Saturday, February 25, 2006

IRENTICA

through this word shall we meet
through this word shall we get in
to the new world, the new chapter of life.

Irentica

if there is love between us,
let it last forever,
if there is only passion connected us,
let it be mine now and then,

Irentica

word that make me know you,
word that make me seeing new,
word if only for real.

Irentica

beautiful as you can be,
even it's only lay on the theatre of my mind,
melt me to happiness,
that I don't want to be end.

Jika....

Telat 2 minggu
Laki-laki itu menghilang tepat di malam usai menebar benih,
bingung dimana harus mencari

Telat 2 minggu,
ketika karir berada di puncak,
kehidupan mapan baru saja dimulai.

Telat 2 minggu,
ketika tak mungkin bercerita pada mama
tak mungkin bersuara pada papa
tak mungkin mengungkap pada teman,
bingung.

Telat 2 minggu,
cuma dia dan Dia yang tahu,
segumpal darah mulai menempel ketat di dinding rahim,
bunda jangan buang aku,
bingung.

Jackpot di toilet cafe, terkapar di kamar, tersungkur di dashboard mobil.
Bundamu bingung nak,
Hidup hanya akan jadi buruk bagi berdua.

"tuk temanku yang belum jadi sahabat, andai aku bisa membantumu."

Thursday, February 23, 2006

Ciuman Pertama

Kapan ciuman pertama terjadi? sama siapa? bagaimana rasanya?
Pertanyaan itu muncul ditengah percakapan gue dengan tiga temen cowok.
ah pertanyaan sederhana yang membawa kenangan kembali.. pada diri kami semua

gue ; ciuman terjadi dengan bayang, 23 maret 2002... itu hadiah terbaik dalam hidup gue yang sebulan berikutnya ulang tahun... ya ampun di usia 24 tahun akhirnya gue ngerasain ciuman pertama... tak ada kata terlambat untuk itu kan.

teman 1 ; wah itu kejadian di samping kulkas di rumah cewe gue dan ketahuan sama nyokapnya... eh kalian ngapain gelap-gelapan di situ..

teman 2 : waktu baru lulus sma dengan orang asing di dalam satu bis dalam sebuah perjalanan jauh. lampu gelap dan tangan bermain, udah gitu ciuman.

teman 3 ; waktu smp sama pacar pertama. dia cantik banget.

kemana ya orang-orang yang pernah memberikan kita pelajaran pertama tentang seks itu ya? masih ingatkah mereka? masihkah ada keinginan mencari mereka? sekedar bertanya pernahkah sekali waktu kenangan itu juga muncul di kepala mereka? mungkin ga suratan berkata lain, kamu yang pertama dan menjadi akhir dari perjalanan cinta?

Monday, February 20, 2006

Menikah? Not on my list

Tiap tahun usia ku bertambah, bunda tiap tahun makin berisik nyuruh nikah. Alasannya nanti keburu tua kalau punya anak? ga pengen apa hidup tenang, punya suami, keluarga sendiri? dan berakhir dengan menyebutnya... IBadah.

Untuk terakhir itu aku ga mau kasih komentar. Tapi bunda, aku ini belum ingin menikah mesti pengen punya anak. Nah lo? andai bunda tahu, aku bersedia mengandung seorang anak dari orang yang paling aku cintai tanpa menikahinya.

ah bunda, jangan khawatir yang itu tak akan terjadi dalam waktu dekat. Punya anak, menikah dan berkeluarga just not on my list right now.

Me, yang dua bulan lagi genap 28 tahun, masih menyimpan satu obsesi. Aku ga akan menikah sampai aku sandang gelar master. Why? karena aku tahu pendidikan itu tak pernah datang mudah buatku. Dari SD-Universitas, aku selalu berhadapan dengan banyak hambatan meski akhirnya terlewati. Ya bunda, menikah saat ini buatku adalah hambatan terhadap obsesi itu. Maaf, menikah bukan prioritas hidupku.

KECUALI, ada seseorang yang mencintai aku tanpa membatasi wilayah berpikir, kebebasan menjadi diri sendiri dan cita-citaku.
KECUALI, dia adalah orang yang sama berpikir tentang masa depan bukan melulu bicara soal status di atas surat nikah dan anak.
KECUALI, dia berhasil menyakinkan diriku akan cintanya...

Bunda, makin besar jumlah angka di usia ku, semakin besar tanggungjawabku pada diri sendiri.
Bunda, aku tak butuh laki-laki untuk menyantuniku, memberiku perlindungan, memberiku status sosial.
Bunda, lihat aku. Aku punya pekerjaan yang kusuka, sahabat-sahabatku yang menakjubkan, serta bunda dan adik-adikku yang membahagiakanku. Aku punya segalanya..
kecuali cinta ya.... tapi cinta itu tak harus berakhir di KUA bunda...
Bunda, doa kan saja agar kutemukan cinta tanpa harus kehilangan cita-cita.

Saturday, February 18, 2006

Cyber Sex-me

Ini pertama kalinya mencoba, pertama kalinya tercengang, betapa fantasi dan imajinasi bisa begitu dahsyat mengubah pribadi dalam sesaat.
Semua yang dianggap tabu, bahkan untuk sekedar dibayangkan bisa terbuka, bisa keluar dari hati gue. Semua bisa diluar bayangan... beyond my imagination.
Ini lebih menarik dari sekedar melihat film biru yang melulu menyajikan adegan yang sama di tiap episode.
Dari untaian kata mengantarkan gue ke hal yang sama sekali baru.
Sebuah kenikmatan menikmati hasrat dan diri sendiri.

Dia disana, gue disini. Kami tak saling kenal, tak perlu fisik, tak penlu judgment apapun, tak dipaksa jujur.
Gue bisa menjadi siapapun yang gue suka. tapi hey, gue jujur. Sekedar mengukur benarkah gue mampu menikmatinya...
well, I did...
Gue hanya perlu membayangkan making love to the most gorgeous and sexiest man ever...

Tapi ketika kembali dalam nyata... I am just a lonely girl... and I miss you Ramy.

Wednesday, February 15, 2006

Target? Mimpi? Kenyataan?

Oh well, manusia cuma bisa berencana, Tuhan yang menentukan, bukan?
sebagus apapun target yang disusun, cita yang digantung, usaha dilakukan,
kenyataan tak selalu menyenangkan, malah menyakitkan.
ketika itu terjadi, gue bisa apa?

Gue tak pernah pamrih melakukan hal untuk semua,
just once in my life, gue punya keinginan sendiri,
sebuah obsesi, cita-cita setinggi langit yang ternyata hanya akan jadi angan.

menikah lah gue pada sebuah cita, tak akan membagi isi otak memikirkan hal lain
selama cita tak tercapai, selama itu hati menutup.
maaf untuk semua, untuk cinta yang akan datang, untuk sebuah akad yang tak akan terucap.

sekali lagi gue cuma manusia, bercita berharap.
tuhan setelah cinta, apa cita ini masih cuma jadi angan?

Saturday, February 11, 2006

Semoga

Yang hilang ini bisa kembali suatu saat nanti.
Jika pun tidak, biarlah tetap satu dalam kenangan yang tak pernah mati.

Tuesday, February 07, 2006

Tuhan, Aku Sayang Kamu

Aku tak pernah takut dosa sehingga getol mengejar pahala,
karena beragama buatku bukan paksaan bukan sebuah ketakutan,
karena beribadah bukan sebuah keharusan,
tapi sebuah bentuk dari cinta.

Seperti mencintai seorang kekasih, kamu akan melakukan apapun untuk membahagiakannya,
kamu akan melakukan apa yang menurutmu terbaik,
menurut Dia? yah kamu baca pada surat-surat cintanya di kitab suci..
tapi sayang yang pandai menerjemahkan surat cinta itu menafsirkan seenaknya, sekehendaknya, sampai tak jarang menyudutkan kekasihNya yang lain.

dan Dia adalah kekasih terbaik,
bahwa yang diinginkannya adalah aku dan kamu bahagia,
cuma itu,
berbagi senang, berbagi duka denganNya,
menghabiskan 5x5 waktu dalam sehari bersamaNya.

sebagaimana dalam sebuah hubungan akupun pernah marah padaNya,
saat Dia memanggil ayahku,
saat Dia memisahkan ku dengan kekasih duniaku,
Mungkin saat itu Dia cemburu, karena aku sangat mencintai kekasih duniaku,
Dia cemburu karena kuhabiskan 24 jam bersama kekasih duniaku,
sekalipun Dia yang mewujudkan doa ku untuk bertemu kekasih duniaku.

Sometime, aku percaya saking cintanya Dia padaku,
suatu saat nanti, Dia akan mengembalikan kekasih duniaku,
ketika aku sudah pandai membagi cinta, antara Dia dan kekasih duniaku.
itu nanti, karena sekarang pun waktu yang dia minta 5x5 itu masih sering aku lewatkan...

maaf sayang.. meski terlewat waktu pertemuan kita, Kamu tetap dihatiku sampai mati
sampai Kamu memanggilku disisiMu.

Thursday, January 26, 2006

Cinta Cemen

Kalau ditanya pernah ngga menemukan cinta sejati?
Gue ngga akan pernah tahu kriteria cinta sejati,
Tapi bila ditanya pernah ngga jatuh cinta setengah mati, sampai bersedia melakukan apapun untuk cinta?
hmm...

Gue nyaris tak pernah melakukan apapun yang berat untuk cinta,
yang gue lakukan adalah berbuat semampu gue mempertahankan sesuatu yang gue cinta,
bukan meniadakan atau merusaknya.
sayang, apa yang gue lakukan ternyata tak bisa membuatnya bertahan,
cinta perlahan meninggalkan gue...terbang

I'm a fighter, nyaris tak ada satu pun masalah dalam hidup yang membuat gue terpuruk,
kecuali cinta...
I'm a strong woman, tapi takluk di depan cinta.
Gue tak bisa menikmati cinta karena takut kecewa,
No Bravery for love..
I'm a chicken shit of love.

mungkin gue ga bisa lagi belajar mencinta
Gue menutup hati untuk cinta yang tak pernah kembali...
Gue menyimpan hati sampai mati..

Sunday, January 15, 2006

Playboy dan Moral Anak...ooeekkk!!!

Baru akan terbit Maret 2006, tapi semua sudah ribut. Asikkan tim marketing dan promosi Playboy Indonesia ga perlu kerja keras karena tiba-tiba semua orang jadi penasaran, kayak apa sih bentuknya, ada cewek telanjangnya ga sih? huhuu pembicaraan seru. semua tiba-tiba teringat pada bobroknya moral masyarakat sekitar, bobroknya orang yang membiarkan anak-anak remaja keluar masuk hotel jam-jam-an, mereka yang membeli majalah dan tabloid yang cuma mengumbar pusar dan pinggul molek. Orang tua tiba-tiba ingat betapa beratnya tugas mereka sekarang mengajarkan dan menjaga moral anak-anak mereka. Di luar sana segala akses terbuka luas, internet cuma 5 ribu perjam bisa buka situs porno, vcd dan dvd porno pun cuma seharga 5-8 ribu perak, mahalan dikit adalah majalah mulai FHM, ME, X, Matra. Bapak pengkonsumsi barang porno itu pasti sibuk, dimana yah mengumpetin barang-barang ini dari jamahan anak-anak mreka dirumah. Ibu-ibu nya jadi panik, bagaimana supaya anak-anak perempuan mereka ga salah bergaul, anak-anak laki-laki??? ah mereka bilang, biar lah anak laki-laki, mereka toh akan bergaul dan menemukan hal hal itu seperti itu...

gue cuma mau bilang.... MUNAFIK...

kita hidup di dalam dunia yang penuh ke munafikan. Hasrat dan nafsu adalah barang milik umum, setiap orang punya. seperti kata Zaenuddin M-emang-Zainuddin, koncinya adalah pengendalian diri. semua tiba-tiba berkoar kalau ada hal baru seperti Playboy ini muncul. Padahal bukan barang baru kalau kita bisa menemukan vcd dan dvd porno, bukan hal aneh kalau nemu tabloid bergambar perempuan ber payudara segede balon malah cuma jadi bungkus kacang, laki-laki dan perempuan berkeliaran bebas sambil bermesraan bahkan di negeri yang bertajuk "serambi mekkah" sekalipun... munafik.

Gue adalah orang yang paling beruntung, punya orang tua yang tidak munafik.

Bokap pengoleksi video porno. Gue udah tau sejak jaman SD. Dia menyebutnya sebagai "film Unyil," dan meski diumpetin di dalam lemari, gue masih bisa nemu... gue tidak menonton video porno itu sampai dia berbentuk kepingan vcd dan baru gue tonton sekitar 3 tahun lalu... Bokap?? tau.. tapi dia tidak marah, dia tidak memperlakukan gue sebagai anak kurang ajar atau anak ga tau diri. Bokap malah bilang... biar kamu belajar, bahwa di sekeliling kamu itu ya begitu kelakuannya, laki dan perempuan seperti halnya jantan dan betina pada binatang. supaya kamu beda,kamu disekolahin, diajarin agama.. nyantol ga? kalau ga nyantol, kamu akan sama dnegan binatang itu, kalau nyantol, kamu akan selamat dari predikat binatang itu...

Gue bahagia buat bokap yang pergi meninggalkan dunia munafik ini sekitar 2 tahun lalu...

Nyokap, perempuan demokrat. dia yang selalu mendampingi gue untuk setiap hal baru, termasuk nonton blue film. Kemarin kita sempet nonton film gay dan porno lainnya, full adegan ML, pantat cowok dan cewek... nyokap cuma komentar," kamu koq ga bisa cari film kartun biasa apa.." huhuhu cuma segitu komentarnya, setelah itu dia tetap ada disamping gue nonton film sampe abis.. Dia cuma pesen, kamu sudah dewasa, berpikir dewasa bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya..

SO KENAPA MESTI TAKUT PADA KEHADIRAN PLAYBOY? Kenapa kita baru...jeggeerrr... nghe sama yang berbau pornografi, padahal setiap hari, tiap menit, itu ada di dekat kita. Bapak,Ibu, kalau ML, yakin suara teriakan anda atau derit ranjang ga kedengeran sama anak kalian? yang mebuat mereka bertanya-tanya apa yang kalian kerjakan dikamar? kenapa sih mesti menilai sex itu tabu dibicarakan di meja makan bersama anak-anak.
Kenapa anda mesti umpet-umpetan kalau bicara sex dengan keluarga... Kenapa mesti membuat anak-anak anda belajar tentang sex di luar rumah, di warnet, di kamar temen, di vcd porno, di pacar sendiri...

ah, miss my dad and mom... mereka orang tua terbaik yang pernah ada..

Tuesday, December 13, 2005

Goodbye My Lover

James Blunt - Goodbye My Lover

Did I disappoint you or let you down?
Should I be feeling guilty or let the judges frown?
'Cause I saw the end before we'd begun,
Yes I saw you were blinded and I knew I had won.
So I took what's mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it won't stop there,
I am here for you if you'd only care.
You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind and that I knew when,
My heart was blinded by you.
I've kissed your lips and held your head.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I've been addicted to you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

I am a dreamer but when I wake,
You can't break my spirit - it's my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be
I've seen you cry, I've seen you smile.
I've watched you sleeping for a while.
I'd be the father of your child.
I'd spend a lifetime with you.
I know your fears and you know mine.
We've had our doubts but now we're fine,
And I love you, I swear that's true.
I cannot live without you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.

And I still hold your hand in mine.
In mine when I'm asleep.
And I will bear my soul in time,
When I'm kneeling at your feet.
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.
I'm so hollow, baby, I'm so hollow.
I'm so, I'm so, I'm so hollow.

Sunday, December 11, 2005

Mengenangmu

Di kumpulan lagu Radiohead, "Blackstar",
Di lagu Blur,"boys and girls",
Di film Malena dan life is beautiful,
Di tenda-tenda kafe di Taman Ismail Marzuki.
Kamu...pernah disana.

Dibayang tubuhmu yang kurus dengan tinggi 189cm, aku yang selalu bisa sembunyi dibawah ketiakmu.
Di rambutmu yang kribo dan menyesatkan jariku saat mengelusnya.
Di hidungmu yang besar dan jangkung..huhu tak pernah sulit menciumku yang berhidung pesek.
Aku afal semua lekuk tubuhmu, bibirmu dan binar matamu yang coklat.
Sekali saja tenggelamkanku kembali dalam hangatmu.
Sekali dan untuk selamanya dikenang,
cuma untuk dikenang.

Saturday, November 05, 2005

Mimpi Lagi

Maaf ada yang tak bisa gue tulis kali ini. Biasanya cuma sakit hati yang bisa membuat gue rajin curhat. Itu mestinya berarti gue belakangan sedang senang. Tapi ga juga. Entah lah...

Gue aja ga bisa nebak apa yang sebenernya gue rasa saat ini. Sedih? Senang? bingung jika lo harus mengkategorikan perasaan dalam dua jenis itu. karena sebenarnya perasaan itu selalu bercampur. bingungkan? sama.. ah entahlah, gue membuat pusing diri sendiri..

Tapi barangkali itulah gue. Semuanya jadi gamang. Barangkali gue cuma bisa jadi pemimpi. Mau bahagia aja, susahnya minta ampun. Mau ngerasain jatuh cinta, cuma dikasih waktu sebentar. well bukannya tidak bersyukur, tapi kenapa sih gue ga pernah bisa merasakan hal itu selamanya? seperti gue bilang tadi, hidup gue cuma mimpi, waktunya 1x24 jam, besok terbangun selalu untuk menjalani mimpi baru. sebulan sebelum ketemu Ramy, gue pengen punya pacar yang fisiknya begitu. ternyata Ramy pun cuma bisa gue pegang seumur mimpi.. setelah itu hilang. Sampai sekarang gue masih mengejar agar mimpi itu tak hilang, Ramy yang gue ingin selalu nyata.. tapi... entahlah. Mungkin kamu, seperti juga cinta kita, cuma mimpi. Jarak dan waktu ga pernah berpihak sama gue seperti cinta yang cuma singgah sesaat. Buat membuka hati pada sebuah hubungan baru, itu butuh waktu tiga tahun, setelah itu.. entahlah, barangkali yang salah adalah gue.

Gue cape bermimpi seperti gue cape berusaha membuatnya nyata. Aneh rasanya mendengar diri sendiri putus asa. Kata orang dokter memang ga bisa menyembuhkan sakitnya sendiri hehehe...

Sudah lah. semoga saja perasaan gamang ini juga cuma mimpi. Bangunkan gue besok pagi di sisi mu ya Ram, cuma itu yang bisa buat gue tersenyum lagi. Andai bukan mimpi..

Friday, October 21, 2005

Perawan

Tiap kali kumpul sama gank cewe, ini adalah diskusi panjang, tentang ke perawanan perempuan. seorang teman yang hendak menikah dalam pengurusan tetek bengek surat nikah salah satunya menghadapi pertanyaan tertulis begini

Untuk perempuan : pilihanya; Perawan menurut pengakuannya...

Diskriminatif banget sih.. bahkan negara mau ikut campur dalam keperawanan seorang perempuan.

itu baru satu contoh. berikutnya satu teman, merasa diri sudah tak suci, sampah masyarakat, tak akan ada laki-laki "baik-baik" yang mau sama perempuan yang sudah ga perawan..

Perempuan, bahkan tak pernah punya hak atas vagina-nya sendiri. selaput dara yang tipis itu menjadi penentuan harga diri, kehormatan dan akhirat perempuan. Vagina perempuan menjadi urusan orang tua, tetangga, masyarakat luas, bahkan negara dan agama. Harga diri perempuan tak lagi dinilai dari personaliti dia, kepandaian, pribadi, tapi turun kebawah ke urusan selangkangan perempuan dan jatuh di selaput tipis itu... rendah banget. Di mata laki-laki, cinta itu cuma sebatas urusan perawan atau tidak, pernikahan suci kalau malam pertama itu perempuan mengeluarkan darah.. picik..bayangkan berapa banyak sperma yang dia tebar di banyak vagina perempuan lain?
siapa yang sebenarnya menentukan kesucian? siapa yang menentukan harga diri?

Perempuan, yang menentukan harga dirimu adalah dirimu sendiri. vagina mu adalah milikmu, nikmatilah. Setiap orang berhak melakukan apa yang dia mau asal itu dipikirkan dengan matang-terlepas dari urusan tetek bengek masyarakat, dirimu adalah milikmu. Harga dirimu ga hilang hanya karena selaput daramu terkoyak.
dan negara, please deh, ada banyak urusan dari sekedar mengurusi keperawanan perempuan...

kemarin mulut jail seorang teman bertanya pada gue ; siapa yang bisa menjamin kalau lo juga masih perawan?
Ya ampyun... cuma gue dan TUHAN yang tau...

pertanyaan konyol atas dasar kebersamaan gue dengan laki-laki asing.. yang katanya anu-nya gede dan stigma buruk bahwa kami pasti akan melakukan seks bebas..

GOBLOK!!!

bahwa cinta tak mengenal bangsa dan warna kulit dan demikian juga seks..
bahwa dia bisa jadi lebih tau bagaimana menghormati perempuan secara pribadi, ketimbang kalian yang mengaku pribumi.
Pribumi pun tak berarti bermartabat..

Jangan masuki urusan pribadi perempuan dan keperawanannya..

Thursday, September 29, 2005

Saat..

Senyumku tak pernah semanis saat bersamamu,
wajahku tak pernah bersinar selain bersamamu,
tawaku tak pernah seriang bila tak bersamamu,
jadi semua yang indah tentang ku ada saat kamu disini,
bersama meniti hari.

terpikir menyudahi semuanya,
bila cuma kenangan yang akan tersisa,
tapi kenapa menepis cinta bila rasa itu masih ada,
jadi biarkan saja sampai saatnya jumpa di lain masa.

Cinta akan temukan jalannya, bila masih ada rasa diantara kita.

to my ramy... semoga rasa itu tak padam ditengah jalan.

Friday, September 09, 2005

Stay in My Heart Forever

I cried on your arms last night, when you said that you love me.
I cried when I said I'll miss you a lot.
If you ever notice, I cried for you.

I never want this to be end,
and you were there looking at me without saying any word,
trully love, I know you really don't want to leave me.

If the best way to forget is run away, then run
but the memories will remain for you and me
till we meet again, somewhere somehow someday,
please note, you always have a place in my heart.

Friday, August 26, 2005

Menghitung Hari

Dia ga akan mengerti apa yang kutulis kali ini.
Barang kali dia juga ga akan mengerti bahwa tak ada yang mudah dari sebuah kisah yang singkat. Teramat singkat, 48 hari setelah itu semuanya selesai.

Semua kisah, tawa dan ketenangan dan damai itu akan pergi bersamanya.
semua akan jadi kenangan.
Ga, ga akan mudah melepasnya. setiap detik bersamanya akan jadi semua kenangan terindah dalam hidupku.
Barangkali dia ga akan mengerti bahwa semua bukan hal yang sederhana, cinta itu sudah tumbuh dalam.
Meski tahu semua akan berakhir begitu cepat, tak pernah ingin rasanya berucap selamat tinggal. Bisakah kita anggap ini sebagai semua perpisahan sesaat sampai satu waktu dan di lain tempat kita bertemu.
Ga, ga ingin membuat rasa ini terlampau jauh, it just happenned.
Mungkin ini akan jadi akhir dari kisah cintaku, tak akan ada selanjutnya.
Karena yang ada cuma kamu, cinta kita dan kenangan itu.

Ketika hanya ada 48 hari berbagi, kamu takkan terganti.

Monday, August 15, 2005

My Dream

To have love to the one who loved me for real,
To enjoying love without fear of losing,
To feel comfort anytime we close, talk, touch, hold and kiss
To have you....

You, the gift from above
The gift that soon will be taken away from me,
The gift that would not last for long,
The best gift that I ever had..

So soon, so little time so much things I want to share
Let the love decide,
Let the God intervier,
Till time makes us one.

Yes, I do love you that much,
Just don't ask why,
all I know love is not meant for me
even you, tough I love you so...

You making good bye is the hardest thing to say...

(maaf jika bahasa Inggrisnya buntut, karena ini hanya untuknya my gift, my best, my blessing)

Wednesday, July 27, 2005

The Gift

The Gift
The Best
The Blessing
The Dream Come True

God, Love him so..

Saturday, July 16, 2005

Lewat 10 Malam

Aku pernah bilang lewat 10 malam, mata ini sulit terpejam.
Bila disatu waktu aku membenci hariku, maka malam begitu riang kusambut untuk akhiri hari.
Tapi bila di satu hari kutemukan bahagia, maka akan kubiarkan mataku terbuka karena tak ingin sedikitpun malam berlalu.

Maka sudah dua malam, lewat 10 malam, aku tak juga terpejam.
Tak ingin sedikit lewat waktu tanpa mengkhayalmu, menatapmu semu senyum dan tawa riangmu. Semu merah pipiku karenamu.

Aku takut tidur, takut hari berlalu dan kamu tak hadir dalam mimpiku.
Ketika kamu bilang tidurlah yang nyenyak, itu cuma ada bila kamu pastikan hadirmu, esok hari.Will you?

Lewat 10 malam, mata tak juga terpejam.
Untuk malam ini, biarkan gelapnya tenggelamkan angan, khayal bila cuma itu yang kubisa.
Memandang senyum, mendengar tawa, menatap mata, bicara kata semoga semua bermakna,
terkesan tertaut tertinggal di satu sisi keping hati.
Biarkan satu hari menghias mimpi dan hati. Andai masih ku diberi hadirmu dilain hari.