Thursday, November 19, 2009

Terbiasa Sendiri.

Perbincangan hari ini dengan teman-teman se-jomblo dan se-perjuangan dimulai garagara Mel Gibson punya anak dari selingkuhannya. Percakapan itu melebar pada isu kesetiaan sampai kesuburan, bahwa lelaki tak pernah ada matinya, tetap bisa beranak meski sudah berusia lanjut. Bahwa tidak ada jaminan pasangan akan setia setelah berpuluhpuluh tahun menikah. Cinta itu ga akan berhenti datang meski terhadang pernikahan.

Lalu apa yang bikin orang selingkuh setelah puluhan tahun menikah? Bosan… itu kesimpulan kami bertiga.

Akhirnya saya sedikit tersentil. Sudah sejak lama di kepala ini muncul pertanyaan, bagaimana bisa menahan bosan untuk senyum pagi dari orang yang selalu sama untuk selamanya?

Bayangkan kalau saya menikah di usia 23 seperti ibu saya dulu, hingga usia saya 56 tahun misalnya itu akan menghabiskan waktu 33 tahun bersama. 33 tahun menjaga cinta, menjaga rasa agar tak terluka. Lama betul

Lalu kalau saya menikah nanti di usia 33 tahun misalnya lalu usia bertambah 56, paling tidak ada 23 tahun. 10 tahun bonus tanpa isu selingkuh.

Plok..plok..plok…

Pastinya bukan itu alasan kenapa sampai sekarang saya belum menikah. Belum ketemu saja sih masalahnya. Too picky? Lah ya harus dong namanya juga bakal menghabiskan waktu yang laaammaaa untuk bersama.

Ah sayangnya, saya sudah terbiasa sendiri. Mengatur segalanya sendiri, bangun tidur sesukanya, pergi kemanapun kusuka, melakukan apapun tanpa halangan. Lalu bagaimana rasanya harus berbagi tempat tidur bersama dan menatap senyum dari dia yang sama berpuluh tahun ke depan yah? 

1 comment:

Unknown said...

jangan lama-lama sendiri yaaaa, nanti kemasukan hantu. Kalau bisa bisa aku temenin kesendirianmu.