Saturday, September 04, 2010

23:23 sendiri

Kesempatan itu kamu punya sayang. Meluang waktu sekejap untuk sekedar bertanya,'hai apa kabarmu hari ini? Sakitmu mendingam?'
Sayang, itu tak kamu lakukan. Terlambat mengeluh sekarang setelah 9 bulan, untung belum nambah 10 hari *loh*.
Aku menangis disusupan bantal hingga basah. Mataku perih dan bengkak. Tapi kenapa hati ini tetap tenang?m
Atau bahkan hatiku sendiri sudah tak peduli pada kesendirian dan kesepianku tanpamu sayang. Atau hati tetap percaya padamu,
Pada waktu yang satu hari membawamu kembali. Pada hatimu yang tak kemanamana kecuali mencintaku. Pada kenyataan kamu pernah menantiku 3 tahun sementara baru sebulan tak jumpa aku blingsatan.
Bahkan hatiku berkhianat pada mata dan otakku.

Aku marah tapi itu tak mengikis rasa. Aku kecewa tapi masih menyimpan asa. Selama cuma bersaing dengan pekerjaan yang kamu kawini dan suu kyi yang jadi belahan jiwamu separuh.
04:28 aku memberi kita kesempatan lagi. Cinta akan menemukan jalannya. Cuma hati sendiri yang perlu diikuti meski logika memaksa tidak.
Sebut saja aku bodoh tapi kita pernah pergi terpisah dan selalu kembali.

No comments: