Tuesday, September 09, 2008

Sakit Jiwa

Tiba-tiba semua hal mengingatkan aku padamu.
Tiba-tiba aku menemukan puluhan laki-laki dengan potongan rambut ala kamu.
Tiba-tiba aku menemukan wajahmu disetiap sudut ruangan dimanapun kuberada. Dan bukan kamu.
Bukan tiba-tiba sebenarnya, hanya saja aku menemukanmu disemua hal, semua cerita, semua fisik, semua gedung, semuanya.
Seperti dikejar setan, aku berusaha menghindar, tapi ketika aku keluar dari cangkangku, wajahmu menyapaku... yang lagi-lagi bukan kamu sebenarnya.
Sampai kemarin aku membeli sebuah kumpulan cerita pendek yang entah mengapa semuanya tentang kita.

Antara aku sakit jiwa atau ini benar-benar cinta. Entah lah.
Yang jelas sejak ada kamu semuanya berubah. Selalu ada kesejukan yang meredakan amarahku. Ada kedamaian usai berbincang denganmu. Ada tenang diantara tawamu.
Tapi aku pasti sakit jiwa jika memilih tetap bersamamu :-(

No comments: