Monday, March 08, 2010

am I strong or stupid?

buat perempuan yang bulan depan genap 32 tahun, saya masih bisa dipecundangi cinta. love once again had made me fall a part. tapi seperti kopi yang pahitnya tetap menyisa sekalipun dituang bersendok gula, saya menikmati getirnya. sebut saja saya drama queen, melebihkan sedih atau bahkan sadomasokis, pencari sakit.

saya berubah untuk cinta, saya berbuat banyak untuk cinta dan cinta mengajarkan saya untuk sabar dan iklas. that was exactly what i did for him. changed the thing that i hate most... waiting :-). anyway i did it because of love. i love him but not trully in love with him. your brain tells when something is not right, but your feeling is covered with love and keep trying to denial it. until i finally find the end of my road to love him.

friday on the phone around 7 pm.. we were fighting, arguing then come to the end.. we just didnt see LOVE on the same perspective. on the other word, he didnt love me as much as i love him.

friday around 9.30 pm... we were on the same table for a dinner invitation. put my big smile and act professionally. what ever happened between us, there were friends who wanted to enjoy the dine.

friday around 11 pm... we were on the rock cafe. i got drunk for the first time and he was there sat in front of me without even look or talk to me.. i could only see his back...

saturday... he flew back to bkk while i finally cried all alone. cried all day, wondering did I do the right thing? all i ever want that day was sleeping, so i dont cry or think about him.

sunday... i relieved, smile again, back on the track again. thanks to my beautiful Zi who keeping me busy. but something strange happened. three times i fall to sleep, and had the same dream about him... i got scared of sleeping.

its me today... woke up without him on my dream.. thank you god. hope i finally back on my track again.

saya tidak kapok jatuh cinta, tenang saja. saya menikmati cinta manis dan pahitnya. he was coloring my life and leave me with the sweet and bitter memories. but that's love right :-) and i dont hate him..

Wednesday, March 03, 2010

pacarku sang pejuang

saya mengagumi sejak lama para istri mantan tapol yang setia menanti sang kekasih di penjara 14 tahun. atau cerita pak bos saya yang pernah ada dalam pelarian ketika bertentangan dengan pemerintah orde baru. atau menonton film, bagaimana rasanya jadi pacar che guevara, ramos horta, mereka yang terus bergerak untuk bisa bertahan hidup. berjuang dalam pelarian. to them, moving is living. saya hanya terkagumkagum...

sampai akhirnya saya menerima cintanya. dia yang karena profesinya, dianggap menentang pemerintah. dikejar, diintai dan diancam bakal masuk bui. dia yang ada dalam sembunyi, mencintai saya dalam sunyi.. jangan dipublished.. bahaya. bukan hanya untuk dia tapi juga saya.

saya yang terbiasa dimanja tibatiba limbung, seperti ada dan tiada saja pacar saya ini. menghilang tanpa kabar berminggu, miskin tanpa bisa makan siang karena tak ada kerja. berganti identitas kontak, hilang... lalu kembali.

saya menyerah di bulan kedua. tak sanggup menjadi kekasih che guevara, seperti kawan saya yang menanti kekasihnya yang buron dan terus berlari. saya tak bisa.. dan dia hanya bilang, im so sorry, tapi percaya saja pada cinta. kalau masih ada disana, pasti kita punya jalan untuk bersama.

kemarin adalah bulan ketiga buat kami. saya belajar kompromi dengan situasinya dan diri sendiri. belajar mencinta tanpa pamrih. belajar membangun "rumah" untuknya suatu saat kembali. belajar dan belajar, semoga masih kuat bertahan.

Tuesday, February 23, 2010

pacar atau prt

suatu hari temen saya curhat soal patah hati, "dimana kurangnya coba nit, gue udah melakukan apapun untuk dia. sampai nyuciin baju dalamnya segala. hiks hiks.."
saya menyahut, " ya lo tolol. lo pacar atau pembantunya sih?"

kisah itu saya dengar hampir 9 tahun lalu. saya tidak tahu apakah temen ini masih setolol itu menghadapi pacar-pacarnya. apa masih jadi pekerja rumah tangga bagi kekasih hatinya.

saya pikir setelah 9 tahun itu saya tak perlu lagi mendengar cerita pengorbanan konyol yang dilakukan seseorang untuk kekasihnya. sampai setahun lalu saya melihat sahabat lelaki saya menenteng tas kekasihnya, menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan perempuannya... rrrgghhh... serasa tak punya harga diri.

lalu saya ketemu lagi dengan perempuan yang bersedia sekali lagi menyiapkan tetek bengek yang seharusnya bisa dilakukan sendiri oleh siapapun. rrrgghhh sampai suatu kali jodoh tak jadi lalu menyesali.

apa cinta membuat orang jadi pengemis? mengiba melakukan apapun asal tak ditinggal? agar hubungan langgeng... ah harusnya tak begitu.

Thursday, February 18, 2010

mental tembok vs tempe

saya "kesel, pada mental tempe. ditegur kok bukannya intropeksi diri malah defensive duluan"
teman "mental lo apa dong?"
saya "tembok. tahan banting kecuali dijebol kayak bakoel cikini. cuma belakangan kayak ada lumut yang pelanpelan bikin tembok gue runtuh."
teman "kalau tembok, ga mundur dong."

SIGH

once again, kamu benar teman. sepanjang hidup yang saya ingat, saya ga gampang mundur dari sebuah masalah. ga gampang menyerah pada satu hal. muka dan hati tembok.
saya juga bukan orang yang gampang puas atas sesuatu yang saya kerjakan, pasti bisa lebih. tapi ada kalanya saya dibenturkan pada kata "cukup" its enough...

sayangnya saya hanya bisa mengatakan enough pada diri sendiri, lalu bagaimana menyakinkan kata cukup itu pada orang lain, pada lawan bicara saya? sialnya lagi kata cukup cuma menunjukan kalau sebenernya saya masih mau lebih. ga ada budaya bisa menerima kata cukup dan mundur disini.

bertahanlah sampai mati atau tak lagi dibutuhkan...

Wednesday, February 17, 2010

kehilangan ruang pribadi

jelas ga ada yang pernah mengajari saya bagaimana caranya jadi "bos", jadi atasan. sahabat saya, mas ade cuma berpesan kalau sudah menerima jabatan itu siapsiap tidak populer, dijauhin mereka yang tadinya temenmu, dimusuhin mereka yang ga sepakat denganmu. bukan nita namanya kalau mundur dari sebuah tantangan, dan jabatan ini saya anggap sebagai tantangan.

tidak ada juga yang mengajari saya bagaimana harus bersikap ketika sudah menerima tantangan itu. sahabat saya dewi bilang, someone just unborn to be a leader while the other does. ada orang yang sudah terlahir menjadi pemimpin tanpa dia harus menjilat atasannya untuk dapat itu. ada orang yang susah payah mendapat jabatan tapi he or she just doesnt meant to me sekalipun keras usaha mencari wibawa. saya tidak tahu ada dibagian mana tapi jelas bukan jenis penjilat :-).

saya bukan orang yang pengen dielu-elukan sebagai pemimpin yang baik dan selalu dikerebungi banyak orang, karena hasil kerja saya tidak dihitung dari banyaknya kawan di meja makan siang tapi dari target penjualan di akhir tahun. jadi kalau ada yang tidak suka saya secara personal, mangga mang sok wae, ga ngaruh, sebodo.

tapi belakangan saya mendapatkan pelajaran baru setelah duduk di kursi ini hampir setahun. bahwa saya tak beda dengan artis atau figur publik, saya kehilangan ruang pribadi. saya tak bisa sepenuhnya menjadi "nita" yang ekspresive, meledakledak dan jujur pada emosi sendiri.

saya tak bisa lagi terlihat stres ketika target lagilagi tak tercapai. saya ga boleh kalut ketika di akhir minggu daftar klien ga bertambah. saya tak bisa terlihat panik ketika ada masalah mengancam. saya harus tenang. setenang air dimata anakanak saya. staf saya harus tetap semangat dan tersenyum. jelas mereka tak boleh ikutan panik terhadap masalah kantor yang saya hadapi. disinilah saya kehilangan "nita"

saya bahkan tak bisa menangis ketika semangat tibatiba patah dan yang sangat ingin saya lakukan adalah kabur sejauhjauhnya. bahkan ketika saya merasa tak cukup pantas duduk di kursi ini lebih lama. tapi saya punya anakanak yang lucu, semangat muda, mereka yang mencari pengalaman dan masih mau belajar. saya harus bertahan demi mereka. ah lagilagi teman saya bilang... what a bullshit you are. mungkin tapi selalu terharu melihat mereka pulang dengan peluh sehabis menjaja hari ini... suatu saat sayang, kerja keras itu akan selalu berbuah manis. dan saya bukan orang yang percaya pada sebuah kebetulan atau peruntungan. mungkin saya hanya kurang keras berusaha...

saya harus selalu tersenyum dan menggerakan semangat itu meski kehilangan "nita".

Tuesday, February 16, 2010

culik gue dong

heran belakangan rame terus berita anak yang diculik oleh teman FB nya. ada yang aneh dalam peristiwa ini, pertama pengertian diculik kan artinya diambil secara paksa. kalau dia benda artinya dicuri, karena dia manusia maka jadi penculikan. tapi kalau dia kenalan lalu pergi dengan kenalannya di fb menjadi hal biasa bukan. dia pergi dengan orang yang dia kenal.

kedua, korban umumnya adalah anakanak. oh yang kedua ini gue setuju kalau kemudian kasus ini dikategorikan sebagai kejahatan. karena anak dibawah usia 17 tahun tidak bisa dibilang dewasa dalam keputusannya. lebih banyak unsur diboongin, dibujuk dan dirayu.

tapi jelas bukan fb yang kemudian disalahkan. bukan dengan pembatasan kebebasan orang berbicara, kenalan dan berhubungan yang bisa mengurangi kejahatan itu. buat gue pendampingan tetap yang utama, pendampingan orang tua kepada anaknya.

ah sudahlah, blog ini ga dibuat buat hal serius. dibuat untuk melihat segala hal dari kacamata gue.

kemarin malam temen bilang, "sampai sekarang gue ga pernah ngerti kenapa orang betah berhubungan lewat YM atau FB, seperti hidup dalam kebohongan?" padahal gue, sahabatnya dia selama ini berhubungan dengan orang di YM. dan hidup kita seharihari emang ga lebih dari kebohongan.

percayakah lo kalau gue bilang gue menemukan kejujuran dari hubungan maya, dari YM? bukan FB karena terlalu vulgar mengungkap siapa dan kenapa orang di FB. tapi di YM. karena disana gue malah bisa berkata jujur pada orang asing tanpa takut dihakimi, karena setiap saran yang diberikan adalah jujur tanpa didomplengi kepentingan tertentu seperti layaknya sahabat atau kolega yang gue kenal nyata fisiknya. lagilagi bukan karena gue ga percaya pada para sahabat gue. jujur deh sometimes you just want to tell your problems to strangers.

dengan alasan itulah juga saya ga pernah mau punya kontak YM dengan orang indonesia, kecuali saya kenal sekali orang itu. karena lebih mudah bicara pada orang asing yang sulit datang atau memaksa bertemu. nah jadinya sulit buat diculik hahaha..

tapi kan gue orang dewasa yang tahu persis bicara apa, pada siapa dengan konsekuensi apa. anakanak itu tidak. begitu senangnya bertemu dengan kenalan baru yang dilihatnya "keren, ganteng" lalu percaya pada rayuan basi lalu percaya diri bertemu dan berserah. ah kalau saja gue bisa seperti itu sekarang, jadi mau tahu gimana rasanya diculik... culik gue dong.

Friday, February 12, 2010

Menjadi Single Bukan Kutukan Tapi Pilihan

Citra membagi info tentang sebuah radio yang akan memutar talkshow khusus saat valentine day nanti. Judulnya catchy sih “Why am I still single?” seperti sebuah pertanyaan yang berkonotasi buruk bahwa menjadi single seolah kutukan, ga laku.

Ibu Bambang yang empunya kedai pernah menasehati saya supaya rajin Sholat Hajat, banyak doa supaya dibukakan pintu jodoh seluasluasnya. Nasehat ini baik kok, tapi saya juga belum merasa sebegitu putus asanya mencari jodoh.

Menyusul semua saran kawan dan orang tua lain supaya saya tidak terlalu pilihpilih supaya tak terus sendiri.

Bagaimana kalau sendiri itu adalah keputusan saya secara sadar?

Buat saya, menjadi single bukan kutukan yang harus ditakuti dan harus segera disudahi. Hidup ini indah meski dijalani sendiri, sesuka hati. Pilihan didepan mata bisa diputuskan tanpa terlalu banyak kompromi. Hidup tidak menjadi anomali hanya karena sendiri. Semua biasa saja.

Kalau suatu hari memutuskan untuk berpasangan dan berbagi hidup dengan dia untuk selamanya, maka akan jadi keputusan saya secara sadar. Bukan dikejar deadline usia bukan karena tuntutan sosial dan keluarga.

So why am I still single? Yeah why not… datanglah membawa cinta dan yakinkan saya bisa bahagia, baru deh.. akan saya pertimbangkan 

Thursday, February 11, 2010

belanda lagi

aku itu belum usai dengan kata belanda selama hmm.. lima tahun! iya, garagara ram semua yang berbau, bernada belanda seolah narik balik semua kenangan tentang anak itu. garagara ram, tahunan lalu aku jungkir balik cari cara untuk bisa samasama ram di belanda, mana lagi. terlalu banyak hal dari belanda yang bikin aku de javu dengan masa lalu.

tahun lalu aku hampir meninggalkan jakarta demi belanda, lalu dewi pun akan segera menuju belanda. pun dirimu zaw..

huaaa, bisakah aku hidup tanpa kata "belanda". cape cape cape....

kenapa harus ke belanda, kenapa semua orang tercintaku melangkahkan kaki ke belanda dan meninggalkan aku disini... kenapa belanda?

cape deh

Wednesday, February 10, 2010

rencana Allah

setelah baca the symbol lagilagi Dan Brown mengajak kita bertanya soal "siapa kita sebenernya? lalu "siapa tuhan itu?". di dalam novel itu kita dibawa pada beberapa simbol, ajaran yang menuliskan "tuhan ada di setiap diri manusia." bahwa manusia juga adalah pencipta, makhluk tertinggi yang diciptakan tuhan. tuhan adalah zat gaib yang menyertai keberadaan manusia di dunia. manusia dengan kekuatan pikiran - neotic- akan mampu menciptakan kenyataan sesuai dengan apa yang diinginkan.

kalau saya sehebat itu maka saya ciptakan kesembuhan pada tante dan pak de saya saat ini juga. kekuatan pikiran dan keinginan saya hanya pada satu hal saat ini, kesembuhan mereka. tak ada sepeda lipat, tak ada urusan cinta, tak ada kekayaan, tak ada sekolah S2, tak ada apapun kecuali keinginan kedua orang dekat saya ini sembuh dari kanker yang diderita mereka.

saya pernah marah saat Allah memanggil papi pulang ke tempat awal dia direncanakan hidup. saya sempat marah ketika Allah menempelkan dua biji tumor di payudara saya. lalu saya sadar, bukan Allah yang salah atas apa yang saya derita ketika itu. bukan salah Allah ketika papi harus menyudahi penderitaannya di dunia.

Allah yang maha gaib dan maha nyata merencanakan hidup ini lalu melalui kekuatan pikiran dan hati saya mewujudkan hidup tanpa papi menjadi lebih tegar. Allah tolong kasih saya saat ini keajaiban lain untuk menyembuhkan pak de dan tante saya dari sakitnya. kasih saya keajaiban untuk membaca rencanaMu kali ini. beri saya kekuatan untuk memberikan ketegaran bagi keluarga besar, pada sepupu saya, pada uwa dan om saya, dan pada mami terutama pada saya sendiri.

ketika saya bicara maka saya ciptakan, Allah tolong berikan kekuatan saya untuk mencipta ketegaran untuk semua dan diri saya sendiri.

Tuesday, February 09, 2010

cape

ga pernah rasanya aku dibuat sesinting ini. hidup dipaksa menanti sesuatu yang sudah kutahu ga akan pasti. sementara menunggu adalah pekerjaan yang paling kubenci seumur hidup. tapi kamu mengubah segalanya.

ga pernah rasanya aku lelah mengenali seseorang. mencoba mengerti situasi yang kamu hadapi. cinta soal berdua. tapi aku "dipaksa" untuk berbuat banyak untukmu yaitu .. mengerti..

hebat!

secape apapun aku menghadapimu, selalu ada kata maaf untukmu, permakluman, harapan bahwa suatu saat kamu akan berubah. ga nyangka aku se-cinta ini padamu, atau setolol ini mengadapimu.

tapi aku juga bukan orang yang gampang menyerah. bermodal kata "cinta" dan kamu yang setia padaku, aku tertantang untuk bertahan. hubungan ini pantas dipertahankan dan kamu sangat pantas untuk dimengerti. tapi kapan kamu bisa mengerti aku dan kebutuhanku?

Friday, February 05, 2010

membalik kisah

bagaimana mimpi dan kenyataan bisa sangat jauh. bagaimana kekuatan pikiran kadang tak mampu mewujudkan keinginan. bagaimana cita dan cinta cuma ada dalam wacana.

seolah dipaksa kembali menengok ke belakang. pada keputusan yang sepenuhnya diambil dengan logika atau sekedar rasa. saat ini, saya punya banyak sesal.

ada banyak cita yang saya tunda, terlalu banyak yang saya singkirkan untuk kepentingan yang lain. saya.. untuk hari ini saja, biarkan saya menyesal.

rencana hidup semua berubah. akhirnya saya kembali sendirian. tak ada lagi debat dan usaha kompromi. saya sendirian. memilin lagi rencanarencana yang tertunda.

cuma tinggal satu yang selalu bisa membuat saya bahagia... zoe matahari sophie. kalau boleh memutuskan, akhirnya untuk bahagia zi saya melangkah dan bernapas saat ini. selebihnya, biarkan saja hidup mengatur saya. cita dan cinta itu semakin kabur...

Tuesday, February 02, 2010

020210

angka yang bagus, tapi ga sebagus malam ini. harusnya bulan benjol yang kita liat bersama antara jakarta dan bangkok bisa jadi bagian cerita kita di bulan kedua. tapi ga malam ini.

aku sakit perut. bukan untuk kebelakang tapi menahan sakit, sedih yang tak keluar dari mata karena airnya mengering. kamu lagilagi ga ada untukku, dan kali ini untuk selamanya.

cinta telah membuatku berharap banyak padamu. sebuah harap yang kamu bahkan tak bisa menemukan cara mewujudkannya. cinta yang membuat kita berdua terluka karena harapan hampa.

karena aku sayang kamu maka aku lepas kamu pergi. karena cinta aku sudahi kisah kita. supaya kita tak lagi terluka. supaya harapku tak membebani hidupmu, supaya ada bahagia yang bisa kita berdua dapat dalam kesendirian.

karena aku sayang kamu maka kunikmati bulan benjol ini sendiri, dan kamu.. selamanya di hati.

Sunday, January 31, 2010

jadikan aku..

sebuah inspirasi dalam hidupmu, dalam puisimu, dalam mimpimu dan dalam gambarmu. seperti aku menjadikanmu sesuatu yang selalu melekat dalam ceritaku, saban waktu.
dengan cara itu aku merasa dekat denganmu. begitulah cinta terutarakan.

kenalkan aku pada hatimu, ketika matamu terbuka dan ketika jemarimu bergerak. aku .. aku.. dan aku... jadikan aku hidup dalam hidupmu.

jadikan aku siang dan malammu. jadikan aku mimpi dan nyatamu. aku dan kamu dalam satu puisi, prosa lalu lukiskan. ssshh.. jangan bicara.. tuliskan saja, gambarkan saja. aku tak butuh kata yang diucap. tuliskan, gambarkan sayang.

begitulah cinta diungkap. bukan dengan harta atau bunga. kata dalam puisi, gambar diatas kanvas cukup sudah untukku. ah aku tak sedang sok romantis, kutahu, lidahmu bisa saja bicara banyak hal tak penting, tapi jemarimu jujur. jadikan aku bagian dari jemarimu yang melukiskan hatimu dalam kata dan gambar.

jadikan aku.. kamu.

Monday, January 25, 2010

ada yang lain

wadoh judulnya jujur amat yah. padahal belum pasti ada yang lain. tapi ntah lah. aku tak bisa bicara denganmu malam ini sementara ada seseorang mengganggu di kepalaku. senyumnya nyangkut di otakku, semua tentangnya tibatiba melintas sejenak di hatiku.

okeh gambarkan istilah "sejenak" itu.

semoga demikian. tapi bener kok sayang, baru saja hal itu terjadi di malam ini juga. saat seharusnya kita bicara over the phone atau by cetingan. jangan tanya kenapa, karena ga tahu alasan pastinya.

mungkin karena aku merindukan sosok yang nyata. yang bisa kuciumi baunya, bisa kusentuh lembutnya, yang bisa kupeluk hangat tubuhnya. dan kamu jauh.

memelihara hati ini untukmu ternyata sulit dan semakin sulit ketika aku tidak tahu mau dibawa kemana arah cinta kita kecuali sebuah keyakinan bahwa cinta punya kekuatan diluar bayangan. kamu punya keyakinan itu, sementara aku meragu.

aku tak bisa yakin pada sesuatu yang tak diusahakan wujudnya. dan kamu hanya percaya tanpa bergerak maju, mundur, ke kiri atau ke kanan. kamu geming. sementara aku lari mengejar masa depan. sementara kamu tak juga menguntit di belakang. cinta works both way sayang. so help me.

juga bantu aku untuk menghalau senyumnya, lucunya dan semua tentangnya. bantu aku halau ingin menciuminya, memeluknya atau bahkan merindunya. bantu aku untuk tetap bersamamu sayang. jangan biarkan aku terjebak pada yang lain. sementara kita punya cinta.

Thursday, January 21, 2010

benda ajaib bernama Hati

saya bukan bicara hati dalam bahasa medis sebagai liver. tapi bicara hati yang dengannya kita merasa sedih, marah, bahagia, cinta. hati yang selalu berdebar karena cinta, sesak karena marah, atau sakit ketika sedih.

hati adalah mata dan mulut yang tak terlihat yang akan bilang pada si empunya tentang banyak hal dengan jujur. bahkan memberikan sinyal ketika kita berbuat salah.

seperti malam ini.

hati saya bilang, this thing wont work out some how. sudah berkali saya coba menyangkal bahwa hati ini ga selalu benar, bahwa prasangka buruk akan menghalangi kejujuran hati saya bicara.

tapi seberapapun keras usaha saya menyangkal, hati saya bilang, "things wont work out nit. hello wake up girl." lalu saya rasa sakit. saya tidak mau kalah pada kenyataan bahwa saya tak bisa sekali lagi mempertahankan sebuah hubungan. bahwa sekali lagi saya kalah pada situasi. sekali lagi saya gagal.

hati saya sedang bicara lebih keras. otak saya sedang bekerja lebih keras lagi. saya bingung... kenapa harus kalah untuk kesekian kalinya. apakah kali ini saya harus menghadapi lagi hati saya bicara? terus menyangkalnya? mana tahu hati saya kali ini salah :-(

Tuesday, January 12, 2010

What is left for 30’s?

Apa jadinya kalau tiga perempuan single 30-an kumpul bareng? Yang dibicarakan ga lain adalah bagaimana menghadapi tuntutan keluarga untuk segera menikah. Perjodohan semena-mena sampai aksi capcipcup kedebong busuk. Pada kasus saya, bunda sudah angkat tangan untuk meminta saya menikah... terserah kamu saja, asal kamu bahagia.. yeeiipeee..

Jodoh ada ditangan Tuhan, itu tak terbantahkan. Tapi cinta itu harus dicari, bukan.

Mari kita ke inti cerita... apa yang tersisa buat perempuan di usia 30-an.

Pilihannya sangat terbatas karena umumnya pria seusia kami, sudah menikah atau dia gay atau dia bangsat atau... atau... dia impoten.

“Cinta itu ga kenal usia, jadi nyante aja lagi kalau dia memang lebih muda.” Begitu kata kawan.

Brondong manis, brondong manis...

Kami mencari cinta, bukan masalah.

Sunday, January 10, 2010

a birthday wishes

seperti tahun tahun sebelumnya, list kado ulang tahun gue launch 3 bulan sebelumnya hehehe. biar kawan-kawan punya waktu untuk diskusi siapa mau kasih apa buat saya wakakakak.. well inilah daftarnya :

1. a ticket jakarta - bangkok PP dong
2. Album Phoenix 2008 : Wolfgang Amadeus Phoenix
3. Salman Rushdie : The Enchantress of Florence (2008) atau Shalimar The Clown (2005)
4. Album Mika : The boy who knew too much (2009)
5. sepatu converse warna merah, motif apa aja deh, nomor 39 yak
6. tas punggung
7. jaket sport nike yang warnanya ungu, keren deh :-)

ga usah ga usah repot repot.. kalau sepeda lipet mah ntar gue beli sendiri hihihi...

makasih yaaaa temanteman :-P.. ini mah list keinginan doangan, yang penting kan doa dan kasih sayang kalian semua... jiaaahh

kurang ajar banget ga sih gue kikikik... i love you guys

Friday, January 01, 2010

pertama di 2010

baru lewat 24 menit, masih fresh banget untuk mengingat apa saja yang baru dilewati di 2009 kemarin. sebuah janji yang tak pernah bisa ditepati oleh dirinya. padahal mimpi indah itu direncanakan terwujud di malam tahun baru 2010 ini. padahal rancangan panjang lebar soal pernikahan sudah tersusun di 2009 kemarin... gagal loh.

sedih sih tapi ga tahu.. saya ga merasa kehilangan terlalu dalam. ga ada sakit, cuma sedih sesaat saya rasa.

sedih berikutnya karena zaw ga ada disamping saya. sudahlah saya tak ingin lebay...

ada eric yang menemani meski hanya lewat telepon, five more minutes to a very happy new year he said.. cool... begitu teng jam 12, ciuman by phone dari dia menyenangkan. disambut kilatan kembang api yang terlihat dari meja kerja saya... sempurna.

ah malam tahun baru 2010 tak terlalu buruk ternyata...

Monday, December 28, 2009

Cinta dan Credit Card

Setahun sudah saya “waras” tanpa kartu kredit. Saya terbebas dari godaan kartu kredit yang selalu bisa membuat saya kalap disetiap display pertokoan. Gesek untuk anu, gesek untuk ini yang sampai di kamar saya hanya bisa melongo... damn, i dont really need this one.

Tapi sudah seharian ini laman pembelian online Air Asia tujuan Jakarta – Bangkok terpampang, harga 1,883,000 IDR dan booking harus pakai Credit Card.. ssshhhiiitt...

Bagaimana cara untuk bisa pesan tanpa harus berurusan dengan kartu kredit?

Terang berat kalau harus cash dalam beberapa bulan ini. Tapi kalau harus dicicil... sigh... harus buka kartu kredit lagi yah...

Cinta .... masa sih harus kembali ke era “kekalapan”... saya kenal diri sendiri, sekali saya kembali ke kartu kredit, saya akan terjebak dalam ”kekalapan”.... bahaya...

Aduh cinta.... berat amat ongkosnya.

Thursday, December 24, 2009

Retreat – nya orang Jakarta

Mestinya sih ga usah menunggu tahun baru atau ulang hari lahir untuk sekedar “retreat” atau kontemplasi, tafakur atau apa saja namanya. Menyendiri dan bercermin, merenungi jalan hidup setahun kebelakang, atau jauh lagi dibelakang. Lalu menuliskan rencana rencana hidup berikutnya.

Orang Jakarta selalu punya cara sendiri untuk berkomunikasi dengan diri sendiri dan lingkungannya. Here are the examples.

Dulunya pasar itu dikenal sebagai tempat bersosialisasi selain arena transaksi ekonomis. Di sebagian negara pasar dijadikan ajang temu jodoh. Lelaki dan perempuan saling menawar.

Sekarang pasarnya sudah jadi mal. Orang tak lagi bersosialisasi dengan transaksi tawar menawar. Semuanya harga mati. Interaksi minim sekali terjadi barangkali hanya suara yang keluar dari kasir saja yang terdengar ”terima kasih dan datang kembali”. Meski tebar pesona tetap terjadi antar lelaki dan perempuan, tapi kalau saling menawar? Huaaa tak akan senyata itu.

Kedai kopi tempat kita nongkrong dan bertukar cerita kita berubah jadi kafe atau club.

Kita datang bergerombol seolah tak ingin ada orang lain diluar paguyuban kita bergabung. Kita asik sendiri. Lalu sebagian besar dari kita menutupi wajah dengan riasan tebal, nyaris tak mengenali mereka bila tanpa make up, bahkan tak mungkin bisa mengenali seperti apa pribadi mereka sebenernya tanpa terpukau dengan make up tebal.

Lalu musik dipasang keras keras seolah tak ingin para pelanggan satu sama lain bercakap, lengkap dengan minuman alkohol yang membuat kita semakin jauh dari kesadaran. Atau di dalam klub atau cafe kita sibuk masingmasing dengan blackberry, earphone atau tenggelam dalam buku.

Inilah cara kaum urban berkomunikasi dengan dirinya sendiri di tempat yang seharusnya berfungsi sebagai tempat interaksi, prososial.

Lalu ketika jalanan hanya dipenuhi sepeda dahulu kala, setiap dari kita akan saling menyapa, entah kenal atau tidak. Sekarang dibalik helm atau di dalam mobil, kita tak lagi saling sapa. Tapi kita saling klakson, kencang bersahutan. Orang kota tak lagi bicara pakai mulut tapi dengan klakson sementara di earphone tetap mengalun musik yang membuat kita tak merasa perlu mendengarkan dunia luar.

Retreat orang Jakarta itu terjadi setiap hari. Di kantor, di cafe, di jalan dan di mal. Tinggal pasang earphone, buka blackberry lalu tenggelam bersamanya.