Tuesday, February 16, 2010

culik gue dong

heran belakangan rame terus berita anak yang diculik oleh teman FB nya. ada yang aneh dalam peristiwa ini, pertama pengertian diculik kan artinya diambil secara paksa. kalau dia benda artinya dicuri, karena dia manusia maka jadi penculikan. tapi kalau dia kenalan lalu pergi dengan kenalannya di fb menjadi hal biasa bukan. dia pergi dengan orang yang dia kenal.

kedua, korban umumnya adalah anakanak. oh yang kedua ini gue setuju kalau kemudian kasus ini dikategorikan sebagai kejahatan. karena anak dibawah usia 17 tahun tidak bisa dibilang dewasa dalam keputusannya. lebih banyak unsur diboongin, dibujuk dan dirayu.

tapi jelas bukan fb yang kemudian disalahkan. bukan dengan pembatasan kebebasan orang berbicara, kenalan dan berhubungan yang bisa mengurangi kejahatan itu. buat gue pendampingan tetap yang utama, pendampingan orang tua kepada anaknya.

ah sudahlah, blog ini ga dibuat buat hal serius. dibuat untuk melihat segala hal dari kacamata gue.

kemarin malam temen bilang, "sampai sekarang gue ga pernah ngerti kenapa orang betah berhubungan lewat YM atau FB, seperti hidup dalam kebohongan?" padahal gue, sahabatnya dia selama ini berhubungan dengan orang di YM. dan hidup kita seharihari emang ga lebih dari kebohongan.

percayakah lo kalau gue bilang gue menemukan kejujuran dari hubungan maya, dari YM? bukan FB karena terlalu vulgar mengungkap siapa dan kenapa orang di FB. tapi di YM. karena disana gue malah bisa berkata jujur pada orang asing tanpa takut dihakimi, karena setiap saran yang diberikan adalah jujur tanpa didomplengi kepentingan tertentu seperti layaknya sahabat atau kolega yang gue kenal nyata fisiknya. lagilagi bukan karena gue ga percaya pada para sahabat gue. jujur deh sometimes you just want to tell your problems to strangers.

dengan alasan itulah juga saya ga pernah mau punya kontak YM dengan orang indonesia, kecuali saya kenal sekali orang itu. karena lebih mudah bicara pada orang asing yang sulit datang atau memaksa bertemu. nah jadinya sulit buat diculik hahaha..

tapi kan gue orang dewasa yang tahu persis bicara apa, pada siapa dengan konsekuensi apa. anakanak itu tidak. begitu senangnya bertemu dengan kenalan baru yang dilihatnya "keren, ganteng" lalu percaya pada rayuan basi lalu percaya diri bertemu dan berserah. ah kalau saja gue bisa seperti itu sekarang, jadi mau tahu gimana rasanya diculik... culik gue dong.

1 comment:

Anonymous said...

SAPO NAK CULIK KO
MY BABY