Tuesday, May 04, 2010

cara mencintai Indonesia

satu kali teman saya bilang begini, "orang Indonesia di dalam negeri tak pernah belajar bersyukur tentang apa yang terjadi dengan bangsa ini. sementara mereka yang ada di luar negeri tak pandai menjual nama baik Indonesia." padahal, lanjut dia. di luar sana banyak negara salut pada Indonesia, negara tertindas 32 tahun oleh tirani, 3 setengah abad dalam sejarah terjajah bangsa lain, ternyata mampu bangkit dan sudah kali kedua pemilu yang demokrasi. padahal lagi, di Ambon ada perang antar agama yang selesai dalam damai, di kalimantan perang suku tak menjadikan kita terpecah.

saya tak bilang yang hebat adalah pemimpinnya, tapi orang Indonesia hebat dan dewasa menghadapi masalah. mungkin karena sudah terlampau sering dihadang masalah makanya kita baas, alias kebal. toh karena kita merasa tetap satu, Indonesia.

belgia di eropa sana yang selalu kita puja dan puji karena dia "bule" ternyata tak kuat seperti kita. negara kecil ini pecah tiga bagian menurut bahasa yang digunakan di negara itu, prancis, plum-belanda dan inggris, yang masingmasing merasa lebih hebat.

bayangkan kalau Indonesia terpecah berdasarkan bahasa? bisa jadi ada 700-an negara kecil berdasarkan perbedaan suku dengan bahasa daerahnya masingmasing di Indonesia ini.

negara ini sangat besar, luas dan tak cukup tahunan untuk menjelajah setiap sudutnya. negara ini punya rakyat yang sempurna kedewasaan berpikirnya, buat mereka keharmonisan hidup cuma didapat dari kemampuan kita menghargai perbedaan antar tetangga. tak peduli dia berasal dari suku mana, agama apa dan berbahasa apa. toh sejarah mencatat kita mampu hidup damai dalam perbedaan.

ohh satu lagi cara belajar mencintai bangsa ini, man.. seringsering lah berbagi cerita dengan orang dari negara lain, bukan untuk memuji mereka berlebihan, bawa cermin peta dan pengetahuan dasar soal sejarah, bahwa tanah ini adalah rumah terindah yang bisa kita tempati sampai mati.

No comments: