bersama dan menatap senyum dari dia yang sama berpuluh tahun ke depan yah? 

Monday, November 02, 2009

Kehidupan “normal”

Berawal dari pertemuan dengan kawan waktu SMP dulu. Kami sama bandel dan tomboynya, kami samasama tukang cabut dari sekolah. Tapi kemarin dengan senyum sumringah dia mengenalkan seseorang disampingnya “ here is my fiancé nenek. Gue juga baru kelar beasiswa master di Amerika. Ini anak lo?” tanya dia sambil melirik ke Zi yang tidur terlelap digendongan saya.

Apa yang dia dapat sekarang adalah mimpi saya, dulu, masih sih, kayaknya, eh ga tahu deh. Saya langsung memutar ulang memori saya akan daftar panjang impian untuk hidup seperti yang diinginkan banyak orang disekitar saya, kehidupan ”normal”.

1. Lulus kuliah S-1 tahun 2000 – tapi baru lulus 2001 telat setahun.
2. Bekerja setelah 2000 – tapi ternyata sudah mulai kerja sejak 1998
3. Punya pacar ah – baru 2003 yang ini terwujud.
4. Ambil beasiswa S2 usia 23 – sampai sekarang masih terkendala banyak faktor
5. Menikah di usia 27, paling lambat 30 – sekarang 31 and still looking 
6. Jadi perempuan dengan karir bagus
7. Punya mobil – sekarang cuma pengen sepeda lipat hihihi
8. Punya rumah
9. Punya anak (kembar dong)
10. Punya suami yang baik hati dan menjadi partner hidup semati.

Ternyata tahun berjalan dan menjalani no 6. alhamdulillah punya pekerjaan enak dan karir lumayan keren. Tapi masih tanpa anak, tanpa suami dan tanpa gelar master.

Ada sedikit iri pada kawan saya dengan gelar master itu. Tapi kata temen saya, ”siapa tahu dia gemetar baca kartu nama lo sekarang” hihihi....

ah saya memang cuma manusia yang ga pernah bisa puas bermimpi 

Tuesday, October 27, 2009

template jelek

bertahun-tahun kemarin kayaknya mudah banget gonta ganti template blog ini deh.
tapi beberapa bulan lalu tibatiba si kucing manis itu menghilang, tumpukan sama berbagai macam photobucket sialan itu.

terpaksa ganti template sederhana dan hilanglah sejumlah rekanan di shoutbox dan juga links dari berbagai blog teman... keseeelll ngehe.

saya sedang usaha lebih keras lagi untuk menemukan kejayaan blog ini, taelah kayak pernah jaya aja hihihi. paling ga ternyata tampilan template itu mempengaruhi semangat menulis. kalau kayak gini terus, hilang terus deh mood saya.

doakan sukses yah... hayo semangat nita :-)

Monday, October 05, 2009

mimpi sudah usai

aku rasa begitulah semuanya. selesai. tanpa sisa, tanpa bekas, tanpa kabar, menghilang.
bukan perkara mudah untuk berkata "iya" buat sesuatu yang bakal mengubah segalanya seumur hidupku. dan aku siap untuk itu.
tibatiba mimpi itu tercerabut, aku kalut. bingung...

aku tak punya percaya pada cinta atau padanya lagi,
semua usai
aku sendiri lagi
aku limbung, bingung

Friday, October 02, 2009

bau

"aku mencium baumu dimanamana neh. gawat."
"iya saya pakai parfum terlalu banyak supaya kamu suka."

mungkin bukan parfum yang membuat kepala ini ga bisa menghilangkan rupamu. tapi bau badanmu yang menggangguku, membangkitkan rasa yang mestinya sudah hilang jauh jauh hari. bahkan aku masih menciumimu di tengah bau matahari, di bau bensin knalpot bus dan di tengah pasar.

suatu kali ram pernah memaksaku mencium badannya yang sudah tiga hari ga mandi. bau bule huhuu.... dia kesal, karena buat dia kalau aku jatuh cinta padanya mestinya aku tetap suka baunya meski ga pake mandi. ha ha ha ha mana mungkin :-P bau ya bau.

baumu, menciumi mu dimanamana.. aku mabuk kepayang. aku bau cinta... smell like love.

Wednesday, September 16, 2009

Mentari Disebelahku

untuk pertama kali seumur hidup bekerja, baru kali ini akhirnya saya duduk di kantor dengan jendela terbuka. setengah delapan pagi, mentari menyengat membuat saya berkeringat, deras. keringat itu seolah melumerkan kekakuan suasana kerja. saya senang :-)

sudah hampir delapan tahun berada dilingkungan yang sama. selama itu pula saya selalu bersembunyi di kubus kerja yang jauh dari kaca. ruang penglihatan saja hanya empat sisi. maka tak heran kemudian saya tempeli setiap sudut dengan foto, postcard dan sticker.

sekarang saya duduk didekat jendela. how greatful i am right now. melihat langit, mendapat mentari dan menengok mendung, pohon yang daun dan batangnya bergerak di tiup angin, berhadapan dengan hujan yang menggedor jendela dan membasahi kaca, kalau beruntung burung gereja bisa menempel di dekat jendela. oh ya jendela disebelah meja saya berhadapan langsung dengan pohon mangga. sesekali saya bisa keluar, mengambil galah dan menarik jatuh mangga disana. atau kalau versi etta, saya bisa keluar dan nangkring di atas AC cuma untuk cari ide hehehe...

menyenangkan :-)

Tuesday, September 08, 2009

Tantangan

Aku tantang...
siapa saja yang telah mendahuluiku mencintaimu,
mereka yang membawa mentari dan seikat melati

Aku bertaruh...
semua yang pernah kau gauli, sebenarnya
mencinta dengan caraku,
mencontoh kenekatanku,
menyontek kegilaanku.

Aku menantangmu untuk dapat mencari
tanah air seperti bibirku
dan peraduan hangat seperti mataku

Aku menantang mereka semua
untuk dapat menulis puisi cinta
seperti puisiku

Aku menantangmu untuk dapat mengingat
seorang saja dari lelaki yang mencintaimu,
yang mampu menghapus kemarau dari matamu
dan menghadirkan lautan fairuz

Aku tantang kau untuk
mendapatkan pencinta sepertiku,
dan saat keemasan seperti saat bersamaku

Pergilah ke mana kau suka... pergilah!
Tertawalah,
menangislah,
tapi aku tahu kau tak akan mendapati
negeri tempat kau tidur seperti dadaku.

**puisi Nizar Qabbani (suriah) terjemahan Qaris Tajudin.
*** dikutip dari U-Magazine edisi September hal.81

Wednesday, September 02, 2009

belanda

sebut saja alasan saya untuk tidak kesana lagi? ga ada. selalu ada dorongan keras dalam diri saya untuk selalu kembali ke sana. barangkali selain indonesia yang menjadi tanah air, belanda jadi sebuah rumah baru bagi saya.

ya semua berawal dari ram. ya dia yang mengantarkan saya pertama kali untuk menoleh sedikit saja ke belanda sebelum akhirnya jatuh cinta pada tempatnya dilahirkan dan menjadi besar.

lima tahun sudah lewat sejak saya kenal ram lalu belanda untuk kali pertama. tapi toh rocky pun mengantarkan saya tetap kesana tanpa sengaja. lagi-lagi belanda. mau bilang apa lagi. seperti sebuah tanda, saya hanya mengikuti apa yang sudah digariskan. saya akan ke belanda satu hari nanti.

ketika suatu kali saya terbangun dari kenangan yang teramat panjang, saya akan kabur ke belanda untuk mewujudkan satu saja keinginan yang tersisa. menginjakan kaki lagi di amsterdam. dengan atau tanpa dia.

Tuesday, September 01, 2009

Allah, bolehkah saya bertanya?

Tibatiba saja saya mempertanyakan semua hal yang selama ini saya pasrahkan padaMU. Saya mengagumimu Allah yang punya jawaban atas segala masalah. Maka saya percaya diriMu terbuka untuk semua kritik, pertanyaan bahkan saran atas apa yang akan kamu jatuhkan pada umatmu, termasuk saya.

Tiga hal yang katanya hanya diriMU berhak menentukan, jodoh, mati dan rejeki. Maka izinkan saya bertanya tentang tiga hal ini.

Jodoh, dimanakah Kamu simpan dirinya? Mana yang disebut jodoh, kalau sebuah pernikahan bisa berakhir? Jodoh setelah kematian? Orang yang menemani diri kita sampai mati? Siapa jodoh itu? Berapa jodoh yang dimiliki setiap umat? Satu sampai empat? Kenapa begitu mudah orang kemudian mengatakan bahwa dia adalah jodoh saya.

Mati. Saya lebih takut hidup daripada mati yang saya tak tahu apa itu. Kenapa kita tak boleh memilih cara mati yang kita minati? Setelah mati ada apa? Bisakah bertemu denganMu lalu diskusi ini bisa dilanjutkan disana, dimanapun itu.

Rejeki. DiriMU menyerahkan pada umat untuk mencari sebanyakbanyaknya kemampuan di jalanMu yang halal. Lalu kenapa ada yang selalu hidup serba kecukupan, sementara ada yang tak pernah pindah dan keluar dari garis kemiskinan. Apakah dirimu menentukan Pagu rejeki? Batas teratas dari rejeki yang bisa diraih setiap umat.

Dimanakah saya bisa menemukan jawaban dari pertanyaan ini ya Allah yang baik dan maha tahu? Maafkan saya yang hanya berilmu rendah.