Tuesday, June 30, 2009
membacamu lagi
its good to see you again, even not for the real one. to see you who changed a lot lately. melihatmu menikmati hidup, cukup menyenangkan buatku. sekalipun iya, aku cemburu pada dia yang ada disisimu, entahlah apa dia untukmu. teman, selebihnya teman atau bukan, terserah. dia yang berbagi tawa, berbagi minum, berbagi cerita bahkan mungkin berbagi bau.
hey really, its okay with me. go on with our own life. as you deserve everything in life. just like me. aku punya pekerjaan yang menantang, yang mengajariku cara berkomunikasi dengan orang, memendam benci dengan senyuman, memendam marah dengan tawa. aku punya keluarga yang selalu bersamaku dalam suka dan duka. aku bersama kawan yang selalu ada dalam situasi apapun.
your hair has changed, your body is more fit and you just more manly now. i hardly recognized you now but your very special nose has made everything clear... its you! tapi semuanya sudah berubah, hatimu apalagi. tak ada kesempatan sedikitpun kamu bukakan jalan untukku mendekatimu.
mungkin nanti, mungkin juga tidak. damn im still looking for you in every hearts i entered, every face i see and every dream i planed to see. jangan tanya kapan cinta ini akan usai, mungkin nanti mungkin juga tidak. simpan saja, sampai tuhan bosan menamparku dengan rasa sakit.
Thursday, June 11, 2009
hidup tak kemana-mana
ketika tawaran menikah datang, saya sambut gegap gempita. horeee, kesempatan mengubah hidup datang lagi. saya bersiap, lagi-lagi dengan ketakutan konyol itu, ragu meninggalkan rumah, meninggalkan kerjaan, rekanan dan hidup nyaman hmm not really... teman saya bilang, MENIKAH nit, karena kalau ga, lagi-lagi lo hanya akan mengeluhkan hal sama... betapa hidup tak lagi berkembang. saya mati... sebelum benarbenar tertanam dibawah tanah.
konyolnya, saya bikin sejuta ulah, alasan hingga akhirnya kesempatan itu hilang lagi. kami bubar, saya tak jadi menikah dan menjalani hidup seperti biasanya.
saya tak lebih dari seorang pengecut. saya pengecut yang tak berani mewujudkan mimpi dan harapan bahkan untuk melangkah. saya bahkan bilang, "i didnt make a future", what a stupid word i have just said. pemimpi itu akan mengubah masa depannya sendiri, tapi saya tidak. saya cuma pengecut dan pecundang yang membiarkan hidup berjalan diatur waktu dan nasib.
Thursday, June 04, 2009
usai sudah
sedih? sedikit,
nangis? sedikit,
kecewa? sedikit,
saya cuma punya sedikit untuk semua rasa. sebentar menangis, sebentar tertawa tapi juga lega.. entah lah mungkin saya sudah gila karena tak lagi percaya cinta.
gampang sekali semuanya berlalu, bahkan saya belum merasa memulai. saya baru saja akan memulai hidup tanpa bayang masa lalu. baru saja memulai membuka hati, baru saja melangkah... ah sudah usai ternyata
sakit? sedikit,
kecewa? sedikit,
sakit dan kecewa karena saya harus menyudahi sesuatu yang baru saja saya mulai. mimpi bersama. tak pernah terbayang sebelumnya saya menyiapkan semua, kebaya, cincin, sepatu, lingerie, lokasi bahkan saksi dan penghulu, mc pun sudah diancer, daftar undangan sudah dibuat. .... dan gagal.
lega? sedikit,
pada akhirnya saya cuma bisa pasrah. sebesar apapun usaha kami memulai, tuhan selalu punya ide sendiri. DIA selalu ingin campuri kerjaan manusia. mungkin karena dia tahu apa yang terbaik untuk saya. versinya Tuhan loh, bukan saya. ketika pasrah, lega itu ada.... sakarepmu gusti allah.... terserah ANDA saja, Tuhan...
tangis? sedikit,
sudah habis seminggu lalu. sudahlah terbayang jika semua memang harus usai. airmata bahkan tak lagi ngucur seperti air terjun. sudah habis....
kalau nanti rindu itu muncul... biar saja saya titip pada tuhan kami yang berbeda... tolong sampaikan pesan saya pada nya... cinta ini tak akan berubah.
Wednesday, June 03, 2009
cinta sejati dan bukan
bagaimana menimbang cinta, siapa yang lebih besar dari yang lain?
"lo belum pernah merasakan cinta sebenarnya sih nit, yang bikin lo berkorban banyak?" kata teman saya satu kali.
sungguh saya ga ngerti bagaimana menimbang cinta dan harus sebesar apa pengorbanan yang dikeluarkan untuk mempertahankan cinta itu. atau sesungguhnya saya tidak kenal apa itu cinta?
empat tahun kurang dikit waktu yang saya habiskan untuk memelihara cinta pada ram. tak berpaling pada yang lain, tak memberikan kesempatan orang lain merasuki hidup ini. semua hanya ram. berusaha menjaga kontak meski dia tetap menolak. mengejar mimpi untuk sekolah ke belanda, sekali hampir berhasil. sampai akhirnya ram bersama yang lain.
"lah ga ada perjuangan yang lo lakukan selain menunggu dia di jakarta," begitu kata kawan yang lain.
lalu saya harus berbuat apa? apa yang saya lakukan selama empat tahun lebih dikit ternyata tak cukup besar untuk membuat ram balik pada saya.
sekarang ketika dia mengajak saya meninggalkan keluarga, agama, dan kehidupan demi masa depan yang baru dengannya, saya kembali menolak. dia bilang saya tidak mencintainya sebesar cinta dia padanya. pertanyaannya kemudian saya balik dong, apakah dia bersedia meninggalkan keluarga, agamanya dan kehidupan dia untuk bersama saya di sini, di jakarta dengan segala baik dan buruknya. dia pun terdiam...
masih dia bilang cintanya pada saya lebih besar daripada cinta saya padanya?
kata teman, kalau saya sedang jatuh cinta bagai kerbau dicocok hidungnya, everything is about him. tapi ternyata saya berada diantara logika dan rasa. saya pernah buta pada cinta, sakit menahun karenanya. pun saya cinta pada ram yang pada realitanya tak mungkin kembali. saya memang pecinta, tapi bukan pengorban, saya bukan martir untuk cinta.
keluarga, ibu dan Zi adalah segalanya dalam hidup saya kini dan nanti. saya tak akan bisa bahagia tanpa melihat mereka bahagia. kalau akhirnya saya tidak bisa membedakan cinta sejati atau bukan, ya itulah. atau memang saya belum temukan seseorang yang bisa menjadikan saya martir untuk cinta? bahkan mengkhianati tuhan sekalipun.
Monday, June 01, 2009
cinta tanpa rupa
tak ada yang lucu sebenarnya dari ucapan gue waktu itu. serius banget bahkan. karena seperti biasanya gue merasa "harus" meladeni pembicaraan orang-orang ym yang kesepian seperti gue, dan akhirnya mereka akan mengajak gue bicara seputar selangkangan. saat dia menyapa, gue sudah tahap muak. tapi itu tidak menghentikannya.
"nita i really like you a lot." pesan itu yang disampaikan dia lewat email beserta sebuah foto.... anjrit guanteng, sexy, anjrit.... lalu gue balas dengan ucapan, "semoga foto ini bukan boongan yaaaa."
dia tertawa, tertawan pesona muka asia gue yang disebutnya really beautiful. oh ya dong hehehe... kisah kami berlanjut hingga kini. tanpa rupa, hanya kata. tanpa suara hanya percaya.
buat orang lain cinta kami semu, cuma di dunia maya. tapi ada rindu tanpa kehadiran dia, atau tangis saat pertengkaran, itu adalah rasa yang nyata. tak ada yang bisa dijelaskan dari cinta kami yang tanpa rupa, tapi nyata. saat masalah datang, gue stres berat, dua malam beruntun muntah karena sedih, panik dan patah hati. itu nyata.
cinta tanpa rupa, hanya kata dan itu nyata. gue cuma bisa bilang, ada sayang, ada cinta yang tertinggal untuknya. entah kapan akan berwujud, entahlah. kami pernah berharap, lalu kecewa dan kini berusaha membangun harapan lain yang baru. jika cinta tanpa rupa bisa kuat melewati rintang, kami pun berhak bahagia dalam nyata, bersama.
Tuesday, May 26, 2009
begini akhirnya
ada masalah sama kerja, agama sampai ibu,
jangan suruh aku memilih antara kamu atau ibu,
karena kalian bukan pilihan, kalian satu untuk hidupku.
tapi kau paksanya juga aku memilih,
sakit akhirnya kan
ibu adalah segalanya untukku, dan kau tahu itu
ibu adalah agama
ibu adalah tuhan untukku.
aku sakit, kamu juga
cinta saja tak cukup buat kita bahagia
aku benci tuhan yang membuat kita berbeda tapi memaksa kita menyembah sama
tapi aku teramat cinta ibuku melebihi pencipta
bahkan dia tak akan sebanding dengan cinta kita.
Thursday, May 21, 2009
Sakit, mimpi dan kamu
Dari dulu saya tak pernah suka sakit. Tiap kali demam meradang tinggi tiba-tiba saya merasa jadi kerdil, semua yang ada disekitar saya menciut perlahan. Kasur mengecil, tembok kamar tiba-tiba terasa bergeser perlahan menggencet saya. Lalu saya akan menjerit, menyembunyikan wajah ke bantal lalu menangis. Sewaktu ada ayah, dia akan mengusap muka saya lalu berdoa dan mendekap saya di dadanya. Setelah itu baru saya bisa tidur dengan tenang. Ibu menggantikan peran itu sepeninggal ayah.
Tapi saya sudah tidak tinggal dengan ibu. Kos sendirian dekat kantor. Menjadi sakit itu menakutkan. Tak ada ibu yang menenangkan saya. Manja yah J
Kemarin sore saya demam tinggi, muka saya merah matang. Dokter bilang saya Cuma kena flu, istirahat dan minum obat saja. Kalau demamnya tak turun dua hari, segera periksa darah... lagi! saya pun tidur mulai jam 7 malam. Hanya dua kali terbangun. Jam 10.15 malam untuk terima telepon dan jam 3 dini hari untuk buang air kecil.
Saya tahu kalau saya paksakan bangun dan menikmati malam dengan lampu terang menderang, ketakutan menjadi kerdil itu akan muncul lagi. Tak ada ibu yang akan menenangkan saya. Maka saya paksa mata untuk terus tertidur.
Tapi dalam tidur ternyata saya pun tak tenang. Ada kamu hadir di mimpi saya. Yang tiba-tiba menjadi jahat dan ingin membunuh saya perlahan. Mengejar saya masuk ke hutan, lari-lari di antara gedung bertingkat. Sampai kamu mendorong sahabat saya lola jatuh di mall dari lantai 4. kamu ingin menyakiti semua yang dekat dengan saya. Wajahmu muncul dimanapun saya berada, bahkan kamu muncul di dalam lemari.
Sial.
Monday, May 18, 2009
kosong
puisinya mati...
pingin rasanya menangis, menjerit menumpahkan gundah dan kecewa
tapi tak bisa....emosi ku mati.
empat tahun terakhir air mataku bergalon-galon tumpah untukmu,
berharap hujan membuat keras hatimu luluh
berharap rasa melahirkan kembali cinta
tapi hatimu sudah mati...jauh sebelum itu kusadari
aku kosong tanpamu,
tak ada lagi sedih, tak juga luka apalagi cinta
tak ada lagi puisi, semua mati...
Saturday, May 16, 2009
sekarang apa?
tak ada lagi cinta, tak ada lagi saling jaga.
cukup.
perutku mulas ram, tapi air mata tak kunjung berurai,
percayalah bukan benci yang akhirnya kutemui,
tapi sadar bahwa kita sudah usai.
aku pernah sangat sangat cinta, tak perlu mencari alasan, karena cinta tak butuh itu.
aku cinta dan semua pernah indah denganmu
tapi sekarang tak lagi, semua mati.
terima kasih pernah berkunjung di hatiku ram. mewarnai hidupku sekian tahun.
waktunya untuk berlari mengejar bahagia sendiri, tak perlu lagi menanti.
Monday, May 04, 2009
cinta puisi
bukan aku tak mencintaimu. tapi cinta padamu tak bisa membuatku berpuisi. kamu ada tapi tiada dalam kata.
sudah kutanya hati kemana larinya puisi. kenapa aku tak bisa menulisnya untukmu. bahkan ketika cinta menggebu.
aku bahkan kehilangan kata ketika mengingatmu, meski tetap menghangat rasa cinta di dada. aku merindu cinta yang membuatku bisa berpuisi lagi.
kenapa denganmu? ada apa denganku? bagaimana dengan cinta kita? tak ada kata dalam puisi seperti yang kuingin selama ini.
sudahlah... cinta tak mesti keluar dalam kata bukan? aku rasa cinta dan itu nyata.
Sunday, April 19, 2009
bukan pengejar
lain hari saya tahu mba rani ini tak sampai pada posisi yang diinginkannya, lalu cabut pindah kerja ke tempat lain. dia lagi bilang, "kali ini aku mau sampai sini nit." okeh lagi-lagi tangannya ditaruh diatas kepala. saya rasa kali ini dia berhasil mencapai yang diinginkan. terakhir saya bertemu dengannya dia sudah jadi seseorang yang hebat, wajahnya segar berbinar. dia sukses, pikir saya.
saya selalu mengagumi mereka yang punya target jelas dalam hidupnya. entah kemudian akan dia dapat dengan cara yang jujur dan sportif atau bahkan licik, menempel bak parasit pada satu hal atau sibuk menjilat pantat orang lain. kegigihan orang itu dalam mencapai targetnya, itu yang selalu bisa membuat saya kagum.
lalu saya? saya selalu mentok sebelum target itu tercapai. saya tak pernah bisa bersaing dengan orang lain, saya akan mundur dan beri jalan pada yang lain. buat saya, apa yang saya dapat sekarang adalah berkah. apa yang diberikan ke saya adalah amanah. saya kerjakan sebaiknya. setelah itu berkah bertambah alhamdulillah. tapi lebih banyak heheheh, saya mundur sebelum berkah melimpah.
bos saya bilang, "satu kelemahan kamu nit. kamu ga pernah bisa pede sama dirimu sendiri. sementara orang lain melihatnya sebagai bakat." lalu darimana saya bisa dapatkan ke pedean itu? belajar untuk kehilangan persahabatan karena persaingan karir, itu sudah menyakitkan buat saya. ditikam dari belakang, difitnah atau bahkan dipandang tak guna, juga sudah saya lalui.
yang saya pelajari sekarang cuma bekerja dengan tekun lalu pasrah pada hasilnya. kalau memang diizinkan saya akan lanjut, tapi kalau setan terlalu kuat, saya yang mundur. toh saya tak pernah menargetkan apapun dalam hidup ini. monggo mas... silakan. saya bukan tipe pengejar. saya lebah pekerja bukan ratu :-P. apalagi parasit... cium pantat orang? amitamit kekekek
Wednesday, April 15, 2009
tak pernah mudah
saya tak pernah yakin pada lembaga satu ini-pernikahan. bahkan saat saya bilang "iya" dan kami tinggal menghitung hari, jika tuhan mengizinkan, saya tetap meragukan diri sendiri. sepanjang 30 tahun ke belakang, saya tak pernah kompromi dengan orang lain untuk banyak hal, banyak keputusan untuk diri sendiri maupun keluarga. saya terbiasa pegang kendali dalam banyak kesempatan hidup. saya terlahir sebagai anak tertua yang akhirnya menjadi kepala dalam keluarga.
melihat betapa bunda berbinar saat saya katakan akan menikah, sekali lagi saya tahu bahwa keputusan saya telah membuatnya bahagia. bunda pun inginkan saya bahagia, inginkan saya belajar berbagai hidup dengan seseorang. tapi apakah ini yang terbaik untuk saya?
"hari ini soal karir, besok lo bilang ga bisa ninggalin nyokap, lain hari bilang kangen banget sama Zi. padahal masalah lo tuh cuma satu, lo takut nikah nit. semua hal bisa bikin lo ragu untuk nikah." begitu kata teman saya.
saya takut nikah, saya takut berbagi, most of all saya takut bahagia. saya sangat takut binar mata saya hari ini, bahagia saya saat ini, hilang di kemudian hari. saya sangat takut menangis, karena itu sudah saya lakukan bertahun lamanya... tanpa air mata, tanpa segukan. saya takut pada diri sendiri yang tak bisa berbagi apalagi kompromi.
saat tinggal menghitung hari, jika tuhan mengizinkan, ketakutan itu meradang. yang saya lakukan adalah membuatnya tegang dan menuduh saya meragukan cintanya. sungguh bukan dirinya, sungguh ini saya. tuhan tolong....
Monday, April 06, 2009
aku sinting agar kau tiada
aku tak yakin mana cinta, mana sayang, mana sekedar berlari
aku tak yakin pada diri, pada nya apalagi pada cinta
aku jalan pada hal yang datang tanpa berusaha bertanya akan apakah cinta yang ada
aku lari darimu, dari hal yang selalu mengganggu isi kepalaku berminggu-minggu
kupakai kesempatan melompat, bergerak dan memindahkan satu nasib ke nasib berikutnya
bila berharapmu tak pernah mungkin, maka ku berlari mencari sesuatu yang nyata
ada dia membuka cinta
aku bersembunyi dari hati yang hanya mengiris luka jika terus mengharapmu
berlari, bersembunyi ssshhhh... kamu tak perlu tahu
tentang cinta, tentang luka, tentang asa yang sial hanya untukmu
sudahi segala tentangmu..
jangan mulai membuka lagi hati yang sedang kututup
jangan pancing cinta yang sedang kukubur dalam
jangan bicara... diam saja, biarkan aku dengan kesintinganku
untuk lupakan kamu... lupakan kita yang tak pernah ada
Saturday, April 04, 2009
kacamata kuda
kalau untuk masalah kecil saja bikin kami berdua bertengkar dan memilih sign off sampai salah satu dari kami tenang dan bisa memulai lagi pembicaraan. tapi gue bukan orang yang mudah redam setelah marah. butuh waktu untuk tenang dan tak selesai hanya sekedar peluk dan cium.
lets fight, lets argue. jangan sshhh sshhh kalau jalan keluar belum ketemu.
rasanya kalau ini akan berantakan lagilagi karena keegoisan gue. lets say it that way... my fault. barangkali gue memang belum bisa berkompromi dengan seseorang, apalagi harus berbagi untuk selamanya. gue belum sanggup menerima pandangan dari satu kacamata saja, si kuda yang akan menemani gue seumur hidup... huhuhu... gimana kalau keputusan itu akhirnya salah?
Thursday, April 02, 2009
bingung
saya juga tidak berharap banyak dari keputusan ini. bahwa kemudian dia akan datang beneran bulan ini, ya silakan, saya akan bahagia. tapi bila pada akhirnya satu dan lain hal dia mundur dari hubungan, ah anggap saja itu bagian dari kehidupan.. bukan jodoh.
tapi apa yang saya rasa sekarang, yang saya rancang hari ini bersamanya adalah indah. yang kami punya mungkin hanya terdengar sebagai mimpi bagi banyak orang, tapi bagi kami sebuah cinta dan cinta. kami jalani sepenuh hati. saya rasa saya mencintainya.
cinta yang terbangun dari waktu yang cukup lama tak menjamin akan bertahan lama pula. saya dan dia cuma punya cinta, yang tumbuh sekejap tapi berharap akan lama bertahan. dia tak kasih mimpi muluk, cuma hidup bersamanya. janjinya untuk mencintai saya selamanya. menerima apa adanya saya. sederhana saja.
tapi hari ini, kebimbangan muncul. saya bingung ketika dia bertanya, haruskah dia melepas agamanya demi saya? demi cintanya pada saya? jangan ditanya apa jawaban saya ketika itu. agama dan cinta datang dari hati, keikhlasan yang muncul yang saya tak mungkin bisa paksakan datangnya. saya tahu kalau pilihannya cuma dua maka saya pilih cinta, tapi kalau pilihan jadi tiga, agama cinta dan bunda.... saya pilih bunda.
Tuesday, March 31, 2009
ke 400
flashback dikit soal blog ini yah. blog ini dibuat citra untuk saya yang februari 2005 lalu patah hati. kata citra, daripada curhatan saya tak terekam lalu lupa, baiknya ditulis dalam blog. kata saya, ah itu mah alasan dia aja supaya ga budek dengerin curhatan saya terus ha ha ha...
walhasil, jadilah blog ini, warnanya ijo waktu itu. utak atik, lagi-lagi diajarin citra, jadilah berwarna biru. tapi garagara alif imam punya blog dengan template yang sama, saya ngalah jadilah si kucing lucu ini menemani saya sejak 2 tahun lalu.
karena awalnya blog ini memang ditujukan untuk curhat, ya sampai sekarang juga isinya cuma curhat. saya bukan pengkritisi, pengamat, penyair, ataupun seniman, apalagi ilmuwan. saya cuma nita. punya segudang cerita egois tentang diri sendiri saja, pandangan dan pengalaman saya pribadi. ada yang tersinggung tapi banyak juga yang menyanjung haiiyaaa... plak... ga boleh takabur.. saya belum jadi apa-apa. menjadi penulis pun masih sebatas mimpi.
dari 400 cerita kini, ada banyak orang yang sedikit banyak menginspirasi saya untuk menulis. ada ram yang jadi subjek cerita for the last 3 years, ada eric yang selalu setia membaca blog ini meski tak pernah mengerti bahasanya kekekek... ada dia yang selalu saya intip blognya untuk mencari inspirasi. ada masku yang paling asik diomongin karena kepolosannya yang tak pernah bisa membaca hati saya. bahkan untuk yan, orang yang menjadi subjek pertama dalam blog ini. makasih untuk semuanya.
mereka yang pernah marah karena tersinggung dengan tulisan saya. mereka yang sok tahu menebak tulisan saya. mereka yang memuji tulisan saya yang katanya inspiratif.... ah masak sih xixixi.... terima kasih sudah membaca blog ini.
sesudah ini apa? ada usulan supaya saya menulis cerbung di blog ini. jualan sesuatu untuk menambah penghasilan. lebih serius sedikit untuk jadi pengamat profesional. saya tak bisa lakukan itu semua... blog ini untuk semua tujuan, semua kepentingan, terlebih lagi ini memang blog curhatan. saya tak mau terpaku menjadi penyair saja, penulis saja, pengamat saja atau pedagang saja. saya mau jadi nita saja yang cerewet dalam tulisan maupun lisan. saya cuma mau jujur dalam tulisan maupun lisan. semoga saja pengalaman saya bisa memberikan kesan bagi pembaca. terserah itu kesan buruk, baik, bikin muntah, mau nangis, tertawa... semua emosi. bahkan kalau tak suka pun, silakan pindah ke alamat blog lain ha ha ha ha...
happy 400 posts.... muuuuuuaaaaahhh....
Friday, March 27, 2009
mimpi sebentar
saya tidak...
terlalu banyak bermimpi, begitu terbangun, saya tak punya apa apa dan siapasiapa yang bisa mendukung saya mewujudkan mimpi itu. biasanya tiap kali berkeinginan saya mantapkan dalam hati tanpa banyak berharap. garis hidup saya selalu menuntut perjuangan sebelum mimpi terwujud. saya irikan nasib pada banyak kawan yang sangat mudah mewujudkan mereka punya mimpi.
saya tidak...
saya berhenti bermimpi untuk banyak hal, berusaha menggantikannya dengan mimpi sederhana saja. jangan kebanyakan mimpi, jangan ketinggian bermimpi, kalau ga mampu mewujudkan sakitnya bukan kepalang.
seperti saat ini...
sejak awal saya bilang pada diri sendiri, kalau semua ini cuma mimpi, tuhan tolong jangan bangunkan saya. di dunia nyata, saya cape mengejar mimpi, saya cape berusaha, saya bahkan terlalu takut mewujudkannya. maka jika keindahan ini cuma bisa saya nikmati sebagai mimpi, biarkan saya tertidur panjang... selamanya.
ketika terbangun, kejutan yang tak selalu baik dan tak selalu buruk menanti saya. tapi untuk kali ini saja tuhan... jangan ambil mimpi saya.
Wednesday, March 25, 2009
dream might come true
kenapa belanda? pertama karena ada ram. kedua karena pernah 2 hari di amsterdam dan gue merasa tak kesepian. masih nemu restoran "pondok indah" dekat museum anne frank yang menjual masakan indonesia. nyaris tiap sudut kota ada tulisan "gado gado". meskipun kata ram "they are fake indonesian", ga papa... ini kan masalah rasa toh. ga penting yang jualannya siapa. kemudian kotanya hidup 24 jam, meskipun waktu itu cuma ada di red light district ha ha ha. nah yang paling menyenangkan, disana ada banyak orang indonesia. maybe those are the reason kenapa gue merasa nyaman di sana.
sekarang mimpi itu hampir jadi kenyataan-ingat hampir!. dan gue langsung merasa kesepian. belum lagi pergi, gue sudah merasa sedih meninggalkan jakarta yang macet dan berpolusi. tapi cuma disini, di jakarta gue menemukan semuanya, kapanpun dimanapun. semua yang gue mau ada di jakarta. terpenting lagi disinilah keluarga dan sahabat tinggal. ada mami tersayang, ada zi tercinta, ada lina dan prima. ada teman-teman yang selalu mengiringi hidup gue bertahuntahun. ada pekerjaan yang suka duka selalu gue kerjakan tantangannya.
tapi kalau tiba saatnya harus memilih antara pergi dan tidak, gue akan pergi. jangan bicara nasionalisme karena selamanya gue tetap anak jakarta. gue tetap anak mami yang manja, kakak yang bijak taeeellaaahhh dan ibu yang semoga baik untuk Zi. tapi hidup kudu berjalan, gue ga mau menyesali keputusan untuk tetap tinggal disini. sudah 30 tahun di jakarta, masak sih mau melepas kesempatan menikmati hidup yang baru yang penuh cinta-semoga. anggap saja sebuah tantangan baru tersedia untuk diambil. dan gue... hmm.... i just love to suprised myself.
Tuesday, March 24, 2009
masih ingat
di taman fatahilah kali pertama kamu berani menggandeng tanganku
di cafe batavia untuk kali pertama kamu merangkul.
ada rasa yang tetap tertinggal selamanya
ada kenangan yang hidup bersama waktu yang berlalu
meski aku dan kamu tak lagi bersatu
high and dry versi jazz jamie cullum yang kamu bilang culun,
fake plastic tree yang bikin kamu memandangi dan menyentuhku sambil bilang, "you re not fake nit."
dan black star yang selalu kamu nyanyikan di hari-hari terakhir kepergianmu.
lagu itu masih kudengar tiap kali merindumu
yang pernah menemani tangis saat mengingatmu
tapi kali ini lagu itu akan membuatku tersenyum
terlewati sudah satu masa indah bersamamu.
terima kasih sudah beri warna dalam hidupku
terima kasih sudah beri cinta yang penuh rasa
saatnya aku melangkah menjauhi mimpi, tanpamu
Thursday, March 19, 2009
saya jatuh cinta
saya rasa sedih ketika hari ini kita bertengkar hebat, perkara kamu rasa saya tak cukup waktu untuk menemanimu bicara. saya bilang, saatnya bekerja bukan waktu tepat untuk panjang lebar bicara. kemudian bertengkar hebat, sampai kata selamat tinggal terucap. lalu diam..
buzz, kamu bilang.... jangan pernah tinggalkan aku yah.
bodoh. saya baru saja mulai cinta sama kamu. saya baru ingin merasakan cinta yang lebih besar denganmu. keajaiban yang disembunyikan tuhan selama ini dari saya. mana mungkin saya lepas secepat kilat. saya dan kamu baru mulai saling mengenal. jangan diputus ditengah jalan.
saya dan kamu orang sinting yang kesepian, lalu memutuskan mengikat hati dalam hitungan hari. kita memang gila.. dan saya cinta kegilaanmu itu. setelah itu, perjalanan mengenal hatimu dimulai. saya membuka hati pada kegilaan yang berakhir pada cinta. saya jatuh cinta saat ini, cuma denganmu...